cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Peningkatan Kapasitas Kelompok Petani Kakao Di Dusun Sendangsari, Terong, Dlingo, Bantul Jazaul Ikhsan; Sriyadi Sriyadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.752 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.494

Abstract

Pedukuhan Sendangsari berada di Desa Terong, Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta. WilayahPedukuhan Sendangsari terdiri dari 4 RT, dengan 243 Kepala Keluarga. Mayoritas pendudukdi Dusun Sendangsari bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Wilayah Desa Terongmerupakan salah satu desa di Kabupaten Bantul yang dikembangan menjadi sentra kakao diwilayah Kabupaten Bantul. Petani kakao sudah panen kakao 1-2 kali, dan selama ini penjualanproduk kakao dilakukan sebagai bahan mentah tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu,sehingga nilai ekonomi yang didapat tidak sesuai yang diharapkan para petani kakao. Denganmempertimbangkan permasalahan, potensi dan waktu pengabdian, maka dilakukan kegiatanuntuk menyelesaikan permasalahan yang ada dengan difokuskan pada “Peningkatan KapasitasPetani Kakao”. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan, praktek, kunjungan studi bandingdan pendampingan pembuatan pendirian akte kelompok petani. Diharapkan denganpeningkatan kapasitas petani, maka produksi kakao pada sebelum panen, saat panen dan pascapanen akan lebih baik, dan pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup,khususnya petani dan secara umum penduduk di Dusun Sendangsari.
Sehat Di Masa Tua Bebas Dari Penyakit Hipertensi Dengan Program Sabati Untuk Pelajar Sekolah Menengah Umum Titiek Hidayati; Ratna Indriawati; Fahmy Abdul Haq; Fadil Abdillah; Shiko Indrawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.487 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.495

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat prioritas di Indonesia yang dapatdicegah, terutama sejak dini. Salah satu bentuk pencegahan hipertensi dengan pendidikan kesehatanmetode SABATI yang menekankan pada tumbuhnya kewaspadaan dini pada remaja terhadap penyakithipertensi, dengan tujuan mengenalkan penyakit hipertensi berikut dengan faktor risikonya pada setiapsiswa sejak dini. Program SABATI terdiri dari pemeriksaan tekanan darah, skrining faktor risiko hipertensi, edukasi dan bermain peran, serta pengembangan pola kemitraan dengan sekolah. Kegiatan-kegiatan tersebut telah dilakukan kepada 68 siswa di dua SMA di Yogyakarta. Edukasi berhasil dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan dengan durasi 30 menit setiap pertemuan. Program SABATI berhasildilakukan untuk mengenalkan kepada remaja mengenai penyakit hipertensi, berikut dengan bahaya dancara pencegahannya. Program in diharapkan menjadi dasar pembuatan kebijakan kantin sehat danhimbauan membawa bekal.
Pendidikan Literasi Pemilu Bagi Perempuan Pemilih Pada Pemilu 2019 Tanto Lailam; Nita Andrianti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.478 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.496

Abstract

Pengabdian ini memfokuskan pada pemberdayaan perempuan pemilih dalam menghadapi pemilu 2019melalui pendidikan literasi pemilu bagi perempuan pemilih. Tujuan pengabdiannya agar perempuanpemilih mampu mendorong terwujudnya pemilu 2019 yang berkualitas dan berintegritas, sehingga lahirpemimpin dan wakil rakyat yang mampu mendorong perempuan berkemajuan, perempuan mandiri dansejahtera. Pendekatan pemberdayaan (partisipasi aktif) ini berprinsip pada kemandirian masyarakat,metode ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemahaman demokrasi dankepemiluan melalui pendidikan literasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan beberapa metode,meliputi: Studi kelembagaan ke KPU dan Bawaslu, sosialisasi kepemiluan dikalangan perempuanpemilih, dan talkshow. Hasil pengabdian yang dilakukan dengan berbagai agenda: (1) pendidikankelembagaan pemilu (KPU dan Bawaslu), pendidikan ini dilakukan dengan melakukan studi kunjunganke lembaga tersebut, dan sosialisasi kelembagaan ke masyarakat. Hasilnya bahwa perempuan pemilihmampu memahami tugas dan kewenangan kelembagaan pemilu yang permanen dan ad hoc, dari KPU/Bawaslu RI hingga ke KPPS/ Pengawas TPS. Selain itu juga mampu memahami jika ada persoalanpenyelenggaraan, misalnya ketika terjadi money politic, maka harus melapor ke Bawaslu. (2) pendidikandemokrasi dan peranan perempuan, yang bertujuan memberikan penyadaran perempuan pemilih.Problem perempuan pemilih karena apatisme politik kaum perempuan dan literasi yang terbatas, moneypolitics, hoax dan negative campaign yang menjadi momok tersendiri. Hasil dari pendidikan politik ini,bahwa perempuan pemilih memiliki kesadaran bahwa pemilu ini gerbang kemandirian perempuan agarpemerintahan mendorong perempuan berkemajuan. (3) Sosialisasi teknis kepemiluan, hasilnyaperempuan pemilih mampu memahami teknis kepemiluan: tata cara pindah memilih, mencoblos, partaipolitik peserta pemilu, calon perseorangan DPD RI, serta visi dan misi calon presiden dan wakil presiden.(4) Talkshow “Perempuan Muda Cerdas, Pemilu Berintegritas”, point penting dalam talkshow tersebutbahwa menjadi pemilih harus punya tolok ukur memilih dengan cerdas, berarti memilih denganmenggunakan akal sehat dan hati nurani.
Pemberdayaan Kwt Pendopo Melalui Pembuatan Pupuk NPK Organik Tinggi Nutrisi Taufiq Hidayat; Mulyono Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.887 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.497

