cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 645 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK MELALUI KEGIATAN POSYANDU DI DESA TUMBANG BARINGEI Beny Saputra; Edo Hendrawan; Kalvin Kalvin; Tobi Aloren Susilo; Ilen Ilen; Laurantika Laurantika; Olda Mustika; Meluh Meluh; Mardona Mardona; Ni Komang Niasin; Dea Christi Natali; Muthia Farida
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.2881

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that remains a serious concern in Indonesia. Tumbang Baringei Village is one of the villages that has a community health post (Posyandu) as a form of public health service. Based on the data obtained, in January 2026, there were approximately 9 short toddlers and 5 very short toddlers identified as being at risk of stunting out of a total of 70 toddlers. In February, there were approximately 7 short toddlers and no very short toddlers in Tumbang Baringei Village. The method used in this activity was a descriptive method with an educational approach through counseling activities for mothers of toddlers carried out at Posyandu activities in Tumbang Baringei Village. The results of the activity showed that the community, especially mothers of toddlers, showed good enthusiasm in participating in educational activities. Through this activity, participants gained a better understanding of the definition of stunting, its causes, impacts, and how to prevent it. With educational activities through Posyandu, it is hoped that community knowledge about stunting prevention can increase so that it can support optimal child growth and development. ABSTRAKStunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Desa Tumbang Baringei merupakan salah satu desa yang memiliki kegiatan posyandu sebagai bentuk pelayanan kesehatan masyarakat. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat pada bulan Januari tahun 2026 terdapat sekitar 9 anak balita pendek dan 5 anak balita sangat pendek yang teridentifikasi mengalami risiko stunting dari total 70 orang anak balita dan bulan Februari terdapat sekitar 7 anak balita pendek dan tidak terdapat anak balita sangat pendek yang ada di Desa Tumbang Baringei. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan edukatif melalui kegiatan penyuluhan kepada ibu balita yang dilaksanakan pada kegiatan posyandu di Desa Tumbang Baringei. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya ibu balita, menunjukkan antusiasme yang baik dalam mengikuti kegiatan edukasi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengertian stunting, faktor penyebab, dampak, serta cara pencegahannya. Dengan adanya kegiatan edukasi melalui posyandu, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting dapat meningkat sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 
PENDAMPINGAN PRODUKSI DAN APLIKASI SUPLEMEN BLOK MINERAL BERBASIS BAHAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK DI DESA MUNDER, KABUPATEN LUMAJANG Abdul Halim; Qongidatul Hasna; Brilianti Putu Ananda; Ahmad Seldon Zainuddin; Tiffany Rahma Abdillah; Rena Yunita Rahman; Intan Kartika Setyawati; Illia Seldon Magfiroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3085

Abstract

This program is motivated by the problem of low productivity and health of cattle in Munder Village, which is mostly caused by a lack of essential mineral intake that is vital for livestock growth and production. This community service activity was attended by 18 farmers and ranchers. This activity seeks to provide a solution through the introduction and training of making mineral block supplements to local farmers. The process of making this mineral block supplement uses ingredients that are easily found around the village and is designed so that the production costs are affordable. By utilizing local resources, it is hoped that farmers can make this supplement independently after the community development program ends. The mineral block supplement made is formulated to meet the nutritional needs of cattle, which aims to increase endurance, accelerate growth, and improve the quality of livestock production, such as meat and milk. ABSTRAKProgram ini dilatar belakangi oleh permasalahan rendahnya produktivitas dan kesehatan ternak sapi di Desa Munder, yang sebagian besar disebabkan oleh kekurangan asupan mineral esensial yang vital bagi pertumbuhan dan produksi ternak. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh 18 orang petani/peternak. Kegiatan ini berupaya memberikan solusi melalui pengenalan dan pelatihan pembuatan suplemen mineral blok kepada para peternak lokal. Proses pembuatan suplemen mineral blok ini menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar desa dan didesain agar biaya produksinya terjangkau. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, diharapkan para peternak dapat membuat suplemen ini secara mandiri setelah program pengabdian berakhir. Suplemen mineral blok yang dibuat diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mineral ternak sapi, yang bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pertumbuhan, dan meningkatkan kualitas hasil produksi ternak, seperti daging dan susu.
PENDAMPINGAN PENDAFTARAN LEGALITAS USAHA MELALUI NIB DAN SERTIFIKAT INDUSTRI RUMAH TANGGA (SPP-IRT) UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS UMKM DI DESA SADAWARNA Gita Vinanda; Muhammad Abdillah Hasan Qonit; Tita Nurmalinasari Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.3157

Abstract

This community service activity aims to assist Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Sadawarna Village, Subang Regency, in the process of registering for a Business Identification Number (NIB) and a Home Industry Food Production Certificate (SPP-IRT). Business legality is an important aspect in increasing the credibility and market access of MSMEs. The assistance methods include initial assessment, education, socialization, technical assistance with registration, and monitoring and evaluation, all conducted directly through a tutorial and simulation approach. The results of the activity showed the success of Mutiara Cookies MSME in obtaining an NIB and SPP-IRT, which provided broader marketing opportunities both offline and through e-commerce. This assistance also increased the awareness and ability of MSME actors to manage business legality independently. This activity made a significant contribution to increasing the capacity of MSMEs to develop legally and sustainably. ABSTRAKKegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mendampingin pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sadawarna, Kabupaten Subang, dalam proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Legalitas usaha menjadi aspek penting dalam meningkatkan kredibilitas serta akses pasar UMKM. Metode pendampingan berupa asesmen awal, edukasi, sosialisasi, pendampingan teknis pendaftaran, hingga monitoring evaluasi dilakukan secara langsung dengan pendekatan tutorial dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan UMKM Mutiara Cookies memperoleh NIB dan SPP IRT yang memberikan peluang pemasaran lebih luas baik secara offline maupun melalui e-commerce. Pendampingan ini juga meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelakuk UMKN dalam mengelola legalitas usaha secara mandiri. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kapastitas UMKM untuk berkembang secara legal dan berkelanjutan.
BIMBINGAN TEKNIS BAGI CALON PENGUJI MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KOTABUMI Rulik Setiani; Fhela Vhantoria Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3037

Abstract

Technical guidance for prospective Teacher Professional Education Performance Test (UKPPPG) examiners is essential to improve the quality of assessment by ensuring objectivity, transparency, and compliance with national standards. This study aimed to analyze the effectiveness of technical guidance in enhancing the competence of prospective UKPPPG examiners at Universitas Muhammadiyah Kotabumi. The program was conducted over two days through online and offline sessions as part of a Community Service Program, involving 20 prospective examiners consisting of 9 lecturers and 11 school teachers. The implementation included a pre-test, presentations on UKPPPG policies, training on assessment instruments and scoring rubrics, practice and simulation sessions, discussions, and a post-test. The results demonstrated improved participant competence, as reflected by the increase in the proportion of participants achieving scores of ?70, from 35% in the pre-test to 80% in the post-test. Participants also showed better understanding of assessment instruments and greater readiness to conduct objective assessments. Therefore, the technical guidance effectively enhanced the competence, professionalism, and integrity of prospective UKPPPG examiners. ABSTRAKBimbingan teknis (bimtek) bagi calon penguji Uji Kinerja Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) diperlukan untuk meningkatkan kualitas asesmen yang objektif, transparan, dan sesuai standar nasional. Kegiatan ini bertujuan menganalisis efektivitas bimtek dalam meningkatkan kompetensi calon penguji UKPPPG di Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Bimtek dilaksanakan selama dua hari secara daring dan luring sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), melibatkan 20 calon penguji yang terdiri atas 9 dosen dan 11 guru. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyampaian materi kebijakan UKPPPG, pembekalan instrumen dan rubrik penilaian, latihan dan simulasi, diskusi, serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, ditandai dengan kenaikan persentase peserta yang memperoleh nilai ?70 dari 35% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap instrumen dan rubrik penilaian serta kesiapan melaksanakan asesmen secara objektif. Dengan demikian, bimtek efektif meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas calon penguji dalam mendukung mutu pelaksanaan UKPPPG.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN SOSIAL BAGI PELAKU UMKM DI DESA BRANTI RAYA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Rina Loliyana; Rini Loliyani; Evi Meidasari; Nety Kumalasari; Hasbullah Hasbullah; Umar Bakti; Astrid Aprica Isabella; Sinta Merinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3051

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Branti Raya Village continue to face challenges in obtaining halal certification and have limited understanding of social entrepreneurship as a sustainable business development strategy. This community service activity aimed to enhance MSMEs' knowledge and capacity regarding the halal certification process while introducing the concept of social entrepreneurship. The program employed a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages, including outreach, training, mentoring, group discussions, individual consultations, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results indicated significant improvements in participants' understanding of halal certification procedures, the use of the SiHalal application, and the principles of social entrepreneurship. A total of 85% of participants understood the stages of halal certification application, while 78% demonstrated improved understanding of social entrepreneurship. The program contributed to strengthening MSMEs' capacity and competitiveness while encouraging the development of businesses that generate not only economic value but also positive social impact within the Branti Raya Village community.ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Branti Raya masih menghadapi kendala dalam memperoleh sertifikasi halal serta memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kewirausahaan sosial sebagai strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM terkait proses sertifikasi halal serta memperkenalkan konsep kewirausahaan sosial. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, diskusi, konsultasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prosedur sertifikasi halal, penggunaan aplikasi SiHalal, dan konsep kewirausahaan sosial. Sebanyak 85% peserta memahami tahapan pengajuan sertifikasi halal, sedangkan 78% menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai kewirausahaan sosial. Kegiatan ini berkontribusi meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM serta mendorong pengembangan usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
OPTIMALISASI LAHAN TERBATAS MELALUI PENGHIJAUAN LINGKUNGAN POSYANDU DI LINGKUNGAN RW 010 TAMAN JATI PERMAI Evita Surya Darma; Nesya Aristawidya; Haidar Ihsan Sami; Muhammad Barki Hasan; Wahyu Adi Nugraha; Nauval Farhan Syadila; Basirah Salma Azizah; Ahmad Bahrurrokid; Faiz Afza; Widodo Widodo
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3129

Abstract

Limited land in residential areas presents challenges in creating green, clean, and comfortable public spaces, including the Posyandu area of RW 010 Taman Jati Permai, where available land had not been optimally utilized. This community service program aimed to optimize limited land through environmental greening and site arrangement to improve the quality of the Posyandu environment while increasing community awareness of environmental conservation. The program employed observation and an action-based approach, including problem identification, planning, implementation, environmental arrangement, and evaluation. Activities consisted of community clean-up, planting ornamental and productive plants, repainting flower pots, and creating murals. The results showed that the Posyandu environment became cleaner, greener, more organized, and visually attractive while enhancing community awareness of environmental preservation. This program demonstrates that integrating environmental greening with aesthetic improvement provides a simple, sustainable, and replicable approach for optimizing limited land in community service facilities.  ABSTRAKKeterbatasan lahan di kawasan permukiman menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan nyaman, termasuk pada Posyandu RW 010 Taman Jati Permai yang belum memanfaatkan lahan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas melalui penghijauan dan penataan lingkungan guna meningkatkan kualitas lingkungan Posyandu serta kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah observasi dan action-based approach yang meliputi identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan penghijauan, penataan estetika, dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui kerja bakti, penanaman tanaman produktif dan hias, pengecatan pot, serta pembuatan mural. Hasil menunjukkan lingkungan Posyandu menjadi lebih bersih, hijau, tertata, dan estetis, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Program ini membuktikan bahwa penghijauan yang dipadukan dengan penataan estetika merupakan solusi sederhana, berkelanjutan, dan mudah direplikasi untuk mengoptimalkan lahan terbatas pada fasilitas pelayanan masyarakat.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN JANGKAUAN PASAR PRODUK KULINER Burham Isnanto; Amri Amri; Erwin Erwin; R Ferry Bakti Atmaja
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.2952

Abstract

Low marketplace adoption among MSMEs remains a major obstacle to expanding market reach, particularly for culinary businesses in Pangkalpinang. This community service program aimed to improve the digital marketing capacity of culinary MSMEs through e-commerce training and mentoring. The program employed a needs assessment, training sessions, hands-on practice, and mentoring conducted over five sessions within four days involving 15 purposively selected participants. Program effectiveness was evaluated using pre- and post-tests, a Likert-scale satisfaction questionnaire, and successful marketplace account creation. The results indicated that the average knowledge score increased from 46.67 to 77.33 (N-Gain 59.0%; Wilcoxon test p = 0.001), the average satisfaction score reached 4.37 out of 5.00, and 86.7% of participants successfully created an active marketplace store account. The program proved effective in improving MSMEs' digital marketing competencies and offers a replicable model for sustainable mentoring to expand the market reach of culinary products.  ABSTRAKRendahnya adopsi marketplace oleh UMKM masih menjadi kendala dalam memperluas jangkauan pemasaran, khususnya bagi pelaku usaha kuliner di Pangkalpinang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemasaran digital pelaku UMKM kuliner melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan e-commerce. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan selama lima sesi dalam empat hari dengan peserta sebanyak 15 pelaku UMKM yang dipilih secara purposive. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-post test, kuesioner kepuasan skala Likert, serta pengukuran keberhasilan pembuatan akun marketplace. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 46,67 menjadi 77,33 (N-Gain 59,0%; uji Wilcoxon p=0,001), tingkat kepuasan peserta mencapai 4,37 dari 5,00, dan 86,7% peserta berhasil membuat akun toko aktif pada marketplace. Program ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi pemasaran digital UMKM dan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan untuk memperluas akses pasar produk kuliner.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN PKL DAN KARYA ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN LITERASI AKADEMIK SISWA PRAKTIK KERJA LAPANGAN DI ISB ATMA LUHUR Ari Amir Alkodri; ferry bakti atmaja; Agus Dendi R; R Burham Isnanto F; Benny Wijaya; Bambang Adiwinoto
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i3.3036

Abstract

Many students undertaking work experience placements (PKL) face difficulties in compiling systematic reports and academic papers in accordance with academic standards. This community service activity aims to enhance the competence of PKL students at ISB Atma Luhur in compiling PKL reports and academic papers. The method was implemented in three stages: preparation, training delivery, and evaluation, involving 10 students from 3–5 November 2025. Data was collected through pre-tests, post-tests, observations, and assessment of the reports. The results showed an average score increase from 76.5 to 88.5, with all participants achieving a higher score and reaching the ‘competent’ category. It was concluded that the training effectively improved students’ scientific literacy and could serve as a model for strengthening writing competencies among PKL participants. ABSTRAKBanyak siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) menghadapi kesulitan menyusun laporan dan karya ilmiah yang sistematis sesuai kaidah akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa PKL di ISB Atma Luhur dalam menyusun laporan PKL dan karya tulis ilmiah. Metode dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi, melibatkan 10 siswa pada 03-05 November 2025. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, dan penilaian produk laporan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 76,5 menjadi 88,5 dengan seluruh peserta mengalami kenaikan skor dan mencapai kategori kompeten. Disimpulkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan literasi ilmiah siswa dan dapat menjadi model penguatan kompetensi menulis bagi peserta PKL. 
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DAN KEAMANAN WIFI GUNA MENDUKUNG OPERASIONAL UMKM BIMA FOTOKOPI Sofi Ramadhani; Bunga Septiara Fitri; Jenny Pernanton; Abelto Abelto; Nini Nini; Rahmaita Rahmaita; Glegery Putri Hardoni
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3176

Abstract

For small business owners such as Bima Fotokopi, a Wi-Fi network is no longer merely an additional facility but has become an essential infrastructure supporting daily business operations. Internet connectivity is utilized to receive print documents through instant messaging applications, process digital payment transactions, and manage business administration. However, field observations revealed several weaknesses in the existing network management, including the use of easily guessed router passwords, the absence of bandwidth management, and the lack of a monitoring mechanism for connected devices. These shortcomings frequently resulted in unstable internet performance and increased the risk of unauthorized network access.To address these issues, a community assistance program was conducted to improve the knowledge and practical skills of the owner and employees of Bima Fotokopi in managing Wi-Fi network security. The implementation involved field observations, discussions to identify the partner's needs and existing challenges, and hands-on training in router configuration. The training materials covered the implementation of strong passwords, restriction of unauthorized device access, bandwidth management, and the establishment of periodic password update procedures.The results of the program demonstrated a significant improvement in the participants' understanding and ability to independently manage network security. The business owner and employees became capable of implementing basic network security configurations, restricting unauthorized access, and managing internet connectivity more effectively. These improvements contributed to enhanced network stability, stronger security, and more efficient business operations. Overall, the assistance program successfully strengthened the partner's capacity to manage its digital infrastructure independently, thereby reducing reliance on external technical support. ABSTRAKBagi pelaku usaha kecil seperti Bima Fotokopi, keberadaan jaringan Wi-Fi bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan penggerak utama bisnis percetakan mereka. Setiap harinya, koneksi internet ini diandalkan tanpa henti untuk menerima dokumen cetak via aplikasi chat, memproses transaksi digital, hingga mengelola data administrasi internal toko. Namun, infrastruktur digital yang vital ini justru dibiarkan tanpa pengamanan yang memadai. Sandi router sangat mudah ditebak, kuota bandwidth jebol karena tidak dibatasi, dan pemilik tidak bisa memantau gawai asing yang ikut menumpang masuk. Akibat celah kelalaian ini, internet gerai mereka sering mendadak lambat dan sangat rawan disusupi pihak luar yang tidak bertanggung jawab. Berangkat dari masalah pelik tersebut, inisiatif pendampingan ini dirancang untuk membekali pemilik serta karyawan Bima Fotokopi dengan keterampilan praktis seputar proteksi jaringan. Proses edukasi dilakukan lewat pendekatan langsung, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, diskusi santai mencari solusi terbaik, hingga praktik menyetel ulang konfigurasi perangkat router internet. Hasil dari kegiatan ini membawa perubahan signifikan bagi mitra. Sekarang, mereka sudah paham cara menyusun kata sandi yang rumit, membatasi akses pengguna asing, menjadwalkan ganti password berkala seminggu sekali, hingga mematikan sistem sementara saat koneksi mulai macet. Intervensi ini terbukti ampuh membuat operasional harian Bima Fotokopi menjadi jauh lebih aman, cepat, dan efisien. Lewat bekal ilmu berharga ini, mereka kini bisa mandiri mengelola keamanan digitalnya sendiri tanpa terus-menerus bergantung pada teknisi luar di masa depan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN MENJADI ECO ENZYME SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN Nurlaili Nurlaili; Gribaldi Gribaldi; Ema Pusvita; Novriani Novriani; Ardi Asroh; Yulhasmir Yulhasmir; Susanti diana; Nurmala Dewi; Endang Lastinawati; Henny Rosmawati; Putri Ayu Ogari; Windi Lestari; Firnawati Sakalena; Livia Vinota
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.3091

Abstract

Improperly managed agricultural waste can cause environmental pollution and reduce its economic value. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in converting agricultural waste into eco enzyme to support sustainable agriculture. The program was conducted in Batu Winangun Village, Ogan Komering Ulu Regency, Indonesia, involving 20 participants using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach through educational sessions, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and evaluation using observations, pre-tests, and post-tests. The results showed that all participants completed the training, 95% successfully produced eco enzyme according to the recommended formulation, 90% understood the fermentation process and its applications, and all participants expressed their intention to apply the technology independently. The program effectively enhanced community capacity in managing organic agricultural waste based on circular economy principles, producing value-added products that support sustainable agriculture while reducing the potential for environmental pollution. ABSTRAKLimbah pertanian yang belum dikelola secara optimal berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan kehilangan nilai ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah pertanian menjadi eco enzyme untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Batu Winangun, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dengan melibatkan 20 peserta menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik, pendampingan, serta evaluasi menggunakan observasi, pre-test, dan post-test. Hasil menunjukkan seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai, 95% mampu membuat eco enzyme sesuai formulasi, 90% memahami proses fermentasi dan pemanfaatannya, serta seluruh peserta berminat menerapkannya secara mandiri. Pelatihan ini efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah organik berbasis ekonomi sirkular sehingga menghasilkan produk bernilai tambah yang mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 3 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue