cover
Contact Name
Encil Puspitoningrum
Contact Email
jurnal.wacana@unpkdr.ac.id
Phone
+628563402402
Journal Mail Official
jurnal.wacana@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan 76 KEDIRI, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran
ISSN : 20852053     EISSN : 27221490     DOI : https://doi.org/10.29407/jbsp
Core Subject : Education,
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran diterbitkan pada bulan April dan Oktober oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian bahasa, seni, dan pengajarannya, yang belum dimuat dalam media cetak dan elektronik lain. Fokus dan scope meliputi : 1. Linguistik Bahasa Indonesia 2. Seni dan Sastra Indonesia 3. Seni dan Sastra Daerah 4. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 5. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah
Articles 147 Documents
Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Negosiasi Menggunakan Model Cooperative Script Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Kediri: Teaching Negotiation Text Writing Skills Using the Cooperative Script Model for 10th Grade Students at SMA Negeri 4 Kediri Auziah, Wahdatul; Rahmayantis, Marista Dwi; Pitoyo, Andri
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 1 (2022): JURNAL WACANA: JURNAL BAHASA, SENI, DAN PENGAJARAN
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i1.18327

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan bahwa keterampilan menulis pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri kurang. Hal tersebut dikarenakan kurangnya motivasi dalam belajar siswa. Peneliti menggunakan model Cooperative Script dengan membentuk kelompok dua orang siswa setiap kelompok yang akan diberi tema pada setiap masing – masing kelompok. Instrument peneliti yakni berupa RPP, lembar instrument penilaian siswa, dan hasil tes uraian siswa, dengan siswa dituntut untuk membuat teks negosiasi bersama kelompok dan harus bisa saling berdiskusi dalam membuat teks negosiasi tersebut. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa adanya pengaruh penggunaan model Cooperative Script terhadap menulis teks negosiasi pada kelas X IPS 1 dan IPS 4. Dengan dilihat pada hasil penelitian di sekolah bahwa pada kelas X IPS 1 tanpa menggunakan model Cooperative Script terdapat 74,3% siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM, sedangkan pada kelas X IPS 4 dengan memakai model Cooperative Script terdapat 99,9% siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM hal tersebut bisa dilihat dari tabel penilaian siswa. Kesimpulan penelitian ini dengan mengunakan model Cooperative Script bahwa model tersebut dapat digunakan dalam siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri.
Stilistika dalam Hikayat Munding Giri Karya Yuliadi Soekardi: Stylistics in the Tale of Munding Giri by Yuliadi Soekardi Hapsari, Sangaji Niken; Ahmad, Mirza Ghulam; Nurdiayanti, Rahayu
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 1 (2022): JURNAL WACANA: JURNAL BAHASA, SENI, DAN PENGAJARAN
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i1.18328

Abstract

Tujuan dalam penelitian adalah untuk menganalisis penggunaan stilistika dalam hikayat Munding Giri karya Yuliadi Soekardi. Penulis ingin mengetahui seberapa banyak penggunaan stilistika yang terdapat dalam hikayat tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian ini berorientasi terhadap penggunaan stilistika yang terdapat dalam Hikayat Munding Giri Karya Yuliadi Soekardi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif di mana metode ini menggambarkan kenyataan yang sesuai dengan data-data kualitatif yang diperoleh. Berdasarkan penelitian yang dilakukan mengenai Hikayat Munding Giri Karya Yuliadi Soekardi, dapat diketahui terdapat jenis-jenis penggunaan stilistika berupa ketepatan bunyi 7 temuan dengan persentase 5,22%, ketepatan bentuk 49 temuan dengan persentase 36,57%, ketepatan makna 46 dengan presentase 34,32% dan ketepatan sosial 32 temuan dengan persentase 23,88%. Dari data yang diperoleh, dapat ditarik simpulan bahwa penggunaan stilsitika ketepatan bentuk dan makna memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan penggunaan stilistika lainnya dalam hikayat tersebut. Ketepatan bentuk yang digunakan dalam buku hikayat tersebut adalah penggunaan stilistika berdasarkan ketepatan bentuk reduplikasi „dwilingga salin suara‟ dan kata majemuk. Ketepatan makna yang digunakan dalam buku hikayat tersebut adalah gaya bahasa hiperbola
Bahasa Politik Novel Kawi Matin di Negeri Anjing Karya Arafat Nur: Political Language in the Novel "Kawi Matin di Negeri Anjing" by Arafat Nur Latifah, Suci Ayu; Widayati, Wahyu; Sarni, Ni Nyoman
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 1 (2022): JURNAL WACANA: JURNAL BAHASA, SENI, DAN PENGAJARAN
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i1.18329

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menganalisis bahasa politik dalam novel Kawi Matin di Negeri Anjing karya Arafat Nur. Pasalnya, stilistika penceritaan dalam novel banyak membubuhi bahasa-bahasa beraroma politik kemiliteran yang dikemas melalui bentuk kekuasaan. Novel ini bercerita pada masa pemerintahan Orde Baru, tahun perpolitikan pemerintahan Soeharto. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualititif. Objek penelitian berupa novel Kawi Matin di Negeri Anjing karya Arafat Nur. Adapun tekniknya, studi pustaka dengan teknik analisis data. Hasil temuan terhadap bahasa politik ditemukan dengan mendeskripsikan kata-kata atau kalimat beraroma politik. Pemakaian bahasa semacam ini ditujukan sebagai kode estetik dalam tindak tutur suatu kelompok sosial berdasarkan mata pencahariannya.
Penerapan Literasi Baca-Tulis dan Literasi Numerasi di Kelas Bawah Sekolah Dasar: Implementation of Reading-Writing Literacy and Numeracy Literacy in Lower Grades of Elementary School Susanti, Dewi Indah; Prameswari, Jatut Yoga; Anawati, Sudiyah
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 1 (2022): JURNAL WACANA: JURNAL BAHASA, SENI, DAN PENGAJARAN
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i1.18330

Abstract

Dalam budaya literasi kaitanya sangat erat dengan dunia pendidikan. Untuk meningkatkan prestasi generasi muda dalam mencapai kesuksesan penguasaan literasi merupakan indikator yang sangat. Kurangnya bahan bacaan dan praktik literasi yang belum sesuai dinilai sebagai faktor penyebab rendahnya literasi masyarakat Indonesia. Mendeskripsikan penerapan literasi di sekolah dasar merupakan tujuan dari penelitian ini. Pada penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan program gerakan literasi di sekolah yang sudah dilaksanakan secara konsisten yaitu: (1) Program literasi ada 3 kali dalam sepekan. (2) Litarsi baca-tulis berbahasa Indonesia dan Inggris. (3) literasi numerasi.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Tabloid Kontan Tataran Morfologi Edisi 19 Juli-25 Juli: Analysis of Language Errors in the Morphological Level in the Kontan Tabloid July 19-25 Edition Nisa, Fitri Tsalasatun; Rahmayantis, Marista Dwi; Sasongko, Sempu Dwi
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 1 (2022): JURNAL WACANA: JURNAL BAHASA, SENI, DAN PENGAJARAN
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i1.18331

Abstract

Surat kabar dapat memberikan informasi aktual terhadap suatu kejadian dan kegiatan, baik yang mengedukasi dan memotivasi masyarakat umum. Tujuan analisis ini untuk mendeskripsikan bagaimana kesalahan berbahasa tataran morfologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan dalam beberapa tahapan, tahapan pertama pelaksanaan, tahapan kedua pelaksanaan pengambilan data, tahapan ketiga merupakan generalisasi data. Kesimpulan dari hasil analisis kesalahan berbahasa terdapat empat hasil analisis kajian morfologi. Berdasarkan penelitian kesalahan berbahasa dinyatakan dalam kajian morfologi yang pertama sufiks kata depan di-. Kedua prefiks meng-, sedangkan yang ketiga sufiks —kan. Perolehan data yang keempat prefiks pen-. Pada penulisan kata yang berada di Tabloid kontan peneliti memberikan saran bagi penulis supaya lebih memerhatikan penulisan kaidah bahasa Indonesia terutama pada kajian morfologi.
Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Tema Slogan, Iklan, Dan Poster Melalui Model Pembelajaran Arias Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 42 Surabaya: Improving Indonesian Language Learning Achievement in the Theme of Slogans, Advertisements, and Posters Through the Arias Learning Model in Grade VIII Students of SMP Negeri 42 Surabaya Sulikah
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 1 (2022): JURNAL WACANA: JURNAL BAHASA, SENI, DAN PENGAJARAN
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i1.18334

Abstract

Aktivitas belajar mengajar hakikatnya adalah suatu hubungan timbal balik/ proses interaksi antar pendidik dan peserta didik pada satuan pembelajaran. Hasil uji coba di kelas dapat diketahui bahwa model ARIAS menunjukkan dampak positif pada motivasi berprestasi belajar murid. Action research dilakukan untuk menjawab masalah aktivitas belajar selama pembelajaran berlangsung. Pelaksanaan penelitian ini di SMPN 42 Surabaya Tahun 2019/2020 yang dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober semester gasal 2019/2020. Subjek penelitian merupakan murid kelas VIII C SMPN 42 Surabaya dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia tema Slogan, Iklan dan Poster. Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini dilakukan melalui pengamatan pelaksanaan model ARIAS, aktivitas guru dan siswa, dan tes formatif. Metode ARIAS yang diterapkan memiliki pengaruh positif dalam peningkatan prestasi belajar murid yang terlihat dengan adanya peningkatan ketuntasan belajar pada, yaitu 68,75% pada siklus I serta 90,62% pada siklus II. Penerapan model ARIAS meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil rata-rata jawaban bahwa murid sangat tertarik dan minat dengan metode ARIAS, metode ini menimbulkan motivasi belajar murid.
EKSPRESI SUFISTIK PEMANFAATAN BENTUK DALAM PUISI KUNTOWIJOYO sujarwoko, sujarwoko; Sardjono, Sardjono
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 2 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v2i2.12748

Abstract

The basic concept of poetry expression departs from the general statement that the poet is the creator. Sufistic expression is an expression of the poet's personal perception of his sufistic outlook. Therefore, sufistic expressions can be used as a tool to identify the characteristics of the poet. Kuntowijoyo, also has its own characteristics in the method of conveying the spiritual ideas of sufistic ideas. This study uses a qualitative design with researchers as the main instrument. The data of this study are poetry, stanzas, lines, and poetry diction related to the focus of the study. The research produced: 1) sufistic expression in the use of allegory forms, 2) sufistic expression in the use of philosophical forms; and 3) sufistic expression in the use of the form of Al-Barzanji. The three methods of conveying the poem as a means to express the rankings of spiritual beauty.
Multimedia Interaktif Sebagai Media Pembelajaran Menyimak Dongeng Bahasa Jawa untuk SMP Kelas VII: Interactive Multimedia as a Learning Media for Listening to Javanese Folktales for 7th Grade Junior High School Rahmayantis, Marista Dwi; Puspitoningrum, Encil
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v3i1.18363

Abstract

Pembelajaran menyimak pada mata pelajaran Bahasa Jawa salah satunya adalah menyimak dongeng yang berada di kelas VII. Saat ini di Jawa Timur Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan di sekolah- sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa inggrisnya Research and Development (R&D). Produk tersebut tidak selalu berbentuk benda atau perangkat keras (hardware) seperti buku, alat tulis, dan alat pembelajaran lainnya. Akan tetapi dapat pula dalam bentuk perangkat lunak (software). prosedur pengembangan atau langkah-langkah pengembangan dalam penelitian ini terdiri atas sepuluh tahap, yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi masal.
Kajian Semiotika pada Poster Tema Perundungan Karya Siswa Kelas 6 SD: Semiotic Study on Bullying-Themed Posters Created by 6th Grade Elementary School Students Susanti, Dewi Indah; Prameswari, Jatut Yoga
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i2.18931

Abstract

Gambar merupakan karya seni yang tak terbatasm diantaranya adalah poster. Poster merupakan bagian dari reklame nonkomersial di mana dalam poster dapat memuat pesan melalui gambar dan tulisan. Pesan atau infomasi tersebut disampaikan dengan menarik melalui gambar yang dilengkapi oleh sebuah tulisan untuk memperjelas isi pesan. Di sekolah poster dipelajari dalam silabus mata pelajaran seni budaya dan prakarya KD 3.1 dan 4.1. Guru melalui tugas dapat meminta siswa untuk menggambar sebuah poster tentang tema yang sedang sering terjadi di sekitar. Tema perundungan menarik untuk penulis teliti karena hal ini banyak terjadi di sekolah dan secara langsung dirasakan oleh siswa. Penelitian ini ingin mengungkapkan dan mendeskripsikan isi dari poster karya siswa kelas 6 SD yang bertema perundungan melalui kajian semiotika. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotika. Ditemukan adanya hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified) di dalam sebuah tanda, sehingga menjelaskan secara nyata sebuah tataran denotatif. Terdapat interaksi antara tanda dengan perasaan atau emosi pembaca serta nilai-nilai kebudayaan dan kemanusiaan di dalam poster, sehingga membawa kepada tataran konotasi yang memberikan makna tersendiri dan memiliki pengaruh kepada kerangka berpikir dari pembaca.
Variasi Kata Sapaan dalam Akun Twitter @schfess: Variations of Greetings in the Twitter Account @schfess Ayuningtyas, Elisabet Cornilia; Rahmayantis, Marista Dwi; Sasongko, Sempu Dwi; Suhartono
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i2.19120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti, bahwa per­kem­bangan teknologi dan penggunaan bahasa mempengaruhi penggunaan kata sapaan anak muda saat ini, terkhusus dalam penggunaan bahasa dalam media sosial. Perkembangan penggunaan bahasa berdampak pada munculnya variasi sapaan, terkhusus dalam media sosial twitter. Penelitian menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subyek penelitian cuitan akun twit­ter @schfess. Terdapat tiga tahap dalam penelitian ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pelaporan. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian ini ditemukan penggunaan kata sapaan nonkekerabatan berjumlah 14 data (58%). Variasi sapaan kekerabatan berjumlah 6 data (25 %) dan sapaan kesantunan memiliki jumlah 4 data (16,7%). Variasi sapaan dalam akun twitter @schfess mayoritas digunakan untuk menumbuhkan situasi keakraban de­ngan memilih diksi sapaan nonkekerabatan. Variasi sapaan dalam cuitan akun twitter @schfess dilatarbelakangi oleh lima faktor, yakni: pendidikan, jenis kelamin, profesi, usia, dan lingkungan sosial.

Page 8 of 15 | Total Record : 147