cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 645 Documents
PENDAMPINGAN PASTORAL BAGI LANSIA DALAM MENEMUKAN MAKNA HIDUP DI PANTI WERDHA WISMA MULIA Slamet Riyadi; Yudiahline Ruthasye Sodak
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2902

Abstract

This community service activity aims to describe pastoral care for older adults in discovering life meaning at Wisma Mulia Nursing Home. Older adults experience multidimensional changes involving physical, psychological, social, and spiritual aspects, including spousal loss, separation from family, and the need to be heard, valued, and spiritually strengthened. The activity employed a qualitative pastoral care approach through pastoral conversation, in-depth interviews, verbal and nonverbal observation, faith reflection, and prayer. The results indicate that pastoral accompaniment provides a safe space for older adults to reflect on life experiences, process loss, and strengthen spiritual values. The qualitative findings show that life meaning is constructed through honesty, sincerity, faithfulness, acceptance, gratitude, and belief in God’s presence. Empathic relationships between the pastoral caregiver and the older adult also enhance psychospiritual well-being. Therefore, pastoral care plays a significant role in helping older adults live peacefully, meaningfully, and hopefully in later life. ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pendampingan pastoral bagi lansia dalam menemukan makna hidup di Panti Werdha Wisma Mulia. Lansia menghadapi perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, termasuk kehilangan pasangan, keterpisahan dari keluarga, serta kebutuhan untuk didengarkan dan dikuatkan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan pastoral kualitatif melalui percakapan pastoral, wawancara mendalam, observasi verbal dan nonverbal, refleksi iman, serta doa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pastoral memberi ruang aman bagi lansia untuk merefleksikan pengalaman hidup, mengolah kehilangan, dan meneguhkan nilai spiritual. Temuan kualitatif memperlihatkan bahwa makna hidup lansia dibangun melalui kejujuran, ketulusan, kesetiaan, penerimaan, syukur, dan keyakinan akan penyertaan Tuhan. Relasi empatik antara pendamping dan lansia juga memperkuat kesejahteraan psikospiritual. Dengan demikian, pendampingan pastoral berperan penting dalam menolong lansia menjalani masa tua secara damai, bermakna, dan penuh pengharapan.
PENGUATAN LITERASI TEOLOGI PENTAKOSTA BAGI JEMAAT MELALUI SEMINAR PENGAJARAN ONLINE DI GBI RAYON 1G Johannes Rajagukguk; Junifrius Gultom; Bertina Munthe
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2898

Abstract

This community service program aimed to strengthen Pentecostal theological literacy among the congregation of GBI Rayon 1G through an online teaching seminar entitled “Pentecost amid Various Christian Streams.” The program was motivated by the increasing exposure of congregants to diverse theological currents, digital spirituality, and interdenominational religious practices, which require stronger theological discernment. The implementation method consisted of four stages: preparation, seminar implementation, evaluation, and follow-up. The seminar was conducted online through Zoom Meeting and attended by 100 participants, including congregants, church workers, cell-group leaders, and ministry members within GBI Rayon 1G. The results show that 86 participants attended the program until the end, and 80 participants completed the evaluation form. The evaluation indicated an increase in participants’ average understanding from 54.8% before the seminar to 86% after the seminar, representing a 31.2% improvement. The highest increase was found in participants’ ability to distinguish sound teaching from deviant teaching, which improved by 34%. Participants’ responses were also highly positive, with 96.25% stating that the seminar theme was relevant to the needs of the congregation and 97.5% recommending further theological formation. Therefore, the online teaching seminar proved effective as a community service model based on theological education, strengthening doctrinal understanding, critical awareness, and the spiritual maturity of Pentecostal congregants. ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi teologi Pentakosta bagi jemaat GBI Rayon 1G melalui seminar pengajaran online bertema “Pentakosta di Tengah Berbagai Aliran”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya paparan jemaat terhadap berbagai arus pengajaran, spiritualitas digital, dan praktik keagamaan lintas denominasi yang menuntut kemampuan discernment teologis. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan seminar, evaluasi, dan tindak lanjut. Seminar dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri atas jemaat, pelayan gereja, pemimpin kelompok sel, dan unsur pelayanan di lingkungan GBI Rayon 1G. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 86 peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan 80 peserta mengisi formulir evaluasi. Evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 54,8% sebelum kegiatan menjadi 86% setelah kegiatan, atau mengalami kenaikan sebesar 31,2%. Peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan membedakan ajaran sehat dan ajaran menyimpang sebesar 34%. Respons peserta juga sangat positif, dengan 96,25% peserta menyatakan tema seminar relevan dengan kebutuhan jemaat dan 97,5% peserta menyatakan perlunya pembinaan lanjutan. Dengan demikian, seminar pengajaran online terbukti efektif sebagai model PkM berbasis edukasi teologis yang mampu memperkuat pemahaman doktrinal, kesadaran kritis, dan kedewasaan iman jemaat Pentakosta.
PENINGKATAN PEMAHAMAN ANAK USIA DINI TENTANG PENGGUNAAN GADGET MELALUI KEGIATAN EDUKATIF Dewi Susanawati; Delvia Putri Dinanda; Pipit Nuri Mulyaningtias; Rizka Fajrina S
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2961

Abstract

The rapid development of digital technology has made gadgets an integral part of young children's daily lives. Uncontrolled gadget use may negatively affect children's development; however, when used appropriately, gadgets can serve as effective educational tools. This community service program aimed to improve young children's understanding of responsible and educational gadget use. The program was conducted at PAUD Amanah Bunda and involved 20 children aged 5-6 years. The methods included educational presentations using visual media and videos, tablet based educational games, interactive question-and-answer sessions, and observations conducted before and after the activities. The results showed an improvement in children's understanding of the benefits, risks, and proper use of gadgets. Participants also demonstrated increased engagement and focus during the activities. Children's developmental achievement improved from the Beginning Development (BD) category to the Developing as Expected (DE) category, with an overall success rate of 95%. These findings indicate that digital media-based educational activities are effective in promoting positive gadget-use awareness among young children. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital menjadikan gadget sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari anak usia dini. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak, namun jika dimanfaatkan secara tepat dapat menjadi media pembelajaran yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak usia dini mengenai penggunaan gadget secara bijak dan edukatif. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Amanah Bunda dengan melibatkan 20 anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui media visual dan video edukasi, permainan edukatif berbasis tablet, tanya jawab interaktif, serta observasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak mengenai manfaat, risiko, dan penggunaan gadget yang tepat. Anak juga menunjukkan peningkatan keaktifan dan fokus selama kegiatan berlangsung. Perkembangan anak meningkat dari kategori Mulai Berkembang (MB) menjadi Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan tingkat keberhasilan mencapai 95%. Kegiatan edukatif berbasis media digital terbukti efektif dalam menanamkan pemahaman penggunaan gadget yang positif pada anak usia dini.
PENINGKATAN KESADARAN PEMANFAATAN WAKTU MELALUI PEMBINAAN ROHANI TERKAIT PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL Yuniar Andi Astuti; Berupilihen Br Ginting; Sujarwo Sujarwo; Hermansyah Hermansyah; Mahyudin Mahyudin; Ester Hervina Sihombing; Tumini Sipayung; Nirwaty Tarigan; Sondang Sondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.3001

Abstract

The rapid development of social media has provided various benefits in communication and access to information; however, its uncontrolled use can reduce productivity, disrupt time management, and diminish the quality of social interactions and spiritual activities. This community service program aimed to increase awareness of time utilization through spiritual guidance related to social media use among the congregation of Gereja Gembala, Jalan Panci No. 52, Medan City. The program employed an educational-participatory approach consisting of needs identification, pre-test, material presentation, spiritual guidance, interactive discussions, reflection, mentoring, and post-test evaluation. The results showed an improvement in participants’ understanding, with the average score increasing from 66.5% to 90.25%, representing a 23.75% increase, particularly in the aspect of time utilization from a Christian perspective. Therefore, spiritual guidance proved effective in enhancing awareness of time management related to social media use and encouraging wiser, more productive, and responsible behavior. ABSTRAKPerkembangan media sosial memberikan berbagai kemudahan dalam komunikasi dan akses informasi, namun penggunaannya yang tidak terkendali dapat menurunkan produktivitas, mengganggu pengelolaan waktu, serta mengurangi kualitas interaksi sosial dan aktivitas kerohanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pemanfaatan waktu melalui pembinaan rohani terkait penggunaan media sosial pada jemaat Gereja Gembala Jalan Panci No. 52 Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pre-test, penyampaian materi, pembinaan rohani, diskusi interaktif, refleksi, pendampingan, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 66,5% menjadi 90,25% atau meningkat sebesar 23,75%, terutama pada aspek pemanfaatan waktu dalam perspektif Kristen. Dengan demikian, pembinaan rohani terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran pemanfaatan waktu terkait penggunaan media sosial serta mendorong perilaku yang lebih bijaksana, produktif, dan bertanggung jawab.
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA PETERNAKAN MELALUI PRAKTIK LANGSUNG MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM BROILER DI ANJAS FARM MAROS Angga Nugraha; Abd. Malik; Krisna Krisna; Muh. Riswan; Andy Prayudi Wahid
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3045

Abstract

The industrial internship program is a learning strategy aimed at bridging the gap between theoretical knowledge acquired in lectures and practical experience in the real workplace. This activity aims to enhance the competencies of Animal Science students at Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang through direct practice in broiler chicken management at Anjas Farm Maros. The internship was conducted over four months (February–June 2026) using a participatory method, where students were directly involved in the entire broiler chicken rearing cycle, from cage preparation, chick-in, brooding period, finisher period, to harvesting. Students successfully learned and practiced various technical aspects of livestock farming including biosecurity, temperature and ventilation control, feed and vitamin administration, vaccination, body weight monitoring, and handling problems such as hardened litter and high humidity. This internship program effectively improves students' understanding and skills in broiler chicken management and prepares them for the workforce in the poultry sector ABSTRAKProgram magang industri merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di dunia kerja nyata. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang melalui praktik langsung manajemen pemeliharaan ayam broiler di Anjas Farm Maros. Kegiatan magang dilaksanakan selama empat bulan (Februari–Juni 2026) dengan metode partisipatif, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam seluruh siklus pemeliharaan ayam broiler mulai dari persiapan kandang, chick-in, masa brooding, masa finisher, hingga panen. Mahasiswa berhasil mempelajari dan mempraktikkan berbagai aspek teknis peternakan meliputi biosekuriti, pengaturan suhu dan ventilasi, pemberian pakan dan vitamin, vaksinasi, monitoring berat badan, serta penanganan kendala seperti litter mengeras dan kelembapan tinggi. Program magang ini efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam manajemen peternakan ayam broiler serta mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja di sektor peternakan unggas.
TEKNIK PEMBUATAN PAKAN BERBASIS BAHAN BAKU LIMBAH IKAN MELALUI PELATIHAN DASAR MAHASISWA BUDIDAYA PERAIRAN MENGGUNAKAN ENGINEERING TECHNOLOGY nurhasan nurhasan; M Iqbal Y Jesra; Ahmad Hafiz; Fadhil Mauliddan Farhan; Faldi Gusti Indrawan; Siti Rahmah; Muhammad Radiramadhan; Selvia Selvia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2850

Abstract

The training is designed to introduce students to the concept of utilizing fish waste as an alternative protein source, while also providing direct hands on experience in the feed production process using engineering technology commonly applied in small to medium scale feed industries. The practical method uses a participatory training approach and an engineering technology approach by utilizing production equipment such as a feed making machine and a grinder to process fish waste raw materials, producing feed with uniform shape and size. This training is carried out in three main stages: the delivery of theory, instructor demonstrations and independent student practice. This method is applied so that students not only understand the concepts theoretically, but also are able to apply them directly. Fish waste based feed production technique training successfully improved the knowledge and skills of students in the Aquaculture Study Program, Indragiri Islamic University. Fish waste has significant potential as a feed ingredient with a protein content of 18–22%, and after formulation it reaches 28–32%. The production process using engineering technology (pelletizer) produces high quality pellets that are homogeneous and water resistant for up to 25 minutes. The students training capability is demonstrated by improvements in post-test scores knowledge of nutrition increased from 50% to 90%, feed formulation increased from 40% to 95%, and the ability to operate the equipment increased from 25% to 100%. The implementation of this simple technology can reduce feed production costs by 30–40% compared to using commercial feed. ABSTRAKPelatihan dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada konsep pemanfaatan limbah ikan sebagai sumber protein alternatif sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam proses produksi pakan menggunakan engineering technology yang umum digunakan pada industri pakan skala kecil hingga menengah. Metode praktik menggunakan pendekatan partisipatif (participatory training) dan pendekatan engineering technology, yakni dengan memanfaatkan peralatan produksi seperti mesin pembuat pakan dan mesin penggiling bahan baku limbah ikan untuk menghasilkan pakan dengan bentuk dan ukuran seragam. Pelatihan ini dilakukan dengan tiga tahapan utama: pemberian teori, demonstrasi instruktur dan praktik mandiri mahasiswa. Metode ini diterapkan agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung. Pelatihan teknik pembuatan pakan berbasis limbah ikan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan Universitas Islam Indragiri. Limbah ikan memiliki potensi besar sebagai bahan baku pakan dengan kandungan protein 18–22%, dan setelah formulasi mencapai 28–32%. Proses produksi menggunakan engineering technology (pelletizer) menghasilkan pellet berkualitas, homogen dan tahan air hingga 25 menit. Kemampuan pelatihan mahasiswa ditunjukkan oleh peningkatan nilai post-test melalui pengetahuan nutrisi dari 50% menjadi 90%, formulasi pakan dari 40% menjadi 95% dan kemampuan mengoperasikan alat dari 25% menjadi 100%. Penerapan teknologi sederhana ini dapat mengurangi biaya pembuatan pakan hingga 30–40% dibanding penggunaan pakan komersial.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Dilla Afriansyah; Firman Fajar Perdhana; Made Gendis Putri Pertiwi; Lingga Gita Dwikasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.3012

Abstract

Artificial Intelligence (AI) offers new opportunities to support academic writing in higher education. This community service program aimed to improve students’ competencies in utilizing AI, prompt engineering, and digital reference management for scientific writing. The program involved 24 students from Universitas Mataram and was conducted through workshops, guided practice, and evaluation activities. The training covered the use of ChatGPT for academic writing, AI-assisted literature searching, and Mendeley for citation and reference management. The results showed an average increase of 52.4% in participants’ understanding. Furthermore, 87.5% of participants successfully created research projects using ChatGPT, while more than 90% were able to manage references and generate citations automatically using Mendeley. These findings indicate that integrating AI, prompt engineering, and digital reference management can enhance the effectiveness and quality of students’ academic writing. ABSTRAKArtificial Intelligence (AI) menawarkan peluang baru dalam mendukung penulisan karya ilmiah di perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memanfaatkan AI, prompt engineering, dan manajemen referensi digital untuk mendukung penulisan karya ilmiah. Kegiatan diikuti oleh 24 mahasiswa Universitas Mataram melalui workshop, praktik terbimbing, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi penggunaan ChatGPT untuk penulisan akademik, pencarian referensi berbantuan AI, serta penggunaan Mendeley untuk pengelolaan sitasi dan daftar pustaka. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 52,4%. Selain itu, 87,5% peserta berhasil membuat project penelitian menggunakan ChatGPT dan lebih dari 90% peserta mampu mengelola referensi serta menyusun sitasi secara otomatis menggunakan Mendeley. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi AI, prompt engineering, dan manajemen referensi digital dapat meningkatkan efektivitas dan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PENCACAH PAKAN PADA KELOMPOK TANI ELOK GREEN LESTARI Herlini Sanika Rahmawati; Moch Rafi Taufiqurrahman; Ferdynan Budi Prayoga; Merline Eva Lyanthi; Muhammad Azriel Firzatulloh
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.3011

Abstract

The Elok Green Lestari Farmer Group in RW 08 Semolowaru, Surabaya, faces challenges related to its high dependence on commercial livestock feed and the underutilization of organic waste as an alternative feed source. This community service program aimed to implement Appropriate Technology (AT) in the form of an organic waste-based feed chopper machine to improve feed-processing efficiency and support the group’s self-reliance. The program was carried out through socialization activities using pre-test and post-test instruments, participatory training, technology demonstrations, field mentoring, and program evaluation. Participants’ average understanding score increased from 48.4 to 80.5, with an N-Gain value of 0.63, indicating a moderate level of improvement. The feed chopper reduced processing time by up to 80% compared to manual methods and lowered feed costs by 18% through the use of organic waste as a substitute feed ingredient. The program facilitated technology transfer, enhanced members’ operational skills, and strengthened circular economy practices within an urban farming system, contributing to the sustainability of livestock management and urban environmental development.  ABSTRAKKelompok Tani Elok Green Lestari di RW 08 Semolowaru, Surabaya, menghadapi tingginya ketergantungan pada pakan komersial dan belum optimalnya pemanfaatan limbah organik sebagai pakan alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pencacah pakan berbasis limbah organik untuk meningkatkan efisiensi pengolahan pakan dan mendukung kemandirian kelompok tani. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dengan pre-test dan post-test, pelatihan partisipatif, demonstrasi teknologi, pendampingan lapangan, serta evaluasi program. Rata-rata skor pemahaman peserta meningkat dari 48,4 menjadi 80,5 dengan nilai N-Gain 0,63 (kategori sedang). Penggunaan mesin pencacah mampu mempercepat proses pengolahan pakan hingga 80% dibandingkan metode manual serta menurunkan biaya pakan sebesar 18% melalui pemanfaatan limbah organik sebagai bahan substitusi. Program ini menghasilkan transfer teknologi kepada kelompok tani, peningkatan keterampilan anggota dalam pengoperasian mesin, serta penguatan praktik ekonomi sirkular berbasis urban farming yang mendukung keberlanjutan pengelolaan peternakan dan lingkungan perkotaan.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SDI AL WAHYU WARU nur nuzula wahyu yuha; Novia Safitri Windhiarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i2.2837

Abstract

Elementary school education faces challenges in improving learning quality, particularly in terms of teacher professionalism. This community service activity aims to enhance teacher professionalism through mentoring programs to improve the quality of learning at SDI Al Wahyu Waru. The method used is direct mentoring with a participatory approach, including observation, training, and evaluation activities. The results show that teacher mentoring has a positive impact on improving pedagogical competence, classroom management skills, and the use of more innovative learning media. In addition, there is an improvement in the quality of learning processes that are more active and effective. Therefore, teacher mentoring can be an effective strategy to sustainably improve teacher professionalism and learning quality. AbstrakPendidikan di sekolah dasar menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya terkait profesionalisme guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui program pendampingan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di SDI Al Wahyu Waru. Metode yang digunakan adalah pendampingan langsung dengan pendekatan partisipatif, meliputi kegiatan observasi, pelatihan, dan evaluasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan guru memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik, kemampuan mengelola kelas, serta penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif. Selain itu, terjadi peningkatan kualitas proses pembelajaran yang lebih aktif dan efektif di kelas. Dengan demikian, kegiatan pendampingan guru dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
PENINGKATAN KAPASITAS PELAYAN GEREJA MELALUI SEMINAR PERTUMBUHAN GEREJA, TRAINING KHOTBAH, MANAJEMEN PELAYANAN, DAN PENGEMBANGAN DIRI DI GBI RAYON 13 BENGKULU Johannes Rajagukguk; Apin Militia Christi; Donny Charles Chandra; Susanna Kathryn; Sadrakh Sugiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2892

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of church ministers through a church growth seminar, preaching training, ministry management, and self-development at GBI Rayon 13 Bengkulu. The program was conducted on March 9, 2024, at Hotel Adeeva, Pantai Panjang, Bengkulu, involving 150 participants, including church ministers, ministry leaders, church activists, cell group leaders, and congregation members engaged in ministry. The implementation method used a participatory-educational approach through material presentation, interactive discussion, question-and-answer sessions, reflection, and evaluation. The results showed highly positive responses from the participants. A total of 77.3% of participants rated the benefits of the program as excellent, 74.7% rated the relevance of the materials as excellent, 72.0% rated the speakers’ delivery quality as excellent, 70.0% indicated excellent improvement in understanding, and 73.3% showed excellent commitment to applying the materials in ministry. These findings indicate that strengthening the capacity of church ministers should be conducted systematically and continuously to support more effective, healthy, and impactful local church ministry. ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelayan gereja melalui seminar pertumbuhan gereja, training khotbah, manajemen pelayanan, dan pengembangan diri di GBI Rayon 13 Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Maret 2024 di Hotel Adeeva, Pantai Panjang, Bengkulu, dengan melibatkan 150 peserta yang terdiri dari pelayan gereja, pengurus pelayanan, aktivis gereja, pemimpin kelompok sel, dan jemaat yang terlibat dalam pelayanan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons sangat positif terhadap pelaksanaan program. Sebanyak 77,3% peserta menilai manfaat kegiatan sangat baik, 74,7% menilai relevansi materi sangat baik, 72,0% menilai kualitas penyampaian narasumber sangat baik, 70,0% menyatakan peningkatan pemahaman sangat baik, dan 73,3% menunjukkan komitmen sangat baik untuk menerapkan materi dalam pelayanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pelayan gereja perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar pelayanan gereja lokal semakin efektif, sehat, dan berdampak.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue