Articles
118 Documents
ANALISIS POTENSI DEMAND, ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR 6 PADA PERTOKOAN
Budi Yulianto; Amirotul M.H.; M Rafli Falah Wijawa
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i3.71912
Kota Surakarta merupakan kota yang sedang dalam perkembangan dan pertumbuhan yang cukup cepat, salah satu sarana penting untuk mendukung perkembangan ini adalah pada bidang transportasi. Untuk mendukung peningkatan layanan angkutan umum di bidang transportasi agar masyarakat lebih efisien dan memadai dalam melakukan perpindahan, pemerintah kota bekerjasama dengan Dinas Perhubungan membuat sarana transportasi angkutan umum massal yang memiliki nama Batik Solo Trans (BST). Pada penelitian ini, dilakukan analisis potensi demand, ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP) dari BST koridor 6 pada sektor pertokoan. Pemilihan koridor 6 BST karena koridor ini merupakan koridor baru yang melewati cukup banyak pertokoan sehingga memiliki tarikan perjalanan yang cukup besar dan terdapat potensi demand penumpang yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan penelitian analisis besaran tarif pada koridor 6 BST yang sesuai dengan fungsi guna lahan pertokoan di koridor 6. Pada penelitian ini digunakan metode survei, data dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 yaitu data primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang didapatkan dari hasil kuisioner yang telah disebarkan pada pegawai pertokoan. Data sekunder pada panelitian ini didapat melalui instansi-intansi terkait, dan jumlah populasi pegawai tiap pertokoan yang disurvei. Berdasarkan hasil analisis survei, diperoleh jumlah populasi pegawai pertokoan sepanjang rute BST koridor 6 sebanyak 774 orang. Nilai potensi demand yang didapat dari total pertokoan adalah 549 orang, dengan rincian 170 orang sudah menggunakan BST dan 379 orang yang berpotensial akan menggunakan BST. Nilai ATP secara keseluruhan adalah Rp 4.872,08. Nilai WTP secara keseluruhan adalah Rp 3.273,41.
AKURASI PENGGUNAAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) DALAM PREDIKSI KAPASITAS DUKUNG FONDASI TIANG
Dananjaya, Raden Harya;
Sutrisno, Sutrisno;
Rahmawati, Nanda Milenia Dwi
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.65101
Kapasitas dukung merupakan hal penting yang harus diperhatikan pada saat merancang sebuah fondasi. Artificial intelligence dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk memprediksi daya dukung fondasi. Salah satu metode di dalam artificial intelligence yang sering digunakan adalah support vector machine (SVM). Keuntungan dari penggunaan metode SVM adalah pengurangan asumsi yang digunakan untuk memperoleh hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat pada proses prediksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akurasi SVM dalam memprediksi kapasitas dukung fondasi dengan menggunakan data cone penetration test (CPT). Features atau variabel bebas yang digunakan sebagai input adalah diameter tiang (D), panjang tiang (L), pile material, pile type, installation method, nilai qc (tahanan conus) dan fs (tahanan gesek). Untuk melakukan kalibrasi dan validasi, digunakan data loading test. Proses validasi dilakukan dengan menggunakan metode k-fold cross validation yang pada penelitian ini menggunakan 10-folds cross validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SVM yang menghasilkan akurasi terbaik adalah dengan menggunakan kernel polynomial, C sebesar 0,5 dan g sebesar 0,1. Proporsi data training dan testing yang menghasilkan akurasi tertinggi adalah 90% : 10%, yang mana memiliki nilai R2 dan RMSE pada proses testing sebesar 0,9287 dan 637,1087 kN, secara berturut-turut.
ESTIMASI PARAMETER MODEL GRAVITY DENGAN METODE ENTROPI MAKSIMUM DAN FUNGSI HAMBATAN PANGKAT (STUDI KASUS KABUPATEN SUKOHARJO)
Legowo, Slamet Jauhari;
Syafi'i, Syafi'i;
Widyaputra, Athaariq Bagus
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.67278
Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi di kawasan aglomerasi surakarta juga berdampak pada peningkatan jumlah pergerakan di dalam maupun keluar masuk kabupaten sukoharjo serta dapat mengakibatkan permasalahan transportasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan analisis estimasi matriks asal tujuan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pergerakan Matriks Asal Tujuan (MAT) dari nilai parameter β yang dianalisis menggunakan metode estimasi Entropi Maksimum dan fungsi hambatan pangkat. sekaligus mengetahui besar pola pergerakan di tahun 2021 serta mengetahui tingkat validitas arus hasil permodelan dengan pengamatan di Kabupaten Sukoharjo Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan 6 kabupaten kota disekitarnya. metode yang digunakan adalah Entropi Maksimum dan fungsi hambatan pangkat dengan mengambil data survey lalu lintas di 31 titik yang mencakup 12 zona internal 24 zona eksternal. Estimasi matriks asal tujuan menggunakan model gravity batasan bangkitan-tarikan dengan bantuan software EMME/3 dimana terdapat parameter β yang memuat fungsi hambatan didalamnya. Metode untuk memperoleh parameter β adalah metode kalibrasi Newton-Raphson menggunakan program Microsoft Excel. Uji Validitas menggunakan koefisien determinasi (R²) Hasil penelitian ini menunjukkan nilai parameter β sebesar 0.080, dengan tingkat validitas (R 2 ) sebesar 0,827, dan jumlah total pergerakan di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2021 adalah 16374 smp/jam
Analisis Numeris Pengaruh Kedalaman Terhadap Debit Rembesan Sumur Resapan
Bambang Setiawan;
Galuh Chrismaningwang;
Agum Sidik Kurniawan
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.68634
Air menjadi salah satu unsur yang sangat penting bagi bagi makhluk hidup yang berada di bumi. Kebutuhan akan air bersih semakin meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Pertubuhan penduduk mengakibatkan perubahan tata guna lahan. Ruang Terbuka Hijau yang berfungsi sebagai resapan air beralih fungsi menjadi jalan, gedung serta bangunan-bangunan lainnya. Berkurangnya air yang meresap kedalam tanah mengakibatkan semakin sedikit cadangan air di dalam tanah. Sumur resapan merupakan salah satu solusi untuk permasalahan tersebut. Sumur resapan bekerja dengan cara menyalurkan air hujan yang berada di permukaan untuk ditampung ke dalam lubang yang telah dibuat. Kedalaman sumur resapan akan berpengaruh pada perubahan energi pada aliran tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedalaman sumur resapan terhadap debit rembesan. Software geostudio dengan fitur seep/w sering digunakan dalam analisis rembesan air seprti pada pondasi atau tubuh bendungan, sumur injeksi, dan infiltrasi air lewat drainase. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan analisis permodelan dua dimensi menggunakan fitur seep/w pada software geostudio dan perhitungan konvensional menggunakan rumus darcy. Pemodelan sumur resapan dilakukan dengan tujuh variasi kedalaman pada tanah lempung. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh kedalaman sumur respaan terhadap debit rembesan. Nilai debit rembesan mengalami kenaikan seiring dengan bertambahnya kedalaman sumur resapan. Perbandingan debit rembesan dengan perhitungan konvensional dan fitur seep/w pada software geostudio didapatkan selisih nilai debit rembesan. Selisih nilai debit rembesan perhitungan konvensional dan fitur seep/w pada software geostudio untuk tanah lempung yaitu antara 7%- 51%.
PENGARUH ABU SERBUK KAYU SEBAGAI SUBSTITUSI SEBAGIAN SEMEN DAN BAHAN TAMBAH BESTMITTEL TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Sri Devi Devi Pangulu;
Nurhayati Doda;
Andi Sahrul Hidayat
Matriks Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v13i2.102978
This study examines the effect of adding sawdust ash as a partial cement substitution and Bestmittel additives on the mechanical properties of concrete, especially compressive strength and initial and final setting times. The method used is a laboratory experiment with variations in concrete mixtures containing sawdust ash of 1% to 5% and the addition of Bestmittel of 0.4% of the weight of cement. The compressive strength test results at the age of 14 days showed that the minimum compressive strength value of 19.08 MPa was obtained in a mixture with a 2% sawdust ash substitution. Meanwhile, the setting time test showed that adding sawdust ash tended to slow down the setting process. The mix with 1% sawdust ash had an initial setting time of 60 minutes and a final setting time of 120 minutes, while the mixture with 5% sawdust ash experienced an increase in the initial setting time to 77 minutes and the final setting time to 150 minutes. Thus, the use of sawdust ash and Bestmittel affects the initial performance of concrete, both in terms of strength and hardening time.Keywords: bestmittel; compressive strength; concrete; sawdust ash; setting time.
Kajian Kuat Lentur pada Beton Beton Bubuk Reaktif Dengan Silica Fume 15% dan Variasi Pasir Kuarsa
Wibowo Wibowo; Endah Safitri; Bayu Desela Arsanto
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i3.76577
Perkembangan infrastruktur berdampak pada kemajuan ekonomi. Pembangunan gedung bertingkat dan jembatan penghubung antardaerah tidak lepas kaitannya dari material beton. Beton super yang memiliki kualitas lebih baik dari beton konvensional dibutuhkan karena struktur yang tinggi dan bentang yang jenjang, sehingga harus memiliki struktur yang lebih efisien dan ramping. Beton bubuk reaktif merupakan solusi untuk menghadapi tuntutan dalam bidang infrastruktur. Riset ini dimaksudkan untuk mencari tahu pengaruh penggunaan silica fume 15% dari massa binder dan variasi kadar pasir kuarsa terhadap nilai kuat lentur beton bubuk reaktif. Penelitian menggunakan metode eksperimental. Benda uji yang digunakan pada pengujian kuat lentur merupakan balok dimensi 10x10x40 cm dengan sejumlah 21 benda uji dan menggunakan alat pengujian Universal Testing Machine. Pengujian dilakukan saat umur benda uji mencapai 28 hari. Hasil pengujian ini diperoleh nilai kuat lentur beton bubuk reaktif pada variasi kadar pasir kuarsa 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35% dan 40% senilai 4,7804 MPa; 5,3353 MPa; 6,2002 MPa; 6,7901 MPa; 7,0351 MPa; 6,8350 MPa; dan 6,2749 MPa.Kata Kunci : beton bubuk reaktif, kuat lentur, pasir kuarsa, silica fume
ANALISIS ABILLITY TO PAY (ATP) DAN WILLIGNESS TO PAY (WTP) FEEDER BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR 8 PADA SEKOLAH
Budi Yulianto; Amirotul Musthofiah H. M.; Anak Agung Grammy Kusuma Dewi
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.76471
Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang saat ini sedang mengembangkan sistem transportasi umum untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpindahan dan pergerakan. Feeder Batik Solo Trans (BST) merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta dan bukti perkembangan pada bidang moda transportasi umum saat ini. Dalam pelaksanaan pelayanannya tentu masih diperlukan beberapa peningkatan pada beberapa sektor pelayanan, salah satunya adalah kesesuian dalam penetapan tarif bagi para pengguna khususnya para pelajar. Penilitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatahui besar Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) feeder BST koridor 8 pada sekolah yang berada di sepanjang rute pelayanan koridor 8. Data pada penelitian ini terbagi atas data primer yang langsung didapatkan di lapangan melalui survei kuesioner kepada pelajar sekolah. Sedangkan untuk data sekunder didapatkan melalui survei wawancara kepada pihak sekolah terkait jumlah siswa dan website resmi Dinas Perhubungan Kota Solo dan Teman Bus. Jumlah populasi pelajar pada sekolah yang ditinjau adalah 9420 siswa. Dari hasil analisis diperoleh nilai tarif ATP dan WTP dari feeder BST Koridor 8 pada kategori sekolah secara keseluruhan adalah sebesar Rp10.108,11 dan Rp3.295,54.
KAJIAN NILAI SUSUT KERING UMUR 28 HARI PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA
Safitri, Endah;
Kusmiwijayanti, Salma Putri;
Wibowo, Wibowo
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.75237
Beton bubuk reaktif tidak menggunakan agregat kasar dalam campurannya, material berukuran mikrometer digunakan sebagai pengganti dari agregat kasar sehingga campuran beton bersifat lebih homogen dan padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pasir kuarsa terhadap susut kering beton bubuk reaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Rancangan campuran beton menggunakan silica fume 15% dengan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35%; dan 40%. Benda uji berbentuk balok dengan dimensi 10 cm x 10 cm x 30 cm dengan jumlah benda uji 21 buah. Uji susut kering dilakukan menggunakan Demountable Mechanical Gauge 200MM selama 28 hari setelah beton berumur 1 hari. Hasil pengujian nilai susut kering setiap kadar pasir kuarsa selama 28 hari untuk variasi 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40% masing-masing adalah 387µ, 352µ, 302µ, 252µ, 208µ, 240µ, 263µ.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG EMPAT KETANDAN DAN SIMPANG EMPAT SANGKRAH KOTA SURAKARTA DENGAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO
Budi Yulianto;
Uti Najwa Atras;
Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v12i1.77259
The city of Surakarta, located in the southern part of java island, is one of the cities that has become a trading node in the golden triangle area in the province of Central Java. This caused traffic jams at several points in Surakarta City such as the Simpang Empat Ketandan and Simpang Empat Sangkrah. Traffic analysis is needed to reduce the conflict problems that occur. PTV Vistro is a software used to analyze the performance of signalized intersections using the HCM 2010 method based on the degree of saturation (DS) and delay (D). Statistical Product and Service Solutions (SPSS) is used to validate base scenario modeling with the queue length parameter (m) to produce data that is representative of conditions in the field. The analysis was carried out under existing conditions and a single scenario. The results of the analysis at the two intersections produce a single scenario with the optimization type Minimize Critical Movement (Split & Cycle Time) having the best performance compared to other optimizations. Simpang Empat Ketandan during the morning rush hour produces DS = 0.36 and D = 36 sec/pcu and during the afternoon rush hour the values DS = 0.48 and D = 42 sec/pcu. The Simpangrah Empat intersection during the morning rush hour resulted in a value of DS = 0.24 and D = 14 sec/pcu and during the afternoon rush hour the value of DS = 0.45 and D = 18 sec/pcu.
EVALUASI NILAI KONDISI FUNGSIONAL PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONTION INDEX (PCI) (Studi Kasus : Ruas Jalan Lingkar Demak, Jalan Losari (Batas Prov. Jawa Barat)-Pejagan, dan Jalan Batas Kota Rembang-Bulu (batas Prov. Jawa Timur))
Setyawan, Ary;
Handayani, Fajar Sri;
Kusumaningtyas, Asteria Nadhia
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64684
Kondisi jalan yang kurang baik tidak hanya mempengaruhi mobilisasi masyarakat dalam hal ekonomi dan sosial, namun dapat menimbulkan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fungsional pada ruas Jalan Lingkar Demak, Losari – Pejagan, dan batas Kota Rembang – Bulu. Mobil hawkeye 2000 yang diproduksi Australian Road Research Board (ARRB) menghasilkan data Pavement Condition Index (PCI) pada tiap segmen yang dapat digunakan untuk menilai kondisi fungsional. Ruas Jalan Lingkar Demak, Losari – Pejagan jalur, serta Batas Kota Rembang – Bulu pada jalur kiri dan jalur kanan menunjukan kondisi fungsional berturut adalah 65,41 (Fair); 67,80 (Fair); 78,13 (Satisfactory); 78,79 (Satisfactory); 68,72 (Fair); 63,39 (Fair).