cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Penguatan Kelembagaan Dan Motivasi Diri Dalam Budidaya Tanaman Hias Melalui Pemberdayaan Perempuan Untuk Mewujudkan Magelang Sebagai Kota Sejuta Bunga Robiul Fitri Masithoh; Diesyana Ajeng Pramesti; Basri Basri; Siti Nurul Iftitah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.792 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.464

Abstract

Kota Magelang secara administratif terletak di tengah-tengah Kabupaten Magelang serta berada dipersilangan lalu lintas ekonomi dan transportasi. Salah satu cara untuk mewujudkan misi tersebutadalah menciptakan lingkungan yang bersih, indah, tertib, nyaman, dan asri guna memberikanpelayanan bagi para pengguna jasa di Kota Magelang.Dalam rangka mewujudkan hal ini, PemerintahKota Magelang dituntut untuk melakukan perubahan yang positif pada setiap tahap pembangunan,termasuk dalam perencanaan fisik wajah (lanskap) kota, sehingga muncul gagasan untuk mewujudkankonsep Magelang sebagai Kota Sejuta Bunga. Kelurahan Kedungsari merupakan salah satu kelurahanyang ada di kecamatan Magelang Utara yang memiliki potensi unggulan yaitu terdapat kelompokpencinta bunga yang masih bersifat swadana dan dikelola sendiri. Metode yang akan dipakai dalampencapaian tujuan adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif Participatory Rural Apraisal..Metode tersebut dibagi menjadi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, penyusunan laporan, danpublikasi. Hasil pengabdian kegiatan awal yang dilakukan adalah kegiatan sosialisasi dan pengenalanterhadap branding MKSB dengan cara perluasan lahan yang digunakan untuk budidaya tanaman bunga,melakukan penguatan kelembagaan yang ada di wilayah kelurahan Kedungsari karena sudah ada embrioatau peguyuban pencinta tanaman hias, pelaksanaan motivasi diri dalam melakukan kegiatan budidayatanaman hias, melakukan kerjasama dengan pihak terkait khususnya Bappeda Kota Magelang yangmemiliki pilot project atau masterplan MKSB, pengenalan jenis-jenis tanaman hias, pembelian bibittanaman hias dan anggrek, pelatihan budidaya tanaman hias dalam hal ini dipilih untuk mengembangkan budidaya tanaman anggrek karena sebagai bunga khas Kota Magelang. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat mitra dengan dibantu narasumber dari steakholders yang terkait. Kesimpulan mitra sangat antusias dengan kegiatan yang telahdilaksanakan. Mereka bersedia menyediakan dan membangun beberapa sarana pendukung dengan danasendiri, sehingga tidak semata-mata tergantung pendanaan dari tim pelaksana.
Penyuluhan Literasi Keuangan Pasar Modal Bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Gading Andre Kussuma Adiputra; Khaula Lutfiati Rohmah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.053 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.465

Abstract

Pemberdayaan perempuan dapat melalui wadah Kelompok Wanita Tani (KWT). Pembentukan KWTdi Desa Gading pada mulanya lebih menekankan upaya peningkatan peran perempuan dalampemenuhan kebutuhan pangan keluarga melalui pertanian. Namun dengan memanfaatkan wadah yangsudah ada, dapat dilakukan upaya pembedayaan lain yang lebih luas lagi selain bidang pertanian sepertiliterasi keuangan. Saat ini pengelolaan keuangan anggota KWT masih sederhana. Pendapatan yangditerima dari menjual hasil pertanian kemudian dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Kelebihan dana yang ada disimpan dalam bentuk simpanan tunai dirumah atau disimpan di Bank.Sedangkan kegiatan investasi yang dilakukan oleh ibu-ibu anggota KWT utamanya dibelikan perhiasanemas, dibelikan hewan ternak berupa sapi atau kambaing atau diwujudkan dalam investasi tanah.Sejalan dengan keinginan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang investasi saham dipasar modal, maka kami tim abdimas bermaksud mengadakan penyuluhan literasi keuangan pasarmodal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode sebagai berikut : Tahap Survei, TahapPersiapan, Tahap Pelaksanaan. Berdasakan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yangtelah dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Penyuluhan tentang literasi keuangan pasarmodal telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti olehsebanyak 44 peserta. Sampai dengan kegiatan berakhir seluruh peserta belum ada yang tertarik untukmembuka rekening efek.
Gerakan Sadar Teknologi (Gatekno) Bagi Guru Sd Di Kabupaten Bantul Nelly Rhosyida; I Nyoman Arcana; Shanta Rezkita
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.565 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.466

Abstract

Mitra dalam program pengabdian ini adalah SDN Jomblangan yang berlokasi di kabupaten BantulYogyakarta. Masalah yang dihadapi mitra adalah guru dan siswa dalam proses pembelajarannya hanyatergantung pada buku sebagai sumber belajar. Guru belum memanfaatkan sumber belajar yang tersediatanpa batas di internet. proses pembelajaran di SDN tersebut masih belum memenuhi dari ParadigmaPembelajaran Abad 21. Masalah kedua adalah komputer sekolah belum dibentuk menjadi pusatpembelajaran Abad 21. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah adalah membentuk guru yangsadar teknologi sehingga mempunyai kompetensi melaksanakan pembelajaran Abad 21, dan menjadikankomputer sekolah sebagai pusat pembelajaran Abad 21 Metode yang digunakan adalah metode pelatihandan workshop. Tahapan inti dari metode ini adalah pelatihan pembelajaran abad 21, pemanfaatanteknologi internet sebagai sumber belajar, workshop pembuatan media pembelajaran LKPD, danpembentukan komputer sebagai pusat pembelajaran Abad 21. Hasil yang dicapai adalah terbentuk guruyang memiliki pengetahuan tentang internet, serta mampu memanfaatkan internet sebagai bagian daripembelajaran, serta guru mampu membuat media pembelajaran berupa LKPD berbasis pendekatansaintifik yang terintegrasi dengan teknologi.
Peningkatan Ketrampilan Lanjut Usia (Lansia) Menuju Hidup Sehat Dan Mandiri Arfiani Nur Khusna; Liena Sofiana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.787 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.467

Abstract

Peningkatan hidup sejahtera bagi lansia (lanjut usia) merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untukmewujudkan lansia sehat dan produktif. Pada proses penuaan terjadi berbagai hal yang mengakibatkanfungsi dan daya tubuh menurun serta faktor terhadap penyakit meningkat, fungsi tubuh yang menurundapat menimbulkan ketidak mandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga terjadinyagangguan mental dan emosional. Sebagian lansia memandang usia tua dengan sikap yang menunjukkankeputusasaan dan tergantung keluarga. Lansia kurang berusaha untuk mengembangkan diri menjadimanusia produktif sehingga semakin cepat mengalami kemunduran baik jasmani maupun mental. Namundi sisi lain, terdapat lansia yang memutuskan tetap aktif bekerja sebagai bentuk aktualisasi diri dansebagian mengungkap karena keterpaksaan desakan ekonomi. Diperlukan penyuluhan kepada lansia diKelompok lansia Wijayakusuma III, RW 12 Kauman kec. Gondomanan Yogyakarta untuk memberikaninformasi mengenai hidup produktif bagi lansia, para lansia harus menyadari bahwa aktualisasi diri harusdisesuaikan dengan kemampuan fisik, jika tidak disesuaikan maka akan berpengaruh terhadap kesehatandan emosional. Penyuluhan juga diberikan tentang kesehatan, cara hidup sehat dan produktif dengansegala keterbatasan atau masalah kesehatan yang melekat pada lansia, Pelatihan ketrampilan meracikjahe instan dibutuhkan bagi lansia untuk mengasah motorik lansia sehingga dapat mandiri. Hasilpelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan lansia dalam melatih hidup sehat danproduktif, dari hasil kuisioner terdapat peningkatan pengetahuan dari nilai 63 menjadi 74, lansia mulaimerubah pola makan dan minum dan tidak merasakan keluhan sakit yang biasa diderita, lansia jugadapat membuat racikan jahe instan sendiri sehingga terlatih kemandiriannya dan tidak bergantung denganorang lain.
Penyiapan Bumdes Berbasis Pariwisata Muchammad Ichsan; Juhari Juhari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.02 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.468

Abstract

Upaya pemerintah mengajak masyarakat desa melakukan wirausaha mulai menunjukkan langkahkonkrit sejak digalakkannya pendirian badan usaha milik desa (BUMDes). Setiap desa diharapkandapat membentuk badan usaha yang mempunyai pengurus dan obyek yang dapat dijadikan wahanabisnis. Desa Donoharjo yang terletak di Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman mempunyai obyekwisata menarik berupa embung Jetis Suruh, tetapi belum terkelola dengan baik. Pendirian BUMDesdengan basis pariwisata menjadi upaya konkrit Desa Donoharjo untuk mengembangkan desanya.Melihat potensi tersebut, dilakukan pra-survey ke lokasi dan dilakukan wawancara dengan berbagaipihak sehingga teridentifikasi permasalahan berikut: 1) belum adanya pengelola yang mumpuni untukmengelola embung Jetis Suruh menjadi obyek wisata unggulan, 2) belum adanya dokumen tata kelolapelaksanaan BUMDes, 3) belum adanya perencanaan untuk pengembangan lembaga, 4) belum adanyapembagian tugas di antara pengelola, 5) belum tersedianya media akun medsos dan web, 6) belumtersedianya paket wisata, 7) belum adanya cinderamata khas Donoharjo, dan 8) kurangnya pembinaanterhadap kelompok kesenian tradisional. Melalui program penyiapan BUMDes berbasis pariwisatadiperoleh output berupa: terbentuknya pengurus BUMDes Donoharjo, dokumen tata kelola AD/ART,media promosi yang interaktif, dan tersedianya perencanaan yang komprehensif (Renstra). Melaluipendampingan manajemen yang intensif, BUMDes Donoharjo menjadi usaha profit dengan berbagaiprogram yang produktif serta menambah pendapatan desa.
Kolaborasi Gerakan Literasi Untuk Pemberdayaan: Studi Kasus Rumah Baca Komunitas Di Dusun Kanoman, Sleman, DI Yogyakarta David Efendi; Sakir; Sri Lestari Linawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.603 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.469

Abstract

Paper ini bertujuan mendiskusikan bagaimana proses Pendidikan komunitas yang juga dipertukarkandengan pengetahuan di dalam Komunitas literasi bernama Rumah baca Komunitas. Warga belajar ataupeserta didik mendapat bekal dari pengasuh dalam berbagai ketrampilan fungsional, ilmu pengetahuan,dan beragam sift skill serta hard skill di dalam memperlakukan sumber daya alam di lingkungan. Melaluiproses belajar partisipatif selama kurang lebih 3 bulan dengan beragam aktifitas dapat disimpulkan tigahal utama. Pertama, Gerakan literasi merupakan salah satu konsep kunci untuk memahamiperkembangan struktur sosial, koheren dengan proses demokratisasi, di mana partisipasi masyarakat sipilmenjadi bagian penting dalam proses ini. Gerakan literasi pasca tahun 2000an memainkan perananpenting dalam perkembangan sosial di Indonesia, menciptakan jenis solidaritas berbasis komunitas, dimana tidak sekedar membuka akses peminjaman buku, manuskrip, atau bahan-bahan bacaan,melainkan menjadi sarana bagi ekspresi-ekspresi politik tertentu. Kedua, Gerakan literasi berada diantara berbagai praktik-praktik yang sangat variatif. Beragamnya praktik-praktik yang dapat ditemuimelalui platform gerakan literasi, menunjukkan bahwa gerakan literasi tidak memiliki bentuk tunggal.Selama ini Taman Baca Masyarakat (TBM) menjadi satu-satunya identitas dominan mengenai gerakanliterasi. Perubahan karakteristik volunterisme di dalam advokasi sosial akibat dari meluasnyakesempatan mengartikulasikan ekspresi-ekspresi politik, memungkinkan individu-individu untukmembentuk sejenis kemandirian dalam praktik aktivisme. Ketiga, pemangku kepentingan baik desa,warga, pemuda, dan kelompok perempuan serta mahasiswa adalah dinamisator dan agency yang sangatmenentukan bekerjanya Komunitas untuk pemberdayaan pengetahuan masyarakat.
Gerakan Hidup Sehat Di Sekolah Bersama Para Dokter Cilik Qurratul Aini; Nur Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.002 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.470

Abstract

SD Muhammadiyah Condongcatur adalah salah satu sekolah dasar yang berada di Gorongan,Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. SD ini merupakan salah satu sekolah favorit. Terbukti,banyak siswanya menjuarai berbagai cabang lomba dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional,dan internasional. SD ini merupakan alternatif bagi warga yang tinggal di Gorongan, untukmenyekolahkan putra-putrinya di sini. Dari tahun ke tahun animo masyarakat yang ingin masuk ke SDMuhammadiyah Condongcatur makin tinggi. Kemudian untuk mengantisipasi hal tersebut, SDMuhammadiyah membuka cabang di: SD Muhammadiyah Condongcatur di Kadisoka, SDMuhammadiyah Condongcatur di Pakem Sleman, SD Muhammadiyah Condongcatur di Prambanan.Kurikulum berbasis Kompetensi telah diserap dan diadopsi oleh SD Muhammadiyah Condongcatur sejakmulai dicetuskanya penerapan mini pilot proyek pelaksanaan Kurikulum berbasis Kompetensi tahun2001, dan salah satu sekolah yang diamanati untuk menerpakan proyek tersebut adalah SDMuhammadiyah Condongcatur. Namun kami tidak semata-mata menerapkannya secara murni, olehkarenanya Kurikulum berbasis Kompetensi tersebut hanyalah bagian dari acuan dalam mengkajikurikulum yang terbaik. Maka setelah mengkaji ulang kami (SD Muhammadiyah Condongcatur)memutuskan untuk mengembangkan Kurikulum sendiri, yang dinamakan "Kurikulum SDMuhammadiyah Condongcatur yang Berbasis Kompetensi", yakni: hasil dari perpaduan KurikulumBerbasis Kompetensi, Kurikulum Depdiknas, dan Kurikulum Persyarikatan Muhammadiyah. SDMuhammadiyah Condongcatur telah memiliki UKS Ibnu Sina yang lengkap dengan fasilitas dan memilikitampilannya yang unik dan menarik seperti ruang pemeriksaan dokter anak di rumah sakit. Tahun laluSD Muhammadiyah Condongcatur mendapatkan juara 1 lomba sekolah sehat tingkat Propinsi DIY danakan melaju ke tingkat nasional pada bulan Maret 2019.
Memotivasi Belajar Agama Islam Dan Bahasa Inggris Melalui Islamic Books Mini Library Margaretha Dharmayanti Harmanto; Yashinta Farahsani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.813 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.471

Abstract

Mitra PKM adalah TPA Al Humma, Dusun Brongkol, Argodadi, Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Secara umum tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan fasilitas penunjang bagi kegiatanbelajar mengajar TPA Al Humma. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk memberikankesempatan kepada para santri untuk belajar secara lebih menyenangkan tentang agama Islamdan cerita-cerita mengenai Islam. Terlebih lagi, mereka juga akan belajar mengenal kosa katadalam Bahasa Inggris yang mereka dapatkan dari membaca buku, menonton film Islami dalamBahasa Inggris maupun dalam permainan. Dengan demikian mereka akan termotivasi untukbelajar agama, sekaligus belajar Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini adalah Rapid Rural Appraisal (RRA) atau metode penilaianpedesaan secara cepat .Hasil dari program ini adalah aneka ragam kegiatan pendukungkegiatan TPA seperti mendengarkan cerita tokoh Muslim, menonton cerita tokoh dalamBahasa Inggris, menonton film untuk memperkaya akhlak para santri dan fasilitas baru (Islamicbooks mini library) berupa buku-buku bilingual, buku-buku tokoh ilmuwan muslim, anekapermainan edukasi, LED, flashdisk Islami,dan speaker. Implikasi dari kegitatan ini adalah parasantri lebih mengenal kosa-kata dalam Bahasa Inggris, mendapatkan pengetahuan tentangAgama Islam dan kegiatan pendukung lebih tertata dengan baik. Kesimpualannya, kegiatan inisangat mendukung untuk kegiatan tambahan TPA dan meningkatkan motivasi membaca parasantri, serta perlu diupayakan untuk penambahan buku koleksi perpustakaan.
Edukasi Cek Kesehatan, Implementasi Hidup Sehat Dan Pengendalian Penyakit Degeneratif Erika Loniza; Meilia Safitri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.454 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.472

Abstract

Penyakit kronik menahun yang banyak mempengaruhi kualitas hidup serta produktivitas seseorang adalahPenyakit degeneratif . Peningkatan beberapa kejadian penyakit lebih banyak dialami oleh lansia. Kejadiantersebut dapat dilakukan dengan tindakan deteksi dini. Pengabdian ini dilakukan dengan Tujuan untukmeningkatkan kesadaran lansia untuk melakukan pemeriksaan secara cepat dan rutin, dengan melaluiposyandu lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui persentase kejadian kolesterol,gula darah hipertensi dan asam urat dan kolesterol pada lansia warga mutihan madurejo slemanPengabdian masyarakat ini terdiri dari 3 kegiatan utama, yaitu Pemeriksaan sekaligus cek gula darah,asam urat, dan kolesterol , Pengobatan Gratis dan edukasi kesehatan yang diderita pasien dan pendidikankesehatan bagi lansia tentang penyakit degeneratif. Hasil: pengabdian masyarakat ini adalah perempuan(62 %). Rerata usia lansia middle age (59,74 ± 6,5), lansia dengan normotensi sebanyak 67%, lansiadengan kadar glukosa normal sebanyak 96 %, Kadar asam urat normal sebanyak 100 %, dan kadarkolesterol diatas normal sebanyak 82 %. Upaya dasar yang penting dilakukan dalam rangka pengendalianpenyakit degeneratif pada lansia dan warga masyarakat .
E-Career Path: Dokumentasi Jenjang Karir Perawat Di Era Revolusi Industri Fitri Arofiati; Ekorini Listiowati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.104 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.473

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan pelayanan keperawatan terbaik di era revolusiindustri ini adalah dengan memberikan kesempatan bagi perawat untuk mengembangkan karir sesuaidengan credential system yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjamin akuntabilitas perawat danmemastikan bahwa setiap pelayanan asuhan keperawatan bagi pasien diberikan oleh tenaga profesionalyang kompeten. Hasil penelitian tahun 2017 yang berupa pengembangan sistem elektronik e-career pathakan memudahkan perawat dalam melakukan input data dan mengamankan dokumen dalam bentuksoft copy. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi perawat dalammelakukan dokumentasi data hasil pengembangan diri. Kegiatan ini merupakan implementasi hasilpenelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan menghasilkan satu program e-career path yang berbasiskomputer. Kegiatan dilakukan dalam bentuk finalisasi program dan sosialisasi cara pengisian data bagiperawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping dan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal10 Mei 2019 di aula RS PKU Muhammadiyah Gamping dengan jumlah peserta 48 perawat dariberbagai bangsal (ruang rawat inap dan rawat jalan). Hasil pengabdian masyarakat ini, sebagian besarpeserta menyatakan pengisian form dalam bentuk elektronik ini mudah (85%), murah (90%), efisien(95%) dan fleksibel dari segi waktu (100). E-career path sangat direkomendasikan untuk digunakan dandikembangkan terutama sistematika alur isian.

Page 46 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue