cover
Contact Name
Yulia Febriyati
Contact Email
yuliafebriyati27@gmail.com
Phone
+6285363850807
Journal Mail Official
yuliafebriyati27@gmail.com
Editorial Address
JL. Elak Batugajah Airmolek Kec. Pasirpenyu kab. Indragiri Hulu Riau 29352
Location
Kab. indragiri hulu,
Riau
INDONESIA
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
ISSN : 19078285     EISSN : 26862387     DOI : 10.55558
Core Subject : Education,
Education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
PERAN WANITA DALAM PEMBENTUKAN PERADABAN ISLAM: PERSPEKTIF SEJARAH Anita Pronika; Rahma Ardhania
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 2 (2023): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i2.140

Abstract

Kesenjangan gender dan tantangan yang dihadapi wanita Muslim merupakan isu kompleks yang melibatkan faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Berbagai kajian telah menyelidiki aspek-aspek ini, membuka jendela pemahaman terhadap ketidaksetaraan dan rintangan yang mungkin dihadapi wanita Muslim di berbagai bagian dunia. Kontribusi wanita dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan serta tantangan yang dihadapi di era kontemporer dapat membantu merancang program-program yang mendukung perkembangan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Studi mencakup penelitian tentang kesenjangan gender di berbagai sektor di dunia Islam dapat memberikan wawasan penting untuk merumuskan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender di berbagai aspek kehidupan. Juga untuk memahami bagaimana media memengaruhi persepsi wanita Muslim. Analisis tentang representasi wanita Muslim dalam media dapat membantu merancang strategi untuk mempromosikan citra yang lebih akurat dan positif. Penelitian tentang pendidikan dan kesetaraan gender dapat membawa pemahaman lebih mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi wanita dalam mengejar pendidikan lebih lanjut.Serta pengaruh agama dan interpretasi keagamaan terhadap peran wanita dapat membantu merancang pendekatan yang inklusif dan mendukung pemberdayaan wanita di masyarakat Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis untuk memajukan kesetaraan dan pemberdayaan wanita di masa depan.
PENTINGNYA INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN UMUM DALAM MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PERSPEKTIF DOSEN DAN MAHASISWA Yusrizal
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 17 No. 2 (2022): Oktober : Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v17i2.141

Abstract

Integrasi ilmu pengetahuan umum dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam di era modern menjadi fokus penelitian ini. Artikel ini mengeksplorasi konsep tersebut dari perspektif dosen dan mahasiswa untuk memahami dampak, tantangan, dan manfaatnya. Tinjauan pustaka memberikan wawasan tentang pentingnya penggabungan ilmu pengetahuan umum dalam konteks agama Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman konsep agama, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Dosen memiliki peran sentral dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, sementara mahasiswa mendapatkan manfaat dari pengayaan kontekstual dan relevansi ajaran agama dengan realitas kehidupan modern. Meskipun temuan positif, tantangan implementasi seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan resistensi terhadap perubahan perlu diperhatikan. Saran untuk pelatihan dosen, penelitian lebih lanjut, peningkatan sumber daya, inisiatif kolaboratif, dan evaluasi berkelanjutan disampaikan untuk memajukan efektivitas integrasi ilmu pengetahuan umum dalam pendidikan agama Islam. Kesimpulannya, integrasi ini menjadi landasan penting untuk mencetak generasi yang lebih berkualitas dan adaptif di era modern.
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS: STUDI KASUS DI BEBERAPA SEKOLAH Yusrizal; Annisa Fajriani; Aditya Prayoga
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 2 (2023): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i2.142

Abstract

Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan aspek kritis dalam membentuk karakter dan moralitas siswa. Pembentukan nilai-nilai keagamaan pada tingkat ini memainkan peran sentral dalam membantu siswa menginternalisasi ajaran Islam. Seiring dengan perkembangan zaman dan dinamika masyarakat, perubahan dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia juga menjadi semakin nyata. Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program pendidikan Agama Islam di SMA guna memastikan pencapaian tujuan pendidikan agama secara optimal. Dengan melakukan studi kasus di beberapa SMA, diharapkan evaluasi ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang keberhasilan dan tantangan program pendidikan Agama Islam. Informasi yang ditemukan diharapkan dapat menjadi dasar untuk peningkatan kualitas pendidikan agama Islam di SMA, sehingga dapat lebih efektif dan relevan dalam membentuk karakter serta moral siswa di tengah perubahan zaman. Penelitian memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan Islam di SMA Kabupaten Indragiri Hulu, membantu pihak sekolah dan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif. Dengan memahami faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta melibatkan partisipasi siswa dan orang tua dalam evaluasi, hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi konkrit untuk perbaikan dan pengembangan program pendidikan agama Islam di tingkat SMA Kabupaten Indragiri Hulu.
PERSPEKTIF PEDAGOGI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS KOMUNITAS PADA MADRASAH YANG ADA DI INDRAGIRI HULU Mariatul Hikmah; Nindy Sugesti
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 17 No. 1 (2022): Mei : Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v17i1.143

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang lebih menekankan pada kualitas Pendidikan materi yang dilaksanakan secara esensial. Pembeajaran yang ada pada kurikulum Merdeka harus dapat terlaksana secara maksimal. Pembelajaran yang efektif tidak hanya membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran, namun bagaimana bisa menerapkan apa-apa yang sudah dipelajari di lingkungan nyata. Implementasi pada kurikulum Merdeka yang lebih menggunakan pendekatan diferensiasi, yang mana ciri khususnya adalah adanya pengelompokan capaian pembelajaran siswa pada fase pertumbuhan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dianggap paling cocok digunakan, dikarenakan penelitian ini menggali pengalaman guru-guru madrasah yang ada dalam memahami dan mengamalkan kurikulum Merdeka. Adapun sabjek dalam kajian ini ialah guru-guru madrasah dan juga siswa yang sedang melaksanakan aktivitas pembelajaran. Dengan menerapkan perspektif pedagogi Kurikulum Merdeka berbasis komunitas, madrasah di Indragiri Hulu diharapkan dapat menjadi lembaga pendidikan yang relevan, responsif terhadap kebutuhan lokal, serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kepekaan sosial, keterampilan praktis, dan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan komunitas dan bangsa.
PEMBELAJARAN INKUIRI DAN PEMAHAMAN KONSEP SEJARAH, JURNAL SEJARAH DAN KEBUDAYAAN KELAS VII MTS ISIQOMAH SALENSEN Nurwahid Ihsanudin; Windriani
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 17 No. 1 (2022): Mei : Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v17i1.144

Abstract

Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu pengetahuan dan memahami warisan budaya yang telah ada sejak zaman dahulu. Pendidikan formal yang dilakukan oleh seorang pendidik mesti memiliki strategi supaya pembelajaran itu tidak terkesan monoton. Tanpa adanya strategi bisa saja pelaksanaan itu tidak terlaksana secara kondusif. Di antara pelajaran yang menarik untuk dieksplorasi adalah Sejarah Kebudayaan Islam. Penerapan strategi pembelajaran Inquiry dilakukan dalam beberapa tahap yang terstruktur: Penetapan Tujuan Pembelajaran: Menetapkan tujuan yang jelas untuk memahami konsep-konsep utama dalam Sejarah Kebudayaan Islam dan mengembangkan keterampilan analisis siswa. Perencanaan Kegiatan: Guru merancang serangkaian kegiatan pembelajaran yang melibatkan penyelidikan, diskusi kelompok, eksplorasi sumber daya, dan presentasi. Pelaksanaan Pembelajaran: Melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun, memfasilitasi diskusi, memberikan bimbingan, dan memonitor progres siswa. Evaluasi dan Refleksi: Melakukan evaluasi terhadap pemahaman siswa melalui penugasan, proyek, atau ujian, serta merefleksikan proses pembelajaran untuk identifikasi area yang perlu diperbaiki.
KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN METODE DEMONSTRASI DI MI DZIKRUSSALAM DESA AUR CINA BATANG CENAKU Nurwahid Ihsanudin; Reci Rawani
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 16 No. 2 (2021): Oktober: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v16i2.145

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kemampuan guru dalam menerapkan metode demonstrasi di MI Dzikrussalam, Desa Aur Cina Batang Cenaku. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali konteks pendidikan Islam dan penerapan metode demonstrasi di MI tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam memainkan peran sentral dalam kurikulum MI Dzikrussalam, dengan metode demonstrasi digunakan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman. Meskipun menghadapi tantangan sumber daya, terdapat potensi positif melalui integrasi teknologi dan kolaborasi dengan orang tua. Dampak positif terhadap pendidikan karakter menunjukkan keberhasilan metode demonstrasi dalam membentuk kepribadian siswa. Saran yang diajukan melibatkan pengembangan sumber daya, pelatihan guru, integrasi teknologi yang bijak, dan kolaborasi erat dengan orang tua. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pengembangan pendidikan Islam di tingkat dasar, memberikan dasar bagi strategi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam melalui metode demonstrasi di MI Dzikrussalam.
KETERAMPILAN MENGKOMBINASIKAN METODE PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH NURUL FALAH AIRMOLEK Usman; Shendy Pratama; Carina Dwi Putri
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 1 (2023): Mei : Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i1.146

Abstract

Belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan unsur rohani dan jasmani. Belajar merupakan serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku ke arah yang lebih baik, sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, efektif, dan psikomotor. Dalam proses pembelajaran seorang guru haruslah memiliki metode yang tepat agar mampu melaksanakan pengelolaan kegiatan pembelajaran dengan baik. Mengajar mengandung tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan diri yang dengan pengembangan diri itu mengalami perubahan tingkah laku. Bahan pengajaran yang disampaikan berproses melalui metode tertentu, sehingga dengan metode yang digunakan tujuan pengajaran dapat tercapai. Tidak ada sebuah metode pembelajaran yang sempurna, karena setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itulah penggunaan sebuah metode akan efektif jika ditopang oleh metode yang lain, dan setiap pendidik dituntut agar terampil dalam mengkombinasikan metode-metode pembelajaran, agar proses pembelajaran berjalan dengan aktif dan menyenangkan.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN SHORD CARD OLEH GURU FIQH PADA MATERI PEMBELAJARAN FIQH Mariatul Hikmah; Syahputri Ariani
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 16 No. 1 (2021): Mei: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v16i1.147

Abstract

Pembelajaran merupakan proses ataupun interaksi Pendidikan yang disampaikan oleh seorang guru kepada para siswanya. Adapun objek dalam kajian penelitian ini adalah interaksi yang disampaikan oleh seorang guru dalam bentuk memberikan arahan, bantuan, pendampingan dalam transperisasi keilmuan. Dalam melaksanakan proses pembelajaran dibutuhkan peran serta dari seorang gur, maka di sini adalah gueu fiqh untuk menetapkan media dan strategi apa yang digunakan dalam proses pembelajaran. Adapun dalam kajian ini adalah pendekatan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru fiqh dalam melaksanakn proses pembelajaran kepada para peserta didiknya dengan menggunakan media pembelajaran shord card. Di masa ini, sebagai seorang guru fiqh yang melaksanakan proses pembelajaran dalam kurikulum Merdeka, harus mampu menjadikan para siswa memiliki daya kritis yang kuat, kemudian berani bertanggung jawab terhadap pendapat dari mereka, tidak terikut-ikut atas pendapat kawan-kawannya, optimis, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat. Sebagai seorang guru fiqh, Ketika melaksanakan proses pembelajaran, khususnya tentang sholat, harus lah mampu melaksanakan proses pembelajaran dengan maksimal. Dan sadar akan kewajiban melaksanakan sholat. Dalam paradigma yang penulis lihat, pembelajaran agama pada saat ini banyak dijelaskan dengan metode ceramah. Anak didik hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh seorang guru secara sistematis, metode pembelajaran seperti ini banyak sekali dilaksanakan oleh seorang guru. Namun terlihat banyak dari anak didik yang merasa bosan akan adanya metode pembelajaran system ceramah. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah menggunakan media pembelajatan Shord card, yakni bentuk media pembelajaran menggunakan kartu. Metode yang digunakan ini sangat simple dan umumnya dipahami oleh kebanyakan anak diidk, serta merangsang anak didik juga untuk menjadi aktif dan berani m enjelaskan materi dengan daya nalar mere sehingga pembelajaran itu terkesan menyenangkan.
IMPLEMENTASI METODE DRILL ALQURAN HADITS Mariatul Hikmah; Riska Mairiani
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 1 (2023): Mei : Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i1.148

Abstract

Metode Drill merupakan metode mengajar dengan cara menyuruh siswa mengerjakan sesuatu secara berulang-ulang. Dengan demikian metode drill sangat cocok digunakan dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadits terlebih dalam menghafalkan ayat-ayat yang terdapat di dalamnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Implementasi metode drill pada mata Pelajaran al qur’an hadis?Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode drill pada mata Pelajaran alquran hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dan Siswa kelas.VII MTsN Indragiri Hulu. Adapun metode drill dikatakan sebagai metode pelatihan pada mata Pelajaran alqur’an hadis yang mesti dilakukan oleh seorang guru dengan melaksanakan langkah-langkah yang ada. Dengan melaksanakan implementasi metode drill secara maksimal oleh guru maka akan memudahkan para siswa memahami Pelajaran alqur’an hadis ini.
STRATEGI RIJALUL ḤISBAH DALAM PENANAMAN KESADARAN SHOLAT BERJAMAAH DI MASJID PADA SANTRI PESANTREN ISLAM AL IRSYAD TENGARAN Nardi; Maslihatul Umami
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 2 (2023): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i2.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Rijalul Hisbah atau bagian-bagian ibadah di Pondok Pesantren Jam’iyah Ṭalabah’ (OSIS) Al Irsyad Tengaran Kabupaten Semarang, serta hambatan dan solusi dalam menanamkan rasa shalat berjamaah di kalangan santri.Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif dan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah para wali Rijalul Hisbah, ketua Rijalul Hisbah dan beberapa santri Pondok Pesantren Al Irsyad Tengaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Rijalul Hisbah menerapkan beberapa strategi untuk menanamkan kesadaran di kalangan santri dalam melaksanakan shalat berjamaah di masjid, antara lain (1) strategi pembiasaan, (2) strategi sugesti, (3) strategi pemberian hadiah, dan (4) strategi hukuman. Dalam perjalanannya, strategi pembiasaan menghadapi kendala berupa menurunnya semangat dan stres di kalangan siswa senior. Pada saat yang sama, hambatan terhadap strategi konseling meliputi keterbatasan waktu, kesulitan menemukan konselor yang cocok, dan rendahnya motivasi siswa untuk menerima nasihat. Hambatan terhadap strategi punitif adalah adanya peraturan yang mengatur syarat-syarat hukuman bagi siswa. Solusi yang dilakukan Rijalul Hisbah dalam strategi pembiasaan adalah dengan memberikan nasihat kepada anggota yang kurang termotivasi dan mencari bantuan kepada pengurus asrama. Pada saat yang sama, strategi nasihatnya adalah memberikan nasihat langsung kepada pelanggar dan membentuk departemen khusus untuk menangani nasihat tersebut. Solusi dari kendala strategi hukuman adalah dengan memberikan hukuman sesuai peraturan yang ditetapkan oleh pihak pondok pesantren dengan disaksikan pengawas Rijalul Hisbah. Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, maka proses penyadaran akan salat berjamaah di masjid berjalan sesuai harapan, terbukti dengan sebagian besar santri yang sadar salat berjamaah di masjid dan tidak terlambat