cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Penguatan Kelembagaan Bank Sampah Kradenan Berseri Melalui Sistem Informasi Online (SIOn) Adhianty Nurjanah; Sakir Sakir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.499 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.414

Abstract

Pengabdian Masyarakat pada Bank Sampah Kradenan Berseri dilatarbelakangi oleh kurangnyakesadaran publik dan pengetahuan tentang pentingnya mengelola limbah rumah tangga secara mandirimelalui bank sampah, tidak tersedianya sistem informasi online yang berfungsi sebagai komunikasi,informasi dan pendidikan terkait dengan pengelolaan bank sampah, tidak memiliki media promosi untukproduk krajinan yang berasal dari limbah rumah tangga, serta kurangnya dukungan dari pemerintahdesa dalam mengelola sampah secara mandiri melalui bank sampah ini merupakan masalah yang terjadipada bank sampah yang berlokasi di RW 17 Kradenan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping,Kabupaten Sleman, DIY. Berdasarkan masalah-masalah ini, pengabdian masyarakat melalui penguatankelembagaan bank sampah melalui sistem informasi online dan pelatihan manajemen pengelolaan banksampah bertujuan untuk memberdayakan Bank Sampah Kradenan Berseri melalui sistem informasiberbasis online (SIOn). Dengan penggunaan sistem informasi berbasis online (SIOn) maka Bank Sampahmampu beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan pemangku kepentingan. Selain itu, sisteminformasi berbasis online (SIOn) ini dapat digunakan sebagai media untuk promosi dan pendidikan sertaliterasi yang berkaitan dengan pentingnya mengelola limbah rumah tangga melalui bank sampah kepadapublik.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Gerakan Shodaqoh Sampah Dengan Integrated Social Marketing Communication Filosa Gita Sukmono; Fajar Junaedi; Budi Dwi Arifianto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.867 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.415

Abstract

Gerakan Shadoqoh Sampah (GSS) berlokasi di dusun Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Melaluigerakan ini masyarakat memulai gerakan pengelolaan sampah sejak dari hulu. Gerakan ini mengajakmasyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah secara kolektif melalui sistem sedekah, yangmemungkinkan partisipasi aktif semua anggota masyarakat. Gagasan ini sayangnya bersifat lokal,sebagaimana juga gerakan ini juga baru menjangkau kelompok kecil masyarakat di dusun Brajan. Untukitulah perlu adanya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola komunikasi pemasaran sosial terpaduuntuk mempromosikan pengelolaan sampah melalui mekanis sedekah sampah. Program pengabdianmasyarakat ini telah membawa perubahan dalam pemberdayaan masyarakat yang tergabung dalamGerakan Shadaqah Sampah dalam mengelola kegiatan komunikasi pemasaran sosial terpadu. GerakanShadaqah Sampah dalam mengelola kegiatan komunikasi pemasaran sosial terpadu telah mampumengelola media sosial, baik secara manajemen media maupun konten. Dengan perubahan yang adasetelah kegiatan pengabdian masyarakat, maka gagasan dan program pelestarian lingkungan yangdilakukan oleh Gerakah Shadaqah Sampah semakin dikenal publik, sehingga semakin banyakmasyarakat yang mempercayakan pengolahan sampahnya ke Gerakah Shadaqah Sampah
Kampung Eduwisata Hanjeli Waluran Mandiri Sebagai Pelopor Wisata Tematik Di Kabupaten Sukabumi Iwan Rizal; Ashrul Tsani; Siska Hestiana; Indra Griha Taopik Isa
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.915 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.416

