cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENDAMPINGAN PROGRAM PILAH SAMPAH DI KELOMPOK PENGELOLA SAMPAH NGUDI RESIK DESA POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL Aris Slamet Widodo; Adhianty Nurjanah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.388 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.323

Abstract

Tujuan pengabdian di Pedukuhan Banjardadap, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul adalah melakukan pemberdayaan masyarakat agar terjadi perubahan kesadaran serta perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kelembagaan masyarakat pengelola sampah yaitu Ngudi Resik Barokah merupakan kelompok sasaran utama pendampingan ini. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan PRA (participatory rural appraisal) dengan teknik FGD (focus group discussion). Kegiatan yang dilaksanakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukan meningkatnya komitmen dan terjadi perubahan sikap terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Meningkatnya kemampuan pengurus dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga dan teknik pemilahan sampah (3R). Terbentuknya inisiasi lembaga Pilah Sampah di Pedukuhan Banjardadap. Berdasarkan hasil pengabdian menunjukan bahwa target dari pengabdian telah tercapai yaitu meningkatnya kesadaran warga terkait pentingnya pengelolaan sampah sehingga terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah serta penguatan kelembagaan Pilah Sampah.
PENGENDALIAN TIKUS DI LAHAN PERTANIAN MELALUI PROGRAM RUMAH BURUNG HANTU OLEH KELOMTAN “SUMBER” DESA BALECATUR Genesiska Genesiska; Diah Rina Kamardiani; Azmi Sanjaya Wahyu Murti; Afifatul Khoirunnisa; Nur Rokhim; Hariyono Hariyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.57 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.324

Abstract

Serangan hama tikus pada lahan budidaya padi mampu menurunkan kualitas maupun kuantitas hasil, bahkan sampai menyebabkan kegagalan panen. Kerugian ekonomi besar-besaran terjadi bagi kelompok tani sumber di Desa Balecatur, Kabupaten Sleman akibat serangan tikus di lahan budidaya tanaman padi. Sejak tahun 2017 atau sudah 6 kali masa tanam, masyarakat di Desa Balecatur telah mengalami kegagalan budidaya komoditas pertanian. Diperlukan suatu upaya untuk pengendalian hama tikus yang berkelanjutan dan tidak memiliki resiko besar terhadap lingkungannya. Program yang dijalankan diputuskan memiliki 4 kegiatan inti yaitu perumusan konsep dan jenis program rumah burung hantu, penentuan lokasi habitat burung hantu dan analisis jelajahnya, pemasangan rumah burung hantu, sosialisasi dengan perangkat desa dan warga masyarakat sekitar dan monitoring program rubuha. program kemitraan kemudian secara teknis didasarkan pada keberadaan burung hantu tyto alba di kawasan dekat hamparan sawah milik kelompok tani sumber dan perlu didukung oleh seluruh anggota masyarakat baik kelompok tani bersangkutan, warga sekitar, maupun perangkat desa yang bertugas dalam pengaturan hukum dalam proses pelaksanaannya.
PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN DI KELUARGA Hafni Zuchra Noor
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.544 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.325

Abstract

Cedera karena kecelakaan, yang bisa meliputi apa saja mulai dari jatuh dan terbakar hingga luka, sering terjadi di rumah. Tingkat pengetahuan tentang kecelakaan yang dapat terjadi di keluarga, dapat memengaruhi sikap dan tindakan pertolongan pertama di rumah. Oleh karena itu, edukasi tentang pertolongan pertama kecelakaan di keluarga sangatlah penting, tidak hanya kepada ibu saja, tetapi kepada seluruh anggota keluarga. Diharapkan dengan pemberian bekal pengetahuan tentang pertolongan pertama kecelakaan di keluarga dapat menurunkan tingkat kesalahan dan keparahan dari kejadian kecelakaan di rumah dan juga dapat mencegah terjadinya hal tersebut. Pengabdian dilakukan dengan cara virtual melalui whatsapp group (WAG) dan memberikan paparan edukasi melalui video edukasi di youtube. Tiga puluh delapan peserta mengikuti edukasi dengan baik dan peserta diberikan sepuluh soal sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan berupa meningkatnya kepahaman peserta pengabdian terhadap pertolongan pertama kecelakaan di keluarga atau rumah tangga.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGANGGULANGAN TANAH LONGSOR DI DUSUN SONYO Iswanto Iswanto; Guntur Nugroho; Muhammad Abdus Shomad; Nia Maharani Raharja; Alfian Ma'arif
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.004 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.326

Abstract

Dukuh Sonyo dipimpin oleh Bapak Suranto sebagai kepala dukuh. Pedukuhan tersebut terdiri atas delapan RT dengan jumlah kepala keluarga adalah 173. Pedukuhan tersebut terletak di daerah pegunungan di Kabupaten Kulon Progo. Dukuh Sonyo berbatasan dengan Dukuh Sidomulyo dan Dukuh Gunung Kelir. Pedukuhan Sonyo yang terletak di daerah pegunungan memiliki banyak permasalahan. Salah satu permasalah yang menjadi perhatian khusus yaitu permasalahan tentang rawannya terjadi bencana alam. Bencana alam yang sering terjadi di dusun tersebut yaitu tanah longsor. Dikhawatirkan pada musim hujan disertai terjadi hujan lebat dapat mengakibatkan tanah longsor. Berdasarkan permasalahan di atas maka pengabdian masyarakat ini mendesain dan menerapkan alat peringatan dini tanah longsor. Alat ini dibuat dengan menggunakan komponen utamanya mikrokontroller yang digunakan sebagai pengolah data, sensor menggunakan potensiometer untuk mendeteksi pergerakkan tanah, dan sirine. Selain pemasangan alat tanah longsor, pengabdian masyarakat ini juga memberikan pelajaran tentang pengangulangan tanah longsor.
MENUJU SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SD MUHAMMADIYAH KLATEN UTARA Nursetiawan Nursetiawan; Rama Okta Wiyagi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.067 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.327

Abstract

Muhammadiyah memiliki amal usaha termasuk bidang pendidikan mulai dari tingkat Pendidikan Dini sampai dengan Pendidikan Tinggi dengan jumlah mencapai ribuan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Membangun kesadaran akan kesiapsiagaan bencana oleh seluruh komponen masyarakat, termasuk oleh sekolah-sekolah sangat diperlukan mengingat kondisi Indonesia yang secara geografis terletak di wilayah dengan tingkat kerawanan terhadap bencana cukup tinggi. Kaitannya dengan upaya penanggulangan bencana di Indonesia, sekolah-sekolah Muhammadiyah sebagai bagian ruang publik harus memiliki peran nyata dalam membangun ketahanan masyarakat melalui program sekolah siaga bencana. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyakat UMY berupa program kesiapsiagaan bencana telah dilakukan di SD Muhammadiyah Klaten Utara berkerja sama dengan BPBD Kabupaten Klaten. Walaupun ditengah situasi pandemi covid-19, kegiatan dilakukan dengan melihatkan pihak guru-guru sekolah sekaligus juga dengan pemasangan alat pendeteksi getaran gempa sebagai bagian early warning system dan juga sebagai media pihak sekolah untuk melakukan simulasi terhadap para siswa.
PENDAMPINGAN PENILAIAN MANDIRI BANGUNAN SEKOLAH MUHAMMADIYAH AMAN GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA Sri Atmaja P. Rosyidi; As’at Pujianto; Yoga A. Harsoyo; Surya Budi Lesmana; Arwan Suryanto; Restu Faizah; Budi Santoso
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.455 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.328

Abstract

Sejalan dengan semangat untuk melindungi hak-hak anak atas perlindungan, keamanan, dan kelangsungan hidup, Pemerintah telah menerbitkan Perka BNPB No. 4 tahun 2012 tentang Pedoman Penerapan Sekolah Aman Bencana terhadap Kerangka Kerja Sekolah Aman yaitu fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah dan pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana. MDMC dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah sudah menerapkan konsep-konsep dan implementasi sekolah siaga bencana di sekolah-sekolah Muhammadiyah dengan membentuk Sistem Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Namun, MDMC dan Majelis dikdasmen PMW DIY masih memerlukan tindak lanjut yang berkaitan dengan penilaian bangunan sekolah Muhammadiyah aman bencana dari sisi struktural, yaitu bagaimana sekolah diberdayakan untuk mampu menilai secara mandiri kondisi bangunan yang aman terhadap gempa bumi untuk langkah mitigasi yang sesuai. Penguatan kapasitas sekolah dilakukan dengan pendampingan dan FGD melalui webinar yang dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu pengenalan dasar-dasar kebencanaan, penilaian bangunan untuk sekolah aman bencana dan praktek pelaksanaan penilaian bangunan sekolah secara mandiri. Luaran kegiatan ini adaah terususnya pedoman penilaian sekolah aman bencana alam gempa bumi dan tindak lanjut dengan penyusunan tim evaluator sekolah aman dari MDMC, Majelis Dikdasmen dan tim penilai bangunan yang ditunjuk dari masing-masing sekolah Muhammadiyah di wilayah DIY.
SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN SEKOLAH Ietje Nazaruddin; Wahyu Manuhara Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.084 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.329

Abstract

Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah amar ma’ruf nahi mungkar berkomitmen mencerdaskan kehidupan berdasarkan tauhid dan pembaharuan. Pembaharuan Muhammadiyah di bidang pendidikan adalah mengintegrasikan keimanan, akhlak dan kemajuan sistem pendidikan. Lembaga Pembina dan Pengawas Keuangan (LPPK) secara aktif masih terus berupaya memperbaiki pengelolaan keuangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas. Pengelolaan keuangan AUM sudah ada perbaikan namun belum maksimal, karena faktanya masih ada AUM SD dan SMP di Kota Yogyakarta terlambat membuat laporan realisasi anggaran serta kesulitan dalam penyusunan laporan keuangan AUM sebagai dasar penentuan besarnya pajak. Program pengabdian masyarakat ini mendampingi penyusunan pedoman pengelolaan keuangan sekolah sesuai prinsip tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Metode pelaksanaan program melibatkan pengelola sekolah, LPPK dan Pengurus Harian PDM Kota Yogyakarta. Program dimulai dari observasi awal, perumusan masalah, sosialisasi, pendampingan serta pelaporan. Hasil pendampingan menghasilkan buku pedoman pengelolaan keuangan AUM SD, SMP di Kota Yogyakarta, dan dipresentasi dengan PH PDM Kota Yogyakarta. Hasil pengabdian masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan keuangan yang baku, terintegrasi sesuai kaidah organizational public governance dan standar akuntansi organisasi nirlaba.
Optimalisasi Pengelolaan Pupuk Kompos di Desa Tanjunggunung Kulon Progo Yogyakarta Yayat Hidayat; Moch. Iqbal; M. Willian Susilo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.05 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.330

Abstract

Dusun Tanjunggunung memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas. Masyarakat di Desa Tanjungharjo Kulon Progo sangat mengandalkan kehidupannya pada usaha tani. Pengetahuan dan penguasaan terkait pertanian lebih-lebih terkait pemanfaatan media pupuk berbahan dasar alam masih sangat kurang. Selain karena kurang optimalnya pemberian penyuluhan, masalah di atas juga disebabkan karena kurangnya informasi terkait teknik pembuatan pupuk kompos berbahan dasar alam. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah di atas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan langsung kepada para petani mengenai teknik pembuatan pupuk kompos yang baik. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat tentang pembuatan pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan bimbingan, penyuluhan dan demontrasi kepada petani sasaran yaitu petani Dusun Tanjunggunung Kulon Progo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok sasaran memberikan respon yang positif terhadap kegiatan ini, dan kelompok sasaran cukup memahami materi yang didemonstrasikan. Indikasi pemahaman ini dievaluasi melalui diskusi, tanya jawab, pelaksanaan pembuatan pupuk kompos dan hasil penanaman berbahan dasar kompos. Kegiatan penyuluhan memberikan perubahan sikap dan tambahan keterampilan petani tentang yang disuluhkan. Melalui kegiatan pengabdian ini juga dapat disimpulkan bahwa kelompok sasaran sangat mendukung pelaksanaan kegiatan, melaksanakan dan memahami materi yang didemonstrasikan serta bertambahnya pengetahuan dan keterampilan petani khususnya tentang pembuatan pupuk kompos.
PKM INDUSTRI KACANG METE TAMAN MOJO DUSUN MOJOLEGI, KARANG TENGAH, IMOGIRI, BANTUL Sriyadi Sriyadi; Jazaul Ikhsan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.451 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.331

Abstract

Dusun Mojolegi, Desa Karangtengah, Imogiri, Bantul, terdiri dari 6 RT, 240 KK. Penduduk Dusun Mojolegi sebagian besar petani, urutan berikutnya buruh, pedagang, pengrajin dan beberapa menjadi PNS. Salah satu potensi yang dimiliki Dusun Mojolegi adalah luas perkebunan Jambu Mete yang mencapai 100 hektar. Sebagian besar petani mete menjual biji mete kepada pengrajin kacang mete. Pengrajian kacang mete di Dusun Mojolegi tergabung dalam Kelompok Industri Rumah Tangga Taman Mojo. Para pengrajin selain mengolah biji mete hasil budidaya sendiri juga mengolah biji mete hasil budidaya dari para tetangganya. Permasalahan yang dihadapi pengrajin Kacang Mete Taman Mojo adalah, (1) selama ini kacang mete yang dihasilkan hanya untuk memenuhi pesanan para konsumen saat punya hajatan atau Hari Raya Idul Fitri, dan (2) kemasan yang digunakan masih tradisonal hanya dibungkus plastik tanpa kemasan yang menarik. Solusi yang ditawarkan berupa fasilitas pembuatan kemasan yang menarik, fasilitasi penggunaan siller kemasan plastik, dan konsultasi, serta pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa fasilitasi pembuatan kemasan yang menarik dan fasilitasi penggunaan siller kemasan plastik diikuti dengan antusias oleh para pengrajin. Kepada para pengrajin diserahkan bantuan berupa 10 set platik kemasan yang menarik dan mesin siller. Perlu pendampingan perguruan tinggi yang berkesinambungan demi keberhasilan pemasaran dengan penggunaan mesin siller.
PEMBENTUKAN DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN POKDARWIS DESA WISATA SURYA BUANA Sutrisno Sutrisno; Yulianto Achmad
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.482 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.332

Abstract

Program Kegiatan Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini dilaksanakan di Desa Mranggen Srumbung, Magelang, Jawa Tengah. Gagasan merintis Desa Wisata Surya Buana di Desa Mranggen sudah muncul dalam RPJMDes 2017 dan terealisasi tahun 2020. Masalah utama yang muncul dalam rintisan Desa Wisata Surya Buana ini adalah belum ada lembaga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai embrio pengelola desa wisata. Mitra utama dalam kegiatan ini adalah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Mranggen. Pembentukan Pokdarwis diawali dengan koordinasi dan sosialisasi kepada seluruh warga. Kemudian dilanjutkan pemilihan di tingkat dusun yang menjadi wakil dusun untuk penetapan di tingkat desa. Setelah dilakukan musyawarah tingkat desa yang dihadiri unsur pemerintah desa dan perwakilan (tokoh) masyarakat dibentuklah susunan pengurus Pokdarwis. Organisasi Pokdarwis Surya Buana akhirnya resmi ditetapkan berdasarkan SK Kepala Desa Mranggen. Untuk memperkuat legalitasnya, Pokdarwis Surya Buana didaftarkan pada Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang. Untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan motivasi, dilakukan kunjungan belajar ke Desa Wisata ““Dolan nDeso”” Kulon Progo. Bekal wawasan dan motivasi kemudian dielaborasi dalam Workshop dan Pelatihan Manajemen Desa Wisata dengan narasumber Pengelola Desa Wisata Pulesari Sleman dan Desa Wisata Kalibiru Kulon Progo. Hasil kunjungan belajar dan pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan motivasi anggota Pokdarwis Surya Buana

Page 32 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue