cover
Contact Name
Bagdawansyah Alqadri
Contact Email
bagda_alqadri@unram.ac.id
Phone
+6281343826656
Journal Mail Official
juridiksiam_fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Lt. 1 Gedung E PIPS FKIP Universitas MataramJalan Majapahit No.62 Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23554622     EISSN : 26229021     DOI : https://doi.org/10.29303/juridiksiam
Core Subject : Education, Social,
Telaah teori mutakhir dan hasil penelitian dan pengembangan tentang Kurikulum, Bahan Ajar, Metode/Model, Media, dan Evaluasi Pembelajaran Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora serta hasil telaah teori mutahir dan hasil penelitian substansi ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
Articles 119 Documents
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI KURIKULUM 2013 Najmul Hayati; Hairil Wadi; Suud Suud
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.698 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.112

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Sosiologi kurikulum 2013 di SMA 1 Jonggat; (2) mengetahui kendala implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Sosiologi kurikulum 2013 di SMA 1 Jonggat; (3) mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Sosiologi kurikulum 2013 di SMA 1 Jonggat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan (1) implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sosiologi diterapkan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan dan mengkomunikasikan dapat memunculkan beberapa karakter yang diantaranya gemar membaca, teliti, rasa ingin tahu, kreatif, berkomunikasi/ bersahabat, kerja keras, mandiri, jujur, tanggung jawab, peduli sosial dan menghargai prestasi; (2) kendala implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sosiologi dari internal yaitu rendahnya kapasitas intelektual, selain itu juga berasal dari internal guru yaitu labilnya emosi; (3) upaya menagatasi kendala implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sosiologi dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, kreatif dan menyenangkan bagi peserta didik.
Kekerasan Di Sekolah Studi Pada Siswa SMA/SMK Di Kota Mataram Febri Marlangan; Ni Made Novi Suryanti; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.239 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.113

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor penyebab kekerasan antar siswa SMA/SMK di sekolah Kota Mataram;  (2) mengetahui bentuk kekerasan antar siswa SMA/SMK di sekolah Kota Mataram. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Faktor penyebab terjadinya kekerasan antar siswa yakni: 1) kebencian dan ketidaksenangan; 2) ketidakberdayaan; 3) ketidakpuasan seperti persaingan dan 4) dukungan massa. Bentuk kekerasan antar siswa dikelompokkan dalam 2 kategori yakni, a. Kekerasan fisik yaitu perkelahian meliputi;  1) memukul, 2) mencubit, 3) menendang dan b. Kekerasan verbal yaitu ejekan meliputi; 1) menghina, 2) menatap, 3) menertawakan, 4) memanggil dengan nama binatang. Abstract          This study aims to (1) determine the causes of violence among high school/vocational high school students in Mataram City schools; (2) know the forms of violence between high school/vocational students in Mataram City schools. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study using interviews, observation and documentation. Factors causing violence among students are: 1) hatred and accused; 2) powerlessness; 3) dissatisfaction like competition and 4) mass support. Forms of violence between students are grouped into 2 categories namely, a. Physical violence that is a fight includes; 1) hitting, 2) pinching, 3) kicking, 4) throwing something, 5) nagging, 6) nudging, 7) pushing and b. Verbal violence namely ridicule includes; 1) insulting, 2) staring, 3) laughing, 4) calling by the name of the animal.
THE SOCIAL VALUES OF MANGAN MERANGKAT'S EVENT IN THE SASAK TRADITIONAL MARRIAGE IN PERINA VILLAGE: TO THE DIRECTION OF STRENGTHENING OF SOCIOLOGY TEACHING SUPPLEMENTSIOLOGY TEACHING SUPPLEMENTS Astiti listia Utari; Masyhuri Masyhuri; Sukardi Sukardi
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.573 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.114