Abstract

Desa Waluran Mandiri terletak di Kabupaten Sukabumi tepatnya di Kecamatan Waluran, keadaantanahnya didominasi lahan yang memiliki kadar air sedikit, sehingga tidak banyak tanaman yangtumbuh secara subur, hal ini diperparah dengan kebiasaan masyarakat dalam mencari kehidupan dengancara cepat yaitu dengan menjadi penambang emas liar, yang sudah barang tentu cara-cara yangdigunakan banyak mengandung risiko terhadap kesuburan lahan yang diakibatkan penggunaan bahankimia logam berat yang pada giliranya akan memberikan dampak merugikan. Sebagai proses penyadaran,diusulkan dibentuknya Kampung Eduwisata yang bertujuan untuk memberikan informasi yangmemberikan edukasi pada masyarakat tentang kerusakan lingkungan serta penyadaran masyarakattentang potensi yang mereka miliki serta memperkenalkan tanaman hanjeli yang cocok tumbuh di lahanyang ada serta memberikan kesadaran pada masyarakat tentang potensi wisata. Atas dasar itulah,dilakukan kajian terhadap potensi Desa Waluran Mandiri, dari pengamatan yang dilakukan,diputuskan untuk menggabungkan antara edukasi tentang kelestarian lingkungan dengan wisata daripotensi penanaman hanjeli yang dilakukan. Adapun metode pelaksanaan konsep tematik eduwisata yangdigunakan adalah dengan memberdayakan masyarakat melalui Focus Group Discusion untukpengelolaan pertanian hanjeli, kewirausahaan hanjeli, seni budaya lokal dan keindahan pariwisata,sehingga kampung eduwisata hanjeli ini dapat memberikan dampak peningkatan kesejahteraan danmenjaga lahan dari kerusakan terutama untuk kebutuhan jangka panjang.
Pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif Bagi Masyarakat Miskin Kampung Keluarga Berencana (KB) Lilies Setiartiti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.812 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.417

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Kelurahan Prawirodirjan RW 12, KecamatanGondomanan, Kota Yogyakarta. Kelurahan Prawirodirjan merupakan salah satu dari 14kampung KB yang ada di Kota Yogyakarta. Pemilihan sasaran kegiatan pengabdian masyarakatini tentunya dengan berbagai pertimbangan, antara lain adalah: merupakan daerah yang padatpenduduknya, lingkungan kumuh, jumlah keluarga miskin paling banyak di antara kampongKB yang ada di Kota Yogyakarta, merupakan satu-satunya RW yang warganya Unmedneednya(WUS=Wanita Usia Subur namun belum ber-KB) paling tinggi di Kota Yogyakarta, sertamerupakan pilot projek di Kota Yogyakarta. Pemberdayaan ekonomi produktif kepada iburumah tangga Kampung KB adalah kegiatan ekonomi melalui pelatihan dan pendampinganmembuat produk aneka olahan sereh dan jeruk nipis, menjadi minuman kesehatan dan syrupdengan nama SERUNI. Pembuatan produk olahan ini dipilih karena memanfaatkan sereh danjeruk nipis yang sudah ditanam oleh warga di halaman maupun tanah kosong yang dimilikidanjuga dalam pot. Hasil pemberdayaan usaha ekonomi produktif dapat dipergunakan untukmeningkatkan pendapatan warga.Secara keseluruhan, hasil pengabdian masyarakat ini akanmenjadi bagian dari pembuatan kebijakan pemerintah daerah dalam upaya penurunan angkakemiskinan melalui penyusunan program pemberdayaan masyarakat.
Pendampingan Pemasaran Dan Pelatihan Pengelolaan Website Bagi Anggota Kub Di Temanggung Cahyana Nursidiq; Itsna Iftayani; Nora Ritati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.762 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.418

Abstract

KUB Tegal Makmur Abadi merupakan salah satu kelompok usaha di kabupaten Temanggungyang bergerak di bidang produksi Kopi Arabika. Salah satu permasalahan yang dihadapi olehKUB adalah sulitnya untuk memasarkan produk jumprit coffee padahal stok bahan melimpah.Sejauh ini KUB memasarkan kopi melalui konsinyasi dan melalui Facebook pribadi masingmasing anggota sehingga belum banyak mendapatkan pesanan. Tujuan kegiatan programkemitraan masyarakat ini adalah memberikan pendampingan pemasaran online danpengelolaan website bagi anggota KUB tegal makmur abadi agar dapat meningkatkanpenjualan dan memperluas pemasaran jumprit coffee. Metode yang digunakan adalah (1)Pembelian domain website, (2) desain dan pengembangan website, (3) pembuatan akun mediasosial dan market place, (4) sosialisasi, (5) pelatihan dan (6) pameran UMKM dan (7)pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah (1) Peningkatan keterampilanmengelola website dan media sosial, hal ini dilihat berdasarkan output tugas praktek mengelolawebsite dan media sosial, 3 dari 10 peserta mampu mengelola website dan 7 dari pesertamampu mengoperasikan media sosial (2) Kemampuan membuat konten iklan yang menarikdan merencanakan strategi iklan, hal ini dapat dilihat berdasarkan tugas yang diberikan, 7 dari10 peserta mampu untuk membuat iklan sederhana. (3) Pemasaran produk jumprit coffee yangtadinya masih diwilayah Kabupaten Temanggung sudah merambah luar pulau.
Membangun Kapasitas Masyarakat Melalui Pengembangan Produk Lokal Di Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor Titing Suharti; Diah Yudhawati; M Azis Firdaus
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.869 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.419

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Puspa Desa Gunung MulyaKecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor ini bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakatsetempat melalui pengembangan kemasan produk keripik daun jambu biji. Kegiatan dilakukandengan menggunakan metode pelatihan kepada kelompok masyarakat, yaitu kelompok ibu-iburumah tangga. Materi yang disampaikan dalam pelatihan yaitu pembuatan/pengolahan,pembuatan kemasan, distribusi dan pengelolaan keuangan. Hasil kegiatan menunjukan adanyaminat yang tinggi dari anggota kelompok, yang ditandai dengan antusiasnya anggota kelompokdalam simulasi serta memberikan pendapat terkait dengan pendistribusian keripik daun jambubiji.
Model Pemberdayaan Entrepreneurship Berbasis Gerakan Kemandirian Ekonomi Cabang Dan Ranting Muhammadiyah Dengan Metode On-Line Suryo Pratolo; Bambang Jatmiko; Misbahul Anwar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.962 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.420

Abstract

Tujuan Program Pengabdian Masyarakat dengan skim KEMITRAAN MASYARAKAT adalah untukmembangun model pemberdayaan entrepreneurship berbasis gerakan kemandirian ekonomi civitasakademika dengan metode on-line. Adapun masalah dari pengabdian ini adalah Jumlah pengusaha diIndonesia baru mencapai 1,65 persen dari jumlah penduduk. Rasio tersebut jauh tertinggal dibandingdengan jumlah pengusaha yang ada di negeri jiran seperti Singapura, Malaysia, maupun Thailand.Sementara negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang bahkan memiliki pengusaha lebihdari 10 persen dari jumlah populasi. Idealnya jumlah pengusaha adalah 2 persen dari total populasi,tetapi untuk mencapai target pendapatan perkapita yang baik diperlukan 6,13 juta pengusaha atausekitar 2,5 persen dari populasi. Metode pelaksanaannya sebagai berikut: 1. FGD (Focus GroupDiscution), 2. Desain Sistem, 3. Perancangan Software, 4. Uji Sofware, 5. Sosialisasi Awal, 6.Penyempurnaan Software, 7. Sosialissai Sofware, 8. Publish Software. Sedangkan luarannya adalah: 1.Jurnal Nasional ISSN “Berdikari” Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2. Proceeding Nasional –Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 3. Seminar Nasional – di Univesitas Ahmad DahlanYogyakarta, 4. Keynote Spech di Program Studi UMY Mengundang Wirausaha muda dan Dosen UMY.
Pelatihan Kewirausahaan Dan Produksi Terkontrol Pada Industri Rumah Tangga Di Desa Trimulyo Bantul Iva Mindhayani; Siti Lestariningsih; Susianti Susianti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.164 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.421

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) merupakan bagian dari Usaha Kecil Menegah yang mampu menjadisolusi perekonomian dalam rumah tangga. Permasalahan yang sering dihadapi oleh IRT adalah belumadanya branding, pengemasan yang hanya ala kadarnya dan tidak diberi label seperti industri rumahtangga “Keripik Pak Slamet” di Desa Trimulyo kecamatan Jetis kabupaten Bantul. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikat pelatihan kewirausahaan khususnya pada brandingkemasan dengan memberikan label pada kemasan dan pengemasan yang baik untuk meningkatkan nilaitambah produk agar lebih dikenal masyarakat luas. Selain itu juga diberikan materi tentang produksiterkontrol supaya mutu serta kualitas produk lebih baik dan usaha semakin maju serta mampu bersaingdengan yang lain. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah dan diskusiserta praktek secara langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini telah menghasilkan pelabelan danpengemasan yang lebih baik dan menarik.
Pelatihan Manajemen Bagi Kelompok Usaha Kecil Purnama Sari; Dede Abdul Rozak; Kasman Kasman
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.626 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.422

Abstract

Masyarakat sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah kelompok usaha masyarakat yang beranggotakanibu-ibu rumah tangga yang dari segi ekonomi termasuk ke dalam kelompok prasejahtera. Permasalahanyang dihadapi masyarakat sasaran adalah minimnya pengetahuan mereka dalam mengelola usaha kecil,sehingga mereka kesulitan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Permasalahan lainnyaadalah mereka tidak memiliki kreativitas dalam menciptakan inovasi produk yang bernilai jual tinggi.Produk telur asin yang mereka buat tidak ada bedanya dengan produk telur asin lainnya, sehingga tidakmemiliki ciri khas tersendiri. Atas beberapa permasalahan tersebut, maka yang menjadi tujuan darikegiatan PPM ini adalah memberikan pelatihan manajemen usaha kecil dan pelatihan pembuatanproduk yang bernilai jual tinggi, yaitu telur asin aneka rasa. Kegiatan PPM ini menggunakan metodeceramah dan demonstrasi untuk memberikan pelatihan manajemen usaha kecil dan pembuatan telurasin aneka rasa. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pelatihan manajemen usaha kecil dan pembuatantelur asin aneka rasa memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat sasaran untukdapat menjalankan dan mengembangkan usahanya. Secara umum dapat disimpulkan bahwamasyarakat memberikan respon positif dengan adanya kegiatan ini, terbukti mereka sangat komunikatifdi dalam setiap tahapan kegiatan dari awal sampai selesai, serta adanya peningkatan pengetahuanmasyarakat sasaran mengenai manajemen usaha kecil.
Pemanfaatan Lahan Untuk Usaha Budidaya Lele Di Ngliseng Desa Muntuk Widodo Widodo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.529 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.423

Abstract

Ngliseng merupakan salah satu kampung di Desa Muntuk Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. DesaMuntuk terletak di Pegunungan Seribu yang bercirikan perbukitan karst, sehingga lahan sawahdidominasi dengan sawah tadah hujan, namun di wilayah Ngliseng terdapat mata air perbukitan yangmampu mengairi lahan sawah sepanjang tahun. Air pengairan tersebut merupakan air yang masihterbebas dari polutan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan perikanan lele di lahansawah. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan program kegiatan berupa peningkatan pengetahuan,ketrampilan dan peningkatan usaha perikanan lele. Hasil pengabdian menunjukkan petani mampumemahami permasalahan terkait budidaya ikan yang pernah mereka lakukan. Permasalahan tersebutadalah letak kolam yang sesuai akan menyebabkan keberhasilan budidaya lele, kepadatan ikan sebaiknyaberkisar antara 150-200 ekor per m3 kolam, pemberian pakan harus sesuai dengan kebutuhan ikan.Namun demikian, karena keterbatasan lahan, petani belum bersedia mengorbankan sebagian lahansawah padi untuk pembuatan kolam lele. Hal ini ternyata menyebabkan tingkat kematian lele masihcukup tinggi. Dari hasil evaluasi ini dilakukan pemindahan kolam dengan pendampingan lanjutan.

Page 41 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue