cover
Contact Name
Rezky Aulia Yusuf
Contact Email
rezkyauliayusuf@umi.ac.id
Phone
+6285782269756
Journal Mail Official
jmchpascaumi@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Urip Sumeharjo. No. 5
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Muslim Community Health (JMCH)
ISSN : -     EISSN : 27744590     DOI : https://doi.org/10.52103/jmch.v3i1
Core Subject : Health,
Journal of Muslim Community Health (JMCH) E-ISSN 2774-4590 adalah jurnal elektronik, open-access, dan peer-review. JMCH didedikasikan untuk menerbitkan hasil penelitian dan tinjauan literatur dari berbagai bidang kesehatan masyarakat, yang meliputi studi Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Promosi dan Perilaku Kesehatan, Biostatistik, Epidemiologi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Nutrisi Kesehatan Masyarakat, dan Kesehatan & Keselamatan pekerjaan dan determinan penyakit terkait lainnya. Metodologi ilmiah yang valid dan diterima harus diterapkan. JMCH diterbitkan oleh Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia. Publikasi diterbitkan empat kali setahun. Kami menyambut semua mahasiswa, pakar, praktisi, dan akademisi yang tertarik dengan JMCH untuk mengirimkan artikel terbaiknya. Penulis dapat mengirimkan artikel dengan mengikuti jadwal publikasi JMCH. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia.
Articles 113 Documents
Minat Kembali Customer Provider Tukang Gigi dalam Pembuatan Gigi Tiruan di Desa Rappolemba Kecamatan Tompo Bulu Kabupaten Gowa Tahun 2020 Muhammad Anugrah Pratama; Nurmiati Muchlis; Samsualam
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.794 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.245

Abstract

Latar Belakang: Pembuatan dan pemasangan gigi tiruan tidak hanyamenjadi wilayah kerja dokter gigi tapi juga tukang gigi dan saat ini banyak tukang gigi yang melakukan praktek medis di bawah standar kedokteran sehingga dapat membahayakan masyarakat. Walaupun dianggap membahayakan, masih banyak masyarakat yangmenggunakan jasa tukang gigi dibandingkan dokter gigi.Berdasarkan hal ini menunjukkan perlunya mengkaji lebih lanjut tentang masalah ini. Apakah ada minat kembali customer untuk membuat gigi tiruan kembali pada tukang gigi walau fakta yang ditemukan bahwa banyak kejadian yang kurang memuaskan yang di alami oleh customer tukang gigi Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang berkunjung 1 tahun terakhir ke tukang gigi di Desa Rappolemba sebanyak 50 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara Total sampling. Hasil: uji regresi diperoleh nilai ρ = 0,008 dimana ρ< 0,05 yang artinya ada pengaruh signifikan terhadap minat kembali pasien dalam pembuatan gigi tiruan di tukang gigi. Kesimpulan: sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh minat kembali pasien dalam pembuatan gigi tiruan di tukang gigi. Penelitian ini menyarankan agar ada upaya pemerintah dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau
Pengaruh Penerapan Good Governance terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar Asmarani Harma; Reza Aril Ahri; Jasmin Ambas
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.192 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.246

Abstract

Latar belakang: Tuntutan masyarakat dewasa ini adalah penyelenggaraan dan penciptaan lembaga-lembaga sektor publik yang good governance. Tata kelola yang baik dapat membuat seluruh stakeholder rumah sakit merasakan keadilan (fairness), transparansi (transparency), kemandirian (independency), akuntabilitas (accountability) dan pertanggungjawaban (responsibility). Pengimplementasian good governance sangat penting untuk memberikan kepuasan kerja pegawai rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Penerapan Good Governance terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar. Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar, sampel pada penelitian ini adalah pegawai rumah sakit sebanyak 126 menggunakan metode stratified proportional random sampling. Analisis data dengan uji chisquare, uji regresi sederhana dan analisis uji path. Hasil: Hasil penelitian menununjukkan bahwa good governance berpengaruh terhadap kepuasan kerja p 0,000 < 0,05, good governance berpengaruh terhadap kinerja p 0,019 < 0,05, kinerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja p 0,000 < 0,05, penerapan good governance berpengaruh terhadap kepuasan kerja melalui kinerja p 0,000 < 0,05 dan variabel good governance pada dimensi accountability terhadap kepuasan kerja melalui kinerja p 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh good governance terhadap kepuasan kerja, ada pengaruh good governance terhadap kinerja, ada pengaruh kinerja terhadap kepuasan kerja, ada pengaruh good governance terhadap kepuasan kerja melalui kinerja, good governance pada dimensi accountability paling berpengaruh terhadap kepuasan kerja melalui kinerja di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar.
Penerapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Kontruksi Kapal Di Kota Makassar Fadhilatul Jannah Tambipi; Andi Multazam; Muhammad Ikhtiar
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.35 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.247

Abstract

Latar Belakang: Tingkat keparahaan kecelakaan kerja dapat diminimalisir dengan menerapkan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) pada pekerja yang mengalami kecelakan pada saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana Penerapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Konstruksi Kapal Di Kota Makassar. Metode: Penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis Penerapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Konstruksi Kapal Di Kota Makassar melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara mendalam. Hasil: Penelitian didapatkan bahwa jumlah petugas P3K di perusahaan sudah sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan, namun dalam menjalankan tugas petugas P3K kurang pemantauan dari penanggung jawab, petugas P3K belum ada tanda pengenal, petugas P3K belum memiliki buku kegiatan P3K. Petugas P3K di perusahaan sebagian telah mengikuti training tentang P3K, namun belum memiliki sertifikat P3K. Sarana dan prasarana belum memiliki ruang P3K namun telah memiliki poliklinik, jarak dari bagian produksi ke poliklinik cukup jauh. Isi kotak P3K belum sesuai dengan standart yang berlaku dan tidak merata pengisian kotak P3K antar bagian produksi. Kurangnya perawatan terhadap alat evakuasi dan alat transportasi, dan masih belum tersedia fasilitas tambahan berupa shower dan pembilas mata. Kesimpulan: dari penelitian ini petugas P3K diperusahaan dalam menjalankan tugas sebagai petugas P3K perlu ditingkatkan pengawasan dari pihak penanggungjawab dengan menyediakan buku laporan kegiatan P3K. Petugas P3K diperusahaan di wajibkan mengikuti training khusus P3K. Meningkatkan sarana prasarana P3K di perusahaan. Saran agar kiranya perusahaan menerapkan penerapan P3K secara komprehensif berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Perilaku Pencarian Pengobatan (Studi Pada Pasien Suspek Tuberkulosis (TB) Paru) Di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Sri Astuty Mashuri; Andi Asrina; Arman
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.214 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.248

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kematian TB paru di Indonesia tidak terlepas dari perilaku pencarian pengobatan yang dilakukan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengkaji informasi secara mendalam mengenai pola pencarian pengobatan pada pasien suspek TB paru di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan quasi kualitatif untuk menganalisis secara mendalam mengenai pola pencarian pengobatan pasien suspek TB paru dengan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi secara berkesinambungan. Terdapat 9 orang informan yang terdiri atas 1 orang informan kunci yakni kordinator P2TB, 2 orang informan pendukung yakni keluarga pasien, dan 6 orang informan biasa yakni pasien suspek TB paru. Hasil penelitian: didapatkan bahwa informan dalam penelitian ini melakukan pola pencarian pengobatan yang sangat bervariasi, ada yang melakukan secara personalistik, naturalistik, dan sebagian besar mengombinasikan keduanya. Dari 6 orang informan biasa, sebagiana besar melakukan pengobatan secara tradisional (tradisional remedy) karena menganggap bahwa sakit yang dialami adalah penyakit magic (guna-guna). Kesimpulan: pola pencarian pengobatan pada pasien suspek TB paru sangat beragam mulai dari no action (tidak melakukan apa-apa), self treatment (pengobatan sendiri)tradisional remedy (pengobatan tradisional), chemist shop (obat warung atau jamu), dan professional treatment (pelayanan kesehatan). Saran penelitian adalah kiranya promosi kesehatan mengenai TB paru lebih ditingkatkan kepada masyarakat, membina mitra kerja dengan dukun, dan meningkatkan kerja kader-kader puskesmas agar program P2TB lebih efektif dan efisien.
Pengaruh Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan (SILK) Terhadap Mutu Pelayanan Di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar Hasni Latif; Basir Palu; Nurmiati Muchlis
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.934 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.249

Abstract

Latar belakang: Laboratoryum Information System diakui sebagai alat yang ampuh untuk meningkatkan manajemen data laboratorium secara eksternal di dalam laboratorium dan pelaporan data. Telah banyak digunakan oleh laboratorium medis di negara-negara berpenghasilan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh SILK terhadap mutu pelayanan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar tahun 2020. Metode: menggunakan analisis eksplanatori deskriptif secara studi cross sectional, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.035 orang dan Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil: uji statistik Standar Prosedur Operasional (SPO) terhadap mutu pelayanan melalui standar pelayanan minimal adalah sebesar 0,016, sedangkan koefisien pengaruh langsungnya sebesar 0,128. Nilai koefisien pengaruh tidak langsung lebih kecil dari pada nilai koefisien pengaruh langsung, artinya penerapan SPO tidak mempengaruhi secara tidak langsung terhadap mutu pelayanan melalui standar pelayanan minimal. Sedangkan kompetensi sumber daya manusia terhadap mutu pelayanan melalui standar pelayanan minimal adalah sebesar 0,016, sedangkan koefisien pengaruh langsungnya sebesar 0,362. Nilai koefisien pengaruh tidak langsung lebih kecil daripada nilai koefisien pengaruh langsung, artinya kompetensi SDM tidak mempengaruhi secara tidak langsung terhadap mutu pelayanan melalui standar pelayanan minimal. Kesimpulan; SPO sangat perlu karena salah satu dasar utama untuk menciptakan pelayanan yang baik di BBLK Makassar.
Potensi Penerapan Interprofessional Collaboration Practice (IPC) Di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Brajakson Siokal
Journal of Muslim Community Health Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.71 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v2i1.484

Abstract

Interprofessional collaboration practice is the interaction or relationship of two or more health professionals who work interdependently to provide care for patients, share information to make joint decisions, and find out the optimal time to collaborate in patient care. This study aims to determine the potential of health professionals in carrying out interprofessional collaboration practice at Hasanuddin University hospital. This research is a qualitative study with a phenomonological design. There were 7 (seven) participants in the study who were obtained through the use of purposive sampling technique. Data were analyzed using thematic analysis to determine the resulting themes. The results showed that through thematic analysis produced 4 (four) themes, including: basics of collaboration competence, success criteria for interprofessional collaboration practice, obstacles to implementing interprofessional collaboration practice, and expectations of health professionals on interprofessional collaboration practice.
Pengaruh Fasilitas Kesehatan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Pasien Melalui Kualitas Pelayanan Pada Unit Rawat Inap Di RSUD Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Aznira Nurul Hidayah; Nurmiati Muchlis; Rasyidin Abdullah
Journal of Muslim Community Health Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.784 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v2i1.485

Abstract

Background: Measurement of customer satisfaction is an important element in providing better, efficient and more effective service. This study aims to determine the effect of health facilities and work motivation on patient satisfaction through service quality in inpatient units at Haji Makassar Hospital, South Sulawesi Province. Method: The research design used in this study was an analytic survey with a Cross Sectional Study approach. Sampling was done by total sampling method with a total sample of 68 people. Methods of data analysis using statistical analysis calculations using the SPSS program using path analysis. Results: The results showed that from the Sobel test there was a significant and positive effect of the health facility variable at t count 3.984> 1.987 and work motivation t count of 3.011> 1.987 on patient satisfaction through service quality, there was a significant effect of the health facility variable 0.000 <0.005 on satisfaction, no there is a significant effect of work motivation variable 0.155> 0.000 on patient satisfaction, there is a significant influence of the health facility variable 0.000 <0.005 and the work motivation variable 0.001 <0.005 on service quality, and there is a significant effect of the service quality variable 0.000 <0.005 on patient satisfaction. Conclusion: The conclusion of the study shows that there is an effect of health facilities and work motivation on patient satisfaction through the quality of service at Haji Makassar Hospital, South Sulawesi Province. So it is suggested to the hospital to maintain the quality of its service.
Analisis Pegaruh Stres Kerja, Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar Tahun 2020 Usmawati; Syamsiar S Russeng; Haeruddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.93 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v2i1.486

Abstract

Background: Accidents, injuries or occupational diseases cause many deaths each year. PT. Eastern Pearl Plour Milss Makassar is one of the wheat management industries in the form of flour products and a wheat milling capacity of 2800 tons per day which produces quality industrial flour. Quality results certainly cannot be separated from the role of employees in the production process. Employees are generally given tasks that are proportional to their fields, but sometimes with targets that must be achieved, as well as the presence of internal burdens on workers, it can be a problem that has the potential to cause stress and workload. On this basis the researcher intends to examine the effect of work stress and workload on work productivity with work fatigue as an intervening variable for employees of PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar. Methods: explanatory research used path analysis. With a total sample of 89 workers. Path analysis is carried out to analyze the inherent causal relationship between variables compiled using path coefficients as a measure of value in determining the magnitude of the influence of exogenous (independent) variables on endogenous (dependent) variables. SPSS 20.0 was used for the analysis of this study. Results: The results showed that there was a significant direct (-0.228) and indirect (-0.258) effect between job stress on work fatigue (p <0.05) through work fatigue on production employees of PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar City in 2020. Also, there was a direct effect (-0.315) and no significant indirect effect (-0.193) between workload on work productivity (p <0.05) through work fatigue on production employees of PT. Eastern Pearl Flour Mills in Makassar City in 2020. Conclusion: Conclusion of this study Work stress and workload had a direct effect on work productivity through work fatigue. Job stress had a significant indirect effect, but workload had not a significant indirect effect on work productivity through work fatigue.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dalam Pengelolaan Limbah Medis Rumah Sakit Islam Hasanah Muhammadiyah Mojokerto Di Masa Pandemi COVID-19 Halik Wijaya; Muh. Khidri Alwi; Alfina Baharuddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.668 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v2i1.487

Abstract

Background: The implementation of environmental sanitation in environmental media is carried out by processing hospital waste, namely infectious and non-infectious waste. The purpose of this study is to analyze more deeply about the risks of occupational safety and health (K3) in medical waste management of Hasanah Muhammadiyah Islamic Hospital in Mojokerto during the pandemic Covid-19. Methods: The type of research used in this research is quasi qualitative. The techniques used are observation, in-depth interviews (indepth interview) and documentation continuously during the research. Informants in this study are divided into three, namely key informants, namely the Head of the IPL (Waste Management Installation) unit, regular informants are part of the health worker and know the flow of the waste management system and are willing to be involved in research at Hasanah Muhammadiyah Hospital, Mojokerto, and supporting informants, namely cleaning services. Working in the sewage treatment department. Results: From the results of the study, it was found that the Covid-19 medical waste processing carried out at the RSHIMM was still the same as ordinary medical waste processing, where the waste treatment process started from sorting, holding according to the yellow container. Risk of accidents found, Ramp used to transport waste medical, patients and corpses are still in the same line, and cleaning services also have not used special clothes when transporting waste and medical waste sharp objects still use open artificial cardboard. Conclusion: Risk control is carried out by complying with SOPs, but is still constrained by the lack of infrastructure.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 2020 Ulfa Mutmainnah; Reza Aril Ahri; Arman
Journal of Muslim Community Health Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.918 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v2i1.488

Abstract

Background: Quality of service at the hospital is an important factor in creating patient satisfaction. This study aims to determine the relationship between the quality of health services based on the dimensions of technical competence, effectiveness, comfort, safety, human relations, continuity and timeliness of service to patient satisfaction of Wahidin Sudirohusodo Hospital. Methods: This type of research is a quantitative study using a cross sectional study design. The population in this study were 25,257 respondents. Sampling using proportional sampling, obtained a sample of 123 respondents. Data analysis used univariate and bivariate and multivariate analysis with the chi square test. Results: Based on the results of the study, the variables related to the quality of health services on patient satisfaction of Wahidin Sudirohusodo Hospital Makassar City were effectiveness (p = 0.000), comfort (p = 0.002), safety (p = 0.000), human relations (p = 0.000). ), flexibility (p = 0.006), and timeliness (p = 0.000). Meanwhile, the variable that was not related to the quality of health services on patient satisfaction was technical competence (p = 0.607). And for the variable that most influences patient satisfaction is the relationship between humans with the exp (B) value of 13.058. Conclusion: There is a relationship between service quality (effectiveness, comfort, safety, human relations, flexibility and timeliness) on patient satisfaction of Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar City.

Page 2 of 12 | Total Record : 113