cover
Contact Name
Bambang Eko Susilo
Contact Email
bambang.mat@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bambang.mat@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
D7 Building 1st Floor, Sekaran Campus, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Mathematics Education
ISSN : 22526927     EISSN : 24605840     DOI : https://doi.org/10.15294/ujme
Core Subject : Education,
Unnes Journal of Mathematics Education (UJME) publishes research issues on mathematics education. The UJME processes manuscripts resulted from a research in mathematics education scope, which includes, but is not limited to the topics of didactic development research (DDR), research and development (RnD) in mathematics education, ethnomathematics, realistic mathematics education, psychology of mathematics education and technology in mathematical instruction. The manuscript must be original research, written in English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 393 Documents
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANTARA PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING Saputra, Moh. Firman Amardani; Mashuri, Mashuri
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7443

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kelas yang dikenai pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dan Problem Posing (PP) dapat mencapai ketuntasan klasikal dan untuk mengetahui manakah kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik antara siswa yang diberi pembelajaran CPS, PP, dan pembelajaran langsung/Direct Instruction (DI). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Magelang tahun pelajaran 2013/2014. Dengan teknik purposive sampling diperoleh dua kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen 1 diberi pembelajaran CPS, kelas eksperimen 2 diberi pembelajaran PP, sedangkan kelas kontrol diberi DI. Pengumpulan data untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah siswa dilakukan dengan metode tes. Data tersebut dianalisis dengan uji Anava, uji lanjut, uji t dan uji proporsi. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) kelas eksperimen 1 belum mencapai ketuntasan klasikal, (2) kelas eksperimen 2 mencapai ketuntasan klasikal, (3) terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah antara kelas eksperimen 1, eksperimen 2, dan kontrol. Simpulan yang diperoleh yakni dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, pembelajaran PP lebih baik daripada CPS dan DI, sedangkan pembelajaran CPS lebih baik daripada DI.
STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN TAI DAN CIRC TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Hartati, Tri Lusi; Suyitno, Hardi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7444

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model TAI mencapai ketuntasan belajar; (2) untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model CIRC mencapai ketuntasan belajar; (3) dan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model TAI lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model CIRC. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang tahun ajaran 2013/2014. Dengan teknik purposive sampling terpilih dua kelas sampel yaitu siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen I dan siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen II. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t  dan uji kesamaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II mencapai ketuntasan belajar. Disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis dengan model TAI dan CIRC mencapai ketuntasan belajar dan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model TAI lebih baik daripada dengan model CIRC.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK Hartriani, Novita; Veronica, Rahayu Budhiati
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7445

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara menggunakan model pembelajaran TSTS berbasis RME dengan model pembelajaran ekspositori; (2) untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar  yang menggunakan model pembelajaran TSTS berbasis RME lebih dari yang menggunakan model ekspositori; dan (3) untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran TSTS berbasis RME terhadap kemampuan penalaran matematik. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Kesatrian 2 Semarang, pada semester 2 tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan tes. Hasil penelitian setelah dianalisis diperoleh: (1) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar; (2) rata-rata hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran TSTS berbasis RME lebih dari yang menggunakan model pembelajaran ekspositori; dan (3) model pembelajaran TSTS berbasis RME efektif. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran TSTS berbasis RME efektif terhadap kemampuan penalaran matematik
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN MMP DAN PAIRS CHECK Syah, Muhammad Ardian; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7446

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X materi trigonometri dengan model pembelajaran Mathematics Missouri Project (MMP) dan Pairs Check mencapai ketuntasan belajar dan (2) mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan kemampuan  pemecahan masalah siswa kelas X materi trigonometri antara model pembelajaran MMP, Pairs Check, dan Direct Instruction. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 4 Magelang Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian diambil secara cluster random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan pemecahan masalah siswa yang mendapat model MMP dan Pairs Check mencapai ketuntasan belajar dan (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang mendapat model MMP, Pairs Check, dan Direct Instruction. Kemampuan pemecahan masalah siswa model MMP dan Pairs Check tidak berbeda tetapi lebih baik dari Direct Instruction. Simpulan yang diperoleh (1) kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X materi trigonometri dengan model pembelajaran MMP dan Pairs Check mencapai ketuntasan belajar dan (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah antara siswa kelas X materi trigonometri antara model pembelajaran MMP, Pairs Check, dan Direct Instruction. Kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran MMP dan Pairs Check tidak berbeda tetapi lebih baik dari Direct Instruction.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI TTW BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS VII MATERI SEGITIGA Atikasari, Gias; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7447

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Think-Talk-Write berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII materi segitiga. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri Kendal tahun pelajaran 2013/ 2014. Pemilihan sampel menggunakan metode cluster random sampling, diperoleh siswa kelas VII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sebagai kelas kontrol. Pada kelas eskperimen diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Think-Talk-Write (TTW) berbantuan GeoGebra, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan pembelajaran ekspositori. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi untuk mendapatkan data nilai ulangan tengah semester genap tahun pelajaran 2013/ 2014 mata pelajaran matematika dan metode tes untuk mendapatkan data nilai berpikir kreatif siswa yang kemudian dianalisis dengan uji ketuntasan dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian adalah (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra dapat mencapai ketuntasan belajar; dan (2) rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra lebih baik daripada rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada kelas kontrol. Dengan melihat hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII pada materi segitiga efektif. Disarankan agar model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN NOVICK DAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN SPASIAL SISWA KELAS VIII MATERI GEOMETRI Suroyya, Dian Nailis; Rochmad, Rochmad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah apakah rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Novick lebih baik dari rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction, mengetahui apakah rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation lebih baik dari rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction, mengetahui apakah rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Novick lebih baik dari rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation, dan mengetahui apakah peningkatan kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Novick lebih baik dari peningkatan kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs N 1 Kudus tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data diperoleh melalui metode tes dan data dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Novick dan rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation lebih baik dari rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction, rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Novick kurang dari atau sama dengan kemampuan rata-rata kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation, dan peningkatan kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Novick kurang dari atau sama dengan peningkatan kemampuan spasial siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation.
KEEFEKTIFAN GUIDED DISCOVERY BERBANTUAN SMART STICKER TERHADAP RASA INGIN TAHU DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII Afrida, Anisa Nur; Sugiarto, Sugiarto; Soedjoko, Edy
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i2.7449

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model guided discovery berbantuan smart sticker terhadap rasa ingin tahu siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Slawi tahun pelajaran 2014/2015. Dengan menggunakan teknik random sampling terpilih dua kelas sampel yaitu kelas VII 5 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model discovery learning berbantuan resitasi dan kelas VII 4 sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi, tes , angket dan observasi. Analisis data akhir dilakukan dengan: (1) Uji z, untuk menguji ketuntasan klasikal; 2) Uji t perbedaan rata-rata, untuk menguji perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dan (3) Uji t perbedaan rata-rata, untuk menguji perbedaan rasa ingin tahu antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guided discovery berbantuan smart sticker efektif terhadap rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir, karena siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal; dan kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa siswa pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol
TINGKAT BERPIKIR KREATIF PADA GEOMETRI SISWA KELAS VII DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF DALAM SETTING PROBLEM BASED LEARNING Purnomo, Dhidik Joko; Asikin, Mohammad; Junaedi, Iwan
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i2.7450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tingkat berpikir kreatif pada geometri siswa SMP Kelas VII ditinjau dari gaya kognitif dalam setting Problem Based Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berpikir kreatif matematika dan wawancara. Analisis tes berpikir kreatif matematika mengacu pada tiga komponen berpikir kreatif yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya kognitif reflektif diperoleh hasil tingkat berpikir kreatif (TBK) 3 yang berarti kreatif, (2) tingkat berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya kognitif impulsif diperoleh tingkat berpikir kreatif (TBK) 1 yang berarti kurang kreatif dan tingkat berpikir kreatif (TBK) 4 yang berarti sangat kreatif.
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN TRADITIONAL FLIPPED DENGAN PEER INSTRUCTION FLIPPED TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Adhitiya, Ervan Nur; Prabowo, Ardhi; Arifudin, Riza
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i2.7451

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII dengan pembelajaran Traditional Flipped dan Peer Instruction Flipped dapat mencapai KKM secara klasikal dan mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII dengan pembelajaran Peer Instruction Flipped lebih baik daripada pembelajaran Traditional Flipped pada materi keliling dan luas lingkaran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ungaran tahun ajaran 2014/ 2015. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang terpilih yaitu kelas VIII G sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII F sebagai kelas eksperimen 2. Metode pengumpulan data meliputi metode dokumentasi, metode tes, dan metode observasi. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji proporsi, dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa pada kedua kelas eksperimen mencapai ketuntasan klasikal dan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran Peer Instruction Flipped lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran Traditional Flipped. Disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model Traditional Flipped dan Peer Instruction Flipped mencapai ketuntasan klasikal dan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan model Peer Instruction Flipped lebih baik daripada Traditional Flipped.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP PADA MODEL PEMBELAJARAN TSTS DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC Permata, Cintya Putri; Kartono, Kartono; Sunarmi, Sunarmi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i2.7452

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa pada model TSTS dengan pendekatan scientific dan menjelaskan fakor penghambat kemampuan komunikasi matematis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu 6 siswa kelas VIII G SMP N 16 Semarang tahun 2014/2015. Metode yang digunakan adalah tes, wawancara, dokumentasi, dan lembar pengamatan. Hasil penelitian yang diperoleh untuk subjek kelompok tinggi cenderung mampu mencapai indikator mengekspresikan, mendemonstrasikan, menggambarkan, dan menginterpretasikan ide matematis serta kemampuan menggunakan istilah-istilah, notasi-notasi matematika, struktur-strukturnya untuk menyajikan ide matematis. Hambatan yang dimiliki subjek kelompok tinggi dari faktor kemampuan membaca dan menulis. Kelompok sedang cenderung mampu mencapai indikator kemampuan mendemonstrasikan, menggambarkan, mengevaluasi ide matematis, dan kemampuan menggunakan istilah-istilah, notasi-notasi matematika, struktur-strukturnya untuk menyajikan ide matematis. Hambatan yang dimiliki subjek kelompok sedang dari faktor kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman matematik. Sedangkan kelompok rendah cenderung mampu mencapai indikator mendemostrasikan, menggambarkan, dan menginterpretasikan ide matematis serta memiliki hambatan dari faktor kemampuan membaca, menulis, pengetahuan prasyarat, dan pemahaman matematik.

Page 11 of 40 | Total Record : 393


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 12 No 2 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 12 No 1 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 11 No 3 (2022): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 11 No 2 (2022): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 11 No 1 (2022): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 3 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 1 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 9 No 3 (2020): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 9 No 2 (2020): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 9 No 1 (2020): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 8 No 3 (2019): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 3 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education More Issue