cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Desa Kalibeji Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; EkaWuri Handayani; Astri Ayu Febri Yuliani; Muchromin Muchromin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.72 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.484

Abstract

Indonesia mempunyai ribuan jenis tanaman obat keluarga yang belum semuanya diketahui manfaat dankegunaannya. Sampai saat ini TOGA belum dimanfaatkan secara optimal. Program TOGA ( TanamanObat Keluarga) merupakan salah satu program yang dapat dilaksanakan oleh perempuan dalam upayapeningkatan kesejahteraan keluarga, khusunya dalam program penanaman dan pemanfaatan tanamanobat keluarga. Pelatihan ini bertujuan agar ibu rumah tangga desa Kalibeji mampu mengenal danmengetahui manfaat tanaman obat keluarga untuk menjaga dan merawat kesehatan secara alamidengan tanpa adanya efek samping, mengurangi pengeluaran atau perekonomian keluarga dengan tidakmenggunakan obat-obatan kimia. Metode kegiatan yang dilakukan adalah ceramah, demonstrasi,montoring dan evaluasi. Lokasi pelaksanaan kegiatan yaitu di Balai Desa Kalibeji, Kecamatan Sempor,Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 8, 14 dan 27 Februari2019. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah ibu rumah tangga sebanyak 22 orang. Peserta tmemilihtanaman jahe merah untuk ditanam dan diolah menjadi produk. Produk jahe merah yang dibuat adalahminuman instan jahe merah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapatdilaksanakan secara rutin sehingga pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat keluarga bertambah.
Pembinaan Desa Ngawen, Klaten Sebagai Desa Sadar Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) Ivanna Beru Brahmana; Ana Majdawati; Inayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.326 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.485

Abstract

Latar belakang: Sekitar 500.000 kanker serviks terdeteksi setiap tahun sebagai kasus baru, dan sekitar274.000 wanita meninggal karenanya. Survei Riskesdas 2007 tentang distribusi kanker di Indonesia,Jawa Tengah merupakan propinsi ranking tertinggi kanker (23,6%) dengan kanker serviks mendudukiperingkat tertinggi. Klaten, salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan prevalensi kanker serviks cukuptinggi. Kasus IVA positif ditemukan di Puskesmas Klaten Tengah, Ngawen, Manisrenggo, Bayat, danTulung. Tujuan: meningkatkan pengetahuan masyarakat wilayah Puskesmas Ngawen tentang kankerserviks. Metode: ceramah, diskusi dan tanya jawab, pembentukan kelompok sadar deteksi dini kankerserviks, dan pelatihan IVA pada tenaga kesehatan. Pemeriksaan IVA diikuti 23 peserta. Hasil danimplikasi: Hasil post test peserta meningkat daripada pretest, nilai di atas 5 sebanyak 95,65%. Skor tenagakesehatan 1x pelatihan 80-90 dan setelahnya 100. Positif IVA ada 4 orang (17,39%): 2 orang IVApositif dan 2 orang IVA meragukan (+/-). Hasil IVA disampaikan langsung kepada peserta, yang IVApositif dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan (Pap Smear). Luaran pengabdian berupa videodengan materi: 1. Diskusi dan tanya jawab tentang kanker serviks, pencegahan, pemeriksaan danpengobatannya; 2. Pelatihan pemeriksaan IVA bagi tenaga kesehatan. Simpulan: deteksi dini kankerserviks dapat dilakukan dengan IVA, mudah, murah, dan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan dipuskesmas.
Peningkatan Kemampuan Digital Media Dongeng Dan Multimedia Pembelajaran Membaca Metode Suku Kata Lutfiyah Dwi Setia; Ardian prima Atmaja; Ahmad Kudhori
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.715 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.486

Abstract

Kelas Baca anakku sayang didirikan sebagai solusi bagi anak usia sekolah yang memilikiketerlambatan dalam membaca, menulis dan berhitung dengan menggunakan metode suku kata dandiperdalam penanaman karakternya melalui dongeng. Di era digital saat ini kecenderungan anak-anakuntuk menggunakan gadget seperti laptop atau smartphone dalam intensitas yang tinggi. Beberapametode dan teknik pembelajaran coba dilakukan untuk mengalihkan anak-anak dari efekketergantungan gadget, salah satunya melalui dongeng. Metode utama yang digunakan adalahperancangan video game pembelajaran untuk menciptakan dan meningkatkan reputasi Kelas BacaAnakku sayang di era digital. Pencitraan merek internet ditawarkan untuk membuat sistem yang terdiridari situs web yang akan dihubungkan dengan media sosial untuk mendapatkan beberapacrowdfunding. Hasil program kemitraan masyarakat diharapkan mampu membangun video gamepembelajaran metode suku kata sekaligus mampu membangun mitra merek secara digital danmempublikasikan Kelas Baca Anakku sayang ke komunitas yang lebih luas. Selain itu, hasil dariprogram ini akan dibuat artikel yang dipublikasikan pada jurnal nasional sekaligus sebagai bahan ajarpada praktik Pengembangan Aplikasi Berbasis Web di program studi Teknologi informasi PoliteknikNegeri Madiun dan akan disebarluaskan melalui media elektronik sehingga dapat diakses oleh setiaporang.
Pendayagunaan Website Desa Sebagai Media Inovasi Desa Di Desa Bernung Dan Desa Sumber Jaya Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Simon Sumanjoyo Hutagalung; Dedy Hermawan; Nana Mulyana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.708 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.487

Abstract

Permasalahan prioritas dalam pengelolaan website pemerintah desa adalah aspek mutu pengelolaanlayanan dan pemanfaatannya sebagai media promosi pariwisata. Secara lebih spesifik kondisi tersebutterkait dengan dua aspek sebagai berikut; (1). Sumber daya manusia, khususnya dalam hal kapasitasdan kualitas aparatur desa serta pengelola website pemerintah desa, dan (2). Kelembagaan, khususnyadalam ketersediaan pedoman kerja dan perangkat evaluasi pengelolaan website pemerintah desa. Tujuandari kegiatan ini adalah (1). Peningkatan keterampilan SDM dalam pengelolaan website desa dan, (2).Peningkatan kuantitas dan kualitas pedoman kerja dan evaluasi pengelolaan website desa. Metodepelaksanaan yang dilakukan menggunakan prinsip bahwa setiap inovasi yang diterima oleh Mitra (1)dan Mitra (2) sebaiknya melalui proses, mendengar, mengetahui, mencoba, mengevaluasi, menerima,meyakini, dan melaksanakan. Pada akhirnya diperoleh kesimpulan bahwa telah dipahaminya konseppengelolaan Website desa, proses dan mekanisme pengelolaan pengelolaan Website desa serta pentingnyaperan aktif aparatur desa dalam pengelolaan Pengelolaan Website desa oleh para aparatur Desa di DesaBernung dan Desa Sumber Jaya Kabupaten Pesawaran. Berdasarkan hal tersebut maka dapatdisimpulkan jika telah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman para Aparatur Desa dalam halpengelolaan Website desa sebagai media inovasi desa
Busapi (Buku Saku Pintar): Solusi Guru Dalam Penanganan Kecelakaan Di Sekolah Yogyakarta Pinasti Utami; Sabtanti Harimurti; M. Thesa Ghozali; Ingenida Hadning
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.223 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.488

Abstract

Kecelakaan anak-anak saat beraktivitas disekolah tidak dapat dihindarkan. Kepanikanmerupakan reaksi pertama yang akan dilakukan oleh para guru atau wali murid akibat kejadiantersebut. Untuk itu pemahaman tenaga pendidik, wali murid dan masyarakat tentangpenanganan pertolongan pertama pada kecelakaab sangatlah penting untuk menghindarkankejadian serius yang tidak diinginkan oleh anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkanpemahaman guru dan wali murid melalui “BUSAPI” buku saku pintar yang berisi solusi cerdaspenanganan pertolongan pertama pada kecelakaan anak serta untuk mengenalkan lebih dalamprofesi apoteker. Kegiatan ini dilakukan di TK ABA JANTURAN Yogyakarta melalui 2kegiatan. Kegiatan pertama terfokus pada guru dan wali murid sedangkan pertemuan keduaterfokus pada murid-murid TK. Setiap pertemuan berdurasi 4 jam dimana tiap materi yangdiberikan akan dikombinasi dengan modul BUSAPI. Kegiatan pertama diikuti 24 respondendengan metode pretest dan post test, sedangkan kegiatan kedua melakukan praktik pekerjaankefarmasiaan kepada murid TK melalui praktik langsung seperti membuat obat sirupus danpuyer.Selain itu kami juga akan memberikan informasi tentang apoteker dan obat melalui laguanak-anakyang diubah liriknya supaya dapat menarik perhatian murid TK. Analisis databerdasarkan peningkatan persentase pemahaman modul melalui evaluasi pre tes dan post test.Hasil program pengabdian menunjukan adanya peningkatan pemahaman sebesar 28% tentangpenanganan pertolongan pertama pada kecelakaan anak seperti luka, luka bakar, memar, gigitanserangga, menelan benda. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan bermanfaatbagi peningkatan pengetahuan guru dan wali murid yang mengikuti kegiatan tersebut.Sambutan peserta sangat baik dan mengharapkan kegiatan serupa dilaksanakan ditempat yangberbeda.
Peningkatan Skill Berbicara Bahasa Arab Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Abu Dzar Al-Ghifari Moch Iqbal
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.356 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.489

Abstract

Panti Asuhan merupakan salah satu lembaga pendidikan dan pembinaan anak berbasis keagamaan.Fokus utama panti asuhan tidak hanya sekedar memberikan kepedulian sosial kepada anak-anak yatimpiatu dan anak-anak dari keluarga tidak mampu saja, tapi juga harus memberikan pendidikan danpembinaan yang baik. Hampir mirip dengan pondok pesantren, Panti Asuhan Muhammadiyah Abu Dzar Al-Ghifari Gamping Sleman seharusnya tidak hanya memberikan pembelajaran tahsin dan Al-Quran saja, namun juga memberikan pembelajaran kemahiran berbahasa Arab kepada para santrinya. Sayangnya, panti asuhan tersebut hanya terfokus kepada memberikan pembelajaran tahsin dan tahfizhAl-Quran saja, meskipun itu juga adalah sesuatu yang sangat penting. Oleh karenanya, tim pelaksanamelakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa peningkatan skill berbicara bahasa Arabsantri Panti Asuhan Muhammadiyah Abu Dzar Al-Ghifari Gamping Sleman. Program ini dilaksanakandalam bentuk pengajaran bahasa Arab dengan menggunakan kitab Al-Arabiyyah Baina Yadaik. Untukmenunjang kegiatan pembelajaran, tim pelaksana juga menghibahkan kitab Al-Arabiyyah Baina Yadaikkepada seluruh santri. Dengan dilaksanakannya program ini, maka muncul ghirrah (antusiasme) danmotivasi belajar bahasa Arab dalam diri santri, sehingga akan tercipta lingkungan berbahasa Arab disekitar panti.
Program Peningkatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Wilayah Daleman, Girikerto, Turi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Rita Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.112 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.490

Abstract

Dusun Daleman merupakan salah satu padukuhan yang ada di desa Girikerto Turi Sleman.DusunDaleman terdiri dari 3 kampung yaitu: Somoitan, Ponosaran Lor dan kampung Daleman. Jumlahpenduduk di wilayah Daleman sekitar 631 jiwa, 211 KK. Masyarakat di wilayah tersebut masih banyakyang belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), padahal itu sangat penting sekali untukmencegah berbagi penyakit dan kesehatan lingkungan. Selaras dengan itu, Program KKN-PPM UMYdilaksanakan di dusun Daleman, desa Girikerto, Turi Sleman bertujuan untuk meningkatkan kesadaranmasyarakat akan perilaku hidup sehat dan bersih. Berdasarkan permasalahan yang ada dan diskusi antaratim pengusul dengan mitra maka program yang dilaksanakan adalah dengan mengedukasi warga denganmelakukan sosialisasi program awal dengan mengundang dan melibatkan keterwakilan RT/RW yang adabeserta aparat desa, kelompok ibu-ibu pkk, kelompok pengajian dan kelompok karangtaruna/ pemuda.Kegiatan awal ini memiliki target terbangunnya sinergisitas antar mahasiswa KKN- warga-aparat desadan kelompok masyarakat yang ada dalam menggugah potensi masyarakat melalui pertanian. Kegiatanini dilanjutkan dengan pembentukan penanggungjawab program PHBS di kampung Somoitan,Selanjutnya penyuluhan terkait perilaku hidup sehat rumah tangga dengan metode interaktif mengundangnarasumber yang memiliki keahlian dalam bidangnya. Program berikutnya adalah pembuatan warunghidup yang meliputi penanaman Toga, menanam sayuran buah-buahan di rumah; pengoptimalankegiatan posyandu; pemberantasan jumantik, peningkatan kebiasaan makan sayur dan buah-buahan,peningkatan kebiasaan melakukan gerak fisik dengan mengadakan senam sehat, pengadaan fasilitas cucitangan di rumah warga.
Peningkatan Jalan Lingkungan Untuk Mendukung Kegiatan Ekonomi Warga RT 07 Kanggotan, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Jazaul Ikhsan; Sriyadi Sriyadi; Surya Budi Lesmana; Sri Atmadja Putra Rosyidi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.667 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.491

Abstract

Jalan merupakan salah satu kebutuhan untuk membantu bagi kelangsungan hidup manusia. Manusiamenggunakan jalan untuk sarana perhubungan dan transportasi. Keberadaan fasilitas jalan merupakanfaktor yang penting dan sangat diperlukan oleh masyarakat. Jumlah kebutuhan fasilitas jalan ini akansemakin meningkat sesuai dengan perkembangan suatu masyarakat. Kondisi ini juga terjadi di wilayahRT 07 Kanggotan, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Beberapa rumah yang ada tidak mempunyai akses jalanumum/lingkungan. Warga yang tidak mempunyai akses ada yang mempunyai usaha mebel, makanandan peternakan. Selama ini, warga yang tidak mempunyai akses jalan umum, mendapatkan jalanbantuan atas kebaikan warga yang lain. Untuk mengatasi persoalan tersebut dan antisipasi timbulnyamasalah di kemudian hari, maka dibuat jalan lingkungan baru. Metode yang dilakukan dalampembuatan jalan baru di RT 07 Kanggotan dengan metode partisipatif. Dengan adanya jalanlingkungan yang baru ini, diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan sosial dan juga bisa mendukungaktivitas perekonomian warga sekitar.
Pemeriksaan Kesehatan Dan Pelatihan Pembuatan Es Krim Empon-Empon Di Dusun Mutihan Wirokerten Bantul Sebagai Usaha Peningkatan Kesejahteraan Rifki Febriansah; Andy Eko Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.828 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.492

Abstract

Pengelolaan kebun TOGA yang baik merupakan salah satu wujud nyata dalam melestarikan lingkungandan meningkatkan produktivitas masyarakat. Pengelolaan kebun TOGA dengan sistem yang terstrukturdan berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan produktivitas suatu wilayah.Program hibah pengabdian PKM UMY ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok TOGAdi dusun Mutihan desa Wirokerten dalam pengelolaan kebun TOGA mulai dari tahap penyiapan lahan,pemilihan bibit yang baik hingga pembuatan sediaan herbal yang inovatif disertai dengan praktek danpenyuluhan cara pembuatan es krim empon-empon yang baik. Hal ini diharapkan akan meningkatkanpendapatan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan sekitar. Untuk mencapai tujuan tersebut,beberapa rencana kegiatan yang akan dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatanmasyarakat, penyuluhan cara budidaya tanaman TOGA yang baik mulai dari penyiapan lahan kebunTOGA, pemilihan bibit unggul hingga cara pemanenan yang baik dan benar. Selanjutnya dilakukanpenyuluhan terkait pemanfaatan dan khasiat tanaman herbal, cara pembuatan sediaan obat herbal yanginovatif, yaitu es krim empon-empon. Kelompok TOGA diberikan modul pelatihan yang berisi denganmateri pelatihan selama program berlangsung, baik berupa leaflet maupun materi power point. Darikegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilihat bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat initelah memberikan gambaran kondisi kesehatan warga masyarakat di dusun Mutihan Wirokerten, di manadari hasil pemeriksaan diketahui bahwa beberapa warga masyarakat menderita penyakit hipertensi dandiabetes mellitus. Selain itu, juga dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkaitkhasiat tanaman obat dan cara pemanfaatannya yang lebih inovatif dan bernilai ekonomis.
Pelatihan Bahasa Jepang Dan Pengenalan Budaya Jepang Untuk Sopir Dan Staf Administrasi Usaha Penyewaan Kendaraan Bermotor Di DIY Sonda Sanjaya; Arsyl Elensyah Rhema Machawan; Dedi Suryadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.383 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.493

Abstract

Wisatawan mancanegara termasuk wisawatan asal Jepang menjadikan Indonesia sebagai salah satudestinasi wisata Indonesia memerlukan berbagai akomodasi untuk menikmati kegiatan wisatanya.Akomodasi kendaraan menjadi salah satu hal yang penting untuk mencapai tujuan dan kenikmatanberwisata. Akomodasi kendaraan dapat diberikan oleh para pengusaha penyewaan kendaraan bermotor.Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Asosiasi Pengusaha Persewaan Kendaraan Yogyakarta(APPKY) menjadi bagian penting untuk mendorong perusahaan yang tergabung untuk meningkatkanmutu jasa pelayanan akomodasi kendaraan kepada wisatawan. Akan tetapi, sopir dan staf administrasiperusahaan jasa penyewaan kendaraan bermotor yang tergabung di APPKY belum menyadari bahwawisatawan asal Jepang sulit berkomunikasi dengan bahasa lain selain bahasa Jepang. Melihat kondisitersebut, perlu diadakan pelatihan bahasa Jepang dasar dan pengenalan budaya Jepang kepada sopir danstaf administrasi pengusahaan persewaan kendaraan di DIY agar komunikasi yang terjalin di antarapenyedia jasa dan pelanggan dapat berjalan baik. Pelatihan dilakukan dengan memberikan materibahasa Jepang dasar yang relevan dengan pekerjaan di lapangan disertai pengenalan topik sosiokulturJepang yang relevan dengan pekerjaan sopir dan staf administrasi. Pelatihan dilakukan sebanyak enampertemuan dalam kurun enam minggu dan masing-masing pertemuan dilakukan sebanyak 90 menit.Masing-masing peserta pelatihan dan pihak APPKY memperoleh buku saku yang telah disusun timpengabdi guna dapat mempelajari kembali secara mandiri mengenai materi-materi yang telah dipelajarisebelumnya. Dari hasil pelatihan diketahui bahwa baik peserta pelatihan dan pihak APPKY menyambutpelatihan dengan semangat dan buku saku yang disusun dirasa bermanfaat.

Page 48 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue