cover
Contact Name
Surya Guntur
Contact Email
guntur@polgan.ac.id
Phone
+6282363800909
Journal Mail Official
guntur@polgan.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran No. 194 Medan Pasar 6 Manunggal
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Minfo Polgan (JMP)
ISSN : 20899424     EISSN : 27973298     DOI : -
Jurnal Minfo Polgan (JMP) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Ganesha Medan terbit berkala (satu tahun dua kali yaitu Maret dan September) dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil riset bidang teknologi dan informasi kepada para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan lain-lain. Jurnal Minfo Polgan (JMP) menerima kiriman artikel hasil riset bidang teknologi dan informasi yang ditulis dalam Bahasa Indonesia. Agar hasil riset bidang teknologi dan informasi yang dimuat dapat bermanfaat untuk pengembangan bidang teknologi dan informasi. Adapun ruang lingkup Jurnal Minfo Polgan adalah: 1. Sistem Pendukung Keputusan (SPK/DSS) 2. Sistem Informasi Geografis (GIS/SIG) 3. Sistem informasi skala enterprise (ERP, EAI, CRM, SCM) 4. Keamanan Sistem Informasi 5. Sistem Informasi Berbasis Web 6. Sistem Berbasis Pengetahuan & Data mining 7. Mobile Computing 8. Multimedia
Articles 1,204 Documents
Pengembangan E-Learning Berbasis PWA pada TPA Masjid Arraudhah dengan Pendekatan Koneksi Terbatas Rafi Samir Suradijaya; Yulhendri Yulhendri; Budi Tjahjono; Popong Setiawati
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16169

Abstract

Masalah utama dalam pembelajaran daring di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Masjid Arraudhah adalah infrastruktur internet, dengan hasil pengujian rata-rata hanya 1,2 Mbps. Kondisi jaringan yang tidak stabil dan tidak dapat diandalkan ini memengaruhi penyebaran materi digital serta mengurangi efektivitas pembelajaran mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem e-learning berbasis Progressive Web Apps (PWA) yang dioptimalkan untuk kondisi internet saat ini melalui pengembangan offline-first. Metode pengembangan yang digunakan adalah prototyping, yang meliputi analisis kebutuhan, pembuatan prototipe, implementasi, evaluasi, dan perbaikan sistem berdasarkan umpan balik pengguna. Sistem yang sedang dikembangkan memiliki fitur untuk mengelola materi pendidikan seperti video dan PDF, pengelolaan tugas, serta ujian akhir (UAS) dengan penilaian otomatis berdasarkan aturan. Teknologi PWA diimplementasikan melalui mekanisme caching menggunakan Service Worker dan Web App Manifest untuk meningkatkan akses luring (offline) ke konten yang sebelumnya diakses. Hasil penggunaan Google Lighthouse menunjukkan kualitas aplikasi yang sangat baik dengan skor 90 untuk aksesibilitas, 100 untuk praktik terbaik, dan 100 untuk SEO. Selain itu, sistem ini mampu memastikan kelancaran akses materi saat koneksi terputus dan secara otomatis menyinkronkan data jawaban ujian ketika koneksi kembali tersedia. Dengan demikian, e-learning berbasis PWA merupakan solusi teknologi yang efektif dan fleksibel untuk mendukung transformasi digital dalam pendidikan nonformal yang dilengkapi dengan infrastruktur jaringan.
Pengaruh Fear Of Missing Out (Fomo), Brand Image, Dan Review Content Creator Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Iphone Di Kalangan Gen Z Irene Irene; Katherine Vrisilia; Putri Ayu; Holfian Daulat Tambun Saribu; Rintan Br. Saragih
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16177

Abstract

This study aims to analyze the influence of Fear of Missing Out (FOMO), Brand Image, and Review Content Creator on the Purchase Decision of Iphone products among Generation Z (Gen Z). This research is a quantitative study. Primary data collection was conducted by distributing questionnaires to 118 Gen Z respondents selected using a purposive sampling method. Instrument testing included validity and reliability tests. In the classical assumption test, all variables were transformed into Natural Logarithm (LN) to overcome heteroscedasticity symptoms and ensure the feasibility of the regression model. The data analysis technique used was Multiple Linear Regression Analysis. The results of the study indicate that partially: (1) FOMO has a positive and significant effect on purchase decisions; (2) Brand Image has a positive and significant effect on purchase decisions; and (3) Review Content Creator has a positive and significant effect, while also being the most dominant variable influencing Iphone purchase decisions. Simultaneously, FOMO, Brand Image, and Review Content Creator have a significant effect on purchase decisions with a contribution level (Adjusted R Square) of 76.1%, while the remaining 23.9% is explained by other variables not examined in this study.
Model Pembobotan Kriteria Teknis Dan Simple Additive Weighting Dalam Pemilihan Mitra Usaha Jasa Reklamasi Harri Muslim; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16186

Abstract

Pemilihan mitra usaha pada kegiatan reklamasi memerlukan evaluasi yang komprehensif, khususnya pada aspek teknis dan biaya yang sering dinilai secara subjektif akibat belum adanya standar pembobotan yang terukur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembobotan kriteria teknis dalam pemilihan mitra usaha jasa reklamasi dengan mengintegrasikan pendekatan expert judgment terstruktur dan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam kerangka Multiple-Criteria Decision Making (MCDM). Model dikembangkan dengan melibatkan 5 alternatif melalui identifikasi 4 kriteria utama dan 12 subkriteria teknis yang divalidasi oleh 3 pakar berpengalaman di bidang reklamasi dan kehutanan. Proses pembobotan dilakukan menggunakan pendekatan agregasi pendapat pakar berbasis normalisasi bobot, sedangkan metode Simple Additive Weighting (SAW) digunakan untuk proses evaluasi dan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mitra B memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,914, unggul dibandingkan dengan Mitra A (0,898) dengan selisih 0,016 poin. Analisis uji sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan bobot hingga ±10% tidak mengubah peringkat utama, sehingga model dinilai stabil. Kriteria teknis, khususnya ketersediaan peralatan dan kapabilitas SDM, menjadi faktor dominan dalam menentukan hasil. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan model pembobotan kriteria teknis yang lebih kontekstual pada industri reklamasi, dengan struktur hierarki dan indikator yang lebih spesifik dibandingkan dengan model seleksi vendor umum. Model ini mampu meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan proses pemilihan mitra reklamasi.
Perspektif Global Penciptaan dan Pengembangan Usaha Baru Dampak Mutu Pembelajaran di Perguruan Tinggi: Pandangan dan Solusi Rustomo Rustomo
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16188

Abstract

Latarbelakang penelitian ini kajian pendapat para pakar pada hari pendidikan nasional 2026 atas kompetensi lulusan diberbagai jenjang pendidikan, pada artikel ini mengambil khusus jenjang perguruan tinggi. Akar permasalahan lulusan perguruan tinggi masih banyak yang belum bekerja dan mindset untuk usaha masih rendah. Tujuan penelitian bahwa perspktif global dengan berbagai kemudahan era digital semestinya kompetensi lulusan perguruan tinggi diciptakan menjadi wirausaha baru (starup) sebagai pencipta lapangan kerja pada jenjang dibawahnya. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif merupakan prosedur sistematis dan terstruktur untuk pemecahan masalah. Merupkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada dengan apa adanya. Pengambilan data wawancara mendalam informan yang menguasai permasalahan dengan proses purposive sampling, pengambilan sampel non-acak. Responden sebanyak 15 orang dengan status pendidikan Sarjana (S1) sebanyak 12 orang dan setara magister sebanyak 3 orang. Hasil atas kajian pakar bahwa era digital pentingnya transformasi pendidikan sebagai "ruang persiapan hidup" lulusan. Tujuan utama pendidikan tinggi harus berubah dari mengembangkan keterampilan pekerja menjadi menghasilkan inovator penciptaan dan pengembangan usaha baru dengan dukungan mentalitas riset mengembangkan mentalitas penelitian agar menjadi inovator di berbagai bidang ilmu. Karakteristik wirausaha sangat penting sebagai seorang lulusan unggul untuk menciptakan lapangan kerja dengan membuka usaha. Responden bangga atas IPK nya namun setelah terjun masyarakat mereka masih kesulitan dalam daya saing hasil lulusanya. Kesimpulan bahwa dengan fenomena kompetensi lulusan di era digital harus memiliki pola pikir global jangan mengandalkan teori tapi ke praktek yang nyata.
Perbandingan Naive Bayes dan Support Vector Machine untuk Klasifikasi Sentimen Pengelolaan Sampah Banyumas Baehaqi Wahyu Kurniawan; Pungkas Subarkah; Dinar Mustofa
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16189

Abstract

Waste management is an important environmental issue because it is closely related to environmental cleanliness, public health, and quality of life. Public opinion on waste management is increasingly expressed through social media and produces large volumes of unstructured text data. This study aims to analyze public sentiment regarding waste management in Banyumas Regency and compare the performance of the Naive Bayes and Support Vector Machine algorithms in classifying sentiment into positive, negative, and neutral classes. The data were collected from X, YouTube, TikTok, and Threads using relevant keywords related to waste management in Banyumas. The dataset was processed through data selection, manual sentiment labeling, text preprocessing, feature extraction using TF-IDF, dataset splitting with an 80:20 ratio, and class imbalance handling using SMOTE. Model performance was evaluated using confusion matrix, accuracy, precision, recall, and F1-score. The results showed that Support Vector Machine achieved a higher accuracy of 68.63%, while Naive Bayes obtained 61.76%. However, Naive Bayes produced a better macro F1-score of 0.4573 compared to 0.3039 achieved by Support Vector Machine. These findings indicate that although Support Vector Machine performs better in recognizing the majority class, Naive Bayes provides more balanced performance across all sentiment classes. Therefore, Naive Bayes is considered more suitable for classifying imbalanced multi-platform sentiment data on waste management in Banyumas.
Evaluasi Usability Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Berbasis Web pada Coffee Peace Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Riko Riko; Kiswanto Kiswanto
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16191

Abstract

This study aims to evaluate the usability of a web-based sales and ordering information system at Coffee Peace using the System Usability Scale (SUS) method. The system is designed to support the ordering process and manage sales data efficiently. The research method was conducted through usability testing using a questionnaire consisting of 10 standard SUS statements distributed to 30 respondents. The evaluation focuses on measuring user perceptions in terms of effectiveness, efficiency, and satisfaction when using the system. The results show that the system is able to support the ordering process effectively and provide a positive user experience. Based on the SUS evaluation, the system obtained an average score of 94.92, which is categorized as “Excellent”. This indicates that the system has a very high level of usability and is well accepted by users. Therefore, the system can be considered effective in supporting service operations and improving user experience at Coffee Peace.
Optimasi Rute Wisata Alam Minahasa Menggunakan Algoritma Dijkstra pada Sistem Informasi Geografis Web Clara A. Tombi Mongan; Glenn D.P Maramis
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16194

Abstract

Kabupaten Minahasa menyimpan potensi wisata alam yang masif, mencakup pegunungan, danau, dan air terjun. Namun, kunjungan wisatawan masih terkendala oleh kurangnya akses informasi digital mengenai rute perjalanan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web sebagai platform interaktif untuk memetakan tempat wisata alam di Minahasa. Kebaruan (novelty) dari sistem ini terletak pada penggunaan Algoritma Dijkstra sebagai alat perhitungan rute, yang mampu menentukan jalan terpendek secara langsung dengan membandingkan bobot jarak antar titik jalan dengan akurat.Metode pengembangan sistem ini menggunakan model Waterfall, yang mencakup analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Sistem ini dikembangkan menggunakan PHP Native dan basis data MySQL, dengan visualisasi spasial yang mengintegrasikan LeafletJS untuk menampilkan peta interaktif yang informatif. Koordinat dan jaringan jalan yang digunakan diperoleh melalui observasi lapangan untuk memastikan keakuratan informasi spasial.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma Dijkstra berhasil memberikan solusi navigasi yang dapat diandalkan dengan tingkat keakuratan yang tinggi jika dibandingkan dengan data referensi yang ada. Pengujian performa sistem membuktikan efisiensi komputasi yang sangat responsif, dengan waktu respons rata-rata kurang dari 100 milidetik. Platform ini diharapkan tidak hanya menjadi asisten digital perjalanan yang efisien untuk wisatawan, tetapi juga sebagai alat modern untuk pemerintah daerah dalam mempromosikan pariwisata Minahasa secara internasional. Dengan adanya data yang terstruktur dan navigasi yang optimal, sistem ini berperan dalam meningkatkan pengalaman wisatawan sekaligus mendukung transformasi digital dalam industri pariwisata daerah.
Analisis Sentimen Ulasan IKD Berbasis Lexicon dan SMOTE pada Naive Bayes, SVM, dan Random Forest Adisha Dhia Bimantara Adisha; Bambang Adiwinoto Bambang
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16195

Abstract

The rapid adoption of mobile-based public services in Indonesia has driven increased utilization of the Identitas Kependudukan Digital (IKD) application for population administration. As the user base expands, review data from the Google Play Store has grown substantially, reflecting varied user experiences encompassing service satisfaction, usability perceptions, and technical obstacles. Processing this volume of unstructured text manually is impractical, necessitating an automated computational approach to opinion mining. This study investigates opinion polarity in IKD user reviews through a lexicon-based labeling strategy and evaluates the classification capacity of Naive Bayes, Support Vector Machine (SVM), and Random Forest algorithms both prior to and following the application of Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE). A total of 4,896 reviews were gathered from Google Play Store, with 3,708 categorized as negative and 1,188 as positive sentiments. The pipeline encompassed text preprocessing, automatic lexicon-driven labeling, TF-IDF vectorization, an 80:20 train-test partition, and multi-metric model evaluation. Experimental findings confirm that SMOTE effectively addresses class imbalance by bolstering the representation of the minority class. Among all configurations tested, SVM combined with SMOTE yielded superior results, recording 98.98% accuracy, 98.29% precision, 97.46% recall, and 97.87% F1-score. These outcomes demonstrate that integrating lexicon-based annotation, TF-IDF feature weighting, and SMOTE resampling constitutes an effective pipeline for sentiment classification in digital government applications, offering a scalable mechanism for evidence-based public service quality evaluation.
Implementasi Model MobileNetV2 pada ESP-32 CAM untuk Klasifikasi Botol Plastik Edo Ranov Anjasmara; Farniwati Fattah; Andi Widya Mufila Gaffar
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16197

Abstract

Waste management, particularly in sorting plastic bottle and non-bottle waste, remains a challenge in supporting effective recycling systems. This study aims to implement the MobileNetV2 model on the ESP32-CAM device using the Edge Impulse platform and to evaluate the model’s performance in real-time object classification. The dataset consists of 200 images containing bottle and non-bottle objects with variations in lighting conditions, shooting angles, and backgrounds. The model was trained using Edge Impulse and then converted into TensorFlow Lite format for deployment on the ESP32-CAM device.The training results show that the model achieved high performance with an accuracy of 92.50%, supported by an AUC of 0.97, precision of 0.98, recall of 0.97, and F1-score of 0.97. Based on the simplified confusion matrix with visual verification, the model achieved 100% accuracy in detecting bottle objects and 95% accuracy for non-bottle objects, with a 5% misclassification rate. However, during real-world implementation on the ESP32-CAM device, the model’s performance decreased to 65.7% accuracy due to differences between training and real-world conditions as well as hardware limitations.Despite this, the system successfully performed real-time image classification on an embedded device. This study demonstrates that the edge artificial intelligence approach using MobileNetV2 and Edge Impulse can be effectively applied to resource-constrained devices, although improvements are still needed in terms of model generalization and dataset diversity.
Rancang Bangun Sistem Pintu Otomatis Berbasis IOT dan Sidik Jari untuk Manajemen Akses Mohammad Efendi Lasulika; Yulianty Lasena; Kartika Chandra Pelangi; Yusrianto Malago; Moh Aristio Loi; Muis Nanja
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16205

Abstract

Sistem penguncian pintu pada berbagai gedung, seperti perkantoran, sekolah, kampus, dan rumah, pada umumnya masih menggunakan metode manual atau mekanik sehingga pengelolaan akses ruangan menjadi kurang efektif dan efisien. Berdasarkan hasil observasi di Universitas Ichsan Gorontalo, seluruh ruang kelas masih menerapkan sistem kunci konvensional yang mengharuskan petugas membuka dan mengunci pintu secara langsung dengan mendatangi setiap ruangan. Proses tersebut dinilai kurang optimal karena membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih besar serta berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam pengelolaan akses ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pengunci pintu otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dikendalikan melalui smartphone Android dan dilengkapi dengan autentikasi biometrik sidik jari guna meningkatkan keamanan akses pengguna. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan perancangan dan pengujian sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian kinerja sistem pada proses akses pintu. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan koneksi internet sehingga pengguna yang memiliki hak akses dapat melakukan pembukaan dan penguncian pintu secara otomatis tanpa menggunakan kunci konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan akses ruangan, mempermudah proses buka dan tutup pintu, mengurangi ketergantungan terhadap kunci manual, serta memberikan tingkat keamanan yang lebih baik. Sistem ini diharapkan dapat diterapkan secara luas pada lingkungan pendidikan maupun perkantoran yang membutuhkan pengelolaan akses pintu yang praktis, aman, dan terintegrasi.