cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 189 Documents
Sosialisasi Pembuatan Hand Wash dari Ekstrak Daun Mangga di Desa Kadengan Kabupaten Blora Nur Fitriana Dewi; Dewi Safitri; Panca Dewi Purwati
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.41202

Abstract

Pengabdian masyarakat yang berjudul sosialisasi pembuatan hand wash dari ekstrak daun mangga di Desa Kadengan yang melibatkan ibu-ibu PKK dan perwakilan remaja di dukuh kadengan, Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora dilaksanakan pada hari selasa, 13 Desember 2022. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah memanfaatkan ekstrak daun mangga menjadi produk bernilai guna. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan ibu-ibu PKK dan para remaja mampu mengolah daun mangga dan menghemat pengeluaran untuk membeli sabun cuci tangan. Target luaran yang dihasilkan berupa produk sabun cuci tangan, desain kemasan, serta jurnal pengabdian bina desa. Dalam mewujudkan kegiatan tersebut, langkah yang dilakukan adalah dengan sosialisasi.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah melalui Program Bank Sampah “Dengkol” di Desa Semen Kabupaten Magelang Briliyan Yusuf Ananto; Radliah Zahra Hanun; Lesa Paranti
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.44248

Abstract

Bank Sampah memberikan solusi yang mampu menghasilkan keuntungan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan memberdayakan masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Semen dalam pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah Dengkol. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam mengolah sampah rumah tangga seperti bagaimana cara memisahkan sampah organik dan anorganik, bagaimana cara mendayagunakan sampah yang dapat didaur ulang kembali, dan mengurangi produksi sampah melalui penggunaan produk yang tidak menimbulkan sampah reduksi. Selain itu kegiatan juga menghasilkan luaran berupa artikel dan publikasi di media cetak dan online. Pengabdi berharap kegiatan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh Ibu Kepala Desa dan Kader penggerak PKK.
Optimalisasi Cloud Storage Guna Pengelolaan Data Administrasi Desa Pledokan Alfa Faridh Suni; Amanda Mahardika Putri; Ade Murti Muzaiyanah; Krisna Purbawanto; Dika Ayu Safitri
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.47614

Abstract

Abstrak. Program UNNES GIAT merupakan kegiatan yang ditujukan oleh mahasiswa guna mengembangkan bakat dan kemampuan secara terstruktur. Program UNNES GIAT merupakan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat pedesaan dengan cara mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia. Program ini sangat bermanfaat bagi mereka karena dapat memberikan simbiosis mutualisme yang berarti saling menguntungkan satu sama lain. Kegiatan UNNES GIAT juga dilaksanakan bersama kegiatan lain yaitu sosialisasi tentang Optimalisasi Cloud Storage Guna Pengelolaan Data Administrasi Desa yang ditujukan kepada perangkat desa dan dilaksanakan di kantor desa Pledokan pada tanggal 14 Juni 2022. Kegiatan ini memberikan pelatihan yang dapat memudahkan perangkat desa dalam mengelola data yang dapat terbagi secara terstruktur dengan menggunakan teknologi komputer, laptop, dan smartphone. Abstract.    The UNNES GIAT program is an activity intended by students to develop talents and abilities in a structured manner. The UNNES GIAT program is a KKN (Real Work Course) that aims to serve the villagers by optimizing the potential of natural resources and human resources. This program is very beneficial for them because it can provide a symbiotic mutualism which means mutually benefiting each other. The UNNES GIAT activity was also carried out together with other activities, namely the socialization of Optimizing Cloud Storage for Village Administration Data Management aimed at village officers and implementation at the Pledokan village office on June 14, 2022. This activity provides training that can facilitate village officers in managing data that can be shared structurally by using computer, laptop, and smartphone technology.
Edukasi Pemanfaatan Ampas Kopi di Desa Jamusan Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung Febian Rifda Lia
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.41082

Abstract

Jamusan merupakan salah satu desa di Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, dengan komoditas utama kopi. Sebagian besar masyarakatnya mengelola perkebunan kopi dan mengolahnya. Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan, terutama di Indonesia karena kopi termasuk dalam kategori komoditi penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Meningkatnya konsumsi kopi mengakibatkan jumlah limbah kopi yang dihasilkan juga cukup banyak. Dampak sederhana yang ditimbulkan dengan banyaknya limbah kopi adalah bau yang kurang sedap yang cepat muncul terutama saat turun hujan apabila tidak ditangani dengan baik, sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Padahal ampas atau limbah kopi memiliki beberapa manfaat yang berguna bagi kehidupan sehari-hari, limbah ampas kopi dapat dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan alternatif, pengusir serangga, penyubur tanah dan tanaman, serta untuk perawatan kulit dan wajah. Tim KKN UNNES GIAT 3 Jamusan melaksanakan program kerja Edukasi Pengolahan Limbah Ampas Kopi dan Pelatihan Pembuatan Masker Kopi pada ibu-ibu kader PKK dan Posyandu desa Jamusan, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai pengolahan limbah ampas kopi sehingga permasalahan dapat teratasi.Kata Kunci: Ampas, Kopi, Manfaat
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Produk Bernilai Ekonomis di Desa Sidorekso Anisa Illiyina Hidayah; Ratih Ayu Pratiwinindya; David Badi'ul Chikam
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.47772

Abstract

Desa Sidorekso merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Desa ini memiliki potensi yang bagus dalam bidang pertanian, karena banyaknya lahan pertanian baik sawah maupun bukan sawah yang ada di sekeliling desa. Salah satu permasalahan yang ada di desa ini akibat banyaknya sawah yang ada adalah melimpahnya limbah hasil penggilingan padi. Oleh karena itu, tim KKN UNNES Giat 3 Desa Sidorekso berinisiatif mengadakan kegiatan yang memanfaatkan limbah tersebut dengan tujuan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi perekonomian, lingkungan, dan kesehatan. Kegiatan yang dilakukan adalah tim KKN melakukan uji coba pembuatan briket arang sekam padi yang mengacu pada studi literatur, membuat brosur materi seputar briket sekam padi, melakukan sosialisasi kepada anggota Karang Taruna “Bahurekso”, serta melakukan praktik bersama. Masyarakat sangat antusias dibuktikan dengan adanya beberapa pertanyaan yang disampaikan, dan berlangsungnya diskusi dua arah. Di akhir kegiatan, peserta berhasil membuat briket yang siap dijemur di bawah sinar matahari
Sosialisasi Pembuatan Disinfektan dari Cairan Pemutih untuk Sterilisasi Kandang Ternak di Desa Kwarakan Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Frisca Dynasti Putri; Deky Aji Suseno
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.41447

Abstract

Sosialisasi pembuatan disinfektan dari cairan pemutih merupakan salah satu program UNNES GIAT 3 di Desa Kwarakan. Banyak masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan dan kesterilan kandang sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi hewan ternak. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sterilisasi kandang ternak dan cara pembuatan disinfektan. Disinfektan dapat dibuat dari cairan pemutih dengan takaran 30 mL/L. Penggunaan disinfektan pada kandang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit pada hewan. 
Sosialisasi Sampah Organik dan Sampah Anorganik dalam Optimalisasi Proklim di Desa Rowoboni Khoiril Anam; Agus Salim; Tri Handayani; Alus Ambarwati
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.43886

Abstract

Sampah merupakan masalah lingkungan yang sangat umum oleh masyarakat Indonesia. Desa Rowoboni yang berada di Banyubiru, Kabupaten Semarang, saat ini sedang menggalakkan Program Kampung Iklim (ProKlim). Upaya dalam mengoptimalkan program tersebut, maka seluruh pihak perlu berpartisipasi dalam aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.  Tujuan dari kegiatan Sosialisasi Sampah Organik dan Sampah Anorganik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi anak-anak mengenai bahaya sampah, jenis-jenis sampah, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Metode sosialisasi dengan penyampaian materi secara ceramah, pemutaran video animasi, kuis jenis sampah, dan penyampaian ringkasan. Kegiatan sosialisasi ini disambut dan diikuti oleh Siswa-siswi dengan baik. Siswa-siswi dapat memahami jenis-jenis sampah, dapat membedakan sampah organik dan sampah anorganik, serta memahami bahaya membuang sampah sembarangan.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pelatihan Ecoprint di Desa Kumendung Kabupaten Rembang Kurnia Ermi Dyah; Afa Indiani; Dian Safira
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.41024

Abstract

Desa Kumendung merupakan salah satu desa yang berada di Kab. Rembang.  Desa ini memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Mayoritas masyarakatnya bermata pencarian sebagai petani mulai dari petani padi, sayuran, dan tebu. Mayarakat hanya menjual hasil perkebunan saja, sedangkan sisa perkebunan seperti daun dan bunga dibuang/dibakar. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola hasil alam menjadikan suatu permasalahan di desa ini. Hasil diskusi mahasiswa UNNES Giat 3 untuk mencarikan solusi dari masalah tersebut yakni mengadakan pelatihan ecoprint kepada anggota KWT di Desa Kumendung dengan memanfaatkan berbagai macam jenis daun dan bunga. Ecoprint merupakan sebuah teknik memberi corak warna  atau motif yang menggunakan bahan-bahan alam seperti daun dan bunga. Metode yang digunakan untuk pengabdian ini meliputi, obervasi, wawancara, perencanaan, sosialisasi, dan pelatihan.  Hasil yang diperoleh adalah memberikan informasi dan pelatihan mengenai ecoprint yang memanfaatkan bahan-bahan alam yang nantinya diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat dan bisa menjadikan peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian.
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Dusun Truko Desa Branjang Kecamatan Ungaran Barat sebagai Bekal Cegah Stunting Muhammad Khoirun Najib; Aulia Devani Putri Sekarsari; Zainal Abidin; Barokah Isdaryanti; Suhardi Suhardi
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.46475

Abstract

SEHATI (Sehat dan Saling Peduli) merupakan program kerja yang dibuat oleh Tim UNNES GIAT 5 Desa Branjang. Program kerja sosialisasi kesehatan reproduksi remaja ini didasari dengan tema utama untuk Desa Branjang yaitu stunting. Maka dari itu diadakan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya dini bekal cegah stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menyadarkan remaja untuk selalu menjaga kesehatan reproduksi dan memberikan pengetahuan mengenai cara menjaga alat reproduksi dengan benar di dusun truko desa branjang kecamatan ungaran barat kabupaten semarang. Hasil pengabdian dihadiri oleh remaja yaitu 14 perempuan dan 13 laki-laki yang sangat antusias dalam mengikut kegiatan. Kegiatan ini sangat berpengaruh positif bagi para remaja dan memberikan pengetahuan mengenai masa pubertas pada remaja, gangguan reproduksi, dampak tidak menjaga kesehatan reproduksi dan cara menjaga kesehatan reproduksi.
Penggunaan Limbah Air Cucian Beras sebagai Bahan Dasar Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) Di Desa Ngabeyan Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung Adinda Hapsari; M Rafi Antoni; Try Astuti; Putriana Dewi; Sri Kadarwati
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.41460

Abstract

Terdapat berbagai limbah rumah tangga yang ada di sekitar kita dan dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik salah satunya adalah limbah air cucian beras. Setiap proses menanak nasi setiap harinya menghasilkan banyak limbah air cucian beras. Dalam hal tersebut mahasiswa memiliki tujuan untuk melakukan terobosan baru dengan menggunakan limbah air beras sebagai pupuk organik cair karena tingginya intensitas penggunaan pestisida serta pupuk anorganik di Desa Ngabeyan dikhawatirkan mencemari lingkungan dan memiliki efek samping. Maka dari itu, mahasiswa KKN UNNES GIAT 3 Desa Ngabeyan memberikan informasi dan sosialisasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Ngabeyan. Hasil dari sosialisasi pemanfaatan pupuk organik cair, anggota KWT dapat memproduksi sendiri maupun dijual sebagai produk UMKM. Saran untuk pemanfaatan pupuk organik cair dapat dilakukan pada skala besar sehingga pupuk organik cair tersebut dapat bernilai ekonomis. Serta adanya penelitian tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik yang dapat membahayakan lingkungan.