cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENGENDALIKAN DIABETES MELITUS BERBASIS BUDAYA LOKAL Mahendro Prasetyo Kusumo; Nur Hidayah; Nabila Ardia Pramono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.477 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.121

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang diakibatkan rendahnya dukungan sosial untuk melakukan perilaku sehat. Dukungan soasial tersebut dapat dilakukan melalui edukasi yang disampaikan oleh kader. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader untuk mendampingi pasien DM di masyarakat dalam mengendalikan glukosa darah. Metode yang digunakan adalah pelatihan kader dan diskusi kelompok. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2020. Pelatihan diikuti oleh 29 kader yang mewakili setiap dusun di Desa Sidokarto. Kader diberi buku pemantauan kencing manis atau diabetes mellitus (DM) sebagai buku panduan. Materi yang diberikan tentang manajemen DM dan cara komunikasi yang baik. Materi ini disampaikan oleh dokter layanan primer. Hasil evaluasi menunjukkan nilai skor rata-rata adalah 27.71 (15 kader memiliki skor di atas rata-rata dan seluruh kader memiliki lebih dari 75% jawaban benar). Sebagian besar kader memberikan respons positif terkait materi DM yang diberikan. Keberlanjutan program kader pintar DM dapat dilakukan untuk melaksanakan tugasnya secara konsisten sebagai salah satu upaya pengendalian DM di Desa Sidokarto. Diharapkan program ini bisa diimplementasikan secara maksimal, sehingga bisa menjadi desa percontohan dalam mengendalikan DM. Pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan kader tentang cara mengendalikan glukosa darah pasien DM.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI ANDROID UNTUK DETEKSI DINI PENYAKIT JANTUNG DAN KARDIOVASKULAR Fitrianingsih Fitrianingsih; Elisma Elisma; Fatnur Sani K; Diah Tri Utami; Mia Prajuwita
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.936 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.122

Abstract

Tingginya angka prevalensi penyakit jantung dan kardiovaskular sangat erat kaitannya dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini bisa dicegah dengan deteksi dini penyakit jantung dan kardiovaskular sehingga bisa menghindari faktor resiko penyebab terjadinya penyakit tersebut. Salah satu upaya dan langkah praktis di era globalisasi saat ini adalah pemanfaatan teknologi android berbasis kesehatan untuk deteksi dan monitoring gejala klinis dari penyakit jantung dan kardiovaskular. Target utama pengabdian ini adalah civitas akademika di FST Unja. Diketahui potensi penggunaan smartphone di kalangan civitas akademika sangat tinggi tetapi untuk penggunannya dalam kesehatan masih banyak yang belum mengetahui dan belum optimal. PPM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini penyakit jantung dan kardiovaskular serta pemanfaatan teknologi android dalam optimalisasi kualitas kesehatan civitas akademika FST Unja. Metode yang dilakukan dalam program PPM ini yaitu dengan metode observasi, pendataan dan pelaksanaan melalui kegiatan penyuluhan disertai demo penggunaan aplikasi kesehatan pada smartphone dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PPM ini adalah meningkatnya pengetahuan dari civitas akademika sebesar 80% serta mampu mengoperasionalkan penggunaan aplikasi kesehatan berbasis Android pada smartphone untuk mengetahui gejala klinis dari penyakit jantung dan kardiovaskular. Kegiatan ini berkontribusi merealisasikan dan menyosialisasikan program pemerintah “Heart-Healthy Environment” atau “Lingkungan Sehat bagi Jantung”.
PENGETAHUAN PENTINGNYA NUTRISI DAN PEMERIKSAAN HIPERTENSI GESTATIONAL PADA MULTIPLE GESTATION Supriyatiningsih Supriyatiningsih; Muhammad Kurniawan; Nicko Rachmanio
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.201 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.123

Abstract

Pengabdian masyarakat yang berjudul “PKM Pengetahuan Pentingnya Nutrisi Dan Pemeriksaan Hipertensi Gestational Pada Multiple gestation” dilaksanakan pada hari Jumat 28 Agustus 2020 pada pukul 14:00-15:30. Metode yang digunakan melalui seminar online via Zoom Meeting kepada pegawai dan keluarga pegawai RS Asri Medical Center. Materi yang diberikan berupa materi pengetahuan tentang kesehatan perempuan, kehamilan kembar, nutrisi ibu hamil, hipertensi ibu hamil dan penanganannya yang didahului dengan melakukan pretest untuk mengukur pengetahuan responden sebelum diadakan seminar dan posttest di akhir kegiatan setelah mendapatkan perlakuan berupa seminar. Bentuk pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang dengan menggunakan media online Zoom Meeting. Bentuk kegiatan pengabdian disesuaikan dengan situasi yang ada, di mana tidak memungkinkan dilakukannya kegiatan dengan berkumpul atau berkerumun seperti kegiatan pengabdian masyarakat pada umumnya. Selanjutnya hasil pretest dan posttest dihitung menggunakan metode Wilcoxon Signed Rank. Hasil pretest dan posttest kemudian dihitung menggunakan metode Wilcoxon Signed Rank. Hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan pengetahun dari hasil pretest sejumlah (75,0%) dan hasil posttest sejumlah (100,0%). Dari hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 25%. Uji tes didapatkan nilai (p < 0,05), sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang pentingnya nutrisi dan pemeriksaan hipertensi pada multiple gestation sebelum dan sesudah seminar. Target Luaran yang diharapkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Publikasi Artikel dalam Jurnal Nasional ISSN (Submited).
PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM PASHMINA MELALUI PENGKAJIAN KEBUTUHAN REMAJA Sri Sumaryani; Aswad Ishak
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.692 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.124

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi perkembangan fisik, mental, dan reproduksinya yang dapat berdampak pada status kesehatan remaja tersebut. Status kesehatan remaja dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi. Kemudahan akses informasi dan teknologi dapat berdampak buruk bagi remaja apabila remaja tidak memiliki bekal pengetahuan yang baik dan memadai. Nasyiatul Aisyiyah hadir dengan program Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (PASHMINA) untuk menjawab beberapa kasus pada remaja. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan kader dalam melakukan screening atau pengkajian kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif yaitu dengan melibatkan para kader PASHMINA dalam setiap program yang telah direncanakan berupa analisis kebutuhan dan penyedian alat-alat yang digunakan untuk melakukan screening kesehatan pada remaja, pelatihan pengkajian pada remaja dengan melihat proses pengkajian secara langsung dan pelibatan kader dalam pengkajian kebutuhan pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman kader PASHMINA terkait kebutuhan pendidikan kesehatan reproduksi remaja remaja dan keterampilan teknik pengkajian untuk penggalian isu-isu sensitif pada remaja. Implikasi dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para kader dalam implementasi program. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas kader dalam melakukan screening kesehatan pada remaja terutama kemampuan untuk melakukan pengkajian pada remaja
AKSI APOTEKER BANTUL UNTUK MENDUKUNG SEJAWAT TENAGA KESEHATAN DALAM PENANGANAN COVID-19 Ingenida Hadning; Muhammad Fariez Kurniawan; Dyani Primasari Sukamdi; Vella Lailli Damarwati; Andy Eko Wibowo; Pinasti Utami; Muhammad Tesa Ghozali; Bangunawati Rahajeng
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.786 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.125

Abstract

Pada masa pendemi Covid-19 saat ini, tenaga kesehatan bertindak sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien yang terinfeksi virus Corona. Pengabdian masyarakat ini sebagai bentuk dukungan bagi sejawat tenaga kesehatan yang mengabdi dalam perawatan pasien pada masa pandemi Covid-19. Tenaga kesehatan menjadi pihak yang paling rentan dan berisiko tertular virus Corona dari pasien yang ditanganinya. Hal tersebut menggerakkan sisi kemanusiaan tim pengabdi dari Program Studi Farmasi, FKIK, UMY melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berjudul “Aksi Apoteker Bantul untuk Mendukung Sejawat Tenaga Kesehatan dalam Penanganan Covid-19”. Tim pengabdi bekerja sama dengan mitra, yaitu organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Bantul. Tim pengabdi dan mitra bekerja sama dalam pembuatan hand sanitizer dan menyiapkan paket. Tim pengabdi dan mitra juga bekerja sama dalam pendistribusian paket ke empat rumah sakit dan sembilan puskesmas di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14—16 April 2020. Dalam kegiatan ini, tim pengabdi dan mitra membagikan 600 paket untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Bantul. Paket tersebut berisikan vitamin, madu, susu, dan hand sanitizer yang bertujuan menjaga kesehatan para tenaga kesehatan. Hand sanitizer dibuat sendiri atas kerja sama Program Studi Farmasi, FKIK, UMY dan Program Studi Farmasi, Akbidyo di Laboratorium Riset Program Studi Farmasi, FKIK, UMY. Paket tersebut dibagikan ke empat rumah sakit dan sembilan puskesmas di Kabupaten Bantul. Rumah sakit yang memperoleh paket tersebut adalah RS Panembahan Senopati Bantul, RSPAU dr. S. Hardjolukito, RS PKU Muhammadiyah Bantul, dan RS Santa Elisabeth Bantul. Puskesmas yang memperoleh paket, yaitu Puskesmas Pandak I, Bambanglipuro, Srandakan, Imogiri I, Bantul I, Sedayu I, Banguntapan I, Kasihan I, dan Piyungan. Tim pengabdi berharap pengabdian masyarakat ini membawa manfaat yang besar bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Bantul sehingga tenaga kesehatan selalu sehat dan dapat bertugas dengan maksimal dalam merawat pasien Covid-19 pada masa pendemi ini. Diharapkan juga makin banyak masyarakat yang memperhatikan tenaga kesehatan yang berjuang pada masa pendemi ini.
POLA HIDUP SEHAT DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA UNTUK MENCEGAH HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS Titiek Hidayati; Yuningtyaswari Yuningtyaswari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.215 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.126

Abstract

Beberapa permasalahan kesehatan di Desa Bokoharjo sebagai desa tujuan wisata yaitu (i) masih tingginya angka kejadian penyakit degenerative seperti hipertensi, diabetes melitus, jantung coroner, dan strok akibat perilaku hidup tidak sehat Desa Bokoharjo, (ii) sudah ada pengrajin jamu hasil kerja BKKBN dalam bentuk UPPKS namun anggota UPPKS sebagian pengrajin jamu tersebut belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan penyakit degeneratif, (iii) Meskipun sudah terdapat paguyuban pengrajin jamu namun belum memiliki promotor kesehatan untuk penyadaran masyarakat terhadap penyakit degeneratif yang banyak dialami warga desa Bokoharjo dan tokoh masyarakat menyampaikan harapannya pada FKIK UMY untuk terlibat dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terutama para pengrajin jamu tntang pencegahan penyakit degeneratif, terutama hipertensi dan diabetes melitus. Berdasarkan permasalahan kelompok sasaran maka TIM PM PKM FKIK UMY membuat program promosi kesehatan bagi pengrajin jamu Bokoharjo tentang penyakit degeneratif. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PM FKIK UMY dan UAD melakukan serangkaian kegiatan PM untuk (i) membentuk tim promotor kesehatan RAJA PANDU BOGOSINI dari pengurus inti pengrajin jamu Desa Bokoharjo, (ii) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengrajin jamu mengenai upaya pencegahan primer dan sekunder penyakit degeneratif hipertensi dan diabetes melitus dan (iii) melakukan training for trainer promotor kesehatan RAJA PANDU BOGOSINI sebagai promotor kesehatan dan pengembangan media promosi kesehatan. Program PM PKM ini dilakukan di Desa Bokoharjo, Pedukuhan Klurak, Prambanan, Sleman. Alih teknologi yang sudah dilakukan adalah alih teknologi kesehatan bidang promosi kesehatan yaitu metode berperilaku hidup sehat dengan pengenalan sejak dini faktor risiko dan upaya pencegahan primer dan sekunder hipertensi dan DM, pembuatan media audiovisual untuk promkes. dan cara penimbangan berat badan dan pengukuran tekanan darah. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah : (1). kelompok promotor kesehatan RAJA PANDU BOGOSINI sebagai pioneer kampanye deteksi dini penyakit degeneratif, (2) (HKI modul dan Model pelatihan dan pendampingan kampanye deteksi dini dan pencegahan penyakit hipertensi dan DM
IMPLEMENTASI TEORI KEPERAWATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN Fitri Arofiati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.917 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.127

Abstract

Perawat yang bekerja di rumah sakit dalam melakukan tindakan keperawatan belum melakukan berdasarkan teori keperawatan, namun lebih banyak bersifat kebiasaan. Hal ini membuat tidak optimalnya kualitas asuhan keperawatan yang diberikan dan perawat tidak memahami aplikasi konsep teori dalam memberikan asuhan keperawatan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di RSUP Prof. dr, R. D. KANDOU MANADO, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas perawat dalam melakukan implementasi keperawatan sesuai dengan teori keperawatan. Proses kegiatan ini dilakukan dengan mengintegrasi kegiatan tri dharma PT yaitu pengabdian masyarakat dalam konsep pembelajaran berupa seminar keperawatan yang diikuti oleh 100 perawat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan pelaksanaan metode pembelajaran mentoring pada pertemuan terakhir tentang aplikasi teori keperawatan dalam asuhan keperawatan di RS oleh mahasiswa dan dilakukan penilaian menggunakan rubrik yang telah ditetapkan oleh dosen pembimbing dan dihitung sebagai salah satu bagian proses penilaian blok. Sebelum dan setelah kegiatan dilakukan tes untuk mengetahui pengetahuan perawat dalam mengimplementasikan teori keperawatan. Hasil pengabdian masyarakat menggambarkan peningkatan pengetahuan perawat dalam meningkatakan kualitas asuhan keperawatan melalui implementasi teori keperawatan. Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah buku monograf yang memiliki ISBN dan tersertifikasi HKI, hasilnya dipublikasikan di jurnal atau prosiding seminar nasional.
SURVEI PENGETAHUAN KADER MUHAMMADIYAH/AISYIYAH PADA BANTUAN HIDUP DASAR Ardi Pramono; Muhammad Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.118 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.128

Abstract

Berdasarkan data dari badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization) tahun 2012, terdapat 17,5 juta atau 31% dari kematian di seluruh dunia yang meninggal akibat penyakit kardiovaskuler atau jantung dan pembuluh darah. Di Indonesia berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 menunjukkan bahwa prevalensi tertinggi penyakit kardiovaskuler adalah penyakit jantung koroner (PJK) yang dapat mengalami henti jantung mendadak. Henti jantung tidak jarang terjadi di tengah masyarakat dan perlu mendapat pertolongan segera sehingga kemungkinan berhasil lebih besar. Kader Muhammadiyah dan Aisyiyah sebagai ujung tombak penggerak kesadaran hidup sehat di masyarakat perlu mengetahui dan memberi contoh tindakan pertolongan henti jantung pada masyarakat. Pengabdian masyarakat di era pandemi Covid-19 ini bertujuan untuk membentuk masyarakat kader Muhammadiyah dan Aisyiyah yang mampu mengenali dan melakukan pertolongan henti jantung di masyarakat sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. Kegiatan diawali dengan survei secara online menggunakan Google Form tentang pengetahuan bantuan hidup dasar. Hasil survei menunjukkan bahwa 96,1% kader setuju diadakan pelatihan dan penyuluhan secara offline maupun online karena hanya sekitar 3,6% yang tahu cara menangani korban henti jantung.
PERSEPSI PEMIMPIN DAN PEMILIK KLINIK TERHADAP AKREDITASI KLINIK Arlina Dewi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.058 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.129

Abstract

Tujuan akreditasi fasilitas kesehatan adalah penyediaan pelayanan yang bermutu dan aman bagi masyarakat. Di Indonesia, klinik yang terakreditasi baru mencapai 10% dari 7.917 klinik. Aisyiyah-Muhammadiyah merupakan ormas Islam yang fokus pada bidang kesehatan dengan 231 klinik. Namun, hanya enam klinik yang memenuhi standar akreditasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengetahui persepsi pimpinan klinik dan karyawan tentang komitmen mempersiapkan akreditasi setelah mengikuti pelatihan akreditasi klinik. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner terbuka. Kuesioner terbuka dibagikan kepada responden setelah mengikuti pelatihan akreditasi klinis selama 3 hari yang diselenggarakan oleh Aisyiyah Pimpinan Pusat. Responden dalam pengabdian masyarakat ini adalah Pimpinan Daerah Aisyiyah, Pimpinan, dan Tim Kualitas Puskesmas Aisyiyah, dengan 25 responden dari 11 Puskesmas Rawat Inap dan 7 Puskesmas Rawat Jalan yang tersebar di sepuluh provinsi di Indonesia. Analisis data dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan software (Nvivo 12plus). Hasil pengabdian masyarakat ini menyoroti tiga faktor penting yang dapat menghambat penyusunan akreditasi, yaitu faktor internal staf yang meliputi pengetahuan, kesadaran, dan kesiapan untuk melakukan akreditasi; faktor klinis meliputi sarana dan prasarana, pelayanan operasional, sumber daya manusia dan dana; dan faktor komitmen pemilik dan staf klinik. Proses akreditasi tidak hanya untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga untuk mencapai budaya pelayanan kesehatan yang bermutu dan memberikan manfaat bagi kesehatan pasien.
SOSIALISASI PERSEPSI REMAJA TENTANG BODY IMAGE, POLA AKTIVITAS FISIK DAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI Gina Puspita; Bambang Edi Susyanto; Suci Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.513 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.130

Abstract

Latar Belakang: Status gizi remaja dipengaruhi oleh kebiasaan makan dan aktivitas fisik. Persepsi body image remaja diduga memengaruhi kebiasaan makan. Persepsi body image positif dan pola aktivitas fisik yang benar akan meningkatkan kualitas status gizi yang baik pada remaja. Kami melakukan pelatihan pengukuran antropometri, penilaian body image, dan aktivitas fisik pada remaja. Tujuan: Melihat gambaran persepsi body image dan aktivitas fisik terhadap Index Masa Tubuh Remaja Metode: Desain observasional deskriptif melibatkan 45 remaja dari SMA. Pelatihan pengukuran antropometri untuk mendapatkan hasil IMT kemudian dinilai menggunakan CDC 2000. Persepsi body image dinilai dengan skoring Figure Rating Scale (FRS). Hasil: Didapatkan dari 45 remaja dengan hasil IMT persentil > 85 memiliki persepsi body image positif sebesar (67%) dan sisanya (33%) negatif. Remaja dengan hasil IMT persentil >85 sebagian besar melakukan aktivitas fisik (80%). Implikasi: Peserta dapat memahami cara pengukuran antropometri yang tepat. Pengenalan terhadap persepsi body image terhadap IMT peserta. Memahami pentingnya melakukan aktivitas fisik pada remaja yang tepat. Simpulan: Remaja dengan gizi lebih sebagian besar memiliki persepsi body image positif dan melakukan aktivitas fisik 30menit/hari. Telah terlaksana kegiatan pengabdian pengembangan SMA Muhammdiyah Sleman, dari tahap sosialisasi hingga terbentuknya persepsi yang baik mengenai body image dan aktivitas fisik pada remaja.

Page 12 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue