cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 645 Documents
PENINGKATAN PENDAPATAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI IBU RUMAH TANGGA MELALUI BISNIS YOGHURT Ayu Sitanini; Afif Hendri Putranto; Victor Bintang Panunggul; Niken Arimurti; Siska Irma Budianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3132

Abstract

Processing milk into yogurt provides an opportunity for food diversification that can be developed into a value-added home-based microenterprise. However, the development of this opportunity is often constrained by limited production skills and inadequate understanding of basic business feasibility among community members. This community service program aimed to strengthen the technical skills of women in yogurt production while introducing basic economic literacy to support household-based entrepreneurship. The program involved 15 women from RT 03 RW 10, Bancarkembar Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency, Indonesia, and was implemented using a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach through community engagement, hands-on training (learning by doing), and participatory evaluation. Participants practiced yogurt processing based on food hygiene principles and conducted a simple business feasibility simulation covering initial investment, production costs, selling price, projected profit, and Break Even Point (BEP). The program was characterized by active participant involvement and improved understanding of yogurt fermentation techniques and its potential as a household-based business opportunity. Based on the simulation conducted during the training, yogurt production was estimated to generate a monthly net profit of IDR 6,918,337 with an investment payback period of approximately 25 days. The integration of food processing training and business feasibility analysis represents the main contribution of this program by combining technical competency development with economic literacy to support the growth of sustainable home-based food microenterprises. ABSTRAKPengolahan susu menjadi yoghurt menawarkan peluang diversifikasi pangan yang dapat dikembangkan sebagai usaha rumah tangga bernilai tambah. Namun, pemanfaatan peluang tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan keterampilan produksi dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai aspek kelayakan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam memproduksi yoghurt sekaligus memperkenalkan analisis ekonomi sederhana sebagai dasar pengembangan usaha pangan olahan. Program dilaksanakan dengan melibatkan 15 ibu rumah tangga di RT 03 RW 10 Kelurahan Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang mencakup sosialisasi, praktik langsung (learning by doing), dan evaluasi partisipatif. Peserta mempraktikkan proses pembuatan yoghurt berdasarkan prinsip higiene pangan serta mengikuti simulasi kelayakan usaha yang meliputi investasi awal, biaya produksi, harga jual, laba, dan Break Even Point (BEP). Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif peserta selama pelatihan serta peningkatan pemahaman mengenai teknik fermentasi dan peluang pengembangan yoghurt sebagai usaha rumah tangga. Berdasarkan simulasi kelayakan usaha, produksi yoghurt diperkirakan menghasilkan laba bersih sebesar Rp6.918.337 per bulan dengan periode pengembalian investasi sekitar 25 hari. Integrasi pelatihan teknologi pengolahan pangan dan literasi ekonomi menjadi kontribusi utama kegiatan ini dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis pangan olahan di tingkat rumah tangga.
PENERAPAN STRATEGI PENJUALAN TERHADAP FLUKTUASI PERMINTAAN KONSUMEN, PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN PEMASARAN PADA UMKM JAJANAN PASAR RN PASTEL KADISOKA, PURWOMARTANI, KALASAN Nova Ariyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3059

Abstract

Traditional snack micro, small, and medium enterprises (MSMEs) frequently encounter challenges related to fluctuating consumer demand, limited marketing practices, and inadequate financial management, affecting business sustainability. This community service program aimed to strengthen the managerial capacity of RN Pastel Kadisoka MSME through assistance in sales strategies, digital marketing, and simple financial record-keeping. A participatory assistance approach with a qualitative descriptive method was employed using observation, interviews, documentation, socialization, and learning-by-doing activities. The results showed that the business owner improved production planning based on demand patterns, understood the use of WhatsApp Business and social media for marketing, and began implementing simple bookkeeping by separating business and personal finances. The program enhanced the participant's knowledge and practical skills in business management. Overall, the assistance effectively strengthened MSME capacity and promoted more structured, efficient, and sustainable business management. ABSTRAKUMKM jajanan pasar sering menghadapi kendala berupa fluktuasi permintaan konsumen, pemasaran yang belum optimal, dan pengelolaan keuangan yang kurang terstruktur sehingga memengaruhi keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha pada UMKM RN Pastel Kadisoka melalui pendampingan strategi penjualan, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, sosialisasi, dan learning by doing. Hasil menunjukkan bahwa mitra mampu menyesuaikan produksi berdasarkan pola permintaan, memahami pemanfaatan WhatsApp Business dan media sosial sebagai sarana pemasaran, serta mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dengan memisahkan keuangan usaha dan pribadi. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola usaha secara lebih terencana. Pendampingan terbukti mendukung penguatan kapasitas UMKM serta mendorong pengelolaan usaha yang lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan.
EDUKASI PENGGUNAAN SMARTPHONE AMAN DAN PENCEGAHAN PENIPUAN DIGITAL DI DESA PASIR MUNCANG Januari Yanto; Deswina Sari; Sugianto Sugianto; Muhammad Fauzi; Heru Lestadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.2493

Abstract

The development of digital technology has increased smartphone usage among rural communities, including Pasir Muncang Village, Jayanti District. However, this increase has not been fully accompanied by a good understanding of digital security. This condition causes some community members to remain vulnerable to online fraud and the misuse of personal data. This community service activity aims to improve digital literacy through educational seminars on how to use smartphones safely and by introducing various types of digital fraud that commonly occur. The method used in this activity is an educational and participatory approach, carried out through seminars, interactive discussions, and direct assistance to the community. The results of the activity show an improvement in community understanding of the importance of protecting personal data, the ability to recognize signs of digital fraud, and the application of basic security settings on smartphones. This activity also has a positive impact by increasing community awareness and vigilance in using digital technology more wisely. Therefore, this program is expected to serve as a preventive effort to reduce the risk of digital fraud in rural communities. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital membuat penggunaan smartphone semakin meningkat di kalangan masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai keamanan digital. Kondisi ini menyebabkan sebagian masyarakat masih rentan terhadap penipuan online dan penyalahgunaan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui seminar edukasi tentang cara menggunakan smartphone secara aman serta pengenalan berbagai jenis penipuan digital yang sering terjadi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif, yaitu melalui seminar, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga data pribadi, kemampuan mengenali ciri-ciri penipuan digital, serta penerapan pengaturan keamanan dasar pada smartphone. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara lebih bijak. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan dalam mengurangi risiko penipuan digital di lingkungan masyarakat desa
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI CANVA DI DESA BATUKARUT, KECAMATAN ARJASARI, KABUPATEN BANDUNG Riska Aprilina; Astri Wulandari; Bethani Suryawardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.2347

Abstract

The advancement of the digital era can drive improved business performance, such as through the use of digital tools and also platforms. Batukarut Village, located in Bandung Regency, boasts a wealth of potential. Community service activities were conducted to optimize the potential of existing MSMEs. Observations and interviews were conducted to identify training and mentoring needs in Batukarut Village. The materials and training covered Canva implementation, from creating account and use of various design features to uploading content to social media to optimize content and promotion. ABSTRAKPerkembangan era digital dapat mendorong peningkatan performansi usaha seperti pemanfaatan tools dan platform digital. Desa Batukarut merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Bandung, dengan berbagai potensi yang dimiliki. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan guna mengoptimalkan potensi UMKM yang ada. Tahapan observasi hingga wawancara dilakukan guna mengetahui kebutuhan kegiatan pelatihan dan pendampingan di Desa Batukarut. Penyampaian materi dan pelatihan terkait dengan implementasi Canva mulai dari pembuatan akun, penggunaan berbagai fitur desain di Canva, hingga tahapan upload konten di sosial media guna optimalisasi konten dan strategi promosi.
STRATEGI PERSIAPAN REKRUTMEN SDM UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN UMKM DESA KERTAWANGI Puspita Wulansari; Willy Sri Yuliandhari; Ardan Gani Asalam; Harrys Sudarmaji
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3086

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting Indonesia’s national economic growth. However, they continue to face various challenges in human resource management, particularly in workforce recruitment planning. Most MSME owners still rely on informal recruitment practices without conducting workforce needs analysis, defining competency requirements, or establishing clear job responsibilities. This community service program aimed to enhance the capacity of MSME owners in Kertawangi Village to develop a more systematic human resource recruitment process. The program employed a participatory approach consisting of needs assessment, training sessions, interactive discussions, and program evaluation. The training covered workforce planning, preparation of simple job descriptions, determination of employee competency criteria, and recruitment and selection techniques tailored to the characteristics of MSMEs. The results indicated an improvement in participants’ understanding of the importance of human resource recruitment planning in supporting business growth. The evaluation also revealed a participant satisfaction rate of 94.19%, indicating that both the training materials and delivery methods were highly relevant to the needs of MSME owners. This program contributed to strengthening the managerial capacity of MSME owners, enabling them to manage human resource recruitment more professionally and systematically to support sustainable business growth. ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya pada aspek perencanaan rekrutmen tenaga kerja. Sebagian besar pelaku UMKM masih melakukan perekrutan secara informal tanpa mempertimbangkan kebutuhan kompetensi maupun pembagian tugas yang jelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Desa Kertawangi dalam mempersiapkan proses rekrutmen sumber daya manusia secara lebih sistematis. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Materi pelatihan mencakup perencanaan kebutuhan tenaga kerja, penyusunan deskripsi pekerjaan sederhana, penentuan kriteria calon tenaga kerja, serta teknik rekrutmen dan seleksi yang sesuai dengan karakteristik UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan rekrutmen SDM dalam mendukung pertumbuhan usaha. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 94,19%, yang mengindikasikan bahwa materi dan metode pelatihan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas manajerial pelaku UMKM sehingga lebih siap mengelola tenaga kerja secara profesional dan berkelanjutan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue