cover
Contact Name
Yulia Febriyati
Contact Email
yuliafebriyati27@gmail.com
Phone
+6285363850807
Journal Mail Official
yuliafebriyati27@gmail.com
Editorial Address
JL. Elak Batugajah Airmolek Kec. Pasirpenyu kab. Indragiri Hulu Riau 29352
Location
Kab. indragiri hulu,
Riau
INDONESIA
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
ISSN : 19078285     EISSN : 26862387     DOI : 10.55558
Core Subject : Education,
Education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
KONSEP MERDEKA BELAJAR PERSPEKTIF AL-ZARNUJI DAN KI HAJAR DEWANTARA Rezzi Yanti Naimah; Eva Dewi; Dina Fitri
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.112

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam, guru menggunakan metode yang monoton, siswa yang kurang aktif selama pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi model pembelajaran Numbered Head Together dan apakah model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Jumlah populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan pairet sample t-test . Berdasarkan hasil paired sample t-test diperoleh hasil nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05. Maka dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.
PROSES SOSIALISASI PADA PROGRAM MATRIKULASI BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT MAHASISWI I NSITITUT AGAMA ISLAM TAZKIA Nabella Dananier; Suci Rahmadhani
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.113

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu upaya dalam membentuk kepribadian individu dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Individu yang memiliki peran sebagia mahasiwa/i memiliki tugas utama sebagai agent of change yakni menjadi pusat perubahan dalam sebuah lingkungan Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi, temperamen, ciri-ciri khas dan prilaku seseorang. Sikap, perasaan, ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika dihadapkan pada situasi tertentu. Kesatuan sikap, perasaan, ekspresi, tempramen dan perilaku seseorang tentunya akan berbeda antara laki-laki dan Perempuan yang cenderung ekspresif dalam menunjukkan emosinya sehingga konflik antar satu dan lainnya mudah terjadi yang tentunya akna menghambat proses sosialisasi khususnya bagi mahasiswi yang memiliki kecenderungan introvert. Subjek penelitian ini adalah 20 mahasiswi IAI Tazkia yang memiliki kecenderungan tipe kepribadian introvert. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari 5 tahapan sosialisai 57% mahasiwi masih dalam tahap Penerimaan dimana dalam tahap ini individu masih terfokus untuk dapat menerima norma-norma sosial yang ada di sekitar asramanya. Hasil ini menunjukkan perlu adanya pendampingan khususnya bagi mahasiswi yang introvert agar dapat berhasil dalam bersosial.
EPISTEMOLOGI ILMU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: KONSEP EPISTEMOLOGI PERPSEKTIF BARAT DAN ISLAM Jais Aswanda; Amril; Sawaluddin
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.114

Abstract

This research aims to understand the epistemology of western and Islamic views.Epistemology is a theory of knowledge,related to philosophy can be exemplified like a tree that has branches. The tree then has branches in the form of parts of science: philosophy of science, ethics, aesthetics, philosophical anthropology and metaphysics. Epistemology as part of the branch of philosophy is devoted to sources of knowledge.The method in this research uses library research by collecting data from writings (literacy) that are related to the topic discussed, namely Western and Islamic Perspective Epistemology. The researchers took this data from documentation in the form of books, research journals and supporting articles. The discussion method uses a descriptive-analysis method, namely explaining and elaborating the main ideas relating to the topic being discussed. Then present it critically through primary and secondary library sources related to the theme. Writerexplains three sources of epistemology: empiricism, rationalism, and criticism.The three types of theories of knowledge that are usually mentioned in Muslim thought are as follows: the first is the theory of rational knowledge, with figures such as Al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Bajjah, Ibn Tufail, Ibn Rushd, and others. The second is the theory of sensory knowledge, which is limited to the classification of sources of knowledge and no philosopher has developed this theory. The third is a theory obtained through inspiration.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU “SIKAP SEORANG MUSLIM DALAM MENGHADAPI VIRUS CORONA” KARYA KH. ACENG ZAKARIA Saefullah, Agus Susilo; Ridlwanullah, Wihdan
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku "Sikap Seorang Muslim dalam Menghadapi Virus Corona" karya KH. Aceng Zakaria. Sebagai seorang ulama yang berpengaruh, KH. Aceng Zakaria memainkan peran penting dalam membimbing masyarakat melalui ajaran-ajaran agama yang relevan dengan situasi pandemi. Buku ini mendorong masyarakat dalam menghadapi krisis kesehatan global untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter seperti religius, kerja keras, peduli sosial dan disiplin. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan dalam konteks pandemi, tetapi juga dalam menghadapi berbagai krisis lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa ulama seperti KH. Aceng Zakaria adalah mitra strategis pemerintah dalam upaya menggerakkan dan mendisiplinkan masyarakat melalui pendekatan agama. Kolaborasi antara pemerintah dan ulama dapat memperkuat program-program penanganan krisis, mengingat pengaruh ulama yang besar dalam membentuk sikap dan perilaku masyarakat. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran ulama dalam menyampaikan pesan-pesan positif yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, yang sangat dibutuhkan dalam membangun ketahanan dan solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR yorman
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kefektifan model pembelajaran kontekstual pada materi keberagaman budaya untuk meningkatkan kemampuan hasil belajar. Penelitian ini mengunakan eksperimen semu dengan metode nonequivalent control group design, penelitian eksperimen semu yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran kontekstual pada materi keberagaman budaya dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya keberagaman budaya dalam kehidupan sehari-hari. Kelas eksperimen yang menggunakan model ini memiliki kemampuan lebih baik dalam mengidentifikasi dan memahami nilai-nilai budaya yang berbeda-beda, serta memiliki kemampuan lebih baik dalam menerapkan nilai-nilai budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa dalam model pembelajaran kontekstual pada materi keberagaman budaya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai budaya yang berbeda-beda, serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya keberagaman budaya dalam kehidupan sehari-hari.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE-5E BERORIENTASI SSI TERHADAP PENGETAHUAN EPISTEMIK Vindhy Dian Indah Pratika; Faudina Permatasari
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i2.119

Abstract

21st century education aims to improve students' scientific literacy skills. Scientific literacy is important for students so that they not only understand science as a concept but can also apply science in everyday life. This research aims to determine the effect of the SSI-oriented Learning Cycle 5E model on epistemic knowledge. The results of the research showed that experimental class II students obtained an average score for working on questions of 6.97, then the average score for experimental class I was 5.92 and the average score in the control class was 4.19. Thus, it shows that the SSI-oriented Learning Cycle 5E model has a better impact on learning compared to the two models used, namely Learning Cycle-5E and the direct learning method.
DAMPAK MENEJEMEN KELAS DENGAN PEMISAHAN GENDER (STUDI KASUS DI MA RAUDLATUL MUSTHOFA) Faudina Permatasari; Vindhy Dian Indah Pratika; Evi Fitriana
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.120

Abstract

Education is the main thing in education, this article reviews the impact of the education model at MA Raudlatul Musthofa, which implements class management with gender separation. This excellent program aims to improve students' spiritual, moral, and academic dimensions. The study observed that by segregating students based on gender and integrating the values of Islamic manners, the school seeks to create a holistic learning environment. This research explores the implementation of this educational model with a focus on the impact on students' behavior, learning spirit, and character. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach, involving participatory observation and interviews with relevant stakeholders. The results show that the program is successful in improving discipline, flexibility in learning. Gender separation affects especially students' communication patterns with the opposite sex, but the approach brings a great positive impact to the family and the world of education.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS Zulfikar Ihkam Al-Baihaqi; Adi Haironi; Hilalludin, Hilalludin
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.122

Abstract

Pendidikan memainkan peran penting dalam mengembangkan potensi individu dan membentuk karakter yang baik. Salah satu tujuan utama pendidikan adalah menciptakan manusia yang berakhlak mulia dan religius. Dalam konteks pendidikan agama Islam (PAI), guru memiliki peran krusial dalam membentuk karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh guru PAI dalam membentuk karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mengungkap bahwa guru PAI menggunakan strategi terencana dan sistematis untuk menyampaikan, mentransformasi, dan menginternalisasi nilai-nilai Islam agar siswa dapat membentuk kepribadian muslim yang utuh. Pendidikan karakter religius dalam Islam bertujuan untuk mengembangkan akhlak mulia dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam. Karakter religius terdiri dari pengetahuan moral, perasaan moral, dan perilaku moral, yang kesemuanya saling terkait. Pendidikan karakter religius tidak hanya mencakup hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia dan lingkungan. Pembentukan karakter religius pada siswa membutuhkan keteladanan, pengajaran, dan pembiasaan sikap agamis dalam lingkungan sekolah. Kesimpulannya, strategi guru PAI dalam pendidikan karakter religius memiliki peran penting dalam membentuk generasi muslim yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab di tengah-tengah masyarakat.
IMPLEMENTASI ETIKA KOMUNIKASI MANAJEMEN HUMAS DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Adam Saleh
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika komunikasi humas dalam lembaga pendidikan islam. Etika komunikasi humas memegang peranan penting dalam membangun dan menjaga citra positif lembaga pendidikan islam di mata publik secara internal dan eksternal. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, etika ini tidak hanya harus memenuhi standar profesional, tetapi juga harus sesuai dengan nilai-nilai Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan studi literatur pada beberapa jurnal, buku dan artikel. Data dikumpulkan melalui analisis pustaka mendalam materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika komunikasi humas di lembaga pendidikan islam menghadapi beberapa tantangan, antara lain ketidaksesuaian antara teori dan praktik, perubahan teknologi dan media, serta keterbatasan sumber daya. Namun, dengan pendekatan yang tepat, tantangan-tantangan ini dapat diatasi. Penelitian ini menemukan bahwa etika komunikasi humas yang baik dapat meningkatkan kepercayaan publik, kredibilitas lembaga, serta memelihara citra positif, terutama dalam situasi krisis. Selain itu, penerapan etika komunikasi yang konsisten dapat membantu lembaga pendidikan islam bersaing secara sehat dengan lembaga pendidikan lainnya tanpa mengorbankan nilai-nilai moral dan ajaran agama. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kebijakan dan pelatihan etika komunikasi humas yang komprehensif dan berkelanjutan di lembaga pendidikan Islam. Selain itu, perlu adanya integrasi yang lebih kuat antara prinsip-prinsip etika umum dengan ajaran islam dalam setiap aspek komunikasi humas. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang pentingnya etika komunikasi humas dalam meningkatkan reputasi dan efektivitas lembaga pendidikan islam di era digital saat ini.
PENERAPAN PENDEKATAN STUDENT CENTERED LEARNING BERBASIS DISKUSI PADA PEMBELAJARAN IPS Althariqul Jannah; Emilia Susanti; Ayu Widya Astuti; Dea Nur Sapitri; Mufa Riha Angginae; Rizki Ikhwana Harahap; Wahyu Dahyoko
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi dalam implementasi kurikulum pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di era digitalisasi. Dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari bahan dan data-data dari buku maupun jurnal. Dengan demikian peneliti ini dapat menggunakan semua informasi dan pemikiran yang relevan bagi para pembacanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum pembelajaran IPS saat ini memerlukan integrasi isu-isu global kontemporer dan penggunaan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk pengembangan profesional guru agar dapat mengajar menggunakan metode yang sesuai dengan kebutuhan siswa abad ke-21 yang merupakan era digitaliasasi. Selanjutnya, penelitian ini merekomendasikan strategi untuk memperkuat keterampilan kritis dan analitis siswa dalam menghadapi perkembangan pembelajaran era digital. Kesimpulan utama menekankan pada pentingnya kerjasama antara lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan dalam merancang dan membuat kurikulum yang adaptif dan berkelanjutan.

Page 11 of 24 | Total Record : 231