cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
PANDANGAN FILOSOFIS DAN TEOLOGIS TENTANG HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM Helmi, Muhammad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4311

Abstract

ABSTRACTKnowledge is the most essential thing for humans, because with it all needs and necessities can be accomplished faster and easier. In a religious society, knowledge cannot be separated from its divine values due to the most essential source of knowledge is from God. Philosophy mentions that to discover knowledge is through rationalism, empiricism, and the scientific method. When a scientific method is done to a certain object and it gives a truth, the result is called empirical truth.  Whereas to discover the knowledge through deep or radical and speculative thought, the result is relative truth, maybe right, maybe wrong. The absolute truth only belongs to the Qur’an and Hadits, or also called the truth of God’s revelation.KEYWORDS: Knowledge; Divinity Value; Islamic education; Revelation. ABSTRAKIlmu merupakan sesuatu yang paling penting bagi manusia, karena dengan ilmu semua keperluan dan kebutuhan manusia bisa terpenuhi secara lebih cepat dan lebih mudah. Dalam masyarakat beragama, ilmu adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai ketuhanan karena sumber ilmu yang hakiki adalah dari Tuhan. Kajian filsafat ilmu menyebutkan bahwa, secara umum metode mencari pengetahuan adalah melalui pendekatan rasionalisme, empirisme dan metode keilmuan. Ketika proses pengkajian secara ilmiah dilakukan terhadap objek tertentu melalui pendekatan ilmiah dan menghasilkan sebuah kebenaran, maka apa yang dihasilkan itu disebut kebenaran empirik. Sedangkan mencari pengetahuan itu dengan menggunakan pemikiran yang mendalam atau radikal dan spekulatif, maka kebenaran yang dihasilkan dikategorikan sebagai kebenaran relatif, mungkin benar dan mungkin juga tidak. Sementara, kebenaran mutlak itu hanyalah kebenaran yang terkandung dalam kitab suci (Al-Qur’an dan Hadis Shahih) atau disebut juga kebenaran wahyu.KATA KUNCI: Ilmu; Nilai Ketuhanan; Pendidikan Islam; Wahyu.
PENDIDIKAN PRANATAL DALAM PESEPEKTIF ISLAM Fathullah, Amal
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4312

Abstract

ABSTRACTPrenatal education in an Islamic perspective is an interesting study from Islamic education experts because at this time in choosing a mate, children are more entitled to determine their mate compared to their parents. This is very far from the tradition exemplified by the Prophet and his companions. When someone wants to get married, almost no premarital education is carried out. Though this is very important to know because it involves the terms and pillars of marriage. In fact, the most important thing is that education carried out during pregnancy is no less important given the awareness of the positive or negative influence of education in an Islamic perspective, when parents are pregnant with their baby. Therefore, parents are required to maintain emotional stability and even Islam forbids dropping divorce when the wife is pregnant. This implies that the importance of prenatal education in the perspective of Islamic education and Islamic education experts should dissect this problem seriously.KEYWORDS: Prenatal Education; Divorce; Islamic Education.ABSTRAKPendidikan pranatal dalam perspektif Islam menjadi kajian yang menarik dari pakar pendidikan Islam karena saat ini dalam memilih jodoh anak lebih berhak dalam menentukan jodohnya dibandingkan dengan orangtuanya. Hal ini sangat jauh dari tradisi yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Pada saat seseorang ingin menikah, hampir tidak ada lagi pendidikan pranikah yang dilakukan. Padahal hal ini sangat penting diketahui karena menyangkut syarat, dan rukun nikah. Bahkan yang terpenting adalah pendidikan yang dilakukan ketika hamil juga tidak kalah pentingnya dilakukan mengingat kesadaran akan adanya  pengaruh positif ataupun negatif  pendidikan dalam perspektif Islam justru  sudah ada ketika orang tua sedang mengandung bayinya.  Karenanya dituntut orang tuanya menjaga kestabilan emosi bahkan Islam mengharamkan menjatuhkan talak ketika Istri hamil. Hal ini mengsiyaratkan bahwa pentingnya pendidikan pranatal ini dalam perspektif pendidikan Islam dan para pakar pendidikan Islam semestinya membedah permasalahan ini secara serius.KATA KUNCI: Pendidikan Pranatal; Talak; Pendidikan Islam.
PENDIDIKAN ISLAM BAGI IBU RUMAH TANGGA PERSPEKTIF DEWI SARTIKA PS, Alaika M. Bagus Kurnia; Affandi, Nur Ihsan; Suryo, Fahmi Suryo
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2022): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v12i2.4376

Abstract

AbstractThis study aims to find out the actions and efforts of Dewi Sartika in improving the quality of education, especially for women. It can be said that the position of a woman as a potential housewife requires honing knowledge, skills, and additional work as expected by the figure of Dewi Sartika. The problem is that nowadays there are still prospective housewives who only have certain skills. And for work and other aspects it is still considered lacking. So this needs to be improved, especially for prospective housewives, namely in the aspects of education and skills. In this problem, the author uses qualitative methods in searching related data. The data taken can be in the form of relevant journals and books. The approach applied by Dewi Sartika in solving these problems is the strategic management approach which is supported by David Hanger's theory. Meanwhile, according to Dewi Sartika, women must be able to do everything in their lives, including serving their husbands, educating children, aspects of work, and so on.The attitude of persistence and fortitude possessed by Dewi Sartika in the world of education should be an example for us. As for the secluded book owned by Dewi Sartika entitled "Kaoetamaan Wife" in which the book contains Raden Dewi Sartika's concern for a woman written in Sundanese. Therefore it is important for the writer to know Dewi Sartika's thoughts in order to improve education for women. So that women can be very sensitive to Islamic education which will be used in the household so that these women can have Islamic education that is so supportive for their children and their families who are equal, so that it will not change the obligation of women to respect men as housewives. ladder in the family. Keywords: Dewi Sartika, Kaoetamaan Wife, Strategic Management. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sepak terjang dan usaha Dewi Sartika dalam meningkatkan mutu pendidikan khususnya bagi kaum wanita. Bisa dikatakan kedudukan seorang wanita sebagai calon ibu rumah tangga yang dimana perlu dibutuhkan sebuah asah pengetahuan, ketrampilan, serta pekerjaan tambahan seperti apa yang diharapkan oleh tokoh Dewi Sartika. Permasalahannya yaitu pada masa kini masih dijumpai calon ibu rumah tangga yang hanya memiliki keahlian tertentu. Dan untuk pekerjaan maupun aspek lainnya masih dinilai kurang. Maka hal ini perlu untuk ditingkatkan khususnya bagi calon ibu rumah tangga yaitu dalam aspek pendidikan maupun ketrampilan. Dalam permasalahan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dalam pencarian data terkait. Data yang diambil bisa berupa jurnal, dan buku yang relevan. Adapun pendekatan yang  diterapkan oleh Dewi Sartika dalam memecahkan permasalahan tersebut yaitu pendekatan manajemen strategik yang didukung oleh teori David Hanger. Adapun menurut Dewi Sartika bahwa wanita harus bisa melakukan segala hal dalam kehidupannya diantaranya melayani suami, mendidik anak, aspek pekerjaan, dan sebagainya. Sikap kegigihan dan ketabahan yang dimiliki oleh Dewi Sartika dalam dunia pendidikan patut kita teladani. Adapun seklumit buku yang dimiliki oleh Dewi Sartika yang berjudul” Kaoetamaan Istri” yang dimana buku tersebut berisi kepedulian Raden Dewi Sartika terhadap seorang perempuan yang ditulis dalam bahasa Sunda. Maka dari itu penting bagi penulis untuk mengetahui pemikiran Dewi Sartika guna meningkatkan pendidikan bagi perempuan. Agar para kaum wanita bisa sangat peka terhadap pendidikan Islam yang akan digunakan dalam berumah tangga untuk menjadikan wanita tersebut bisa memiliki pendidikan Islam yang begitu mendukung untuk anaknya dan keluarganya yang sederajat, sehingga tidak akan mengubah kewajiban para kaum wanita untuk menghormati para kaum lelaki sebagai ibu berumah tangga dalam keluarga. Kata kunci: Dewi Sartika, Kaoetamaan Istri, Manajemen Strategik.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PAI DI DAERAH TERPENCIL: STUDI ATAS KETERBATASAN SUMBER DAYA MANUSIA Ilmiyah, Lailatul; Khotimah, Husnul; Aryani, Nur Rachma; Kurnia PS, Alaika M. Bagus
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 1 (2021): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v11i1.4386

Abstract

Education is a very important thing for every nation. On the other hand, education is considered problematic. Among the problems are complaints about the curriculum, system, teaching staff and so on. This article discusses these various problems. For example, religious educators who from time to time differ from people's lives which are growing very rapidly, lack of facilities and infrastructure, limited number of teachers, and inadequate facilities in remote areas. This article also discusses possible solutions to overcome the problems of PAI learning in remote areas. In addition, it also discusses the limitations of Human Resources (HR) with the factors that cause them from these limitations and the results obtained after the solutions provided in overcoming the problems in PAI learning in these remote areas. So with this discussion, it can be concluded that the problems that occur in remote areas in PAI learning are caused by several factors, the limitations of Human Resources (HR), and the presence of the right solution can provide the best results for the people in the area. remote in seeking knowledge, especially in PAI learning.Keywords: Human Resources; Islamic Education; Learning Problems Abstrak: Pendidikan adalah suatu perkara yang sangat penting bagi setiap bangsa. Di sisi lain, pendidikan dianggap problematika.  Di antara problematika itu adalah keluhan kurikulum, sistem, tenaga pendidik dan lain sebagainya. Artikel ini membahas ragam problematika tersebut. Seperti, pendidik agama yang dari waktu ke waktu berbeda-beda dengan kehidupan masyarakat yang semakin berkembang sangat pesat, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan jumlah guru, dan fasilitas yang tidak memadai di daerah terpenci. Artikel ini juga membahas solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika pada pembelajaran PAI di daerah terpencil. Selain itu, juga membahas tentang keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan faktor yang menyebabkannya dari keterbatasan tersebut serta hasil yang diperoleh setelah adanya solusi yang diberikan dalam mengatasi problematika pada pembelajaran PAI di daerah terpencil tersebut. Sehingga dengan adanya pembahasan tersebut dapat menghasilkan kesimpulan bahwa problematika yang terjadi di daerah terpencil dalam pembelajaran PAI ini disebabkan oleh beberapa faktor, adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), serta dengan adanya solusi yang tepat dapat memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat yang berada di daerah terpencil dalam mencari ilmu khususnya pada pembelajaran PAI. Kata Kunci: Pendidikan Islam; Problematika Pembelajaran; Sumber Daya Manusia 
PENDAMPINGAN ANAK DROP OUT DI DESA ANGKIPIH PARAMASAN KABUPATEN BANJAR MELALUI PENDEKATAN EDUKATIF DAN EKONOMI Yusuf, Muhammad; Syarifpuddin, Syarifpuddin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4441

Abstract

ABSTRACTThis research is based on the existence of dropout children who have no desire to continue to a higher level. This is because they want to work to help their parents and want to migrate to other areas to earn a living. Guidance and skills education for them will be able to improve their economic standard of living for the better. Train dropout children to be skilled by getting used to living patterns in a productive direction. The research was conducted with an approach to the community by using the method in the workings of PAR (Participatory Action Research). The PAR (Participatory Action Research) method is one of the approaches or development paradigms that places research as an integral part of development activities. The results of the study show that the subject of assistance with the condition of the Angkipih community's social capital picture still needs development efforts. However, this community is actually not a society that cannot be progressive and cooperative, so there needs to be assistance efforts to direct awareness to increase knowledge and simple skills (life skills) so that they can live independently.KEYWORDS: Drop Out Students; Skills Education; Social Capital. ABSTRAKRiset ini didasari oleh adanya anak droup out yang tidak ada keinginan untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan mereka ingin bekerja membantu orangtua dan ingin merantau ke luar daerah untuk mencari nafkah. Bimbingan dan pendidikan keterampilan untuk mereka akan dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi menjadi lebih baik. Melatih anak dropout menjadi terampil dengan membiasakan pola hidup ke arah yang produktif. Riset dilakukan dengan pendekatan terhadap masyarakat dengan menggunakan metode dalam cara kerja PAR (Participatory Action Research). Metode PAR (Participatory Action Research) yang merupakan salah satu model pendekatan atau paradigma pembangunan yang menempatkan penelitian menjadi bagian integral dengan kegiatan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan subyek pendampingan dengan kondisi gambaran social capital masyarakat Angkipih yang masih perlu upaya pembangunan. Namun, masyarakat ini sebenarnya bukanlah masyarakat yang tidak bisa bersikap progresif dan kooperatif, sehingga perlu adanya upaya pendampingan untuk mengarahkan kepada kesadaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sederhana (life skill) sehingga bisa hidup secara mandir.KATA KUNCI: Anak Droup Out; Pendidikan Keterampilan; Modal Sosial.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AL-QUR’AN HADIS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN GAME PUZZLE PADA MATERI KELESTARIAN LINGKUNGAN QS. AR-RUM: 41-42 PADA SISWA KELAS XII IPA MAN 3 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Isnainah, Lailatul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4453

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the increase in student achievement in the subject of Al Qur'an Hadith in MAN 3 Banjarmasin through the use of Puzzle Game learning media. This research method uses Classroom Action Research with two cycles with steps, namely planning, implementing action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class XII IPA 1 at MAN 3 Banjarmasin in the 2019/2020 semester 1 (one) academic year, totaling 39 students, consisting of 11 male students and 28 female students. The data collected is the result of the observation of the implementation of learning and the test of learning outcomes. The data analysis used descriptive quantitative techniques. The results of the study stated that the learning outcomes with classical completeness in the first and second cycle meetings were an average of 87% for the written test and 82% for the practical test. Cycle II reaches an average of 100%. The data obtained show that the use of Puzzle Game learning media can improve student learning outcomes in the subject of Al Qur'an Hadith on environmental sustainability material QS. Ar Ruum: 41-42.KEYWORDS: Learning Media; Puzzle Games; Student Achievement. ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah mengetahui peningkatan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits  di MAN 3 Banjarmasin melalui penggunakan media pembelajaran Game Puzzle. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus dengan langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 pada MAN 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2019/2020 semester 1 (satu) yang berjumlah 39 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan adalah hasil observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hasil belajar dengan ketuntasan klasikal siklus I pertemuan pertama dan kedua rata-rata 87% untuk tes tertulis dan 82% untuk tes praktik. Siklus II mencapai rata-rata 100% , Data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Game Puzzle dapat meningkatkan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits pada materi kelestarian lingkungan QS. Ar-Rum : 41-42.KATA KUNCI: Media Pembelajaran; Game Puzzle; Prestasi Belajar Siswa. 
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI PADA MATA PELAJARAN AL QUR’AN HADITS MATERI KEWAJIBAN BERDAKWAH DI KELAS XII IIK 1 MAN 3 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Isnainah, Lailatul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 1 (2020): June
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i1.4485

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study was to determine the increase in student online learning outcomes during the pandemic in Al Qur'an Hadith subjects in MAN 3 Banjarmasin through the use of instructional videos. This research method uses a two-cycle Classroom Action Research with steps, namely planning, implementing action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class XII IIK 1 at MAN 3 Banjarmasin academic year 2020/2021 semester 1 (one), totaling 36 students, consisting of 10 male students and 26 female students. The data collected is the result of the observation of the implementation of learning and the test of learning outcomes. The data analysis used descriptive quantitative techniques. The results showed that the learning outcomes with classical completeness in the first and second cycle meetings were an average of 69.72% for the written test and 71.11% for the practical test. Cycle II reaches an average of 100%. The data obtained show that the use of instructional videos can improve students' online learning outcomes in the subject of Al Qur'an Hadith on the material of the obligation to preach.KEYWORDS: Effectiveness; Tutorial Video; Pandemic. ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil  belajar online siswa di masa pandemi pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits  di MAN 3 Banjarmasin melalui penggunaan video pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dua siklus dengan langkah-langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IIK 1 pada MAN 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2020/2021 semester 1 (satu) yang berjumlah 36 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan adalah hasil observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hasil belajar dengan ketuntasan klasikal siklus I pertemuan pertama dan kedua rata-rata 69,72 % untuk tes tertulis dan 71,11% untuk tes praktik. Siklus II mencapai rata-rata 100 % , Data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan hasil   belajar online siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits pada materi kewajiban berdakwah.KATA KUNCI: Efektivitas; Video Pembelajaran; Pandemi. 
KONSEP KEYAKINAN DAN AJARAN ISLAM KOMUNITAS ABOGE DI DESA GELAMAN, KECAMATAN ARJASA, KEPULAUAN KANGEAN KABUPATEN SEMENEP, JAWA TIMUR Taufik, Herman
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4528

Abstract

ABSTRACTThis study aims to explain how the concept of Islamic beliefs and teachings of Aboge in Gelaman Village. This study uses a qualitative-inductive method. Data obtained through observation, interviews, documentation. The results of this study reveal that the beliefs and teachings of Aboge Islam in Gelaman Village cannot be separated from the acculturation of Javanese culture [kejawen religion] in terms of faith and worship based on the Ahlu Sunnah Wal Jamaah school with the Suluk Syekh Siti Jenar (Syatariyyah Order), and still use and practice Javanese calendar (a combination of the Hijri calendar with the Saka calendar) in determining Islamic holidays such as fasting, Eid al-Fitr and Eid al-Adha. The process of understanding Islamic education is based on a figure/teacher. There is a regeneration process for the teaching of Aboge Islamic teachings which are transmitted from generation to generation.KEYWORDS: Islamic Teachings; Javanese culture; Islam Aboge. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana konsep keyakinan dan ajaran Islam Aboge di Desa Gelaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-induktif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa keyakinan dan ajaran Islam Aboge di Desa Gelaman tidak terlepas dari akulturasi kebudayaan Jawa [agama kejawen] dalam hal akidah dan ibadah disandarkan pada madzhab Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan suluk Syekh Siti Jenar (Tarekat Syatariyyah), serta masih menggunakan dan mengamalkan kalender Jawa (perpaduan kalender Hijriah dengan kalender Saka) dalam menentukan hari hari besar Islam seperti, puasa, Idul Fitri dan Idul Adha. Proses pemahaman pendidikan Islam berbasis kepada seorang tokoh/guru. Adanya proses regenerasi pengajaran ajaran Islam Aboge yang ditularkan secara turun-temurun.KATA KUNCI: Ajaran Islam; Kebudayaan Jawa; Islam Aboge.
KONSEP DAN NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN DASAR ISLAM Zulkarnaen, Muhammad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4529

Abstract

ABSTRACTThis paper discusses the concepts and values of multiculturalism in Islamic basic education and how it is relevant to Islamic basic education itself. Multiculturalism is a relatively new concept in the scientific treasures, especially in the social sciences, so the concept of multiculturalism is very important to be introduced and included in the realm of education, especially Islamic basic education as multicultural values should be taught from an early age to raise awareness of the importance of justice and equality. The multicultural concept has noble values such as justice, tolerance, human rights, justice and gender equality.KEYWORDS: Multiculturalism Values; Islamic Basic Education; Knowledge Treasure. ABSTRAKTulisan ini membahas tentang konsep dan nilai-nilai multikulturalime dalam pendidikan dasar Islam dan bagaimana relevansinya terhadap pendidikan dasar Islam itu sendiri. Multikulturalisme merupakan suatu konsep yang relatif paling anyar dalam khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam ilmu-ilmu sosial, sehingga konsep multikultural sangat penting untuk dikenalkan dan masuk dalam ranah pendidikan, terutama pendidikan dasar Islam sebagaimana nilai-nilai multikultural sebaiknya diajarkan sedari dini untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya perbedaan dan kesetaraan keadilan. Konsep multikultural memiliki nilai-nilai yang luhur seperti keadilan, toleransi, HAM, keadilan dan kesetaraan gender.KATA KUNCI: Nilai-Nilai Multikulturalisme; Pendidikan Dasar Islam; Khazanah Ilmu.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN AKREDITASI PREDIKAT “A” DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH 3 AL-FURQAN BANJARMASIN Zain, Anwar
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4570

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the principal's efforts in increasing accreditation to become A predicate with a score of 96 at Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin. This research method uses a qualitative descriptive approach by conducting field research (field research). The results of the research on the efforts of school principals in an effort to improve accreditation are preparing ahead of time, creating an accreditation team, comparative studies, making the best lesson plans (teaching implementation plans), providing professional support to educators and education staff, arranging madrasa administration, completing facilities and infrastructure in stages. , empower student organizations, establish good cooperation with madrasa committees and the community, develop madrasa income sources, and hold accreditation briefing dialogues.KEYWORDS: Principal; Accreditation; Predicate.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam meningkatkan akreditasi menjadi predikat A dengan nilai 96 di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian upaya kepala sekolah dalam upaya meningkatkan akreditasi adalah mempersiapkan jauh hari, membuat tim akreditasi, studi banding, membuat RPP (rencana pelaksanaan pengajaran) yang terbaik, memberikan dukungan profesionalitas kepada tenaga pendidik dan kependidikan, menata administrasi madrasah, melengkapi sarana dan prasarana secara bertahap, memberdayakan organisasi siswa, menjalin kerjasama yang baik dengan komite madrasah dan masyarakat, mengembangkan sumber pendapatan madrasah, dan mengadakan dialog pengarahan akreditasi.KATA KUNCI: Kepala Sekolah; Akreditasi; Predikat.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol. 2 No. 1 (2012): June Vol 2, No 1 (2012): Juni More Issue