Articles
1,338 Documents
Islam Digital: Meningkatkan Digital Literacy untuk Dakwah dan Kajian Islam dengan Media E-Library
Mohammad Syifa Amin Widigdo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (777.541 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.823
Dunia digital banyak merubah cara manusia dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan dalam cara belajar untuk meningkatkan literasi. Di tengah menjamurnya platform digital yang dipakai sebagai medium untuk belajar berbagai pengatahuan, wawasan, dan ketrampilan hidup, tidak banyak yang menyediakan konten literasi keagamaan Islam yang terbuka, terpercaya, dan terkurasi dengan baik. Untuk itu, artikel yang merupakan produk dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UMY ini mempresentasikan latar belakang, urgensi, dan step-step pembuatan produk digital sumber keislaman yang yang baik dan menarik. Penulis-pengabdi bekerjasama dengan Wonderhome Library membuat website islamdigital.id yang di dalamnya terdapat konten perpustakaan (e-library) yang berisi buku dan artikel jurnal ilmiah di bidang Islam di dunia digital, informasi tentang aplikasi atau produk digital keislaman (islamipedia), konsultasi riset bidang Islam dan dunia digital, serta berita-berita terkini (news) yang berhubungan dengan hubungan antara Islam dan dunia digital. Diharapkan, islamdigital.id ini bermanfaat khususnya untuk para mahasiswa, dosen, dan peneliti bidang kajian Islam dan dunia digital dan untuk khalayak pada umumnya.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Wahyudi Wahyudi;
Winny Setyonugroho;
Wahyu Anhar C Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.069 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.824
LP3M UMY telah melaksanakan seminar nasional pengabdian masyarakat selama 3 tahun. LP3M belum memiliki aplikasi prosiding online, sehingga sampai saat ini artikel-artikel dari seminar nasional tersebut belum diupload di prosiding online. Hal tersebut mengakibatkan artikel yang diseminarkan tidak dapat diakses dan dirujuk. Solusi yang perlu dilakukan adalah pengembangan prosiding online untuk menampung artikel seminar nasional. Pelaksanaan kegiatan diawali dari analisa kebutuhan, dilanjutkan dengan pengembangan aplikasi prosiding online. Aplikasi dikembangkan dari software open source. Selanjutnya dilakukan upload semua artikel yang sudah pernah diseminarkan. Setelah artikel dapat terindeks oleh google scholar, dilakukan sosialisasi kepada dosen. Luaran dari kegiatan ini adalah adanya aplikasi prosiding online untuk menempatkan artikel dari seminar nasional abdimas. Alamat URL prosiding seminar nasional pengabdian adalah https://prosiding.umy.ac.id/.
PELATIHAN PEMBAGIAN WARIS BERBASIS APLIKASI AT-TASHIL METHOD
Juanda Juanda;
Hafiez Sofyani;
Ahmad Faiz
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (678.797 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.825
PELATIHAN PEMBAGIAN WARIS BERBASIS APLIKASI AT-TASHIL METHOD Juanda1 2 3 Abstrak: Pemahaman dan keterampilan dalam menghitung waris/harta peninggalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan yang bersifat komunal, dan setiap manusia pasti akan mengalami dan menemui perkara yang demikian, setiap jiwa akan menemui kematian dan meninggalkan harta warisan bagi yang memiliki. Sebagai umat muslim, menjadi suatu kewajiban untuk menjalankan semua ajaran agamanya, termasuk permasalahan pembagian waris yang diatur secara sangat rinci dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Namun demikian, faktanya masih banyak masyarakat di daerah Yogyakarta, dua diantaranya adalah masyarakat Mejing Kidul dan Cabang Muhammadiyah Gamping, yang tidak tahu bahkan tidak mengerti bahwa masalah pembagian waris ini sudah diatur di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Padahal mayoritas dari masyarakat di sana adalah Muslim. Dampak dari ketidak tahuan ini adalah menjadikan mayoritas masyarakat melakukan pembagian waris tidak merujuk kepada aturan ajaran agama Islam yang tertuang di dalam Al-Qur’an dan Al- Hadits.. Paper ini bertujuan menjelaskan upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait cara pembagian harta warisan di beberapa lokasi di dusun Mejing Kidul, desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping. Metode yang digunakan untuk mewujudkan pemahaman dan keterampilan dimaksud adalah melalui pelatihan menghitung waris dengan cara manual dan menggunakan aplikasi bagi waris dengan metode At-Tashil. Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan cukup antusias dari warga masyarakat meski dilaksanakan dalam suasana keprihatinan akibat pandemik Covid-19. Kegiatan pelatihan yang sudah terlaksana bisa menjadi model untuk peningkatan pemahanan dan keterampilan dalam menghitung waris dengan mudah dan gampang di lokasi lain di luar wilayah Desa Ambarketawang. Untuk mengetahui tingkat pemahaman tentang cara hitung waris/harta peninggalan dilakukan terlebih dahulu pretest dan postest.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK BERDAKWAH PADA PENGURUS ‘AISYIYAH
Siti Bahiroh;
Rhafidilla Vebrynda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (681.845 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.826
Majelis Tabligh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (MT PPA) memiliki tujuan yang antara lain adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas dakwah dalam segala dimensi kehidupan sesuai dengan prinsip gerakan Muhammadiyah. MT PPA berperan dalam meningkatkan mutu dan kompetensi mubalighat serta untuk menyebarkan keilmuan persyarikatan terutama di ranah ‘Aisyiyah. MT PPA musti melebarkan ranah ke media baru karena saat ini sudah lumrah penggunaan media baru dalam dakwah. Sosial media yang aktif di MT PPA adalah youtube, instagram, dan facebook. Namun pada prakteknya, semua sosial media belum optimal dimanfaatkan untuk berdakwah. Kurangnya kemampuan dalam produksi konten dan pengelolaan akun menjadi permasalahan dalam PT PPA. Dalam perjalanan pelaksanaan pengabdian ini ditemukan pula masalah lebih urgen, yakni kurangnya kemampuan dakwah di depan kamera bagi anggota MT PPA, sehingga dijalankan dua kegiatan. Pertama kegiatan optimalisasi pemanfaatan media baru untuk dakwah dan kedua adalah melatih anggota MT PPA untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keahlian dalam dakwah di depan kamera untuk sosial media. Kegiatan dilakukan dengan pelatihan public speaking dan produksi konten dakwah berupa video dan poster dakwah. Selain itu, pelaksana pengabdian juga mengusulkan membuat aturan mengenai penerimaan anak magang bagi majelis tabligh PP ‘Aisyiyah guna membantu teknis pelaksanaan pembuatan dan publikasi konten sosial media yang sudah dimiliki.
OPTIMALISASI PODCAST OLEH REMAJA MASJID UNTUK BERDAKWAH
Rhafidilla Vebrynda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.734 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.827
Remaja Masjid Baitul Hikmah memiliki semangat yang tinggi untuk memanfaatkan masjid agar tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah saja. Mereka ingin menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan dakwah islam. Masjid Baitul Hikmah berbasis Muhammadiyah terletak di Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogakarta. Pada saat pandemi, remaja masjid memilih untuk melanjutkan dakwah dengan media baru, mengingat perkembangan media baru yang semakin meningkat penggunaannya. Proses produksi juga semakin mudah dilakukan. Selain bermaksud menjadikan media baru sebagai media berdakwah, remaja masjid Baitul Hikmah juga memiliki semangat yang sama dengan pelaksana pengabdian, yakni memenuhi jagat sosial media dengan konten-konten positif. Konsep podcast yang digagas adalah talkshow singkat yang direkam dan dipublikasikan di sosial media. Adapun kegiatan ini dimulai dengan pelatihan pembuatan konten, pemilihan sosial media dan pelatihan public speaking untuk host. Hasilnya, remaja masjid Baitul Hikmah mulai terbiasa dengan peralatan produksi dan mampu melakukan produksi konten positif yang diunggah di spotify, youtube, instagram dan facebook. Kegiatan pendampingan pembuatan konten ini menjadikan kegiatan dakwah remaja masjid Baitul Hikmah menjadi lebih terarah dan memiliki target.
PENGEMBANGAN FASILITAS PENDIDIKAN DI WILAYAH RANTING MUHAMMADIYAH MELALUI DIGITALISASI
Kunnu Purwanto;
Slamet Suripto;
Ramadoni Syahputra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465.131 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.828
Ranting Muhammadiyah Ambar Barat, Bodeh, Ambarketawang merupakan salah satu ranting yang cukup aktif dalam kegiatan keagamaan yang berada di bawah Cabang Muhammadiyah Kecamatan Gamping. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah Islam Amar ma’ruf nahi munkar memliki tujuan yang luhur yaitu untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Ranting Muhammadiyah Ambar Barat untuk mencapai tujuan tersebut yaitu (1) penguatan pemahaman agama dengan mengadakan majelis ta’lim dilingkungan Bodeh yang terdiri dari pengajian yang dihadiri oleh masyarakat Bodeh (2) pengelolaan pendidikan dasar (3) proses kaderisasi dengan menanamkan agama Islam kepada masyarakat sejak dini. Upaya tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal yang ditujukan untuk semua usia. Bentuk penyelenggaraan pendidikan tersebut berupa pendidikan formal dan non formal diantaranya TK ABA Bodeh, SD Muhammadiyah Ambarketawang 1, majelis ta’lim/ pengajian mingguan kelompok bapak, ibu dan remaja yang berpusat di Masjid Al Fatah Bodeh dan kegiatan TPA anak-anak. Majelis ta’lim dan TPA merupakan salah satu kegiatan pendidikan keagamaan non formal di wilayah Ranting Muhammadiyah Ambar Barat memiliki peran yang sangat penting untuk penguatan pemahaman tentang Islam bagi masyarakat Bodeh. Untuk meningkatkan pemahaman Islam tersebut perlu didukung dengan fasilitas yang baik dari segi fisik maupun spiritual. Oleh karena itu kami tim pengabdian kepada masyarakat dari Teknik Elektro UMY ingin ikut berperan serta dalam kegiatan di Ranting Muhammadiyah Ambar Barat, Bodeh dengan membantu memberikan tambahan fasilitas pendidikan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan oleh masyarakat Bodeh. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa pengajian pengenalan software Faraid (waris) kepada masyarakat, workshop K3 kelistrikan dan bantuan pendidikan berupa perangkat elektronik dan buku-buku agama.
INVENTARISASI DAN DIGITALISASI ASET WAKAF DI LINGKUNGAN PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH KASIHAN BANTUL
Nasrullah Nasrullah;
Waridatun Nida;
M.Khaeruddin Hamsin;
King Faisal Sulaiman;
Zamroni Kholid
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.643 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.829
Wakaf adalah salah satu instrumen dalam Islam yang sangat potensial dalam mewujudkan kesejahteraan sosial karena peranan pentingnya dalam menyediakan sarana pendidikan, kesehatan, sarana ibadah, serta fasilitas umum lainnya. Keberadaan data aset wakaf yang tersimpan dengan lengkap, baik dan rapi merupakan prasyarat utama (conditio sine quanon) dalam mewujudkan pengelolaan administrasi wakaf yang handal dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Kasihan Bantul yang menjadi mitra dalam pengabdian ini adalah nadzir badan yang masih mengadministrasikan dokumen hukum aset wakaf berbentu fisik secara manual, belum berbentuk data digital. Oleh karena itu, pengabdian ini dimaksudkan untuk melakukan inventarisasi dan digitalisasi seluruh dokumen pendukung aset wakaf yang dikuasai oleh mitra/PCM Kasihan Bantul. Adapun metode dan tahapan pelaksanaan pengabdian ini: pertama, inventarisasi data aset wakaf yang dikelola mitra; kedua, digitalisasi data aset wakaf mitra; ketiga, penyimpanan data digital aset wakaf mitra ke dalam internal dan eksternal hard disk. Dengan kerjasama yang baik dari mitra, tujuan pengabdian dapat tercapai, meskipun kerap terkendala oleh kondisi pandemic covid-19 yang kembali mengganas di wilayah mitra pada saat pengabdian dilaksanakan.
OPTIMALISASI PERAN DAN KOMPETENSI GURU TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Novia Fetri Aliza
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.904 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.830
Masyarakat Indonesia diharuskan melakukan penyesuaian diri hampir di seluruh aspek kehidupan karena efek pandemi covid-19, mulai dari penyesuaian gaya hidup, perekonomian, pendidikan dan sosial masyarakat. Kebiasaan masyarakat yang mayoritas Muslim ini juga mengalami perubahan, terutama dalam proses internalisasi nilai-nilai Islam kepada anak-anak. Biasanya anak-anak diajarkan mengenal, membaca serta memahami Al Qur'an di TPA (Taman Pendidikan Al Qur'an) namun sejak adanya pandemi covid-19 ini TPA kerap kali libur dari aktivitasnya karena mencegah terjadinya perluasan penularan virus. TPA Syifaulqlbi juga mengalami kesulitan dalam mempertahankan aktivitas mengajarkan Alquran kepada santri, sehingga sudah memasuki tahun ke dua santri tidak lagi belajar Alqur’an. selain permasalahan pandemi yang menjadi penghambat proses mengajarkan qur’an, faktor kdua adalah bersumber dari guru, yaitu kurangnya kompetensi guru dalam mengemas aktivitas belajar mengajar yang menarik minat santri. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar santri TPA di masa Pandemi. Metode pendampingan yang dilakukan adalah memberikan pelatihan terkait teknik mengajar qur’an untuk anak usia 2-15 tahun, kompetensi yang harus dimiliki guru, dan langkah-langkah mengajar di masa pandemi termasuk bimbingan teknis menggunakan sarana virtual meeting. Hasil yang diperoleh dari pendampingan ini adalah memunculkan insight baru semua guru bahwa mengajarkan qur’an kepada santri tidak boleh berhenti meskipun pada masa pandemi, lebih dari 75% guru yang hadir menemukan metode mengajar yang sesuai untuk santrinya yaitu metode drive thru dan pembuatan video pendek sebagai sarana santri belajar di rumah. Meskipun metode drive thru ini belum diujicobakan di TPA syifaulqalbi, tetapi pengurus dan guru optimis bisa menerapkannya dengan optimal. Guru juga menyampaikan melalui pendampingan ini telah mendapatkan pengetahuan baru terkait metode mengajar yang menarik untuk santri yang berusia 2-15 tahun yang sebelumnya tidak mereka ketahui.
PENINGKATAN LITERASI MEDIA DIGITAL ISLAMI REMAJA MASJID AL-IKHLAS TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL
Taufiqur Rahman;
Aly Aulia;
Tri Winarsih
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.541 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.831
Remaja di lingkungan masjid Al-Ikhlas Tamantirto Kasihan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki tantangan yang dihadapi oleh generasi Z pada umumnya. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan mereka untuk lebih banyak tinggal di rumah dan menggunakan internet untuk keperluan belajar, maka ketergantungan terhadap internet menjadi semakin tinggi. Sementara itu, kebutuhan pemanfaatan teknologi internet yang sangat tinggi ini belum diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai sehingga para remaja ini rentan terhadap dampak negatif dari teknologi yang mereka akses sehari-hari. Sebagai solusi dari permasalahan diatas, tim pengusul program pengabdian masyarakat bekerja sama dengan takmir masjid memberikan bekal pelatihan dan panduan literasi digital kepada para remaja masjid serta orang tua dari para remaja tersebut. Peran orang tua dinilai juga masih sangat penting untuk ikut memantau aktifitas para remaja ini selama menggunakan akses internet di masjid maupun di rumah mereka masing-masing. Solusi yang dijalankan yaitu, penyelenggaraan pelatihan literasi digital untuk remaja masjid dengan pendekatan yang terintegrasi dari aspek etika komunikasi dan nilai-nilai agama serta penyelenggaraan psikoedukasi tentang peran pengawasan dan kontrol oleh orang tua terhadap anak dan remaja. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa pendekatan yang terintegrasi dalam literasi digital tersebut memberikan kesan yang lebih mendalam bagi para remaja maupun orang tua yang berpartisipasi.
PENGEMBANGAN SOUND SYSTEM DAN BACKUP CATU DAYA LISTRIK DI MUSALA
Yudhi Ardiyanto;
Frizki Yulianti Nurnisya;
Meidana Wahyu Pratama
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (852.847 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.46.832
Musala Al Mukmin Desa Poncosari selesai dibangun pada bulan Mei 2020. Sejak itu pula penggunaan dan pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada warga masyarakat sekitar. Masyarakat secara swadaya mulai melengkapi beberapa fasilitas pendukung yang dianggap cukup penting, yaitu perlengkapan sound system dengan speaker outdoor. Perlengkapan tersebut dianggap sangat penting, karena berfungsi untuk mengumandangkan azan dan menyampaikan pengumuman penting bagi warga sekitar. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bantuan pengembangan fasilitas pendukung tempat ibadah berupa sound system indoor dan backup catu daya listrik, dilengkapai dengan pelatihan sederhana terkait penggunaan dan perawatannya. Mitra pengabdian kegiatan ini adalah pengelola dan warga sekitar musala Al Mukmin Desa Poncosari. Permasalahan pertama yang dihadapi oleh mitra yaitu, suara Khotib sewaktu khutbah Jumat dan Imam ketika memimpin salat jamaah jahriyah tidak begitu jelas terdengar dari serambi musala, faktor penerapan protokol jaga jarak selama pandemi COVID-19 menyebabkan tempat salat yang berada di dalam musala tidak lagi dapat menampung jamaah, sehingga sebagian jamaah berada di serambi musala. Permasalahan berikutnya terkait dengan pemadaman listrik yang relatif sering terjadi, hal ini dikarenakan musala Al Mukmin terletak di daerah pedesaan. Program pengabdian ini dilaksanakan menggunakan tahapan berupa analisa situasi mitra, tahap perencanaan