Abstract

AbstracThis research was conducted to examine the process of the mangan merangkat's event and the forms of social values that contained in the mangan merangkat's event at the traditional marriage of the Sasaknese in Perina Village. This study aims to 1) find out the process in the mangan merangkat's event in Perina Village, 2) find out the forms of social values that contained in the mangan merangkat's event at the Sasak traditional marriage in Perina Village. This research uses a qualitative approach with ethnographic methods. The data collection techniques in this study using interviews, observation, and documentation. The results of this study found that 1) the process of the mangan merangkat's event in Perina Village started from a) preparation, b) cooking, and c) eating together or begibung. 2) the forms of social values in the mangan metangkat's event took place in the Sasak traditional marriage in Perina Village, namely: 1) help, 2) kinship, 3) caring, 4) empathy, and 5) cooperation.
PEMANFAATAN BERITA POLITIK PADA SIARAN TELEVISI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn (DI MTs. NURUSSALAM TETEBATU KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR) Harianti Hunaeni; Hariyanto Hariyanto; Rispawati Rispawati
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.489 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.115

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui siaran televisi berita politik apa saja yang dimanfaatkan guru PPKn sebagai media pembelajaran PPKn, cara pemanfaatan berita politik sebagai media pembelajaran PPKn, dan manfaat berita politik sebagai proses pembelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa berita politik yang digunakan sebagai media pembelajaran PPKn adalah berita politik tentang Polisi Membentuk Patrol Dunia Maya Untuk Mencegah Kasus Persekusi, Pembangunan Infrastruktur Indonesia, WNI Malaysia Antusias Mengikuti Pemungutan Suara Pada Pemilu 2019, Dan Semangat Toleransi Umat Beragama Di Lingkungan Masjid Istiqlal Dan Gereja Katedral. Bentuk pemanfaatan berita politik yang dijalankan siswa dengan cara kelompok. Semua siswa menonton tayangan televisi yang dijadikan media pembelajaran PPKn. Setelah menonton, masing-masing kelompok mendiskusikan tentang apa yang telah ditonton. Manfaat dari berita politik terhadap pembelajaran PPKn diantaranya dapat menambah pengetahuan politik siswa, dapat membedakan masalah-masalah politik dengan masalah lainnya, dan dapat mengetahui masalah-masalah politik yang terjadi pada saat sekarang, serta mampu meningkatkan kualitas berfikir siswa. ABSTRACT                                  The purpose of this study was to determine what political news television broadcasts were used by PPKn teachers as PPKn learning media, how to use political news as PPKn learning media, and the benefits of political news as PPKn learning processes. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques in this study were by interview, observation and documentation. Based on the results of the study it was revealed that the political news used as a learning media for PPKn was political news about the Police Forming a Maya World Patrol to Prevent Persecution Cases, Indonesian Infrastructure Development, Malaysian Citizens Enthusiastic in Participating in the 2019 Election, and the Spirit of Religious Tolerance in the Istiqlal Mosque Environment And the Cathedral Church. Form of utilization of political news that is run by students in a group way. So all students watch television shows that are used as PPKn learning media. After watching, each group discusses what has been watched. The benefits of political news on PPKn learning include being able to increase students 'political knowledge, being able to distinguish political problems from other problems, and being able to find out political problems that are happening at the moment, and being able to improve the quality of students' thinking
PELAYANAN PUBLIK PERANGKAT DESA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN KK (STUDI DESKRIPTIF DESA JEROWARU, KECAMATAN JEROWARU, KABUPATEN LOMBOK TIMUR) Jakaria Jakaria; Rispawati Rispawati; Mursini Jahiban
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.943 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.116