Abstract

Pupuk NPK telah menjadi kebutuhan dasar dalam budidaya pertanian, namun ketersediaan dan gejolahharga yang timbul serta dampak negative bagi linkungan mendesak penggunaan pupuk organik yangmampu mengimbangi nutrisi pada pupuk NPK komersial. Pupuk NPK organik ini dibentuk dariperpaduan limbah tulang sapi dari rumah makan, limbah darah dari tempat pemotongan hewan, dansabut kelapa yang banyak diperoleh dari sekitar Desa Kranggan. Tujuan dari pengabdian ini adalahmemberikan memberikan pemahaman serta keterampilan bagi anggota KWT Pendopo dalampemanfaatan limbah tulang, sabut kelapa dan darah sebagai sumber pupuk kaya Nitrogen, Fosfor danKalium. Pembuatan pupuk NPK organik berbahan tulang sapi, darah hewan dan sabut kelapa telahmampu mengatasi permasalahan limbah tersebut di desa Kranggan. Penggunaan pupuk NPK organikpada tanaman cabai mampu meningkatkan ekonomi petani melalui pengurangan belanja pupuk.
Pengembangan Desa Mitra Cokrodningratan Sebagai Desa “Pelita” (Peduli Ibu Dan Balita) Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita Titih Huriah; Falasifah Ani Yuniarti; Nur Azizah Indriastuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.836 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.498

Abstract

Stunting masih merupakan permasalahan kesehatan yang dialami oleh Indonesia, terutama kejadianstunting pada balita. Indonesia merupakan negara berkembang berkontribusi dalam pertumbuhan angkastunting pada balita di dunia dimana saat ini Indonesia merupakan peringkat ke lima kejadian stuntingpada balita di dunia. Stunting dapat dicegah dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat yaituketerlibatan desa dalam mendeteksi kejadian dan pencegahan stunting. Tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat ini adalah meningkatkan derajat kesehatan adalah membentuk desa sadar stunting padabalita dengan menamakan desa PELITA (peduli ibu dan balita) di Kelurahan Cokrodiningratan. RW 09Kelurahan Cokrodningratan dipilih sebagai lokasi pengabdian dikarenakan Kota Yogyakarta merupakanKota yang paling tinggi angka kejadian stunting di Yogyakarta. Selain itu hasil skrining awal di RW 09Kelurahan Cokrodiningratan, dari 30 balita yang diukur status gizinya didapatkan balita yangmengalami gizi buruk (sangat pendek) 1 balita, pendek 19 balita, dan gizi baik 10 balita. Jadi disimpulkanterdapat 66,7% balita mengalami stunting dari 30 balita yang diukur status gizinya. Hasil daripengabdian ini adalah terbentuknya desa PELITA, meningkatnya derajat kesehatan balita, dan jugapeningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pengasuhan anak. Pengembangan desaPELITA ini dharapkan dapat berkelanjutan dan dikelola dengan baik oleh Kelurahan dan Puskesmas.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Kewirausahaan Keluarga Di Aisyiyah Cabang Godean Tri Maryati; Hasnah Rimiyati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.349 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.499

Abstract

Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah Aisyiyah Cabang Godean. Tujuan pengabdianmasyarakat ini adalah: 1) memberikan pemahaman tentang wirausaha dan peluang usaha ; 2).memberikan pelatihan tentang pembuatan produk-produk yang layak jual; 3). memberikan gambarantentang Manajemen Pemasaran. Target luaran yang ingin dicapai adalah : 1). kelompok mitra termotivasiuntuk melakukan usaha; 2). kelompok mitra dapat menemukan peluang usaha; 3). kelompok mitramampu menetapkan harga produk, kemasan produk, mempromosikan produk dan memilih salurandistribusi yang tepat. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah : 1). melakukan penyuluhanuntuk menumbuhkan semangat wirausaha dan menemukan peluang usaha ; 2). memberikan penyuluhantentang keterampilan membuat produk atau kerajinan yang layak jual, demonstrasi pembuatan produklayak jual, praktik pembuatan produk yang menarik dan layak jual pendampingan pembuatan produkyang menarik dan layak jual; 3). memberikan penyuluhan tentang penentuan harga produk produk ,packaging dan pemilihan saluran distribusi. Hasil pengabdian masyarakat adalah :1) peserta pelatihanantusias mengikuti kursus kewirausahaan dan termotivasi untuk melakukan wirausaha; 2). Pesertapelatihan mampu untuk membuat produk tempe, tempe sagu, keripik tempe dan telur gabus; 3) pesertapelatihan memahami cara menentukan harga pokok produk dan packaging .
Peran Kader Posbindu Pada Deteksi Dini Pasien Paliatif Ardi Pramono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.076 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.500

Abstract

Jumlah penderita kanker di Indonesia semakin meningkat, dan banyak yang ditemukan sudah dalamstadium akhir. Penderita kanker harus dideteksi dan diobati dini sehingga tidak berlanjut menjadi stadiumakhir yang mematikan. Kedokteran paliatif adalah suatu pendekatan perawatan kesehatan yangbertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien (orang dewasa dan anak-anak) dan keluarga mereka yangmenghadapi masalah yang terkait dengan penyakit yang mengancam jiwa, misalnya kanker stadiumlanjut. Program perawatan paliatif merupakan salah satu program kesehatan yang dicanangkan lembagakesehatan dunia WHO sejak lama, dan merupakan salah satu program dalam SDGs (SustainableDevelopment Goals). Di Indonesia, pelayanan paliatif belum berkembang dengan baik antara lainterkendala dengan: masih rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap kualitas hidup pasien denganpenyakit yang sudah tidak dapat disembuhkan, belum tersedianya fasilitas perawatan paliatif yangterintegrasi dalam satu tim kesehatan paliatif. Satu tim pelayanan paliatif dapat terdiri dari dokter ahlianestesi, perawat terlatih, masyarakat awam atau keluarga terlatih, pekerja sosial dan tenaga spiritual.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk sosialisasi perawatan paliatifpada kader posbindu sehinggadapat mengenali anggota masyarakat yang memerlukan layanan paliatif, dan merujuk ke fasilitaskesehatan, sebagai salah satu anggota tim paliatif di masyarakat. Skema sosialisasi berupakuliah/penyuluhan kepada kelompok wakil masing-masing dusun, role model, dan pelatihan singkat.
Pemanfaatan Teknologi Pada Pendaftaran Pasien Di Klinik Harmony Wisnu Kartika; Nur Hudha Wijaya; Hanifah Rahmi Fajrin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.14 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.501

Abstract

Puskesmas dan klinik merupakan tempat berobat bagi masyarakat umum. Puskesmas dan klinik memilikifungsi sentral dalam kesehatan masyarakat. Dalam memenuhi kebutuhan peralatan untuk memberikanfasilitas kesehatan masyarakat dibutuhkan suatu alat yang dapat menunjang keberlangsungan suatupuskesmas maupun klinik. Seiring berjalannya waktu, permasalahan internal maupun eksternal terjadi.Pada proposal ini kami selaku tim pengabdian memberikan bantuan berupa alat hasil penelitian yangsudah dilengkapi suatu metode untuk menjalankan perannya dalam melakukan pemeriksaan bakteri padatangan pasien sebelum berobat. Pengabdian ini dilakukan selama 4 minggu dan akan diterbitkan dalamsebuah jurnal. Hasil dari pengabdian ini ditemukan kerusakan pada tiga tensimeter air raksa dan dapatmembantu klinik tersebut dengan memberikan sumbangan berupa lampu fototerapi dan jam digital.Diharapkan dengan adanya jam digital dan lampu fototerapi ini dapat membantu operasional kliniktersebut dan membantu pengobatan pasien dengan lampu fototerapi. Dengan adanya jam digital ini dapatmeningkatkan efektivitas operasional klinik. Hasil pengabdian kali ini adalah dapat membantu KlinikHarmony mempersiapkan akreditasi dengan perbaikan alat dari tim Pengabdian kami. Kesimpulan yangdapat diperoleh dari pengabdian ini adalah dengan adanya program pengabdian ini maka kita dapatmembantu klinik tersebut.
Pelatihan Lansia Bebas Nyeri Lutut Di Patukan Ambarketawang, Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yoni Astuti; Triwulandari Kesetyaningsih; Ambar relawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.542 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.502

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia perlu diimbangi dengan kemampuankemandirian pada aspek kesehatan bagi komunitas lansia. Dusun Patukan Ambarketawang Yogyakartatermasuk tinggi angka lansianya. Keluhan nyeri lutut banyak dialami oleh lansia yang berdampak padaberkurangnya aktifitas dan produktifitas mereka. Penggunaan obat- obatan penghilang nyeri dalamwaktu lama akan menjadi kebutuhan terus menerus lansia dengan nyeri lutut. Senam isoquadrisep salahsatu upaya nonfarmakologik yang dianjurkan untuk mencegah nyeri lutut. Posyandu Lansia dusunPatukan Ambarketawang Gamping Sleman melaksanaan aktifitas rutin tanpa memiliki buku kontrolkesehatan dua arah yang penting untuk evaluasi kesehatan lansia secara umum . Kader posyandu danpeserta lansia belum mengenal senam isoquadrisep pada bagian lutut untuk mengurangi nyeri lutut padalansia. Pemberian gizi yang dibutuhkan untuk kesehatan otot sendi penting dikonsumsi untuk lansia jugabelum di fahami baik oleh kader dan pengurus RT penyedia menu lansia. Pengabdian kemitraanMasyarakat dilakukan untuk mengembangkan pengelolaan buku kontrol kesehatan lansia dua arah padakader posyandu Lansia agar tertata dengan baik, membentiuk Kader dan pelatihan senam isoquadrisepuntuk mencegah lansia dengan nyeri lutut secara terpadu dengan asupan gizi yang sesuai kebutuhanlansia. Metode untuk kegiatan ini adalah Pelatihan pembuatan buku kontrol dua arah kesehatan lamsiaposyandu lansia, TOT senam quadricep untuk kader dan beberapa masyarakat, TOT gizi yang baikuntuk lansia dan demonstrasi beberapa menu sehat untuk lansia.
Penerapan Kantin Kampus Yang Halal Dan Thayyib Iman Permana; Heri Akhmadi; Halim Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.307 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.503

Abstract

Sebagai penyedia utama produk makanan dengan pangsa pasar seluruh civitas akademika UMY, UMYBoga sangat berkepentingan untuk bisa memastikan bahwa semua produk yang mereka sediakan sudahsesuai Syariah. Al Qur’an surah Al Baqarah 168 menjelaskan adalah keniscayaan untuk umat manusia,tidak saja umat Islam, untuk mengkonsumsi makanan yang halal. Dan satu-satunya cara untukmewujudkan hal tersebut adalah dengan memiliki sertifikat halal, sehingga upaya pendampingan dariberbagai pihak yang berkompeten sangat dibutuhkan. Tujuan yang diharapkan dari Program KemitraanMasyarakat ini adalah: meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan Manajemen UMY Boga dalammenjaga status halal dan thayyib pengelolaan kantin yang berada dalam wilayah kerjanya, dan pengajuansertifikasi halal ke LPPOM MUI. Metode yang dilakukan adalah melalui penggalangan needs assessment,penyuluhan dan pendampingan. Sedangkan materi meliputi: modul pelatihan Manajemen Kantin Halaldan Thayyib sehingga terbentuknya SOP, serta monitoring dan evaluasi keberhasilan dan keberlanjutanprogram khususnya dalam upaya tercapainya sertifikasi halal. Hasil: terdapat pemahaman yang baikmengenai produk halal dan kepentingan sertifikasi halal di antara penyedia jajanan pasar di UMY Boga.Selain itu, terdapat rencana tindak lanjut untuk mengurus pengajuan sertifikasi halal di kalanganpenyedia jajanan pasar dengan pendampingan dari pengelola UMY Boga.

Page 49 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue