cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 655 Documents
Penguatan Literasi Keuangan dan Manajemen Resiko untuk Ketahanan Ekonomi Perempuan Animah Animah; Saipul Arni Muhsyaf; Biana Adha Inapty; Nur Indah Haazimah Afilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3197

Abstract

ABSTRACTLimited financial literacy and inadequate understanding of risk management remain significant challenges for women in managing household and business finances, potentially affecting household economic resilience. This community service program focused on strengthening financial literacy and risk management to enhance women's capacity to make sound financial decisions. The program aimed to improve participants' knowledge, skills, and awareness regarding financial planning, budgeting, financial record-keeping, debt management, savings, and the identification and mitigation of financial risks. A participatory approach was employed through educational sessions, training, interactive discussions, case studies, and practical exercises on budgeting and simple financial bookkeeping. The program evaluation was conducted through participant observation and a comparison of participants' understanding before and after the activities. The results indicated an improvement in participants' understanding of financial literacy and risk management principles, enhanced ability to prepare financial plans, and increased awareness of the importance of managing financial risks to maintain household economic stability. This community service program is expected to contribute to strengthening women's economic resilience, enabling them to respond more effectively to economic challenges in a sustainable manner. ABSTRAKRendahnya tingkat literasi keuangan dan terbatasnya pemahaman mengenai manajemen risiko masih menjadi tantangan yang dihadapi perempuan dalam mengelola keuangan keluarga maupun usaha, sehingga berpotensi memengaruhi ketahanan ekonomi rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan literasi keuangan dan manajemen risiko sebagai upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peserta mengenai pengelolaan keuangan, penyusunan anggaran, pencatatan keuangan, pengelolaan utang, tabungan, serta identifikasi dan mitigasi risiko keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik penyusunan anggaran serta pencatatan keuangan sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta serta perbandingan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip literasi keuangan dan manajemen risiko, meningkatnya kemampuan dalam menyusun perencanaan keuangan, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan risiko untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan ekonomi perempuan sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi secara lebih mandiri dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah dan Edukasi Anti-Perundungan di Desa Muncan, Karangasem Ida Ayu Laksmi; Anak Agung Sagung Dewi Rahadiani; I Wayan Joni Astika; Putu Arma Anastasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3211

Abstract

ABSTRACTThe Community Empowerment Learning Service Program (Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat/KKN PMM) of Universitas Warmadewa was conducted in Muncan Village, Selat District, Karangasem Regency, in July 2026 to address environmental and social issues through community-based empowerment. The program integrated two main activities: household waste management education and anti-bullying education for elementary and junior high school students. A participatory approach was implemented through field observations, interactive education, demonstrations, discussions, simulations, mentoring, and pre-test and post-test evaluations. The waste management program targeted residents across the hamlets of Muncan Village, while the anti-bullying program targeted elementary and junior high school students. Descriptive evaluation results showed an improvement in residents’ understanding of waste management. Prior to the intervention, some participants had limited knowledge of the types of household waste and appropriate segregation practices. Following the education and practical demonstrations, participants were better able to distinguish organic and inorganic waste and understand how to segregate waste at the household level. Similarly, the anti-bullying program demonstrated increased student understanding of the definition, forms, impacts, and prevention of bullying. Students also showed greater empathy, awareness of the psychological consequences of bullying, and willingness to reject and report bullying behavior. These findings indicate that participatory community empowerment can promote positive changes in environmental awareness and social behavior. The program contributes to SDGs 3, 4, 11, and 12 and provides a practical model for integrated community service programs in rural communities. ABSTRAKKuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PMM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal. Program KKN PMM Universitas Warmadewa dilaksanakan di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem pada periode Juli 2026 dengan mengintegrasikan dua program utama, yaitu edukasi pengelolaan sampah rumah tangga dan sosialisasi pencegahan bullying bagi siswa SD hingga SMP. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, sosialisasi interaktif, demonstrasi, diskusi, simulasi, pendampingan, serta evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Program pengelolaan sampah menyasar warga di berbagai dusun Desa Muncan, sedangkan program anti-perundungan menyasar siswa sekolah dasar dan menengah pertama. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga mengenai pengelolaan sampah. Sebelum intervensi, sebagian peserta memiliki pengetahuan terbatas mengenai jenis-jenis sampah rumah tangga dan praktik pemilahan yang tepat. Setelah mengikuti edukasi dan demonstrasi praktik, peserta lebih mampu membedakan sampah organik dan anorganik serta memahami cara memilah sampah di tingkat rumah tangga. Demikian pula, program anti-perundungan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai definisi, bentuk, dampak, dan pencegahan perundungan. Siswa juga menunjukkan empati yang lebih besar, kesadaran akan konsekuensi psikologis perundungan, serta kesediaan untuk menolak dan melaporkan perilaku perundungan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dapat mendorong perubahan positif dalam kesadaran lingkungan dan perilaku sosial. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs poin 3, 4, 11, dan 12, serta menyediakan model praktis bagi program pengabdian masyarakat terintegrasi di wilayah perdesaan.
Pemberdayaan Komunitas Arsitek Desa melalui Rancang Taman Bermain Anak Usia Dini untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Desa Citaman Nagreg Kabupaten Bandung intan Nurrachmi; Weishaguna Weishaguna; Erhamwilda Erhamwilda; Saeful Hidayat; Asti Fitriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 5 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3118

Abstract

ABSTRACTCitaman Village, Nagreg District, Bandung Regency, is home to the Al Munawar Design Village Architect Community, consisting of 10 members with basic graphic design skills but no marketable design-service products. At the same time, the village has 213 early childhood learners who require educational play spaces. This community engagement program aimed to strengthen the community’s capacity to produce safe, educational, gamification-based playground designs with creative-economic potential. The program adopted an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through asset identification, socialization, education, training, mentoring, implementation, monitoring, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, focus group discussions, documentation, and pre-test/post-test questionnaires. The knowledge instrument comprised 10 indicators covering program orientation, local assets, child safety, community empowerment, the role of village architects, playground zoning, educational benefits, sketching stages, budget prioritization, and sustainability. Eleven participants completed the knowledge evaluation. The mean score increased from 97.33 at pre-test to 98.82 at post-test, representing an absolute gain of 1.49 percentage points. Eight of ten indicators reached 100% correct responses at post-test. The findings indicate that the intervention strengthened basic understanding, particularly regarding child safety, empowerment, budget prioritization, and sustainability. Digital design and visualization training also produced a playground site plan and visualizations that can be developed into the community’s design-service portfolio. The program suggests that integrating ABCD, participatory design, and digital visualization can transform local skills into service-production capacity; however, actual economic impact cannot yet be concluded because marketing and service transactions remain at the development stage. ABSTRAKDesa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung memiliki Komunitas Arsitek Desa Al Munawar Design yang terdiri atas 10 anggota dengan kemampuan dasar desain grafis, tetapi belum memiliki produk jasa desain yang layak jual. Di sisi lain, terdapat 213 anak usia dini yang membutuhkan ruang bermain edukatif. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas komunitas agar mampu menghasilkan desain taman bermain yang aman, edukatif, berbasis gamifikasi, dan berpotensi menjadi produk jasa kreatif. Program menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui identifikasi aset, sosialisasi, edukasi, pelatihan, pendampingan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, FGD, dokumentasi, dan kuesioner pre-test/post-test. Instrumen pengetahuan memuat 10 indikator yang menilai pemahaman tentang fungsi program, aset lokal, keamanan anak, pemberdayaan, peran arsitek desa, zonasi, manfaat taman bermain, tahapan sketsa, prioritas anggaran, dan keberlanjutan. Sebanyak 11 peserta mengikuti evaluasi pengetahuan. Nilai rata-rata meningkat dari 97,33 pada pre-test menjadi 98,82 pada post-test, atau naik 1,49 poin persentase. Delapan dari sepuluh indikator mencapai 100% jawaban benar pada post-test. Temuan menunjukkan bahwa intervensi efektif memperkuat pemahaman dasar, terutama pada aspek keamanan, pemberdayaan, prioritas anggaran, dan orientasi keberlanjutan. Pelatihan desain dan visualisasi digital juga menghasilkan site plan dan visualisasi taman bermain yang dapat dikembangkan sebagai portofolio jasa komunitas. Program menunjukkan bahwa integrasi ABCD, desain partisipatif, dan teknologi visualisasi dapat mengubah aset keterampilan lokal menjadi kapasitas produksi jasa; namun, dampak ekonomi aktual belum dapat disimpulkan karena pemasaran dan transaksi jasa masih berada pada tahap pengembangan.
Peningkatan Literasi Kesehatan Keluarga Melalui Edukasi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Herbal Menggunakan Buku Saku di Kota Surakarta Rita Septiana; Riski Ishariyanto; Cornelia Septiara; Gemil Lizyanda Waimbo; Fonda Maharani
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3022

Abstract

ABSTRACTThe utilization of herbal medicinal plants constitutes an integral part of Indonesian public health culture, holding significant potential to support promotive and preventive family health efforts. However, public knowledge regarding the appropriate benefits, processing, and application of these medicinal plants remained relatively limited. This community service initiative aimed to enhance public health literacy through direct education and the distribution of the Healthy Family Herbal Pocketbook concerning the utilization of medicinal plants. The methodology employed in this initiative consisted of individualized face-to-face education, which was accompanied by the distribution of the printed pocketbooks to the community during the Car Free Day (CFD) event in Surakarta City. A total of 20 participants were enrolled in the activity, which was conducted on November 16, 2025. The results indicated that the participants demonstrated high enthusiasm toward the information provided and were actively engaged in posing questions regarding the benefits, safety, and processing methodologies of herbal plants. The pocketbook was evaluated as an effective educational medium due to its capacity to present information concisely, practically, and comprehensibly. This initiative contributed significantly to improving the community's baseline understanding of safe and rational herbal medicine usage. Consequently, pocketbook-based education proved to be an effective strategy for elevating family health literacy and fostering the appropriate utilization of traditional medicinal plants.  ABSTRAKPemanfaatan tanaman obat herbal merupakan bagian dari budaya kesehatan masyarakat Indonesia yang memiliki potensi besar dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan keluarga. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai manfaat, pengolahan dan penggunaan tanaman obat herbal yang tepat masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pembagian Buku Saku Herbal Keluarga Sehat tentang pemanfaatan tanaman obat herbal. Metode yang digunakan berupa edukasi langsung secara individual disertai pembagian media cetak buku saku kepada masyarakat pada kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Surakarta. Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada 16 November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi terhadap informasi yang diberikan serta aktif mengajukan pertanyaan terkait manfaat tanaman herbal, keamanan dan cara pengolahannya. Buku saku dinilai efektif sebagai media edukasi karena menyajikan informasi secara ringkas, praktis dan mudah dipahami. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman awal masyarakat mengenai penggunaan tanaman obat herbal yang aman dan rasional. Dengan demikian, edukasi berbasis buku saku dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan keluarga dan mendorong pemanfaatan tanaman obat tradisional secara tepat.  
Pelatihan Pemanfaatan Google Sites Berbasis Nilai-Nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Efektivitas Tata Kelola OSIS di SMA YPPK Teruna Bakti, Waena, Kota Jayapura Ade Sopyan Hadi; Maya Mashita; Erna Herman; Immanuel Firdaus Kombari; Ode Jamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 5 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i5.3192

Abstract

ABSTRACTAdvancements in digital technology require student organizations to manage information and administration effectively, transparently, and participatorily. However, the utilization of digital technology by the Intra-School Student Organization (OSIS) board remains suboptimal, particularly regarding the management of organizational information integrated with national character values. Pancasila serves as the Indonesian nation's philosophy of life and the source of values for state governance. This community service initiative aimed to enhance the digital competence of OSIS board members and integrate Pancasila values into student organization management through digital media. The study employed a qualitative approach and technical triangulation, utilizing observation, interviews, and documentation. Participants received training on using Google Sites, managing digital content, and applying Pancasila values to organizational governance. Subsequently, participants were guided in developing an OSIS website featuring various organizational functions and services. The results demonstrated that participants successfully developed an OSIS website containing comprehensive organizational information—including digital posters for the student council president election, a board member directory with photographs, an OSIS YouTube channel, and an integrated school map via Google Maps. Furthermore, Pancasila values—such as deliberation for consensus, unity, responsibility, democracy, and respect for diversity—were implemented throughout the website's development and management. In conclusion, the training on utilizing Google Sites, grounded in Pancasila values, proved effective in enhancing the digital competence of OSIS board members while simultaneously strengthening organizational governance at SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Jayapura City.  ABSTRAKPerkembangan teknologi digital menuntut organisasi siswa untuk mampu mengelola informasi dan administrasi organisasi secara efektif, transparan, dan partisipatif. Namun, pemanfaatan teknologi digital oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masih belum optimal, terutama dalam pengelolaan informasi organisasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter kebangsaan. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi sumber nilai dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital pengurus OSIS serta mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pengelolaan organisasi siswa melalui media digital. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dan triangulasi teknik menggunakan observasi, wawanacra, dan dokumentasi. Peserta diberikan materi mengenai pemanfaatan Google Sites, pengelolaan konten digital, serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam tata kelola organisasi. Selanjutnya, peserta didampingi dalam mengembangkan website OSIS yang memuat berbagai fitur dan layanan organisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengembangkan website OSIS yang memuat berbagai informasi organisasi, termasuk pembuatan poster digital pemilihan calon ketua OSIS, submenu daftar pengurus OSIS beserta fotonya, kanal YouTube OSIS, serta integrasi Google Maps sekolah. Selain itu, nilai-nilai Pancasila seperti musyawarah mufakat, persatuan, tanggung jawab, demokrasi, dan penghormatan terhadap keberagaman juga terimplementasi dalam proses pengembangan dan pengelolaan website OSIS. Simpulan pengabdian pelatihan pemanfaatan Google Sites berbasis nilai-nilai Pancasila efektif dalam meningkatkan kompetensi digital pengurus OSIS sekaligus memperkuat tata kelola organisasi OSIS di SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Kota Jayapura.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 5 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue