cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Optimalisasi Sistem Informasi Desa (Sid) Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Dyah Mutiarin; Muhammad Eko Atmojo; Sakir Sakir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.039 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.434

Abstract

Lahirnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menempatkan desa sebagai pilar utamapembangunan. Desa mendapat kewenangan untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan desa secaraotonom. Untuk memwujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang akuntabel dan transparan sertamencapai tujuan pembangunan desa, pemerintah mendapat dana desa yang besar. Selain itu, pemerintahdesa dalam penyelenggaraan pemerintahan perlu mengoptimalkan sistem informasi desa (SID) khususnyadalam pengelolaan dana desa. Dengan adanya system informasi desa maka akan sangat memudahkanpemerintah desa maupun masyarakat dalam hal pengawasan dan kontroling. Permasalahan yangdimiliki Desa Tirtoadi adalah: belum memiliki website desa sebagai media informasi dan publikasikegiatan yang diselenggarakan oleh desa; belum memiliki media sosial sebagai media publikasi kegiatandesa dan media promosi produk berdasarkan potensi desa; dan belum memiliki Buku Profil Desa yanglengkap dan memadai. Metode atau konsep kegiatan yang akan digunakan dalam penyelesaian masalahdengan beberapa langka, yaitu: Pertama, melaksanakan forum group discussin (FGD) dengan perangkatDesa Tirtoadi. Kedua, melakukan pelatihan pengelolaan website desa sehingga bisa mendukung kegiatanpemerintah desa dalam mewujudkan pelayanan public yang baik.
Pembuatan Web Sistem Informasi TKIT Nurul Ittihad Menggunakan Framework Codeigniter Apriliya Kurnianti; Hijrianda Salam; Etik Irijanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.415 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.435

Abstract

TPA-KB-TKIT Nurul Ittihad juga merupakan sekolah dengan nilai prestasi yang sangat bagus danmempunyai banyak sekali prestasi dari siswa-siswinya baik dalam bidang akademik, keagamaan dankeseniannya. Tetapi tidak banyak masyarakat yang mengetahui itu, hanya masyarakat Gamping lordan sebangian masyarakat Ambarketawangyang mengetahuinya. Setiap penerimaan siswa-siswi ajaranbaru, kegiatan naik kelas, kegiatan kelulusan, dan perayaan hari besar dengan lomba-lomba antarsekolah, staff dan guru-guru selalu disibukkan dengan berbagai tanggung jawab, seperti pemberitahuanundangan kepada seluruh siswa dan siswi dan juga seluruh orangtua siswa dan siswi, tamu undangan,dan warga sekitar Gamping lor, Ambarketawang, Yogyakarta. Dengan adanya website TKIT NurulIttihad diharapkan akan mempermudah sekolah dalam mempromosikan sekolahnya dan jugamempermudah masyarakat dalam mengakses informasi mengenai TKIT Nurul Ittihad.
Pengembangan Literasi Media Untuk Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Nawari Ismail
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.4 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.436

Abstract

Kegiatan ini berupaya untuk memberdayakan masyarakat dalam menghadapi media massa/televisi sertamedia sosial, sehingga masyarakat memiliki kesadaran dan pemahaman dalam penggunaan media secarabenar dan bijak. Secara khusus kegiatan ini bertujuan: (1) Peningkatan literasi media di kalanganperempuan, khususnya ibu-ibu yang telah memiliki anak-anak, dan (2) Peningkatan literasi media dikalangan generasi milenial. Metode kegiatan dilakukan denga workshop , penyuluhan, dan sosialisasimelalui banner. Workshop melibatkan pimpinan lembaga di dusun yaitu kepala dusun, ketua RT dankader PKK serta pengurus Remaja Masjid. Penyuluhan ditujukan kepada masyarakat umum denganmenjadikan wakil kader PKK, dan Remaja Masjid sebagai fasilitator dan narasumbernya. Sosialisasiberupa banner ditempatkan di lokasi strategis yaitu: rumah kepala dusun, ketuab RT, dan masjid.Kegiatan pengembangan literasi media yang ditujukan kepada masyarakat telah memberikan dampakpositif bagi masyarakat, khususnya kaum milineal dan ibu-ibu. Sebab pasca dilakukan workshop,penyuluhan dan sosialiasi melalui banner hampir separuh kaum milineal memiliki kesadaran tinggi,serta perilaku dalam bermedsos dan menonton televisi sebagian besar menjadi tinggi. Begitu juga dengankesadaran dan perilaku kaum ibu-ibu menjadi lebih tinggi.
Perencanaan Partisipatif Masyarakat dalam Upaya Memanfaatkan Potensi Sungai Muhammad Heri Zulfiar; Dian Setiawan; Taufiq Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.029 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.437

Abstract

Sebagai strategi pemberdayaan, pendekatan partisipatif banyak membantu menyelesaikan persoalanmasyarakat termasuk masyarakat yang memiliki potensi sumberdaya air (sungai). Hingga saat inisumberdaya air memiliki ragam persoalan yang kompleks antara lain; penumpukan sampah, pencemaranair, bantaran yang kumuh dan sebagainya. Pengelolaan sumberdaya air perlu adanya komitment bersamasemua pihak. Demikian juga halnya kondisi di RT 01/RW 22 Dusun Tangkilan Sidoarum yangmemiliki potensi bendung (sungai) dan saluran irigasi. Secara akademik kajian terhadap potensisumberdaya bendung memiliki resiko yang tinggi untuk wisata maupun karamba. Dilain pihak kondisisampah terus menumpuk dan bantaran kali terlihat kumuh dan tidak terawat. Hal ini bukan berartitidak ada solusi atas penyelesaian masalah warga. Untuk itu dibutuhkan strategi yang dapatmenempatkan masyarakat sebagai subyek (center of people) dengan konsep penataan sumberdaya airyang bernilai ekonomis tanpa merusak lingkungan. Adanya dukungan akan kearifan local denganmemperhitungkan siklus musim upaya penggalian dan pemanfaatan potensi dilaksanakan melaluipembuatan karamba di sungai dan penataan lingkungan diruas tertentu. Hasil yang diperolehmasyarakat dapat belajar budidaya ikan, sampah disekitar bantaran juga karamba menjadi bersih,lingkungan menjadi asri dan nyaman serta adanya komitment menata dan memanfaatkan lahanbendung yang terlantar untuk budidaya ikan sebagai upaya mengoptimalkan potensi sumberdaya air(sungai).
Sistem Informasi Kinerja Berbasis Maqasid Syariah Untuk Peningkatan Kinerja BMT UMY Rizal Yaya; Wahyu Manuhara Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.909 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.438

Abstract

Baitul Maal Wat Tamwil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BMT UMY)merupakan BMT yang sedang mengupayakan penguatan jati diri sebagai BMT yang beroperasidengan memperhatikan aspek maqasid syariah. Akan tetapi upaya ini Tidak terlaksana secarabaik karena masih bersifat sporadis dan belum didasarkan pada desain yang memadai danpenerapan pengukuran kinerja berbasis maqasid syariah. Pencapaian maqasid syariah dalambentuk perlindungan dan pengembangan agama, jiwa, akal, harta dan keturunan meruapakansesuatu yang dapat membedakan secara substansial antara BMT sebagai koperasi syariahdengan koperasi simpan pinjam konvensional. Adanya desain yang komprehensif danpenerapan kebijakan pengukuran kinerja berbasis maqasid syariah diharap dapat memberinilai tambah untuk proses internal BMT dan kepercayaan publik kepada BMT UMY. Kegiatanpendampingan ini dilaksanakan dalam dua tahap, pertama dahap desain indikator kinerjaberbasis maqasid syaraiah dan kedua penerapan pengukuran kinerja BMT untuk baseline saatini. Kegiatan ini telah menghasilkan desain sistem informasi kinerja berbasis maqasid syariahyang kemudian juga telah dikembangkan sistem informasi berbasis online dan ujicoba aplikasidi lapangan. Adanya program pengabdian masyarakat ini telah membantu pimpinan dankaryawan BMT UMY dalam pengambilan keputusan mengevaluasi kinerja individu maupunkinerja unit kerja di lingkungan BMT UMY dalam hal pelayanan yang lebih baik dan sekaligusmemperkuat visi islami BMT UMY.
Pembuatan Website Sebagai Langkah Awal Terwujudnya Smart Village Di Dusun Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman Wahyudi Wahyudi; Sudarja Sudarja
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.442 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.439

Abstract

Dusun Bakungan, masuk dalam wilayah Kalurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak,Kabupaten Sleman, termasuk dusun dengan potensi sumber daya alam (SDA) maupun potensi sumberdaya manusia (SDM) yang baik. Permasalahan yang dihadapi dusun ini antara lain adalah: Informasidan data-data dusun belum tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat, pelaku usaha mengalamikesulitan dalam memasarkan produk atau jasanya, serta masyarakat belum memanfaatkan teknologiyang ada secara optimal. Dari kondisi dusun tersebut, maka solusi yang tawarkan adalah pemanfaatanfasilitas internet secara optimal, dalam hal ini berupa pembuatan dan pemanfaatan website dusun.Untuk mewujudkan penyusunan dan pemanfaatan website dengan baik, langkah-langkah yang dilakukan antara lain: koordinasi dengan kepala dukuh dan perangkatnya, koordinasi dengan elemen-elemen masyarakat, pelatihan pembuatan website, pembuatan website, pemeliharaan dan updating konten. Luaran dan dampak dari program ini adalah terjadinya transfer of knowledge tentang hal-halyang berkaitan dengan internet, khususnya website, terbangunnya website Dusun Bakungan,terbangunnya konten-konten di website yang bermanfaat untuk warga Dusun Bakungan maupun untukmasyarakat pada umumnya.
Inisiasi Wakaf Uang Berbasis Tempat Ibadah Di Perdesaan Gunungkidul Moh. Mas’udi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.222 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.440

Abstract

Masjid atau mushalla pada umumnya sebagai tempat ibadah semata. Padahal masjid atau mushallamemiliki fungsi sosial kemasyarakatan sebagaimana telah dipraktikkan oleh Rasulullah. Hal ini jugaterjadi pada masjid atau mushalla di wilayah perdesaan, termasuk di Mushalla Nurul Inayah DusunPringsurat Kelurahan Ngloro Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul. Agar masjid/mushalladapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka masjid atau mushalla harus dikelola dengan baik pula,sehingga kedua fungsi di atas bisa berjalan secara maksimal. Dalam rangka menumbuh kembangkanfungsi sosial kemasyarakatan ini, diselenggarakan program pengabdian masyarakat dalam bentukinisiasi wakaf uang di Mushalla Nurul Inayah Dusun Pringsurat. Tujuannya adalah agar dana wakafuang sebagai dana abadi, bisa diproduktifkan melalui aktivitas beternak kambing, sehingga terdapatpeningkatan ekonomi jamaah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi awaldengan tokoh masyarakat, Focus Group Discussion (FGD), fasilitasi pembentukan organisasi kenazhiran,dan pemberian stimulan dana wakaf uang. Hasil yang didapatkan dari pengabdian ini adalahterbentuknya kepengurusan nazhir wakaf uang Mushalla Nurul Inayah serta usaha produktif dalambentuk “gaduh” kambing kepada lima jamaah Mushalla Nurul Inayah.
Peran Masyarakat Dalam Mendorong Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Arni Surwanti; Warih Andan Puspitosari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.45 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.441

Abstract

Layanan pada penyandang disabilitas berbasis lembaga atau melalui panti membutuhkanpembiayaan tinggi serta layanan pada penyandang disabilitas yang dapat dijangkai sangat terbatas.Oleh karena itu Kementerian Sosial sebagai leading sector penanganan masalah disabilitas telahmenggulirkan kebijakan pemberdayaan disabilitas yang menitikberatkan pada partisipasi aktif keluargadan masyarakat. Desa Panggungharjo salah satu desa di Kecamatan Sewon Kabupaten BantulYogyakarta telah memiliki Kelompok Berbasis Masyarakat/RBM. Sebagai lembaga di Desa yang masihbaru kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat ini masih belum menunjukkan perannya dengan baikdalam memberikan layanan pada penyandang Disabilitas. Hal ini karena pemahaman personil dalamkelompok ini tentang issue disabilitas masih terbatas. Sementara itu di sisi lain pada saat ini, penyandangdisabilitas di Desa Panggungharjo masih menghadapi persoalan yang berkenaan dengan kesejahteraan.Program Kemitraan Masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut denganpertama, melakukan peningkatan kualitas personil kelompok rehabilitasi berbasis masyarakat. Kedua, pendampingan pada Kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatannya. Ketiga, peningkatan kapasitas penyandang disabilitas melalui pemberian pelatihan motivasi, pelatihan ketrampilan & manajemen kewirausahaan pada penyandang disabilitas;pembentukan kelompok usaha serta serta adanya pendampingan usaha yang dijalankan penyandangdisabilitas. Guna menjadi keberlanjutan program, diharapkan dapat menggunakan dana anggaran desa,dana anggaran kecamatan dan dana anggaran kabupaten dengan dukungan kelompok rehabilitasberbasis masyarakat.
Peningkatan Akses Pasar Keripik Bonggol Pisang Menggunakan Pemasaran Berbasis Sosial Media Instagram Heri Akhmadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.08 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.442

Abstract

Pisang merupakan komoditas pertanian yang bayak ditemukan di Dusun Jelapan, Desa SeloharjoKecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Buah pisang yang dihasilkan petani Dusun Jelapan selamaini dijual dalam bentuk bahan mentah ke pasar atau perajin keripik pisang di luar desa. Adapun limbahdari pohon pisang yaitu bonggol pisang yang mempunyai potensi ekonomi untuk dikembangkan belumoptimal dioleh oleh warga. Pemanfaatan limbah usahatani pisang dengan membuat keripik bonggolpisang sudah pernah dilakukan oleh sebagian warga Dusun Jelapan Seloharjo. Namun demikian,terbatasnya akses pasar terhadap produk keripik bonggol pisang ini merupakan masalah yang dihadapiwarga saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memotivasi perajin dalam meningkatkan aksespasar produk keripik bonggol pisang dengan mengembangkan metode pemasaran berbasis sosial mediainstagram. Metode yang dilakukan adalah survey, observasi dan pelatihan. Hasil inisiasi dari programini pada awalnya masyarakat belum tahu cara yang mudah dan murah untuk meningkatkan akses pasarselain dengan cara konvensional menjualnya ke pasar atau pedagang terdekat. Melaui akun instagram@bong.chips produk keripik bonggol pisang dapat dikenal tidak hanya oleh konsumen di sekitar namunoleh siapa saja yang bisa mengaksesnya sehingga akses pasar produk dapat meningkat. Selain itu jugadilakukan peningkatan efisiensi produksi pisang dengan perbaikan cara produksi sehingga diharapkanmenurunkan harga produk dan membuat makin kompetitif di pasar.
Website Portal Informasi Dan Integrasi Sosial Media Menggunakan Application Programming Interface (Api) Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat Terhadap Sumber Informasi Titis Wisnu Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.043 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.443

Abstract

Perkembangan zaman sangat cepat, dan inovasi adalah cara kita merespon perubahanyang terjadi disekitar kita. Desa memiliki peran yang sangat penting untuk mendorongmasyarakatnya untuk terus melakukan inovasi baik dari sisi ekonomi, pemberdayaanmasyarakat dan lingkungan, hingga teknologi yang digunakan untuk mempermudahkehidupan masyarakat desa. Seiring dengan tumbuh pesatnya objek wisata, perlu diiringidengan perkembangan pemasaran yang mudah, efektif dan efisien melalui website danpemanfaatan media sosial yang sudah banyak dikenal oleh khayalak seperti Facebook, Twitter,Instagram, WhatsApp, Line dan lain sebagainya yang belum dimanfaatkan secara utuh olehmasyarakat. Di dusun Kembang, yang terletak di Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, DaerahIstimewa Yogyakarta, banyak potensi wisata baik yang sedang exist belakangan ini, maupunyang masih perlu digali. Kedung Pedut salah satunya, namun pemasaran wisata alam KedunPedut ini masih sebatas mouth to mouth. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan secaraintern, khususnya dalam pemasaran dengan membuat website resmi Kedung Pedut yangnantinya dikelola oleh pengurus wisata setempat. Tanpa melupakan peran penting media sosialdalam pemasaran, kami ingin mengintergrasikan website dengan fungsi sosial media.

Page 43 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue