cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Center of Knowledge
ISSN : -     EISSN : 28071999     DOI : -
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA). Jurnal ini mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ini merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System Versi 3, diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Agustus dan Januari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 211 Documents
Pengembangan UMKM Tenun Berbasis Kreativitas dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Putri, Eka Juliana; Syahirah, Amallya; Alfitri, Anisa; Pratama, Yoga Okta; Efrianto, Eeng Juli
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3366

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tenun Bumpak Leni Kampai merupakan aset ekonomi lokal yang kaya akan nilai budaya tradisional, namun sering kali terkendala oleh keterbatasan dalam proses produksi dan akses pemasaran yang luas. Penelitian ini difokuskan pada strategi pemberdayaan dan pengembangan UMKM tersebut melalui penguatan produksi serta optimalisasi pemasaran, dengan tujuan utama meningkatkan nilai ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan yang diterapkan mencakup peningkatan kualitas bahan baku lokal, inovasi desain motif tenun yang menggabungkan elemen tradisional dan modern, pelatihan keterampilan bagi pengrajin, serta diversifikasi saluran pemasaran melalui platform digital, pameran lokal, dan jaringan ekspor. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, observasi langsung proses produksi, serta analisis dokumen sekunder dari lembaga pemberdayaan ekonomi desa. Metode penelitian menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, analitis, kolaboratif, dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran langsung di lapangan maupun bagi mitra usaha dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pengelolaan bisnis. pendampingan pengelolaan usaha, serta penyusunan rekomendasi pengembangan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang partisipatif dan aplikatif. Hasil menunjukkan penguatan produksi meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, memperkuat daya saing pasar. Strategi pemasaran membuka peluang baru, memperluas jangkauan konsumen, dan meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memberdayakan perempuan pengrajin serta melestarikan warisan budaya.
Migrasi Pencatatan Manual Kedigital : Pendampingan Penggunaan Aplikasi SI APIK Pada UMKM Ingaziza Dewi, Kiky Kornia; Sasti, Kika Korla; Saputra, Dimas; Pramadeka, Katra
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Ingaziza dalam melakukan transisi dari pencatatan keuangan manual ke sistem digital menggunakan aplikasi SI APIK. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital serta penggunaan pencatatan manual yang tidak terstruktur, sehingga menyulitkan dalam evaluasi kinerja usaha dan penyusunan laporan keuangan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang sistematis serta kemampuan dalam menggunakan aplikasi SI APIK untuk mencatat transaksi dan menghasilkan laporan keuangan secara otomatis. Selain itu, terjadi perubahan dalam pengelolaan keuangan, di mana pelaku usaha mulai memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Dengan demikian, digitalisasi pencatatan keuangan melalui SI APIK mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan UMKM serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Pendampingan Sertifikasi Halal Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing UMKM pada Produk Bay Tat Ingaziza Kota Bengkulu Putri, Meliza Ananda; Maftuh, Muhammad Akhmal; Putri, Rheina Desti; Pramadeka, Katra
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3368

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, khususnya terkait jaminan kehalalan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan sertifikasi halal dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM pada produk Bay Tat Ingaziza di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan sosialisasi, identifikasi persyaratan, pendampingan teknis, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi dan prosedur sertifikasi halal, serta mendorong kemandirian dalam penggunaan sistem SiHalal, penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan proses pengajuan sertifikasi. Selain itu, terjadi perubahan strategis pada usaha, seperti pembaruan kemasan, pencantuman label halal, dan penguatan identitas merek yang berdampak pada peningkatan kepercayaan dan kepuasan konsumen. Dengan demikian, pendampingan sertifikasi halal terbukti menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM. Oleh karena itu, program pendampingan serupa perlu terus dikembangkan sebagai upaya pemberdayaan UMKM di era persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Optimalisasi Media Sosial Sebagai Strategi Promosi Penjualan pada UMKM INGAZIZA di Kelurahan Betungan RW 002, RT 28 Selpiya, Selpiya; Fitriani, Destika; Azima, Dea Fitara; Husen, Felbi Yenzu M; Pramadeka, Katra
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai strategi promosi penjualan pada UMKM Ingaziza di Kelurahan Betungan RW 002, RT 28. Metode penelitian yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk menggambarkan kondisi awal UMKM, tantangan dalam penggunaan media sosial, serta hasil dari program penyuluhan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum program, UMKM menggunakan media sosial secara terbatas sebagai sarana komunikasi informal. Setelah dilakukan penyuluhan, kemampuan UMKM dalam membuat konten promosi menarik, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, serta memperluas jangkauan pasar meningkat signifikan. Program ini juga membantu UMKM memahami dasar-dasar pemasaran digital, meningkatkan kesadaran pentingnya branding, dan memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan penjualan.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Berbasis Contextual Learning (CTL) untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa MA pada Mata Pelajaran Fiqi Pane, Ananda; Vebrianto, Riyan; Hamzah, Afif
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3416

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran menggunakan video animasi berbasis contextual learning pada mata pelajaran fiqih dalam meningkatan pemahaman siswa MA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahap pengembangan yang meliputi tahap analysis, design, develoment, implementation. Dalam hal ini peneliti mengambil sebagai subyek guru dan siswa MA dalam tahap implementasi. Teknik pengumpulan data dilakukan validasi, respon siswa dan tes pemahaman belajar siswa dan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif untuk melihat kelayakan dan evektivitas media belajar yang dikembangkan. Hasil dari pada penelitian ini menunjukkan bahwa video animasi berbasis contextual learning memang layak digunakan sebagai penguat pemahaman materi pelajaran yang disampaikan guru, terkhusus dalam mata pelajaran fiqih. Siswa tidak hanya mengetahui tentang teori saja tetapi siswa juga dapat dengan mudah mengaplikasikannya dengan bantuan penguatan pemahaman video animasi siswa lebih mudah dalam memahami yang disampaikan oleh guru. Artinya bahwa penggunaan video animasi berbasis CTL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa pada mata pelajaran Fiqih. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, video animasi berbasis CTL layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah.
Pengolahan Ampas Tahu menjadi Tepung Melalui Kegiatan KKN di Kandang Mas RT 14 RW 05 Kota Bengkulu Widiasary, Monica Try; Ernanda, Ella; Sopiawati, Selvi; Putra, Septa Ade; Hariyadi, Rizky
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3469

Abstract

Pengolahan limbah ampas tahu menjadi tepung merupakan salah satu upaya pemanfaatan limbah pangan yang bernilai tambah dan ramah lingkungan. Ampas tahu yang selama ini kurang dimanfaatkan masih mengandung nutrisi seperti protein dan serat sehingga berpotensi untuk diolah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan ampas tahu menjadi tepung serta menilai hasil yang diperoleh dari segi kualitas dan manfaatnya. Ruang lingkup kajian meliputi tahapan pengolahan mulai dari penirisan, pengukusan, pengeringan, penggilingan, hingga pengayakan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan praktik langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan ampas tahu menjadi tepung dapat dilakukan dengan relatif mudah dan menghasilkan tepung dengan tekstur halus serta memiliki daya simpan yang lebih lama. Tepung yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam berbagai produk makanan seperti kue dan biskuit. Dengan demikian, pengolahan ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi serta mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Pemanfaatan Ampas Tahu Melalui Proses Fermentasi Menjadi Tempe Gembus dalam Kegiatan KKN di Kandang Mas RT 14 RW 05 Kota Bengkulu Amelia, Nesha Tiara; Salita, Rahma; Syaputri, Yensi Ermita; Ghani, M. Naufal Al; Hariyadi, Rizky
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3470

Abstract

Industri pengolahan tahu di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, peningkatan produksi tahu juga diikuti oleh meningkatnya limbah ampas tahu yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Padahal, ampas tahu masih mengandung zat gizi yang dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satu upaya pemanfaatannya adalah melalui proses fermentasi menjadi tempe gembus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses fermentasi ampas tahu menjadi tempe gembus serta mengkaji manfaatnya dari aspek ekonomi dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah praktik langsung melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kandang Mas RT 14 RW 05, Kota Bengkulu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fermentasi ampas tahu dengan bantuan kapang Rhizopus mampu menghasilkan tempe gembus yang memiliki nilai gizi, layak konsumsi, serta berpotensi sebagai produk pangan alternatif. Selain itu, pengolahan ini juga dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Dengan demikian, pemanfaatan ampas tahu menjadi tempe gembus dapat menjadi solusi yang efektif dalam pengelolaan limbah sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Peran Mahasiswa KKN Dalam Edukasi Sertifikasi Halal untuk Meningkatkan Nilai Jual UMKM Kopi Bubuk Tasti Dwi Wulandari Auliatul Badri; Jelita Hendika Gultom; Achmad Kaka Ariel Fachrozi; Pesi Elmansa; Miko Polindi
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa yang mengikuti Program Pengabdian kepada Masyarakat (Kuliah Kerja Nyata/KKN) dalam memberikan edukasi sertifikasi halal guna meningkatkan nilai jual produk pada UMKM Kopi Bubuk Tasti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pelaku UMKM serta mahasiswa KKN yang terlibat dalam program pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya edukasi halal, UMKM Kopi Bubuk Tasti menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan kepatuhan legal, rendahnya pemahaman mengenai sertifikasi halal, serta terbatasnya akses pasar. Kondisi ini berdampak pada rendahnya daya saing produk di pasar yang lebih luas. Pelaksanaan edukasi halal oleh mahasiswa KKN secara signifikan meningkatkan pemahaman pemilik usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal, prosedur pendaftaran, serta kesiapan dalam menyiapkan dokumen yang diperlukan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, proses pendampingan juga membantu pelaku usaha dalam memperbaiki manajemen produksi agar sesuai dengan standar halal yang berlaku. Lebih lanjut, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka peluang akses ke pasar yang lebih luas, baik lokal maupun nasional. Dengan demikian, mahasiswa KKN memiliki peran penting tidak hanya sebagai fasilitator edukasi, tetapi juga sebagai pendamping dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing UMKM secara berkelanjutan.
Peran Mahasiswa KKN dalam Pengembangan Pemasaran UMKM Kopi Bubuk Tasti Lilis Hidayanti; Trisa Nurhasana; Sandi Febrian; Miko Polindi
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam pengembangan pemasaran UMKM Kopi Bubuk Tasti yang berlokasi di Padat Karya RT 01 RW 04 Kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu. UMKM ini menggunakan bahan baku kopi dari daerah Tanjung Sakti dan diproduksi secara lokal, sehingga memiliki potensi sebagai produk unggulan daerah. Namun, UMKM ini masih menghadapi kendala dalam pemasaran, seperti rendahnya brand awareness, terbatasnya strategi promosi, belum optimalnya pemanfaatan digital marketing, serta belum adanya sertifikasi halal yang memengaruhi kepercayaan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan KKN Tematik MBKM. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berperan aktif dalam mendukung pengembangan pemasaran UMKM melalui program kerja seperti pendampingan digital marketing, pembuatan konten promosi di media sosial, optimalisasi marketplace, serta pendampingan pengurusan sertifikasi halal. Program tersebut meningkatkan kualitas tampilan produk, memperluas jangkauan promosi, dan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pemasaran digital. Selain itu, aktivitas promosi menjadi lebih konsisten dan terarah sehingga produk semakin dikenal masyarakat. Dengan demikian, peran mahasiswa KKN Tematik MBKM memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas pemasaran, memperkuat legalitas produk, dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
Penguatan Pemahaman Ideologi Pancasila Bagi Masyarakat Pesisir Di Kota Tanjung Balai Guna Mewujudkan Able Citizenship M. Taufiq Hidayah Tanjung; Intan Ramadani; Irma Yanti
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan upaya masyarakat pesisir di Kota Tanjung Balai terhadap ideologi Pancasila serta upaya penguatannya guna mewujudkan able citizenship. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat pesisir terhadap ideologi Pancasila masih tergolong rendah dan belum merata. Masyarakat pada umumnya hanya memahami Pancasila sebatas hafalan tanpa mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Dari segi keterampilan sosial, partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah, diskusi, dan kerja sama masih rendah, yang ditandai dengan sikap pasif dan kurangnya keberanian dalam menyampaikan pendapat. Sementara itu, dari aspek karakter, terlihat adanya penurunan nilai-nilai seperti tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial, yang menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila belum terinternalisasi secara optimal dalam kehidupan masyarakat. Adapun upaya penguatan pemahaman ideologi Pancasila dilakukan melalui pendekatan yang sederhana, kontekstual, dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti kegiatan gotong royong, pengajian, diskusi santai, serta pemberdayaan pemuda melalui kegiatan edukatif dan partisipatif. Peran tokoh masyarakat, keluarga, dan pemerintah desa menjadi kunci dalam memberikan teladan dan membangun kesadaran kolektif. Dengan upaya yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat pesisir mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sehingga terbentuk warga negara yang aktif, peduli, dan bertanggung jawab sebagai wujud dari able citizenship.