cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
INISIASI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI JETIS TARUBASAN KARANGANOM KLATEN Nur Rahmawati; Pujastuti S Diah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.879 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.212

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta anggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi permasalahan utama di lingkungan PKK RW 03 Jetis. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah sehingga bermanfaat secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Inisiasi pembentukan bank sampah adalah upaya peningkatan pendapatan masyarakat. Metode yang dilakukan adalah Benchmarking, yakni pelatihan pemilahan sampah, diskusi dengan tokoh masyarakat, pelatihan pengelolaan bank sampah dan sosialisasi keberadaan bank sampah. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan kunjungan ke bank sampah Jatidiri, dilanjutkan pelatihan pemilahan sampah. Kegiatan ini diikuti oleh calon pengelola sampah. Kegiatan selanjutnya adalah diskusi dengan tokoh masyarakat dan terbentuklah bank Sampah yang bernama Bank Sampah RESIK-an. Untuk membekali pengurus atau calon pengelola bank sampah, diadakan kegiatan pelatihan dan pengelolaan bank sampah dari tim Bank Sampah Semut Harjo Polanharjo. Sehubungan dengan adanya Covid-19, sosialisasi keberadaan bank sampah dilakukan dengan menyebarkan leaflet kepada masyarakat di wilayah RW 03 Jetis, Tarubasan, Karangnom, Klaten. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah semua kegiatan yang dilakukan dengan berbagai metode berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat baik dari mitra. Semangat dan keinginan untuk berubah menjadi modal awal demi kemajuan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS BELAJAR MENULIS (KBM) MELALUI KONSEP MULTIKULTURALISME UNTUK MEMBENTUK KESADARAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Ahmad Sahide; Ahdiana Yuni Lestari; Rezki Satris
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.047 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.213

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang konsep multikulturalisme kepada mahasiswa melalui proses sosialisasi dan pendidikan tentang multikulturalisme. Karena dengan sosialisasi dan pendidikan, warga negara dapat terlibat dalam proses bernegara secara proporsional dan dapat melakukan partisipasi aktif serta efektif dalam membangun Indonesia secara lebih baik. Pengabdian ini memilih Komunitas Belajar Menulis (KBM) Yogyakarta sebagai mitra karena kami melihat mereka bisa mengambil peran masyarakat dengan membawa konsep-konsep multikulturalisme. Sejak berdiri tahun 2020, KBM telah berhasil menghimpun banyak mahasiswa dan anak-anak muda yang punya ketertarikan dalam dunia literasi yang datang dari berbagai latar belakang kampus, daerah, agama, suku, dan lain-lain. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa semangat kebhinekaan dari peserta yang hadir meningkat setelah mengikuti materi-materi selama pengabdian. Hal itu terlihat dari kuesioner yang kami sebarkan sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian masyarakat ini
PERAN FORUM PINILIH SEDAYU DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PENYANDANG DISABILITAS Arni Surwanti; Retno Widowati Purnama Asri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.634 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.214

Abstract

Penyandang disabilitas selama ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Hal yang sama juga ada pada penyandang disabilitas yang ada di Desa Argomulyo Sedayu, Bantul Yogyakarta. Program Kemitraan Masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan meningkatan motivasi penyandang disabilitas anggota kelompok “PINILIH” untuk bermasyarakat dan bekerja melalui wirausaha mandiri; meningkatan ketrampilan penyandang disabilitas anggota kelompok “PINILIH” untuk dalam memproduksi olahan makanan kering; meningkatan pemahaman kewirausahaan bagi penyandang disabilitas anggota kelompok “PINILIH”; Pemberian pengetahuan pendampingan bagi pengurus kelompok “PINILIH” dalam memastikan wirausaha mandiri penyandang disabilitas dapat berjalan baik.
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM MELALUI PENYUSUNAN BUSINESS PLAN Dhyah Setyorini; Sukirno Sukirno; Patriani Wahyu Dewanti; Budi Tiara Novitasari; Merinda Noorma Novida Siregar; Dian Normalitasari Purnama
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.495 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.215

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi oleh para pelaku UMKM yang menggeluti bidang wisata di Desa Triharjo, Bantul yang tergabung dalam Pokdarwis Kedung Ngancar adalah kurangnya modal untuk mengembangkan potensi wisata yang ada. Keterbatasan penggunaan dana desa, kurangnya pemahaman mengenai seluk beluk hukum terkait pendirian dan berjalannya usaha, serta kurangnya pengetahuan mengenai cara menarik investasi menjadi kendala utama bagi Pokdarwis Kedung Ngancar untuk mengembangkan wisata Kedung Ngancar. Pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk memecahkan permasalahn tersebut adalah dengan memberikan pelatihan penyusunan proposal bisnis untuk mengembangkan wisata Kedung Ngancar. Metode pengabdian berupa pelatihan. Melalui pelatihan ini, peserta, yaitu anggota Pokdarwis Kedungan Ngancar, diharapkan mampu mendapatkan pengetahuan tentang cara menyusun proposal bisnis sehingga dapat pengembangan modal usaha untuk wisata Kedung Ngancar. Pelaksanaan pengabdian secara umum dapat dikategorikan berhasil dilihat dari hasil evaluasi yang diberikan dan dari keaktifan peserta pada saat sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta merasa pelaksanaan pengabdian terlaksana dengan baik dan materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta dalam memperbaiki sistem penjaminan mutu internal. Kemampuan khalayak sasaran dalam menyusun proposal bisnis yang memadai akan berimplikasi pada masuknya investasi pengembangan Taman Wisata Kedung Ngancar. Hasil pengabdian ini menunjukkan khalayak sasaran memahami dan mengerti pentingnya menyusun proposal bisnis.
PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA MELALUI USAHA PRODUKTIF PEMBUATAN "JAHE BUBUK INSTAN" Alien Akmalia; Rita Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.632 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.216

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan yang dihadapi oleh warga Dusun Penggung, Desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo terutama ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK Penggung. Permasalahan yang dihadapi khalayak sasaran adalah pada aspek produksi dan aspek pemasaran. Khalayak sasaran belum memiliki kemampuan mengolah jahe bubuk instan dan minimnya pengetahuan pentingnya pemasaran dalam meningkatkan penjualan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan kemampuan pengolahan jahe menjadi produk jahe bubuk instan yang memiliki nilai jual sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode praktik langsung, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) kelompok sasaran dapat mengolah jahe menjadi jahe bubuk instan yang layak jual (2) kelompok sasaran memiliki pengetahuan yang memadai tentang pentingnya pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan tentang pengolahan maupun pentingnya pemasaran. Produk jahe instan ini diharapkan bisa menjadi minuman khas Penggung. Selain itu, potensi menjadikan jahe bubuk instan khas penggung ini sebagai oleh-oleh khas Dusun Penggung sangat besar, mengingat di perbatasan dusun ini ada wisata waduk yang sedang dikembangkan oleh pemerintah desa. Kegiatan ini sudah berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan dan kelompok sasaran bisa mengaplikasikan rangkaian kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan.
Peningkatan Profil Desa Wisata Kelor sebagai Desa Wisata Sejarah Andi Wirantaka; Gendroyono Gendroyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.619 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.217

Abstract

Desa Wisata Kelor merupakan desa wisata yang terletak di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Desa Kelor adalah satu di antara sekian banyaknya desa wisata yang ada di Kabupaten Sleman. Sebagai desa wisata, Desa Kelor dituntut untuk mempunyai branding yang kokoh sebagai desa wisata sejarah. Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan program peningkatan profil Desa Wisata Kelor sebagai desa wisata sejarah. Program ini dilakukan dengan upaya-upaya penguatan profil Desa Kelor sebagai desa wisata sejarah yang meliputi beberapa kegiatan, yaitu pengumpulan informasi sejarah Desa Wisata Kelor dari pelaku sejarah, pengembangan papan informasi sejarah Dusun Kelor, pembangunan tugu mortir, dan penguatan profil pelaku wisata bertema sejarah. Berdasarkan wawancara dengan Kepala Dusun Kelor dan dua pengurus Desa Wisata Kelor. Adanya program ini telah meningkatkan profil Desa Wisata Kelor menjadi desa wisata bertema sejarah. Hal ini bermanfaat sebagai usaha pembentukan branding desa wisata yang berbeda dengan desa wisata yang lain di Kabupaten Sleman yang akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa wisata Kelor.
MEMBANGUN JIWA WIRAUSAHA ANGGOTA AISYIYAH SINDUADI TENGAH, MLATI, SLEMAN MELALUI USAHA MAKANAN DAN MINUMAN HALALAN THOYYIBAN Pujastuti Sulistyaning Dyah; Lestari Rahayu
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.391 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.218

Abstract

Di tengah maraknya penyebaran virus Corona (Covid-19), tanaman rimpang menjadi ramuan yang banyak diandalkan masyarakat. Minuman jahe merupakan salah satu minuman yang halal dan thoyyib karena selain bermanfaat sebagai bumbu, jahe juga memberi manfaat bagi Kesehatan, yakni memberikan efek antioksidan, anti peradangan, serta memberi perlindungan yang maksimal terhadap tubuh, termasuk perlindungan dari virus Corona. Selain minuman jahe, materi pengabdian ini juga melatih pembuatan bubuk jahe (bon cabai). Dampak dari pandemi Covid-19 adalah produk cabai sebagai salah satu komoditas pertanian melimpah dan tidak terserap oleh pasar sehingga sangat merugikan petani. Dengan diolahnya cabai menjadi bentuk bubuk, hal ini akan menyelamatkan produk cabai dari kerusakan. Mitra dalam Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Persyarikatan Muhammadiyah (PPM MUH) adalah Aisyiyah Ranting Sinduadi Tengan, Mlati, Sleman. Tingkat pendapatan rumah tangga anggota Aisyiyah sebagian besar masih rendah. Pimpinan Cabang Aisyiyah Mlati sebagai mitra berencana memberdayakan ibu-ibu anggota Aisyiyah untuk membentuk kelompok usaha mandiri yang bisa membantu menopang keuangan keluarga. Target luaran yang ingin dicapai adalah memotivasi kelompok mitra agar tumbuh jiwa kewirausahaannya dengan melakukan usaha makanan dan minuman di masa pandemi ini.
PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN REMAJA MASJID MELALUI PELATIHAN KONSELOR SEBAYA Ratna Sari; M Nurul Ikhsan Saleh
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.162 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.219

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 belakangan ini, para remaja menghadapi persoalan yang cukup besar. Di sisi lain, para remaja merasa kesulitan mengungkap secara terbuka permasalahnnya kepada orang dewasa atau orang tuanya. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen bimbingan dan konseling yang terstruktur untuk membantu para remaja tersebut dalam memecahkan masalah yang mereka hadapi. Salah satu jalan keluar yang bisa digunakan adalah dengan pemberdayaan remaja masjid melalui pelatihan konselor sebaya. Pemberdayaan dan pendampingan remaja masjid melalui pelatihan konselor sebaya bertujuan untuk memberikan edukasi agar remaja masjid memiliki kompetensi dalam melakukan konseling sebaya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Perlakukan diberikan dalam bentuk pelatihan yang terdiri atas pemberian materi, focus group discussion, simulasi, dan pendampingan, serta pretest dan post test. Hasil dari pemberdayaan adalah semakin meningkatnya kemampuan dalam konseling sebaya dan keilmuannya semakin spesifik. Meskipun ada kendala seperti kesulitan dalam mengenali masalah klien saat proses simulasi konseling sebaya, secara garis, besar kemampuan para remaja masjid untuk menjadi konselor sebaya sudah cukup baik untuk diterapkan di kehidupan nyata.
PENGEMBANGAN KULINER BERBAHAN BAKU SALAK DI DESA WISATA MRANGGEN Triwara Buddhi Satyarini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.016 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.220

Abstract

Desa Mranggen telah mendapatkan mandat sebagai Desa Wisata & Budaya dari Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang sejak tahun 2017 mengingat beberapa potensi yang dimiliki, baik potensi alam maupun potensi sosial budaya yang lain. Potensi yang memerlukan perhatian dan pengembangan lebih lanjut dalam rangka inisiasi desa wisata antara lain kuliner berbahan baku salak yang merupakan hasil pertanian lokal. Untuk meningkatkan potensi tersebut agar bisa menunjang realisasi Desa Wisata, dilakukan pelatihan pembuatan aneka olahan berbahan baku salak yang diharapkan bisa menjadi oleh-oleh khas dari Desa Wisata Mranggen. Macam olahan yang sudah dilakukan pelatihan antara lain dodol salak, cookies salak, brownies salak dan donat salak, Selain pelatihan diversifikasi olahan berbahan baku buah salak tersebut, juga diberikan pelatihan dan pengembangan pemasarannya, termasuk dibentuknya outlet-outlet penjualan produknya.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN SAYURAN YANG SEHAT DAN AMAN Sarjiyah Sarjiyah; Eni Istiyanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.979 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.221

Abstract

Program nasional gerakan menanam tanaman di lahan pekarangan dalam rangka mewujudkanketahanan pangan, kemandirian pangan, dan kedaulatan pangan sudah dicanangkan sejak 2015 sampaisekarang melalui kegiatan pekarangan pangan lestari dan pertanian keluarga. Lahan pekarangan wargaAisyiyah Ngestiharjo dan Tamantirto belum dimanfaatkan secara optimal. Lahan pekarangan lebihbanyak digunakan untuk fasilitas umum. Tanaman dipandang kurang bernilai ekonomi. Pengetahuan danwawasan anggota Aisyiyah masih terbatas dan keterampilan anggota Aisyiyah dalam budi daya tanamanmasih rendah. Solusinya adalah memanfaatan pekarangan secara optimal melalui penerapan teknologibudi daya tanaman yang produktif, misalnya vertikultur, hidroponik, dan bertanam sayuran dalampot/polibag. Berdasarkan pada permasalahan dan alternatif solusi yang ditawarkan, tujuan program iniadalah meningkatkan wawasan dan keterampilan ibu-ibu anggota Aisyiyah Ranting Ngestiharjo danTamantirto dalam mengelola lahan pekarangan. Target luarannya adalah produk berupa berbagai jenissayuran organik. Untuk mencapai target luaran sesuai permasalahan yang dihadapi, digunakan beberapametode, yakni penyuluhan, pelatihan, praktik, dan pendampingan teknik penanaman sayuran denganvertikultur, hidroponik dan pot/polibag, serta monitoring evaluasi. Hasil pelaksanaan PPM-Muh diRanting Aisyiyah Ngestiharjo dan Tamantirto dapat menyediakan kebutuhan sayuran yang sehat danaman untuk konsumsi keluarga, di antaranya sawi, kangkung, bayam, seledri, selada, tomat, terong, cabaibuncis, dan kacang panjang.

Page 21 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue