cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Pelatihan Pidato Bahasa Inggris Untuk Siswa Siswi SMP Arifah Mardiningrum; Andi Wirantaka
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.442 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.474

Abstract

Bagi SMP Muhammadiyah 8 Yogyakarta, bersaing dalam kompetisi pidato berBahasa Inggris masihmenjadi kendala dikarenakan kesiapan siswa yang kurang. Program pengabdian ini berusahamemberikan solusi awal dengan mengadakan pelatihan pidato Bahasa Inggris. Dalam kurun waktu limaminggu dengan lima kali pertemuan, pelatihan diadakan dengan metode pendampingan dan berpusatpada latihan siswa. Pendampingan dibantu oleh lima mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa InggrisUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dua puluh siswa mengikuti pelatihan, dan dibagi menjadilima kelompok yang masing-masing didampingi satu mahasiswa. Dosen memberi materi dan umpan balikterhadap praktik siswa, serta mengawasi jalannya pendampingan. Dalam lima pertemuan, siswa belajardan mempraktikkan pelafalan naskah pidato, artikulasi, dan bahasa tubuh yang dibutuhkan dalamberpidato. Mereka juga melakukan praktik pidato di depan kelas di pertemuan keempat dan berkompetisipidato sesama peserta pelatihan di hari kelima. Hasil yang tercapai adalah bahwa siswa terlihat lebihpercaya diri dan termotivasi untuk belajar berpidato yang juga terlihat dari hasil evaluasi melalui angketyang mereka isi. Namun dapat disimpulkan bahwa pelatihan lima minggu ini belum maksimal dalammeningkatkan kemampuan berbahasa maupun berpidato. Implikasi yang dapat ditarik adalah perlunyapelatihan yang lebih intensif, dalam waktu yang lebih panjang, dan dengan atmosfer yang lebihmenyenangkan masih perlu dikembangkan.
Peningkatan Kesehatan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Serta Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Idiani Darmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.783 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.475

Abstract

Sebagian besar anak berkebutuhan khusus (ABK) di Panti Asuhan dengan kondisi yang kurang sehat.Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan untuk menangani masalah tersebut, salah satunya denganmelakukan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). ABK merupakan anak yang mengalamigangguan dalam perkembangan baik secara interindividual maupun intra-individual sehingga memerlukanprogram layanan khusus untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Pengetahuan PHBS belumdidapatkan oleh anak asuh Panti Asuhan Bina Siwi yang berada di daerah Pajangan Bantul Yogyakarta,merupakan salah satu panti asuhan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengasuh anak-anakberkebutuhan khusus berjumlah 48. Anak Berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak-anak yangmemiliki kemampuan kognitif dibawah rata-rata, akan tetapi mereka berhak memperoleh kemampuanyang mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kreatifitas mereka. Panti asuhan ini dengan tingkatkesehahteraan rendah dan belum pernah dilakukan pengkajian PHBS di panti ini. Sasaran kegiatan iniadalah untuk meningkatkan status gizi ABK serta menerapkan PHBS di panti asuhan. Kegiatan inibertujuan menyusun panduan penerapan standard gizi seimbang sesuai kondisi panti, bagi pengasuh dananak asuh di panti asuhan,. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, pelatihan dan praktiksecara langsung. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Terjadi peningkatan kesehatan dan kesadaran berPHBS ABK di PA Binasiwi Bantul Yogyakarta .
Pemberdayaan PKK Untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga Rr Dewi Ngaisyah; Andre Kussuma Adiputra; Metty Metty
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.937 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.476

Abstract

Latar belakang: Desa Kanigoro terletak di Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul,Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas wilayah 2.515 Ha. Desa Kanigoro memiliki 10Padukuhan dan 44 Rukun Tetangga (RT) serta 10 Rukun Warga (RW). Jumlah pendudukDesa Kanigoro 6.760 orang dengan penduduk laki-laki sebanyak 3.352 orang dan pendudukperempuan sebanyak 3.408 orang. Mata pencaharian penduduk Desa Kanigoro sebagaianbesar adalah nelayan. Tujuan: Peningkatan pemanfaatan potensi sumber daya ikan untukdikembangkan menjadi home industri kuliner dengan cara pemberdayaan pada kelompokPKK Desa. Metode: Upaya yang sudah dilakukan untuk pengembangan pemanfaatan panganlokal ikan diantaranya melakukan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok PKK Desasehingga mampu memproduksi dan memasarkan beberapa produk (abon, nugget, bakso, crispy,ikan asin dan kerupuk ikan). Selain itu membentuk sentra produksi aneka olahan ikan yangdikelola oleh kelompok PKK Desa. Hasil: Pengolahan ikan dapat menambah unggulan desakarena dari bulan kebulan penjualan produk mengalami tren peningkatan. Pengolahan ikanini menjadi nilai tambah Desa Kanigoro dalam meningkatkan perekonomian terutama dalampenyediaan lapangan pekerjaan dan sumber pendapatan keluarga. Simpulan: Pemberdayaankelompok PKK efektif meningkatkan konsumsi ikan dan ekonomi keluarga. Pengembangansentra produksi pengolahan ikan sebaiknya terus diupayakan dengan terus berinovasi padaupaya pemasarannya.
Pendidikan Politik Pemilih Pemula Dengan Pembentukan Komunitas Remaja Cerdas Bermedia Dalam Menghadapi Politik Elektoral 2019 Di Kota Jambi Cholillah Suci Pratiwi; Ratna Dewi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.624 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.477

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini adalah memberikanpendidikan politik kepada pemilih pemula untuk bisa cerdas bermedia dalam menghadapi politikelektoral 2019. Memasuki tahun politik elektoral 2019, remaja sebagai pengguna media terbesar sangatrentan diserang hoax. Maka dari itu dibutuhkan suatu tindakan dari pemerintah maupun masyarakatsendiri dalam cerdas bermedia. PPM ini dilakukan dengan turun ke jalan, datang ke beberapa sekolahSMA guna melakukan penyuluhan, sosialisasi dan berdiskusi dalam kesiapan menghadapi politikelektoral tersebut. Penyuluhan dan sosialiasi dilakukan dengan membawa papan/spanduk bertuliskanbeberapa kata interaktif untuk sadar akan politik serta penolakan terhadap berita hoax dan lainnya.PPM ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kesadaran politik khususnya bagi pemilihpemula dan berdampak baik bagi masyarakat Kota Jambi umumnya. Dari hasil PPM diajukanlahsebuah policy brief kepada pemerintah Kota Jambi sebagai solusi atas permasalahan yang terjadi melaluiPembentukan Komunitas Remaja Cerdas Bermedia yang dapat mengedukasi remaja dan masyarakat.
Desa Peduli Peri (Pembinaan Dan Edukasi Penyakit Reproduksi Infeksi) Di Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Klaten Inayati Inayati; Ivanna Beru Brahmana; Ana Majdawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.871 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.478

Abstract

Keputihan merupakan keadaan yang alami atau patologis sebagai gejala penyakit yang tidak disadarimasyarakat. Keputihan patologis disebabkan infeksi gonorrea sekitar 6,89 %. Tenaga kesehatan masihkurang mampu melakukan pemeriksaan swab vagina untuk deteksi infeksi reproduksi dengan keputihan.Pengetahuan masyarakat tentang keputihan patologis dan ketrampilan tenaga kesehatan melakukanpemeriksaan swab vagina perlu ditingkatkan. Metode ceramah bagi masyarakat dan pembentukankelompok peduli PERI (Pembinaan Dan Edukasi Penyakit Reproduksi Infeksi) dan pelatihan ketrampilanpemeriksaan swab vagina bagi 11 orang tenaga kesehatan. Peserta ceramah dan pemeriksaan swab vaginadilakukan pada 32 orang masyarakat desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Klaten Nilai pengetahuaninfeksi reproduksi masyarakat masih rendah, nilai rata-rata pretest dan post test 44 dan 52. Kelompok Peduli Peri telah terbentuk. Pelatihan pemeriksaan Swab Vagina bagi tenaga kesehatan , hasil nilai rata-rata ketrampilan baik yaitu 89,7. Hasil pemeriksaan swab vagina ditemukan 30 orang dengan bakteri patogenik dan 2 orang normal dan ditindaklanjuti sebagai temuan kasus dan konsultasi dokter.Pengetahuan masyarakat dan kesadaran pemeriksaan swab vagina perlu ditingkatkan untuk mengetahuipenyebab keputihan sehingga pengobatan tepat. Pencapaian upaya deteksi kesehatan reproduksi daninfeksi meningkat berupa temuan kasus baru sehingga menekan angka kesakitan keputihan patologis padawanita dan tercapai kesehatan reproduksi lebih baik di wilayah Puskesmas Ngawen Klaten
Transformasi Gaya Konflik Aktivis Perempuan Dalam Issue Sosial Keagamaan Surwandono Surwandono; Ratih Herningtyas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.306 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.479

Abstract

Desa Palpabang Bantul adalah desa yang mengalami transisi sosial, ekonomi, dan keagamaan yangberimplikasi terhadap terganggunya harmoni sosial dalam masyarakat. Pimpinan Ranting AisyiyahPalbapang Barat, sebagai Ranting Percontohan dalam menjalankan Pedoman Hidup Islami,Muhammadiyah. Artikel ini menjelaskan tentang pengaruh intervensi pengelolaan konflik socialkeagamaan dalam masyarakat dengan perubahan persepsi gaya konflik aktivis organisasi perempuanberbasis islam di Bantul Yogyakarta.Metode pengabdian masyarakat menggunakan pendekatankonstruktivist dari Peter L Berger, melalui 3 aktivitas utama seperti obyektifikasi, eksternalisasi daninternalisasi. Ketiga aktivitas dilakukan secara kolektif dan interaktif, dan mendesiminasikan modultata kelola pengelolaan harmoni social yang sudah ditemukan dalam Riset Implementasi Produktif LPDP,guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola harmoni sosial di tengah situasi kompetitifdalam mengakses sumber-sumber ekonomi, sosial, politik dan budaya dalam masyarakat yang sedangberubah. Hasil intervensi sosial dalam pengabdian menghasilkan perubahan positif dalam membangungaya konflik dari gaya konflik berbasis zero sum game menjadi gaya konflik ke arah non zero sum game.
Pengenalan Profesi Apoteker Kepada Siswa Sma Melalui Lomba Keterampilan Kefarmasian Ingenida Hadning; Muhammad Fariez Kurniawan; Bangunawati Rahajeng; Pinasti Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.741 KB)

Abstract

Dewasa ini, untuk menyempurnakan pembinaan pendidikan dan pelayanan kesehatan perlu adanyaprogram untuk pengenalan profesi apoteker sejak dini.Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan profesiapoteker kepada siswa SMA di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini bekerjasama dengan Ikatan ApotekerIndonesia Kabupaten Bantul dan Indonesia Young Pharmacist Groups DIY.Peserta terdiri dari 35 orangsiswa dari 7 SMA di Kabupaten Bantul. Kegiatan pertama adalah pemberian informasi terkait pekerjaanapoteker di berbagai tempat kerja. Kegiatan kedua adalah kunjungan ke berbagai laboratorium Farmasidi FKIK UMY dan melakukan praktek pembuatan obat sederhana, yaitu hand sanitizer di LaboratoriumTeknologi Farmasi. Kegiatan ketiga adalah perlombaan cerdas cermat dengan materi terkait pekerjaanapoteker. Dalam lomba cerdas cermat yang dilakukan, terpilih SMA N 1 Bantul sebagai juara 1, SMAN 1 Kasihan sebagai juara 2, dan SMA N 1 Bambanglipuro sebagai juara 3. Evaluasi kegiatan berupapre test dan post test. Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pesertamengenai profesi apoteker dan pekerjaan kefarmasian.Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan yangdilakukan bermanfaat bagi peningkatan pemahaman peserta yang mengikuti kegiatan pengabdiantersebut.Program ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal ekstrakurikuler baru di bidang kesehatankhususnya pengenalan obat-obatan dasar di SMA, yaitu Apoteker Cilik.
Pengembangan Dokter Kecil Muhammadiyah Membentuk Dokter Muhammadiyah Masa Depan Berkarakter Islami Hendra Sutysna; Desi Isnayanti; Robie Fanreza
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.934 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.481

Abstract

Pembinaan Dokter kecil di SD Muhammadiyah dilakukan untuk mewujudkan peningkatan derajatkesehatan di lingkungan sekolah melalui penguatan unsur Unit Kesehatan Sekolah (UKS) salah satunyaadalah dokter kecil. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan program UKS disekolah, yaitu unsur UKS yang aktif dan sarana prasarana yang memadai. Oleh karena itu, tujuanpengabdian ini adalah pembekalan dokter kecil bagi siswa di SD Muhammadiyah agar mempunyaipengetahuan dan keterampilan kedokteran dasar, serta berkarakter Islami, sehigga dapat meningkatkanprogram UKS serta akan membentuk cikal bakal dokter Muhammadiyah di masa depan yang militandalam gerakan dakwah. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan dalam bentuk pemaparanmateri dasar-dasar ilmu kesehatan dan Al Islam dan Kemuhammadiyanh dan disertai praktik langsungbeberapa materi keterampilan klinis dasar sebagai dokter kecil yang disampaikan dari narasumber yangberasal dari dokter dan Petugas Puskesmas di wilayah setempat. Hasil dari kegiatan ini tercipta sekitar40 Adapun implikasi dari hasil pengabdian masyarakat ini adalah memperkuat aktifitas UKS di sekolahSD Muhammadiyah serta meningkatkan derajat kesehatan sekolah di SD Muhammadiyah sertameningkatkan antusiasme para kader Muhammadiyah mulai sejak siswa SD untuk menjadi orang dokterMuhammadiyah yang berkarakter Islami di Masa Depan. Kesimpulan dari Pengabdian Masyarakat inibahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kegiatan UKS di SD Muhammadiyah serta dapatmeningkatkan antusiasme kader-kader Muhammadiyah sejak usia dini untuk menjadi DokterMuhammadiyah yang Profesional dan Islami.
Peran Civil Society Di Dalam Mendorong Konsep Dan Praktik Desa Berkemajuan Di Desa Hargomulyo, Kulonprogo, Di Yogyakarta Bachtiar Dwi Kurniawan; David Efendi; Husni Amriyanto Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.944 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.482

Abstract

Paper ini menjelaskan bagaimana kekuatan kelompok Civil Society dalam Muhammadiyah yangmendorong penguatan konsep masyarakat berdaya dan unggul berbasis desa. Melalui program yangberkelanjutan, kegiatan pengabdian yang bersifat partisipatif ini digunakan untuk memperkuatpengetahuan terkair politik pangan di aras lokal di DI Yogyakarta. Sebagai komparasi rezimkesejahteraan non negara yang dipelopori Muhammadiyah dilihat sebagai bentuk respon aktual,transformatif dan emansipatif kalangan faith-based civil society. Dengan metode analisis komparatif baikdi level diskursif maupun praksis ditemukan beberapa temuan. Pertama, kegagalan rezim kesejahteraannegara tertutup oleh peran peran Civil Society Organization (Muhammadiyah) yang secara grassroot danrelatif sistemik di dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui beragam skema : fllantropi,permodalan ekonomi, dan advokasi. Kedua, potensi besar kolaborasi antar agensi penyedia kesejahteraanuntuk membentuk rezim lokal yang lebih stabil, hybrid, reselience dan sustain diperlukan terobosankebijakan yang pro mustadafin, pro terhadap pembangunan kelompok rentan yang ditengarahi menjadibagian pokok masalah kemiskinan terbesar di DIY.
Pengembangan Tanaman Obat Keluarga Kelompok Wanita Tani, Kayuhan Wetan, Pajangan, Bantul Muhammad Fariez Kurniawan; Sabtanti Harimurti; Ingenida Hadning
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.124 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.483

Abstract

Dusun Kayuhan Wetan merupakan salah satu dusun yang terdapat di Kelurahan Triwidadi, Pajangan,Bantul. Dusun ini merupakan dusun mitra dari Islamic Research Pharmacy Club (IRPC), suatu wadahorganisasi mahasiswa Program Studi Farmasi yang berkecimpung di bidang kajian riset pengetahuankeislaman. Dusun Kayuhan Wetan resmi menjadi dusun mitra pada tanggal 16 Desember 2018. Dalamkegiatan pengabdian masyarakat pemberdayaan desa mitra ini dilakukan beberapa tahap kegiatan yangberkelanjutan yang sudah terlaksana, meliputi : Penyuluhan Obat Tradisional, Penyuluhan BudidayaTanaman Obat Keluarga (TOGA), Pemberian Hibah dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga(TOGA), Pelatihan Pembuatan Jamu Instan, Pelatihan Pembuatan Agar-Agar Jamu Kering, danPemberian Hibah Alat. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan warga masyarakattentang teknik budidaya dan teknik pengolahan produk empon-empon yang menjadi produk jamu instandan agar-agar kering jamu yang lebih praktis dalam konsumsi nya.

Page 47 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue