cover
Contact Name
Diah Eka Sari
Contact Email
diaheka@unimed.ac.id
Phone
+6285261529917
Journal Mail Official
ekasarium@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Kode : Jurnal Bahasa
ISSN : 23015411     EISSN : 25797957     DOI : https://doi.org/10.24114/kjb.v9i3.19972
Core Subject : Education,
Jurnal Kode adalah jurnal yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Aspek kajian jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan konseptual dalam bidang pembelajaran, penilaian, linguistik, dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia.
Articles 582 Documents
Parafrasa Legenda “Tuak (Aren)” Menjadi Naskah Drama Sebagai Bahan Ajar Di Sma Ira Aprillah Siringo-Ringo; Kasih Kristina Waruwu; Putri Khairani; Dian Syahfitri
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 3 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.461 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i3.19969

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penentuan unsur intrinsik dan ekstrinsik serta memarafrasakan legenda “Tuak (Aren)” menjadi naskah drama sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan secara sistematis dan akurat dengan menggunakan kata-kata atau kalimat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen berupa teks tertulis. Data dalam penelitian ini adalah berupa dokumen literal yang diambil dari Indonesia dokumen berisi kumpulan legenda-legenda Nusantara. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder karena diperoleh dengan cara membaca, mempelajari dan memahami melalui media lain yang bersumber dari literatur, buku-buku, jurnal, serta dokumen. Hasil penelitian diketahui legenda “Tuak (Aren)” terbentuk karena adanya kepercayaan masyarakat di Samosir terhadap pohon aren. Sehingga dahulu orang yang ingin mengambil hasil dari pohon aren harus memohon terlebih dahulu untuk mengambilnya dan dapat bermanfaat untuk kehidupannya. Cerita tersebut terus melegenda hingga ditulis dalam sebuah dokumen. Legenda yang telah disusun kemudian diparafrasakan oleh peneliti menjadi naskah drama untuk dijadikan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Kata Kunci: Parafrasa, Legenda “Tuak (Aren)”, Naskah Drama.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM TEKS PIDATO SISWA KELAS IX MTS NURUL KHAIRIYAH SEI TUAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Mukhlis Al-Anshor; Azhar Umar
Kode : Jurnal Bahasa Vol 6, No 1 (2017): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.793 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v6i1.10818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesantunan berbahasadalam teks pidato siswa kelas IX MTs Nurul Khairiyah Sei Tuan tahunpembelajaran 2016/2017. Metode penelitian ini adalah kualitatif.Penelitian kesantunan berbahasa ini difokuskan kepada bentukkesantunan imperatif yang terdiri atas imperatif permintaan (denganpenanda kata kesantunan tolong, coba, harap, dan beberapa ungkapanlain, seperti: sudilah kiranya, dapatkah seandainya, diminta denganhormat, dan dimohon dengan sangat), ajakan (dengan penanda katakesantunan ayo, biar, coba, mari, harap, hendaknya, dan hendaklah),dan suruhan (dengan penanda katakesantunanayo,biar,harap,hendaklah,hendaknya,mohon,silahkan,dantolong).Jumlah teks pidato yang dianalisis sebanyak 23 teks pidato yangterbagi menjadi 2 tema yakni 10 buah tema pendidikan dan 13 buahtema lingkungan. Dari jumlah 23 teks pidato yang terbagi atas temapendidikan dan lingkungan dianalisis kesantunan berbahasa imperatifpermintaan, ajakan, dan suruhan ditemukan sebanyak 76data.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa kelasIX MTs Nurul Khairiyah Sei Tuan tahun pembelajaran 2016/2017 lebihbanyak menggunakan kalimat kesantunan imperatif ajakan dibandingkandengan kalimat kesantunan imperatif suruhan maupun kalimatkesantunan imperatif suruhan dalam teks pidato mereka.Kata Kunci:Kesantunan, imperatif, teks pidato.
Badan Bahasa, Pembinaan Bahasa, dan Perpres Nomor 63 Tahun 2019: Refleksi dan Proyeksi Sudaryanto Sudaryanto; Wening Sahayu
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 4 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.339 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i4.22285

Abstract

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009, terutama Pasal 41 ayat (1) mengamanahkan bahwa pemerintah wajib mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra Indonesia agar tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sesuai dengan perkembangan zaman. Terkait itu, usaha pembinaan bahasa Indonesia seperti disinggung Pasal 41 ayat (1) tadi, dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa). Tulisan ini merefleksikan usaha-usaha pembinaan bahasa Indonesia yang sudah atau sedang dilakukan oleh Badan Bahasa saat ini, serta memproyeksikan usaha-usaha serupa di masa depan, terutama pasca-terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis ialah berupa data pembinaan bahasa Indonesia yang terjabarkan di agenda terbitan Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa tahun 2018, buku-buku mata kuliah Bahasa Indonesia, dan buku-buku ilmiah populer pembinaan bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak Badan Bahasa telah melakukan sejumlah usaha pembinaan bahasa Indonesia, seperti penerbitan bacaan literasi, penyelenggaraan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, pengendalian bahasa negara, penghargaan Acarya Taruna, penghargaan surat kabar berdedikasi dalam berbahasa Indonesia, dan pemilihan Duta Bahasa. Selain itu, pihak akademisi perguruan tinggi juga ikut melakukan pembinaan bahasa melalui perkuliahan Bahasa Indonesia dan penerbitan buku ilmiah populer. Kata kunci: Badan Bahasa, pembinaan bahasa Indonesia, Perpres Nomor 63 Tahun 2019
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Terhadap Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMK Swasta GKPS 2 Pematangsiantar Tahun Pembelajaran 2013/2014 Rifkawaty Pasaribu
Kode : Jurnal Bahasa Vol 3, No 3 (2014): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v3i3.1639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMK Swasta GKPS 2 Pematangsiantar tahun pembelajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan model desain penelitian One Group Pre-test Post-test Design yang hanya dilaksanakan pada satu kelas atau kelompok saja. Di dalam desain ini pengukuran dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen. Pengukuran yang dilakukan sebelum eksperimen disebut pre-test dan pengukuran sesudah eksperimen disebut post-test. Instrumen yang digunakan adalah tes essay menulis teks laporan hasil observasi. Dari pengolahan data sebelum eksperimen diperoleh nilai rata-rata yaitu 62,83 yang termasuk dalam kategori cukup dan standard deviasi yang diperoleh yaitu 9,10. Sementara setelah eksperimen nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 79,50 dan berada pada kategori baik, standard deviasi yang diperoleh yaitu7,57. Dari uji data pre-test dan post-test didapat kedua hasil berdistribusi normal. Dari uji homogenitas di dapat bahwa sampel penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji normalitas dan homogenitas, di dapatlah to sebesar 7,58. Selanjutnya setelah to diketahui, kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikasi 5% dengan df=N-1=30-1=29 dari df =30 diperoleh taraf signifikasi 5% = 2,04, karena to yang diperoleh lebih besar dari tabel yaitu 7,58 > 2,04, maka hipotesis diterima. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan atas penerapan model pembelajaran discovery terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMK Swasta GKPS 2 Pematangsiantar Tahun Pembelajaran 2013/2014.Kata Kunci: Pengaruh, Model Pembelajaran Discovery, Teks Laporan Hasil Observasi
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 PORSEA TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Melva Sirait; Trisnawati Hutagalung
Kode : Jurnal Bahasa Vol 7, No 4 (2018): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.549 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v7i4.11760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar berseriterhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Porsea tahunpembelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini berjumlah 212 siswa. Dari 212 siswa,ditetapkan sampel sebanyak 25 siswa yang diambil secara acak (randomsampling).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen one-group pretest post-test design. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data adalah tes uraian.Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t”. Data yang diperolehmenunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks berita sebelummenggunakan media gambar berseri masuk dalam kategori kurang dengan nilai rata-rata(mean) yang diperoleh siswa adalah 54, sedangkan kemampuan siswa menulis teks beritasesudah menggunakan media gambar berseri masuk dalam kategori baik dengan nilairata-rata (mean) yang diperoleh siswa adalah 77,4. Selanjutnya, uji hipotesismenunjukkan thitung (8,32)>ttabel(1,67) pada taraf signifikan α = 0,05. Dengan demikianditolak dan diterima, yang artinya ada pengaruh media gambar berseri terhadapkemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Porsea tahun pembelajaran2016/2017. Hal ini menunjukkan bahwa hasil pembelajaran menulis teks berita sesudahmenggunakan media gambar berseri lebih baik daripada hasil pembelajaran sebelummenggunakan media gambar berseri, dan proses pembelajaran sesudah menggunakan mediagambar berseri berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis teks berita.Kata kunci: Media, gambar Berseri, Menulis, Teks Berita.
Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Terbitan Kemendikbud Angelin Siringo-ringo; Tangson R. Pangaribuan
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.648 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i3.28295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan isi buku teks Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Terbitan Kemendikbud berdasarkan standar yang telah ditetapkan BSNP yang terdiri dari kesesuaian uraian materi dengan KI dan KD, keakuratan materi, dan pendukung materi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Terbitan Kemendikbud dari segi kelayakan isi memperoleh persentase sebesar 78,95% atau dalam kategori layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kesesuaian uraian materi dengan KI dan KD yang terdiri dari (1) kelengkapan materi dan kedalaman materi memperoleh memperoleh status sangat layak. Keakuratan materi yang terdiri dari (1) pemilihan wacana, teks, gambar, dan ilustrasi sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai, (2) konsep dan teori sesuai sistematika keilmuan, (3) pemilihan contoh sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai memperoleh, dan (4) pelatihan, penugasan, dan penilaian sesuai tuntutan penilaian autentik memperoleh status sangat layak. Pendukung materi pembelajaran yang terdiri dari (1) kesesuaian dengan perkembangan ilmu memperoleh status cukup layak, (2) kesesuaian fitur/contoh/pelatihan/rujukan memperoleh status sangat layak, (3) pengembangan wawasan kebhinekaan memperoleh status kurang layak, (4) pengembangan wawasan kebangsaan dan integrasi bangsa memperoleh status kurang layak, (5) tidak mengandung unsur SARA, HAKI, pornografi dan bias (gender, wilayah, dsb) memperoleh status sangat layak.Kata Kunci : Kelayakan Isi, Buku Teks, Kurikulum 2013
HUBUNGAN PENGALAMAN MENULIS DI MAJALAH DINDING DENGAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS X SMA TAMAN SISWA MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 Adriani Perangin-angin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 2, No 3 (2013): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v2i3.1660

Abstract

This study aimed to describe the level of mastery of diction, illustrating the ability to write essays arguing and explaining relationships diction mastery of the ability to write essays siswa.Penelitian argument was held in SMA Negeri 1 Berastagi. Sample as many as 40 students, which is taken Random Sampling (Random) from 9 class X, and was elected class X-1 as an object of research.Before testing the hypothesis, first performed followed by descriptive data and test requirements analysis, test for normality and linearity test. To test the hypothesis used formula product moment correlation significance level of 5%.From the description of the data obtained diction skills class X SMA Negeri 1 Berastagi learning year 2012/2013, quite well with the average value of 75.625 and a standard deviation of 7.18 and an argument essay writing skills of students is also quite good with an average value of 71.625 and a standard deviation of 7.02. The correlation coefficient menunjukkanrhitung> rtabel or 0.663> 0.312 so it can be concluded that there is a significant relationship between mastery of diction on the ability to write an argument essay in class X SMA Negeri 1 Berastagi Learning Year 2012/2013. Linearity test results indicate that the relationship between Mastery Ability Test Diction for Writing Argumentation Writing ability is linear regression equation: Y = 22.624 + 0.648 X and Fhitung = 0.715> F table = 2.30.Thus the higher ability students mastery of diction, the higher the student's ability to write an argument essay.keyword, mastery of diction is associated with writing arguments.
Studi Karakter Bernalar Induktif Pada Kemampuan Menulis Kritis dan Ilmiah Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas HKBP Nommensen Sarma Panggabean; Pontas Jamaluddin Sitorus
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 3 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.716 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i3.20142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakter bernalar induktif dengan kemampuan menulis kritis dan ilmiah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas HKBP Nommensen; dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun pembelajaran 2019/2020. Populasi mencakup mahasiswa Grup A dan Grup B sebanyak 80 peserta didik, penentuan sampel menggunakan teknik purposive sample; diperoleh satu grup sebanyak 40 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik test objektif dan test menulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas menggunakan Uji Liliefors, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis menggunakan Uji-t. Hipotesis diuji dengan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05. Dari data perhitungan thitung ˃ ttabel = 4,06 > 1,65. Dengan demikian hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Sehingga, dapat dinyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara karakter bernalar induktif dengan kemampuan menulis kritis dan ilmiah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP, Universitas HKBP Nommensen. Kata Kunci : Bernalar, Induktif, Menulis Kritis dan Ilmiah
Pergeseran Makna Kata pada Komunikasi Generasi Alpha sebagai Kontestasi Identitas Utami Maulida
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.752 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v11i1.33492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara inklusif dan komperehensif mengenai bahasa komunikasi yang sering kali digunakan oleh generasi alpha. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan jenis penelitian kualitatif yaitu menganalisis bahasa yang digunakan generasi alpha dalam berkomunikasi yang mengandung pergeseran makna kata pada ruang lingkup ameliorasi dan peyorasi. Terjadinya peyorasi lebih banyak digunakan generasi alpha dibandingkan dengan ameliorasi. Pergeseran makna pada peyorasi yang diungkapkan generasi alpha ketika berkomunikasi adalah bentuk sebagai pengakuan publik. Generasi alpha merupakan generasi termuda dari seluruh generasi. Generasi alpha tumbuh melekat dengan digital dan cenderung lebih melaju pesat dibandingkan generasi sebelumnya, dalam hal ucapan pada saat berkomunikasi generasi ini melakukan banyak pergeseran makna sebagai kontestasi identitas. Kebermanfaatan penelitian ini sebagai referensi guru dan orang tua untuk mengidentifikasi bahasa yang digunakan generasi alpha ketika berkomunikasi sehingga mengalami pergeseran makna kata, agar dapat diubah ke bahasa komunikasi yang lebih baik.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X SMA SWASTA BANDUNG TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Rainal Muchtar; Hasarepan Sigalingging
Kode : Jurnal Bahasa Vol 4, No 4 (2015): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v4i4.3813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Picture and Picture terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Swasta Bandung Tahun Pembelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Bandung Tahun Pembelajaran 2014/2015 yang berjumlah 36 orang yang terdiri dari 1 kelas. Maka ditetapkan 36 orang sebagai sampel penelitian. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan model desain penelitian one group pre-test-post-test. Instrumen yang digunakan adalah tes esai menulis cerpen. Nilai rata-rata pre-test adalah 61,11, sedangkan rata-rata post-test 75,63. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai tes pada post-test dengan menggunakan model picture and picture lebih tinggi daripada pre-test. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji t diperoleh thitung = 6.31, selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dan 1% dengan df=36-1=35. Pada tabel “t” dengan df 35 diperoleh taraf signifikan 5% = 2,03 dan pada taraf signifikan 1% = 2.72, maka dapat diketahui t0> ttabel, yakni 2,03< 6.31 > 2.72. Dengan demikian H0 (hipotesis nihil) ditolak dan Ha (hipotesis alternatif) diterima. Hal ini berarti penerapan model picture and picture berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Swasta Bandung Tahun Pembelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Model Picture and Picture, Menulis Cerpen.

Page 5 of 59 | Total Record : 582


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Kode: Edisi Juni 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024 Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023 Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023 Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023 Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023 Vol 11, No 4 (2022): Kode: Edisi Desember 2022 Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022 Vol 11, No 2 (2022): Kode: Edisi Juni 2022 Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022 Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021 Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021 Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021 Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021 Vol 9, No 4 (2020): KODE Vol 9, No 3 (2020): KODE Vol 9, No 2 (2020): KODE Vol 9, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 8, No 4 (2019): KODE Vol 8, No 3 (2019): KODE Vol 8, No 2 (2019): KODE Vol 8, No 1 (2019): KODE Vol 7, No 4 (2018): KODE Vol 7, No 3 (2018): KODE Vol 7, No 2 (2018): KODE Vol 7, No 1 (2018): KODE Vol 6, No 3 (2017): KODE Vol 6, No 1 (2017): KODE Vol 5, No 3 (2016): KODE Vol 6, No 4 (2017): KODE Vol 6, No 2 (2017): KODE Vol 5, No 2 (2016): KODE Vol 5, No 1 (2016): KODE Vol 4, No 4 (2015): KODE Vol 4, No 3 (2015): KODE Vol 4, No 2 (2015): KODE Vol 4, No 1 (2015): kode Vol 3, No 4 (2014): KODE Vol 3, No 3 (2014): KODE Vol 3, No 2 (2014): KODE Vol 3, No 1 (2014): KODE Vol 2, No 4 (2013): KODE Vol 2, No 3 (2013): KODE Vol 2, No 2 (2013): KODE Vol 2, No 1 (2013): KODE Vol 1, No 3 (2012): KODE Vol 1, No 2 (2012): KODE Vol 1, No 1 (2012): KODE More Issue