cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
Estimasi Parameter Model Gravity dengan Metode Penaksiran Kuadrat Terkecil dan Fungsi Hambatan Eksponensial-Negatif (Studi Kasus Kabupaten Sukoharjo) Josephin Onesifera Rum; Syafi'i Syafi'i; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1517.881 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v9i2.52588

Abstract

Kabupaten Sukoharjo memiliki lokasi yang strategis, yakni letaknya di persimpangan Semarang, Yogyakarta, dan Surakarta. Hal ini akan mendukung pembangunan di Kabupaten Sukoharjo, dan meningkatkan pergerakan. Pergerakan yang meningkat menimbulkan masalah transportasi, oleh karena itu diperlukan perencanaan dengan mengestimasi matriks asal tujuan. Hasil akhir penelitian ini diharapkan dapat diketahui besarnya parameter β pada fungsi hambatan Eksponensial-Negatif dengan metode Kuadrat Terkecil, untuk mengetahui total estimasi distribusi pergerakan di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2021, serta menguji tingkat kemiripan arus lalu lintas hasil pemodelan dan hasil traffic count. Perhitungan estimasi distribusi pergerakan tahun mendatang menggunakan Model Gravity. Nilai parameter β dalam persamaan model Gravity didapatkan melalui kalibrasi Newton-Raphson pada software Matlab. Untuk mengukur tingkat kemiripan dari perhitungan arus lalu lintas hasil pemodelan dan hasil traffic count digunakan Koefisien Determinasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan  nilai parameter β sebesar 0,0613, dengan total pergerakan Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2021 adalah 16364 smp/jam. Tingkat validitas dari penelitian ini dianggap sangat tinggi karena didapatkan nilai R2 senilai 0,8194.Kata Kunci : EMME/3, Matriks Asal Tujuan, Matlab, Model Gravity
PENGARUH PERSENTASE FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN HIGH VOLUME FLY ASH SELF COMPACTING CONCRETE SPESIMEN SILINDER 150 MM X 300 MM USIA 90 HARI Sonny Bhaksono Aji; Agus Setiya Budi; Senot Sangadji
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.416 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i3.36556

Abstract

Penggunaan supplementary cementing material yang bersifat pozzolan seperti fly ash banyak dipertimbangkan karena selain efektif me-reduce penggunaan portland cement, fly ash juga merupakan limbah pembakaran batu bara yang kurang termanfaatkan. High volume fly ash self compacting concrete dapat menghasilkan sustainable concrete dengan mechanical strength yang tinggi dan workability yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase fly ash terhadap kuat tekan HVFASCC. Penelitian menggunakan 1 mix design beton normal usia 28 hari dan 3 variasi mix design HVFASCC usia 90 hari dengan fly ash replacement ratio 50%, 60% dan 70% dengan total cementitious 500 kg/m3. Spesimen yang digunakan adalah silinder 150 x 300 mm sejumlah 3 buah untuk tiap mix design. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian beton segar dan hardened concrete. Untuk destructive test dilakukan sesuai standar ASTM C469 dengan compressive testing machine. Hasil pengujian beton segar menunjukkan workability semakin baik seiring peningkatan fly ash replacement ratio. Pengujian hardened concrete untuk NC.90, HVFA.90.50, HVFA.90.60, HVFA.90.70 menghasilkan kuat tekan 74,98 MPa, 74,60 MPa, 58,95 MPa, 46,50 MPa. Adanya perbedaan kuat tekan terjadi karena adanya evolusi dari reaksi yang terjadi pada fly ash-cement blends yang melibatkan degree of hydration dan degree of reaction.
PERFORMANCE OF SERVICE AND USER PERCEPTION RURAL TRANSPORT (Case Study Minibus PO Putra Jaya Utama route Solo- Kartosuro , Sukoharjo - Penggung , Klaten - Semin , Gunung Kidul ) Handayani, Dewi; Mahmudah, Amirotul M.H.; Kurniawan, Robbi
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.556 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i1.37107

Abstract

Penurunan kinerja Angkutan Umum Pedesaan berakibat terhadap penurunan jumlah pengguna. Di lain sisi penurunan pengguna akan berakibat minimnya penghasilan pengusaha sehingga akan memperburuk kinerja yang sudah ada. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mendapatkan nilai kinerja dan mengetahui persepsi pengguna terhadap kinerja pelayanan tersebut. Penelitian dilakukan terhadap PO Putra Jaya Utama yang melayani trayek Solo-Kartasuro-Penggung (Klaten)-Semin (Gunung Kidul). Pengukuran kinerja pelayanan dilakukan dengan metode pengukuran langsung di lapangan. Parameter kinerja pelayanan berupa load factor, headway, waktu tunggu penumpang, kecepatan perjalanan, waktu perjalanan. Pengukuran persepsi pelayanan dilakukan dengan metode kuisioner. Survei diadakan pada hari Libur, hari Biasa, dan hari Pasar. Hasil penelitian didapatkan load factor = 34,25 %, headway = 1 jam 28 menit , waktu tunggu penumpang = 44 menit, waktu perjalanan = 1,9 jam, kecepatan perjalanan = 26 km/jam, kesesuaian angkutan pedesaan terhadap Standar Peraturan Minimal (SPM) Permenhub no. 98 tahun 2013 = 56,68%. Persepsi pengguna terhadap kinerja pelayanan: Ketersediaan tempat duduk lebih dari cukup, waktu tunggu penumpang buruk, lama perjalanan hampir mendekati cukup, dan kecepatan perjalanan cukup.
KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 1 DAN 2 CM PADA TIAP JARAK 5 CM Arieffyanto, Farid; Budi, Agus Setiya; Supardi, Supardi
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.071 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36995

Abstract

Beton bertulangan bambu merupakan komponen struktur alternatif pengganti dari beton bertulangan baja. Hal tersebut dikarenakan bambu memiliki kuat tarik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat lentur pada balok beton tulangan bambu petung vertikal takikan tidak sejajar tipe u dengan lebar 1 cm dan 2 cm pada tiap jarak 5 cm. Benda uji yang digunakan adalah balok beton berukuran 110 x 150 x 1700 mm dengan total benda uji 12 buah. Enam buah menggunakan tulangan bambu petung dengan lebar takikan 1 cm dan enam buah menggunakan tulangan bambu petung dengan lebar takikan 2 cm. Dimensi bambu petung yang digunakan adalah 1650 x 20 x 5 mm. Mutu beton direncanakan fc' = 17 Mpa (minimal). Pengujian kuat lentur balok dilakukan pada umur 28 hari dengan memberikan dua titik beban terpusat pada 1/3 bentang balok dari tumpuan. Pola keruntuhan pada balok beton tulangan bambu petung terletak antara 1/3 bentang tengah dan 5 % L dari tepi 1/3 bentang tengah. Nilai kuat lentur berdasarkan analisis pada balok beton tulangan bambu petung dengan lebar takikan 1 cm adalah 9,509 N/mm2 dan balok beton tulangan bambu petung dengan lebar takikan 2 cm adalah 8,596 N/mm2.
ANALISIS KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN JALUR 01B DAN 06 DI WILAYAH SURAKARTA Pulung Adhi Atmaja; Budi Yulianto; Amirotul M.H Mahmudah
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.502 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i2.36872

Abstract

Angkutan kota jalur 01B dan 06 adalah transportasi umum yang berpengaruh di Kota Surakarta, dimana kedua trayek ini bermula di sentral bisnis kota Surakarta. Trayek 01B merupakan trayek backbone dari luar kota (wilayah Palur) menuju Klewer atau sebaliknya. Sedangkan trayek 06 merupakan jalur dalam kota yaitu kelurahan Kadipiro yang berada di wilayah utara Surakarta yang merupakan wilayah para pedagang dan pengusaha industri kecil yang membutuhkan angkutan menuju Pasar Legi dan Pasar Klewer. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja pelayanan angkutan umum perkotaan jalur 01B dan 06 Kota Surakarta, dengan menggunakan standar Indikator Kinerja Pelayanan Angkutan Umum menurut Departemen Perhubungan dan Indikator Kinerja Angkutan Umum yang mengacu pada standar World Bank. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitis. Indikator penelitian ini berupa headway, load factor, waktu tunggu penumpang, jumlah penumpang, waktu tempuh, kecepatan, availability, dan operating ratio. Data pendukung dalam penelitian ini didapat dari Dinas Perhubungan Kota Surakarta, yang berguna untuk memudahkan dalam pelaksanaan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja angkutan umum Kota Surakarta jalur 01B dan 06 belum seluruhnya memenuhi standar indikator yang ditetapkan. Berdasarkan standar dari Depertemen Perhubungan untuk kedua jalur tersebut telah memenuhi syarat indikator headway,waktu tunggu dan waktu tempuh. Kemudian untuk indikator load factor dan availability kedua jalur belum memenuhi standar yang ditetapkan. Dan untuk indicator operating ratio, kedua trayek tersebut melebihi standar karena kurang dalam melakukan perawatan armada.
KAJIAN KUAT TARIK LANGSUNG DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FLY ASH KADAR 15%, 30%, DAN 40% SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP BETON NORMAL Agus Setiya Budi; Purwanto Purwanto; Aninggito Wiku Cahyo Aji
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 3 (2021): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1811.871 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v9i3.54546

Abstract

Pada era sekarang seiring dengan peningkatan jumlah penduduk Indonsesia yang tinggi diperlukan juga sarana penunjang untuk kehidupan berupa infrastruktur yang nyaman dan aman untuk guna mencukupi kebutuhan hidup. Dalam usaha memenuhi kebutuhan sehari hari salah satu upaya yaitu dengan dilaksanakan pembangunan infrastruktur dengan kualitas yang tinggi namun diusahakan dengan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang cepat dengan hasil yang bagus dan biaya yang efisien. Beton menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan suatu infrastruktur. Industri pembuatan beton yang masih menggunakan semen portland sebagai pilihan bahan baku utamanya dapat memicu kerusakan terhadap lingkungan. Kerusakan terhadap lingkungan dapat terjadi disebabkan emisi karbon dioksida yang berasal dari pembakaran batu bara dalam pembuatan semen portland. Salah satu alternatif solusi untuk menggantikan semen portland yaitu menggunakan residu pembakaran batu bara yaitu fly ash guna meningkatkan kualitas beton dan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Pada Penelitian ini dilakukan analisis kuat tarik langsung dan kuat tarik belah pada beton menggunakan kadar fly ash 15%, 30%, dan 40% sebagai bahan pengganti dari semen dengan dimensi benda uji pengujian kuat tarik langung 10 x 10 x 25 cm berbentuk balok dengan ditengah bentang terdapat cuilan dengan bentuk segitiga dengan dimensi tinggi 1,5 cm dan alas 2 cm berfungsi sebagai area yang diharapkan gagal dan benda uji pengujian kuat tarik belah berupa silinder 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian kuat tarik langsung menggunakan metode load controlled test dengan menggunakan alat UTM (Universal Testing Machine), sedangkan pengujian kuat tarik belah menggunakan alat CTM (Compression Testing Machine), pengujian dilaksanakan pasca beton mengeras pada umur 28 hari. Nilai pengujian rata-rata kuat tarik belah lebih besar dibandingkan nilai pengujian rata-rata kuat tarik langsung, nilai kuat tarik langsung pada variasi fly ash kadar 15 % sebesar 79,47 % dari kuat tarik belah, nilai kuat tarik langsung pada variasi fly ash kadar 30 % sebesar 123,37 % dari kuat tarik belah, nilai kuat tarik langsung pada variasi fly ash kadar 40 % sebesar 123,29 % dari kuat tarik belah, nilai kuat tarik langsung pada variasi beton normal sebesar 82 % dari kuat tarik belah.
Analisa dan Evaluasi : Akar Penyebab dan Biaya Sisa Material Konstruksi Proyek Pembangunan Kantor Kelurahan di Kota Solo, Sekolah, dan Pasar Menggunakan Root Cause Analysis (RCA) dan Fault Tree Analysis (FTA) Kristanto Wibowo; Sugiyarto Sugiyarto; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.636 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i2.36572

Abstract

Sisa material merupakan hasil sisa yang pasti muncul dalam sebuah proyek konstruksi berupa bahan atau material yang sudah tidak dapat difungsikan sebagaimana fungsinya dalam perencanaan dan berpeluang besar merugikan kontraktor apabila tidak dimanajemen dengan benar. Kerugian kontraktor yang dimaksudkan, salah satunya adalah membengkaknya biaya pelaksanaan proyek konstruksi. Root Cause Analysis (RCA) merupakan suatu metode analisis yang dipakai untuk menentukan penyebab utama suatu permasalahan dengan mengidentifikasi masalah paling umum atau paling terlihat kepada persoalan khusus yang merupakan akar dari masalah tersebut. Fault Tree Analysis (FTA) merupakan suatu metode analisis yang dipakai untuk menentukan seberapa berpengaruh penyebab-penyebab persoalan yang ada menyebabkan suatu kejadian penting ‘top event’ dalam satuan persen, menggunakan bantuan diagram ilustrasi berbentuk seperti cabang-cabang pohon, dan dihitung dengan rumus-rumus tertentu. Hasil analisa didapat jenis material yang paling banyak menjadi sisa material adalah besi dan genting keramik dengan persentase biaya sisa material berkisar dari 12,40 % - 14,50 %. Solusi untuk mengurangi sisa material antara lain : memberikan arahan kepada tenaga kerja agar lebih berhati-hati, dan menggunakan pekerja pembesian yang lebih efisien serta berpengalaman.
ANALISIS HIDROGRAF ALIRAN DAERAH ALIRAN SUNGAI TIRTOMOYO DENGAN BEBERAPA METODE HIDROGRAF SATUAN SINTETIS Angga Safrida, Muhammad Fajar; Sobriyah, Sobriyah; Wahyudi, Agus Hari
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 3 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.944 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i3.37426

Abstract

Kontribusi air dari DAS Tirtomoyo terhadap Waduk Gajah Mungkur Wonogri belum dapat diketahui cara yang tepat untuk digunakan. Salah satu cara untuk mengetahui besarnya debit banjir di DAS Tirtomoyo adalah dengan memprediksi besarnya aliran dari data hujan yang ada, oleh karena itu data hujan sebagai masukan utama proses pengalihragaman hujan menjadi aliran menjadi suatu hal yang sangat penting dan harus memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. Penelitian ini menyajikan suatu pendekatan sederhana untuk membandingkan debit puncak dan bentuk hidrograf aliran antara hidrograf terukur dan hidrograf satuan sintetis pada DAS Tirtomoyo. Beberapa metoda hidrograf satuan sinteteis seperti cara GAMA I, ITB-1, ITB-2, Limantara, Nakayasu, dan Snyder digunakan untuk menghitung debit puncak dan bentuk hidrograf. Dari hasil kalibrasi model didapatkan model hidrograf satuan sintetis yang sesuai dan mendekati karakteristik hidrograf terukur untuk mendapatkan HSS yang tepat untuk karakteristik DAS Tirtomoyo. Hasil penelitian menunjukkan debit puncak dari hidrograf terukur pada tanggal 19 Desember 2012, 19 Februari 2013, 29 Maret 2013, 4 April 2013 dan 20 Mei 2013 berturut-turut yaitu 630,26 m3/dt, 827,32 m3/dt, 726,23 m3/dt, 1140,78 m3/dt, 1806,33 m3/dt. Hasil perhitungan dari setiap metode HSS tidak bisa diputuskan debit puncak yang paling sesuai dengan hidrograf terukur pada DAS Tirtomoyo karena setiap metode memiliki keunggulan berbeda-beda pada tiap kejadian hujan.
PERENCANAAN SITE PLAN DAN STUDI KELAYAKAN INVESTASI PADA PERUMAHAN PONDOK PERMATA HIJAU DESA WIRUN KECAMATAN MOJOLABAN Supriyadi, Supriyadi; Qomariyah, Siti; Muttaqin, Adi Yusuf
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.501 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37556

Abstract

Perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari pemukiman baik perkotaan maupun pedesaan yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni (UU No. 1 Tahun 2011). Hal ini memberikan peluang investasi untuk membangun perumahan. Kegiatan investasi mempunyai resiko yang besar, terutama dalam aspek finansial yang dapat mengakibatkan kerugian bagi investor di masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan perencanaan dan studi kelayakan investasi perumahan mulai pembuatan site plan, desain rumah, dan juga besarnya biaya pembangunan perumahan. Studi selanjutnya adalah menganalisis kelayakan investasi perumahan untuk menentukan harga jual minimum dengan modal pinjaman dengan tingkat suku bunga 12 % selama 15 tahun. Site plan Perumahan Pondok Permata Hijau direncanakan terdiri dari bangunan rumah satu lantai yaitu type 65 dengan luas kaveling 120 m2, type 53 dengan luas kaveling 106 m2 serta ruko dua lantai yaitu type 107,5 dengan luas kaveling 75 m2. Harga jual minimum untuk modal pinjaman jangka 15 tahun dengan suku bunga 12 % masing sebesar Rp 407,863,209,- untuk rumah type 53, Rp 482,562,598,- untuk rumah type 65 dan Rp 580,211,740,- untuk rumah toko type 107,5. Pembangunan Perumahan Pondok Permata hijau dengan perhitungan harga jual pada koefisien Q=1.1q dan T=1.1t diperoleh NPV = Rp 947,806,929,- > 0, B/C > 1, IRR = 12,41% > MARR = 12%, maka pembangunan Perumahan Pondok Permata Hijau desa Wirun adalah layak.
EVALUASI KINERJA JARINGAN JALAN EKSISTING KOTA SURAKARTA DENGAN SKENARIO DO SOMETHING Indra Pradana, Doni; Syafi'i, Syafi'i; Jauhari Legowo, Slamet
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.895 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i2.37442

Abstract

AbstractSurakarta is located in the province of Central Java, the total area is 44 km2, inhabited by a population of 578.892 inhabitants (2013).Growth in the number of vehicles that are not balanced by the growth of road length will result in saturation points due to traffic delays. This studyaim to evaluate the performance of the road network Surakarta in 2013 based on the value of the Volume Ratio and Capacity ( NVK ). NVKobtained by comparing the volume of traffic to road capacity. Traffic volume matrix obtained by assigning Origin Destination (OD) Matrix to theroad network with the help of software EMME/3. Capacity is calculated based Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). NVK value < 0,8is a stable condition, the value of 0,8-1 called unstable condition, if the value of NVK >1 then the road are in critical condition. NVK road with?0,8 given the solution to the handling of side friction reduction scenario by restricting on street parking and prohibit activities on the soulder of theroad pavement. In condition do nothing NVK value on road that are included in the range of 0,8-1 is 6,04%, the value of NVK ?1 IS 3,83%.After handling scenario such as parking prohibition and prohibition of actifities in the shoulder of the road pavement, the value of NVK 2013condition do something road NVK are included in the range of 0,8-1 down to 4,76%, the value of NVK ? 1drop to 3,02%.