cover
Contact Name
Diah Eka Sari
Contact Email
diaheka@unimed.ac.id
Phone
+6285261529917
Journal Mail Official
ekasarium@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Kode : Jurnal Bahasa
ISSN : 23015411     EISSN : 25797957     DOI : https://doi.org/10.24114/kjb.v9i3.19972
Core Subject : Education,
Jurnal Kode adalah jurnal yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Aspek kajian jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan konseptual dalam bidang pembelajaran, penilaian, linguistik, dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia.
Articles 592 Documents
Interferensi Morfologis Verba Bahasa Dawan Dalam Pemakaian Bahasa Indonesia Tulis Siswa Kelas VIII SLTP Ronni Marthen Ndun; Ona Diana Bani
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.773 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v11i1.33494

Abstract

Interferensi merupakan suatu gejala dalam proses belajar bahasa kedua karena faktor sistem kebahasaan yang telah dikuasai oleh pembelajar yang sedang belajar bahasa kedua. Gejala ini terindikasi dalam pemakaian bahasa tulis siswa kelas VIII SLTPN 4 Nekamese Kabupaten Kupang tahun pelajaran 2020/2021 sebagai subjek didik berbahasa ibu bahasa Dawan yang sedang mempelajari bahasa Indonesia. Penelitian ini didasari konsep dasar interferensi sebagai suatu gejala kesalahan berbahasa melalui identifikasi, klasifikasi, penjelasan kesalahan, dan interpretasi daerah kesulitan serta perbaikan kesalahan. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Interferensi morfologis verba bahasa Dawan dalam penggunaan verba bahasa Indonesia disebabkan perbedaan sistem morfolgis verba bahasa Indonesia dan bahasa Dawan; (2) Siswa kelas VIII SLTPN 6 Nekamese Kabupaten Kupang tahun pelajaran 2020/2021 masih mengalami kesulitan dalam membentuk kata kerja bahasa Indonesia karena pengaruh interferensi bahasa ibu siswa yaitu bahasa Dawan. Interferensi verba dimaksud adalah (a) Interferensi verba berprefiks {me-}; (b) Interferensi verba berprefiks {ber-}; (c) Interferensi verba berprefiks {me-kan}; (d) Interferensi verba berprefiks {me-i}. (3) Interferensi yang terjadi terhadap bentuk verba bahasa Indonesia adalah penggunaan bentuk verba dasar sebagai predikat dalam berbagai konstruksi kalimat verbal bahasa Indonesia siswa. (4) Interferensi ini menghasilkan bentuk verba yang tidak menyatakan peran morfologis subjek dan objek.
PENGARUH MEDIA GAMBAR “BENCANA ALAM” TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TANJUNG PURA TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Nopanta Sitepu; Abburrahman Adisaputera
Kode : Jurnal Bahasa Vol 4, No 3 (2015): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v4i3.3818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggamabarkan  Pengaruh Media Gambar “Bencana Alam” Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tanjung Pura Tahun Pembelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tanjung Pura berjumlah 229 orang. Sampel diambil sebanyak 77 orang, 38 orang untuk kelas eksperimen dan 39 orang untuk kelas kontrol.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis teks berita dalam bentuk penugasan. Nilai rata-rata kelas eksperimen  adalah 79,16 sedangkan untuk kelas kontrol adalah 66,56. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa nilai rata-rata kemampuan menulis teks berita di  kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t”. Dari perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung = 6,52, selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dan taraf signifikansi 1% atau dengan df = (N1 +N2) - 2 = 75. Pada tabel t dengan dk = 7 diperoleh ttabel pada taraf signifikan 5% = 2,00 dan taraf signifikansi 1% = 2,66. Ha diterima jika ttabel< thitung> ttabel (2,00<6,52>2,66) maka hipotesis alternatif diterima yang menyatakan media gambar “Bencana Alam” lebih baik dari media konvensional dalam menulis teks berita.  Dari analisis data tersebut disimpulkan bahwa ada penggaruh Media Gambar “Bencana Alam” Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tanjung Pura Tahun Pembelajaran 2014/2015. Kata Kunci :Media Gambar “Bencana Alam”, Menulis Teks Berita
HUBUNGAN MINAT BACA CERPEN ANAK DENGAN KEMAMPUAN MENGARANG CERITA PENDEK OLEH SISWA KELAS V SD SWASTA SETIA BUDI KECAMATAN PERBAUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011 MUTIARA SIMATUPANG
Kode : Jurnal Bahasa Vol 1, No 1 (2012): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v1i1.211

Abstract

Tampubolon ( 1993 ) menjelaskan bahwa pada hakekatnya membaca adalah kegiatan fisik dan mental untuk menemukan makna dari tulisan, walaupun dalam kegiatan itu terjadi proses pengenalan huruf-huruf. Dikatakan kegiatan fisik,  karena bagian-bagian tubuh khususnya mata, yang melakukannya. Dikatakan kegiatan mental, karena bagian-bagian pikiran khususnya persepsi dan ingatan, terlibat didalamnya. Diperjelas oleh pendapat Smith (ginting 2005) bahwa membaca merupakan suatu proses membangun pemahaman dari teks yang tertulis. Minat baca cerpen anak oleh siswa kelas V SD Swasta Setia Budi Kecamatan Perbaungan Tahun Pembelajaran 2010/2011 adalah cukup dengan skor rata-rata 54,73 dengan tingkat membaca cukup. Kemampuan mengarang cerita pendek (cerpen) siswa cukup dengan skor rata-rata 60,67, dan tingkat kemampuan 60,67%. Selanjutnya ada hubungan minat baca cerpen anak dengan kemampuan mengarang cerita pendek oleh siswa SD Swasta Setia Budi Kecamatan Perbaungan Tahun Pembelajaran 2010/2011. Hal ini diperkuat dari hasil perhitungan statistik uji korelasi r product moment diperoleh nilai rxy = 0,604 dan nilai korelasi tersebut signifikan setelah diuji dengan membandingkan nilai kritisnya  yaitu 0,604 > 0,361(0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan siswa mengarang cerpen diperlukan pemahaman guru tentang pentingnya minat baca cerpen. Upaya-upaya tersebut perlu dilakukan guru maupun pihak sekolah setempat dengan menyediakan cerpen anak di sekolah.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BAKU PADA TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X MAN 2 MODEL MEDANTAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Sri Rahayuni Tanjung
Kode : Jurnal Bahasa Vol 7, No 1 (2018): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.374 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v7i1.10118

Abstract

Kata baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan maupun penulisannya sesuai dengan kaidah – kaidah standar. Kaidah – kaidah standar ini dapat berupa pedoman ejaan, tata bahasa baku, dan kata kamus umum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini adalah teks laporan hasil observasi yang ditulis siswa kelas X IPA2 MAN 2 Model Medan tahun pembelajaran 2016/2017. Objek penelitian ini adalah kalimat yang mengandung unsur kesalahan penggunaan kata baku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan suatu keadaan alamiah secara mendalam dan terperinci mengenai kesalahan penggunaan kata baku pada teks laporan hasil observasi siswa kelas X MAN 2 Model Medan. Untuk menemukan dan mengklasifikasikan kalimat yang mengandung kesalahan penggunaan kata bakudigunakan teknik membaca, mencermati fokus dan konteks, dan mencatat. Instrumen pada penelitian ini adalah penulis sendiri (human instrument), yaitu sebagai instrumen kunci dengan menggunakan bantuan tabel analisis kesalahan kata baku.Hasil penelitian kesalahan penggunaan kata baku pada teks laporan hasil observasi siswa kelas X MAN 2 Model Medan, yaitu (1) Kesalahan penggantian huruf sebanyak 70 (19,1 %)kesalahan, 23 teks dikategorikan sangat baik,  16 teks dikategorikan baik, dan 4 teks dikategorikan cukup.(2) Kesalahan penghilangan huruf sebanyak 46 (12,6 %)kesalahan, 31 teks dikategorikan sangat baik,  8 teks dikategorikan baik, dan 2 teks dikategorikan cukup, dan 2 teks dikategorikan sangat kurang. (3) Kesalahanpenyederhanaan huruf sebanyak 23 (6,3%) kesalahan, 27 teks dikategorikan sangat baik, 10 teks dikategorikan baik, dan 6 teks dikategorikan sangat kurang. (4) Kesalahanejaan sebanyak 226 (62%) kesalahan, 25 teks dikategorikan sangat baik, 14 teks dikategorikan baik, 3 teks dikategorikan cukup dan 1 teks dikategorikan kurang. (5) Kesalahan pilihan kata sebanyak 14 (3.7%) kesalahan, 33 teks dikategorikan sangat baik, 8 teks dikategorikan kurang, dan 2 teks dikategorikan sangat kurang.
POTRET NILAI NASIONALISME DALAM KUMPULAN CERPEN SEMUA UNTUK HINDIA KARYA IKSAKA BANU Noveria Anggraeni Fiaji; Fitrahayunitisna Fitrahayunitisna; Prisca Kiki Wulandari
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 4 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.73 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i4.22039

Abstract

Sastra sebagai penghibur jiwa, sementara juga digunakan sebagai media untuk memotret peristiwa sosial di masa lampau termasuk masa colonial. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai nasionalisme dalam kumpulan cerpen Semua untuk Hindia karya Iksaka Banu. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan menggunakan pendekatan pascakolonial untuk menganalisis setiap cerita dalam kumpulan cerpen. Nilai-nilai nasionalisme yang dijadikan sebagai indikator adalah nasionalisme berdasarkan Pancasila. Adapun nasionalisme Pancasila terdiri dari: (1) nasionalisme religius, (2) nasionalisme kemanusiaan, (3) nasionalisme berkerakyatan, dan (4) nasionalisme berkeadilan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kumpulan cerpen Semua untuk Hindia memuat semua nilai-nilai nasionalisme yang dijadikan sebagai indikator penelitian. Nasionalisme yang paling banyak disorot dalam tiap-tiap cerpen yakni nasionalisme kemanusiaan. Walaupun dalam kondisi menjajah, sebagian orang Eropa memiliki empati kemanusiaan dengan warga pribumi dengan ia tetap mencintai tanah airnya. Hal sebaliknya juga dialami oleh warga pribumi, yang tidak menganggap semua orang Eropa musuh, mereka saling berkawan satu sama lain. Kata Kunci: nilai; nasionalisme; Semua untuk Hindia;
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN HYPNOTEACHING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X SMA SWASTA PAB 6 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 SRI PRATIWI
Kode : Jurnal Bahasa Vol 2, No 2 (2013): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v2i2.1002

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan metode hypnoteaching terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Swasta PAB 6 Medan.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 84 siswa kelas X SMA Swasta PAB 6 Medan.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang yang diambil dengan teknik random.Yaitu kelas X1 dan X2. Instrument yang digunakan untuk menjaring data adalah dengan menulis cerpen dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode Hypnoteaching. Dari pengolahan data diperoleh hasil kelas eksperimen dan kelas control. Adapun nilai rata-rata kelaseksperimen dengan metode pembelajaran hypnoteaching = 76,60, dengan standar deviasi = 5,91 standar eror = 1,13 dan termasuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan nilai rata-rata kelas control dengan penerapan model ekspositori = 63,39 dengan standar deviasi = 7,67 dan standar eror = 1,47 dan termasuk dalam kategori cukup. Dari uji homogenitas diperoleh bahwa X2 (Chi Kuadrat) hitung sebesar 6,33. Harga X2 tabel pada taraf kepercayaan 95% dengan dk 27 adalah40,1. Ternyata X2hitung< X2tabel yaitu 6,33<40,1. Hal ini membuktikan bahwa varians populasi adalah homogen. Setelah t0 diperoleh, selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% dengan dk = (N1 + N2) – 2 = (28+ 28) – 2 = 54. Pada tabel t dengan dk = 54 diperoleh taraf signifikan 5% = 2,00. Oleh karena t0 yang diperoleh lebih besar dari ttabei, yaitu 2,00< 7,19 > 2,65 maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.Kata Kunci :Pengaruh Metode Pembelajaran Hypnoteaching-Menulis Cerpen
ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) GURU BAHASA INDONESIA SMA NEGERI 7 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Mei Anggriani Aruan; Fitriani Lubis
Kode : Jurnal Bahasa Vol 7, No 3 (2018): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.758 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v7i3.10981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis dokumen RencanaPelaksanaan Pembelajaran (RPP) Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 7Medan Tahun Pembelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan sumberdata yaitu sebanyak 9 RPP guru Bahasa Indonesia dengan Metode PenelitianDeskriptif Kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri, tabelkelengkapan komponen, sistematika penyusunan komponen RPP dan PedomanPenelahaan RPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen RPP yangdibuat oleh guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 7 Medan berdasarkankelengkapan komponen dan sistematika penyusunan komponen RPP, yaitu.Kelas X berskor (80,87) kategori sesuai namun penyusunan RPP belumberdasarkan pada Permendikbud No. 22 Tahun 2016 melainkan PermendikbudNo. 103 Tahun 2014, guru kelas XI berskor (90,90) kategori sangat sesuai danRPP guru kelas XII berskor (98,86) kategori sangat sesuai namun RPP kelas XIdan XII penyusunan RPP masih berdasarkan pada Permendikbud No. 103Tahun 2014. Berdasarkan analisis kesesuaian KD yang tertera pada RPP gurudapat disimpulkan bahwa RPP kelas X sudah berdasarkan Kurikulum 2013Revisi, RPP kelas XI dan XII masih berdasarkan Kurikulum 2013. Hasilanalisis isi RPP berdasarkan tabel Pedoman Penelahaan RPP maka diperolehhasil analisis RPP guru kelas X berada pada nilai (64,44%) kategori cukupsesuai Kurikulum 2013 Revisi, kelas XI (78,2%) dan kelas XII (84,51%) keduaRPP berada pada kategori sesuai terhadap kurikulum 2013.Kata kunci : RPP, Kurikulum 2013, Bahasa Indonesia
Deiksis Dalam Sastra Lisan Bapukung Masyarakat Banjar Kabupaten Serdang Bedagai Siti Aisah; Hera Chairunisa
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.418 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i2.26199

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan makna deiksis persona, tempat, dan waktu dalam sastra lisan bapukung masyarakat banjar kabupaten serdangbedagai.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan makna deiksis yang terdapat dalam sastra lisan tersebut. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Analisis kualitatif adalah bersifat induktif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh selanjutnya dikembangkan. Hasil penelitian ini adalah 1) deskripsi bentuk dan makna deiksis persona yaitu (a) persona pertama, (b) persona kedua, dan (c) persona ketiga. Deiksis persona pertama meliputi deiksis persona pertama tunggal, persona kedua tunggal dan ketiga tunggal. 2) Deskripsi deiksis tempat, yaitu (a) yang dekat dengan pembicara (di sini); (b) yang jauh dari pembicara tetapi dekat dengan pendengar (di situ); (c) yang jauh dari pembicara dan pendengar (di sana). 3) Deskripsi deiksis waktu, yaitu (a) yang sedang terjadi, (b) yang akan terjadi, (c) yang sudah terjadi. Kata Kunci: bentuk deiksis, makna deiksis, sastra lisan.
HUBUNGAN KEMAMPUAN METAKOGNISI DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PERBAUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 MARIAH AL-QIBTIA
Kode : Jurnal Bahasa Vol 2, No 3 (2013): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v2i3.1667

Abstract

This research was conducted to describe the relationship between the metacognition ability and the descriptive paragraph writing ability. It was done with observation about the decreation of descriptive paragraph writing ability. In this case showed that many aspects which related with student’s ability because writing activity included cognitive, afective, and psychomotor. Metacognition is the aspect which can help the students to set the three aspects. The sample’s research was 60 students of X class SMA 2 Perbaungan academic year 2012/2013. The instrument used was the metacognition scale and descriptive paragraph objective test. The result of this research showed that metacognition was significantly associated with the descriptive paragraph writing ability. It showed with r value was 0,895 on significance value 5%. While t value was 15,27 (value > t table = 1,67). The result of determination index was 80,1%. It means that the percentage of metacognition relation with writing ability was 80,1%. This result showed there is significantly positive relation between metacognition with descriptive paragraph writing ability.Keywords: Metacognition, writing, descriptive paragraph, relationship.
Nilai Religius Pantun Adat Perkawinan Masyarakat Melayu Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Annisa Annisa; Ramadhan Saleh Lubis
Kode : Jurnal Bahasa Vol 8, No 4 (2019): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.986 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v8i4.15986

Abstract

Analisis nila reigius pada pantun adat meayu pada pesta perkawinan masyarakat melayu di Desa Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang ialah untuk mengetahui nilai-nilai keagaamaan yang dapat dijadikan pedoman bagi pasangan pengantin dalam menjalankan kehidupan berumah tangga. Sealain itu, pelestarian dan pengenalan pantun kepada generasi muda agar pantun tetap terjaga sebagai khazanah warisan kebudayaan Indnesia.  Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah kuaitatif deskriftif, yaitu mendiskrifkan data penelitian, teks pantun didapatkan dengan cara mewawancari telangke, dan anaisiss teks paantun. Hasil peneitian terdapat nilai religius dalam serangkaian acara adat dari mulai merisik, mengikat janji, hempang pintu, dan acara tepung tawar, yaitu adanya nilai religius tentang rasa bersyukur, ibadah, menghormati sesama  orang lain, hidup rukun dalam berumah tangga, berdo,a, dan menyembah hanya kepada Allah SWT.Kata kunci: nilai  religius, pantun melayu, pesta perkawinan

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025 Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Kode: Edisi Juni 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023 Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023 Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023 Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023 Vol 11, No 4 (2022): Kode: Edisi Desember 2022 Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022 Vol 11, No 2 (2022): Kode: Edisi Juni 2022 Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022 Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021 Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021 Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021 Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021 Vol 9, No 4 (2020): KODE Vol 9, No 3 (2020): KODE Vol 9, No 2 (2020): KODE Vol 9, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 8, No 4 (2019): KODE Vol 8, No 3 (2019): KODE Vol 8, No 2 (2019): KODE Vol 8, No 1 (2019): KODE Vol 7, No 4 (2018): KODE Vol 7, No 3 (2018): KODE Vol 7, No 2 (2018): KODE Vol 7, No 1 (2018): KODE Vol 6, No 3 (2017): KODE Vol 6, No 1 (2017): KODE Vol 5, No 3 (2016): KODE Vol 6, No 4 (2017): KODE Vol 6, No 2 (2017): KODE Vol 5, No 2 (2016): KODE Vol 5, No 1 (2016): KODE Vol 4, No 4 (2015): KODE Vol 4, No 3 (2015): KODE Vol 4, No 2 (2015): KODE Vol 4, No 1 (2015): kode Vol 3, No 4 (2014): KODE Vol 3, No 3 (2014): KODE Vol 3, No 2 (2014): KODE Vol 3, No 1 (2014): KODE Vol 2, No 4 (2013): KODE Vol 2, No 3 (2013): KODE Vol 2, No 2 (2013): KODE Vol 2, No 1 (2013): KODE Vol 1, No 3 (2012): KODE Vol 1, No 2 (2012): KODE Vol 1, No 1 (2012): KODE More Issue