Abstract

ABSTRACKThis study aims to determine the public service standards of village apparatus on community satisfaction and the factors that influence public service standards based on Public Service Standards according to Ministerial Decree PAN number 63 / KEP / M.PAN / 7/2003 in Jerowaru Village, Jerowaru District, Regency East Lombok. The subject of this research is the Head of Service and Service Staff, the subject of this study was chosen because most know the administration of government services in the village of Jerowaru, Jerowaru District, East Lombok Regency. The informants in this research are the people (who are doing a letter of introduction to the Family Card / KK). Date collection techniques used are, interview, observation, and documentation. The results showed that 1) The application of public service standards was in accordance with Minister of PAN Decree number 63 / KEP / M.PAN / 7/2003 such as service procedures, service requirements, clarity of service officers, discipline of service officers Responsibility of service officers, ability of service officers , Speed of service, Justice in getting services, Courtesy and friendliness of officers, Certainty of service schedules, Comfort of the environment and Safety of services, in Jerowaru Village, jerowaru sub-district, East Lombok Regency, this can be seen in the service activities carried out by village service employees, 2) The driving factors and obstacles that affect public services in Jerowaru village. The driving factors are cooperation between service Internal and Eksternal, supporting facilities and evaluation meetings related to services performed. Then the inhibiting factors are the lack of employees in the field of service, inadequate facilities and lack of understanding from the novice community that makes the Family card.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar pelayanan public perangkat desa terhadap kepuasan masyarakat dan Faktor-faktor yang mempengaruhi standar pelayanan publik berdasarkan Standar Pelayanan Publik menurut Keputusan Menteri PAN nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003 di Desa Jerowaru, Kecamatan jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Subyek Penelitian ini adalah Kepala Bidang Pelayanan dan Pegawai Pelayanan, subyek penelitian ini dipilih dikarenakan paling mengetahui penyelenggaraan Pelayanan pemerintahan di Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Informan dalam penelitian adalah masyarakat (yang sedang melakukan pembuatan surat penghantar Kartu Keluarg/KK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa 1) Penerapan standar pelayanan publik sudah sesuai dengan Keputusan Menteri PAN nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003 seperti Prosedur pelayanan, Persyaratan pelayanan, Kejelasan petugas pelayanan, Kedisiplinan petugas pelayananTanggung jawab petugas pelayanan, Kemampuan petugas pelayanan, Kecepatan pelayanan, Keadilan mendapatkan pelayanan, Kesopanan dan keramahan petugas, Kepastian jadwal pelayanan, Kenyamanan lingkungan dan Keamanan pelayanan, di Desa Jerowaru, Kecamatan jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, hal ini terlihat dalam kegiatan pelayanan yang dilakukan pegawai pelayanan desa,2) Faktor Internal dan eksternal yang mempengaruhi pelayanan publik di desa jerowaru. Faktor Internal yaitu adanya pola pelayanan umum organisas, penyedian fasilitas penunjang, sumber daya manusia. Kemudian faktor Eksternal yaitu pola layanan distribusi Jasa dan pola layanan dan tata cara pembuatan Kartu Keluarga
INTENSITAS PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG PENGAMALAN PANCASILA BERDASAR ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA Arlis Arlis
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.644 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.129

Abstract

ABSTRAKAtas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa adalah ketentuan yang terdapat dalam pembukaan konstitusi negara Indonesia.  Berdasarkan ketentuan tersebut rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya.  Dengan dasar itu pula muncul pendapat Indonesia berdasar Pancasila. Oleh sebab itu, menjadi sangat penting untuk mengetahui intensitas pemahaman mahasiswa tentang pengamalan Pancasila berdasar atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Pemilihan mahasiswa sebagai kajian tidak lain disebabkan karena mahasiswa berada di garda terdepan sebagai agen perubahan. Mahasiswa dalam kajian ini adalah mahasiswa Fakultas Keguruandan Ilmu Pendidikan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok angkatan 2019. Tujuan penelitian adalah pengetahuan intensitas pemahaman mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin tentang pengamalan Pancasila berdasar atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Metode penelitianyang digunakan adalah campuran kualitatif dan kuantitatif dengan data primer, teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Temuan utama penelitian adalah terdapat keberagaman intensitas pemahaman mahasiswa tentang pengamalan Pancasila berdasar atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Keberagaman itu dimulai dari Konsep pengamalan Pancasila itu sendiri, aplikasikonsep dan contoh aplikatifnya.Berdasarkan temuan penelitian diperoleh kesimpulan bahwa intensitas pemahaman mahasiswa tentang pengamalan Pancasila berdasar atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa beragam dengan berbagai dinamikanya.
PERAN KONSTITUSI NEGARA DALAM MENGAWAL BANGKITNYA KEHIDUPAN WARGA NEGARA PASCA WABAH VIRUS COVID-19 Al Qodar Purwo Sulistyo; Kaharudin Putra Samudra
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.633 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.130

Abstract

ABSTRAKNegara dan konstitusi merupakan dua lembaga yang tidak dapat di pisahkan satu dengan lainnya. Akan tetapi, untuk dapat dikatakan secara ideal sebagai Negara konstitusional maka konstitusi negara tersebut harus memenuhi sifat-sifat dan ciri-ciri dari konstitusionalisme. Lalu berdasarkan kepentingan dan wilayah tempat tinggalnya, mereka hidup dalam keterbatasan interaksi antar sesama manusia dalam peraturan yang ada yaitu pembatasan sosial agar bisa memutus rantai penyebaran virus covid-19. Secara historis pengertian negara senantiasa berkembang sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada pada saat itu. Pada zaman Yunani Kuno para ahli filsafat negara merumuskan pengertian negara secara beragam. Aristoteles yang hidup pada tahun 384-322 S.M., merumuskan negara dalam bukunya Politica, yang disebutnya sebagai negara polis. Konstitusi mencerminkan kehiupan politik didalam masyarakat sebagai suatu kenyataan. merupakan suatu kesatuan kaidah yang hidup dalam masyarakat yang selanjutnya dijadikan satu kesatuan kaidah yang hidup dalam masyarakat yang selanjutnya dijadikan suatu kesatuan kaidah hukum konstitusi dalam hal ini sudah mengandung pengertian yuridis. atau undang-undang dapat dianggap sebagai perwujudan dari hukum tertinggi yang harus ditaati oleh negara dan pejabat-pejabat negara sekalipun. Hal ini sesuai dengan dalil Goverment by law, not by men. Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat vital dan telah menjadi bagian dari Hak Asasi Manusia khususnya di Indonesia. Karena merupakan bagian HAM, maka untuk menunjang pemeliharaan kesehatan tersebut dibutuhkanlah sarana dan prasarana berupa Fasilitas Kesehatan atau pelayanan kesehatan yang baik dan layak. Sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang berbunyi: “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.
ARAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADAMASA PANDEMIC COVID-19 DEMI TERWUJUDNYA GOODCITIZENSHIP Anggara Pramana Putra; Sesrita Yuliarti; Muammar Muammar
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.571 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.131

Abstract

ABSTRAKIsu mengenai kebangsaan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah ditengah pandemic covid-19 mencapai titik yang mengkhawatirkan. Hal ini membuat setiap elemen bangsa wajib terlibat dalam usaha perbaikan salah satunya melalui pendidikan kewarganegaraan kepada generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis arah pendidikan kewarganegaraan pada masa pandemic covid-19. Dengan adanya tulisan ini diharapkan melalui pendidikan kewarganegaraan mampu menciptakan goodcitizenship yang urgen saat ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan studi kasus. Seterusnya purposive sampling digunakan menentukan informan penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan studi literasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan kondisi ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi pandemic covid-19 menjadi ruang bagi pendidikan kewarganegaraan di sekolah untuk memberikan pemahaman dan membuka pola pemikiran baru agar warga negara harus mendukung setiap kebijakan dan taat dengan protocol kesehatan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Melalui penetapan arah kebijakan pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan goodcitizenship mampu memberikan pola pikir baru dan adanya kesiapan melaksanakan protocol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, kepatuhan warga negara menjadikunci keberhasilan penanganan pandemic covid-19.
POLITIK HUKUM MEMBUMIKAN KARAKTER NILAI NILAI PANCASILA DALAM MENGHADAPI MASA NEW NORMAL COVID 19 Hassan Suryono
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.525 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.132

Abstract

ABSTRAKTujuan makalah ini adalah untuk menjelaskan bagaimana  gambaran politik hukum dalam membumikan  nilai nilai Pancasila  dalam menghadapi masa new normal covid 19.Penulis menggunakan  metode perbandingan  hukum yang dikeluarkan  oleh Pemerintah Republik Indonesia pada masa covid 19  dengan nilai nilai Pancasila. yang ditetapkan oleh  Kemendiknas dalam hal ini Badan penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum yang ,menetapkan sejumlah nilai sikap dan perilakusebagai penjabaran nilai nilai Pancasila.Pada masa new normal muncullah  adaptasi baru yang berujud  perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal  dengan menerapkan protokol kesehatan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Politik hukum Keputusan Presiden Republik Indonesia No 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan kedaruratan  kesehatan masyarakat  Corona Virus Disease  yang pada intinya berisi (1) Bahwa Covid 19 sebagai penyakit yang menimbulkan kedaruratan masyarakat mencerminkan karakter nilai peduli lingkungan dan sosial ,(2) Negara /Pemerintah / wajib  menanggulangi penyebaran Covid 19 mencerminkan karakter nilai tanggung jawab ,kerja keras.Politik hukum Peraturan Pemerintah No 21 Tahun 2020 Tentang pembatasan sosial berskala besar dalam rangka  percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 ( Covid 19 ) yang pada intinya menyatakan (1) Diadakan pembatasan skala besar untuk mencegah menyebarnya  Covid 19 mencerminkan karakter nilai cinta tanah air dan tanggung jawab, (2) Setelah adanya penetapan pembatasan skala besar oleh Pemerintah /Menteri kesehatan / diperlukan adanya   kerja sama  dengan pemerintah daerah , hal ini mencerminkan karakter nilai demokratis , dan menghargai prestasi serta toleransi, (3) Adanya kreteria dan obyek  tertentu dalam penetapan  pembatasan sosial  berskala besar  mencerminkan karakter nilai disiplin ,jujur dan tanggung jawab. Politik hukum Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan ditetapkan sebagai Undang Undang No 2 tahun 2020 mencerminkan karakter nilai peduli sosial dan tanggun jawab  Pencerminan karakter nilai tersebut diatas merupakan penjabaran nilai nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh politik hukum  Keputusan Presiden  No. 11 Tahun 2020 ,Peraturan Pemerintah  No. 21Tahun 2020,dan Undang Undang No 2 tahun 2020.yang selanjutnya  diikuti dengan penunjukan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) sebagai ketua satgas penanggulangan Covid-19.
POLITIK KEWARGANEGARAANBERBASIS NILAI-NILAI PANCASILA DIMASA PANDEMI COVID-19 Hilal Ramdhani
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.37 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i2.133

Abstract

ABSTRAKMasa pandemi Covid-19 berdampak pada kinerja ekonomi di seluruh dunia. Negara Indonesia memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja migran yang berada di luar negeri. Kasus permasalahan ekonomi yang dialami oleh tenaga kerja migran, mewajibkan negara bertanggung jawab akan perlindungan warga nagera di dalam negeri, akan tetapi juga bertanggung jawab atas perlindungan tenaga kerja migran di luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi realita dan solusi konseptual berbasis nilai-nilai Pancasila bagi tenaga kerja migran di luar negeri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan politis-empiris dengan studi kepustakaan dengan sumber data jurnal, surat kabar, peraturan perundang-undangan dan kebijakan publik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja migran di luar negeri, khususnya di Malaysia mengalami kesulitan ekonomi, berupa putus hubungan kerja, gaji yang dibayar hanya sebagian dan keterbatasan makanan. Dalam situasi tersebut negara perlu proaktif untuk melakukan survei tenaga kerja migran yang mengalami kesulitan ekononomi, menyalurkan bantuan dan memberikan perlindungan kesehatan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila. Kesimpulan bahwa pandemi covid-19 berdampak pada tenaga kerja migran Indonesia di luar negeri, negara perlu hadir untuk memberikan perlindungan ekonomi dan kesehatan sebagai bentuk tanggung jawab negara dan implementasi nilai-nilai Pancasila.

Page 6 of 12 | Total Record : 119