SN-Biosper
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN Biosper) merupakan kegiatan forum ilmiah yang diselenggarakan setiap tahun (annual) oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk kolaborasi dan integrasi para pakar dalam bidang biologi, saintek, dan pembelajarannya. Cakupan bidang yang dimuat antara lain inovasi pembelajaran biologi, inovasi bidang biologi, sains, dan teknologi, integrasi biologi, sains, teknologi, dan pembelajaran dengan dunia kerja
Articles
93 Documents
IDENTIFIKASI DAN TEKNIK PENGAWETAN TUMBUHAN KANTONG SEMAR (Nepenthes) di KAWASAN GUNUNG BEUTI CANAR SEBAGAI BAHAN AJAR TUMBUHAN TINGKAT TINGGI
Nurlinda Septiani;
Rinaldi Rizal Putra
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah khususnya pada aspek flora dan fauna. Khusus pada aspek flora, Indonesia diperkirakan memiliki 25% spesies tumbuhan berbunga dari seluruh dunia, baik yang tergolong langka maupun yang telah dibudidayakan. Salah satu tumbuhan yang telah mengalami kelangkaan di habitat alaminya adalah kantong semar (Nepenthes), termasuk di kawasan Gunung Beuti Canar Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tumbuhan kantong semar (Nepenthes) dan teknik pengawetannya yang terdapat di Gunung Beuti Canar Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksploratif dengan teknik perjumpaan. Sampel yang diperoleh dari lapangan diidentifikasi secara deskriptif kualitatif berdasarkan pada buku panduan lapangan. Setelah dilakukan identifikasi, kemudian dilanjutkan dengan pengawetan bagian kantong dan daun dari Nepenthes tersebut. Teknik pengawetan yang dilakukan adalah menggunakan teknik pengawetan basah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jenis kantong semar (Nepenthes) yang terdapat di Gunung Beuti Canar hanya ada satu jenis dan termasuk ke dalam jenis Nepenthes gymnamphora, yang ditemukan pada ketinggian 2091 mdpl dengan titik koordinat 7o13’36’’ LS dan 108o3’43 BT. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan bahan ajar tumbuhan tingkat tinggi baik pada level sekolah menengah maupun perguruan tinggi.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PRAKTIKUM BUDIDAYA MAGGOT BSF (Hermetia Illucens) TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA
Ruhana Afifi;
Lia Yulisma
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diperlukan upaya meningkatkan intensi berwirausaha mahasiswa calon guru biologi untuk mendorong lahirnya wirausaha muda potensial berbekal keahlian dalam bidang biologi terapan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan intensi berwirausaha mahasiswa kelas eksperimen yang melakukan pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam praktikum budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) dibandingkan mahasiswa kelas kontrol yang melakukan praktikum konvensional. Populasi penelitian ini mahasiswa semester enam jurusan Pendidikan Biologi Universitas Galuh tahun akademik 2019-2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Jenis penelitian yang dilakukan quasi eksperimen dengan pengujian hipotesis uji satu pihak. Langkah analisis data dengan menentukan skor gain ternormalisasi (N-gain) intensi berwirausaha dari skor pretest dan posttest. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga hipotesis diuji dengan uji t. Hasil analisis menunjukkan peningkatan intensi berwirausaha mahasiswa kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol. Model PjBL yang diimplementasikan pada praktikum budidaya Maggot BSF dapat meningkatkan intensi berwirausaha mahasiswa serta digunakan sebagai inovasi model pembelajaran.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH IPA
Euis Utikah;
Suharsono Suharsono;
Liah Badriah
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan pemecahan masalah peserta didik antara kelas yang menggunakan model pembelajaran group investigation dan discovery learning pada materi pemanasan global. Metode peneitian ini adalah metode komparatif yang menggunakan rancangan posttest control group design dengan populasi seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 12 Kota Tasikmalaya dengan sampel 2 kelas yang diambil secara cluster random sampling yaitu kelas VII H sebanyak 28 orang yang menggunakan model pembelajaran group investigation dan kelas VII I sebanyak 28 orang yang menggunakan model pembelajaran discovery learning. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan posttest untuk memperoleh data keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata (uji-t) dengan taraf signifikan (α) =5%. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis menunjukan nilai sig.(2 tailed) sebesar 0,00 <0,05 untuk keterampilan pemecahan masalah, dari data tersebut disimpulkan H0 ditolak artinya ada perbedaan signifikan keterampilan pemecahan masalah yang proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran group investigation dan model pembelajaran discovery learning.
PENGARUH METODE BLENDED LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI EKOSISTEM KELAS X SMA NEGERI 1 SINGAPARNA
Galan Aji Sopi Paridi;
Endang Surahman;
Rinaldi Rizal Putra
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode blended learning berbasis schoology terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Ekosistem kelas X SMA Negeri 1 Singaparna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Juli 2019 di SMA Negeri 1 Singaparna. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 1 Singaparna sebanyak 8 kelas yang terdiri dari 280 peseerta didik. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 6 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar pada materi Ekosistem. Teknik pengelolaan data dan analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikan (α) = 0,05. Berdasaran hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh metode blended learning berbasis schoology terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Ekosistem kelas X SMA Negeri 1 Singaparna.
PENGARUH MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KONSEP DAUR ULANG LIMBAH
Ferdiansyah Muhammad;
Suharsono Suharsono;
Mufti Ali;
Roni Nurman
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kreativitas dan kognitif adalah kedua aspek penting dalam proses pembelajaran, karena itu pendidikan bertanggung jawab untuk mengembangkannya. Namun, proses pembelajaran di sekolah kurang berpihak pada pengembangan kreativitas dan kognitif peserta didik, salah satunya adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru cenderung monoton dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Creative Problem Solving dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik serta mengetahui ada tidaknya hubungan antara pretest dengan kemampuan berpikir kreatif dan pretest dengan hasil belajar pada konsep daur ulang limbah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai bulan Juli 2019. Metode penelitian menggunakan quasy experiment dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Populasi seluruh kelas X MIPA SMA Negeri di Kota Tasikmalaya sebanyak 5 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 175 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang diambil secara cluster random sampling yaitu kelas X MIPA-5 sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA-3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes kreativitas verbal Utami Munandar berbentuk uraian sebanyak 24 soal dan tes hasil belajar berbentuk multiple choice yang berjumlah 32 soal pada konsep daur ulang limbah. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Ancova dengan taraf signifikan (α) = 5%. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data dan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Creative Problem Solving dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik serta ada hubungan antara pretest dengan kemampuan berpikir kreatif dan pretest dengan hasil belajar peserta didik pada konsep daur ulang limbah di kelas X MIPA SMA Negeri di Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2018/2019).
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PENDEKATAN “JELAJAH ALAM SEKITAR” (JAS) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP SPERMATOPHYTA
Dhika Deviyanti;
Edi Hernawan;
Rita Fitriani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran biologi saat ini masih menggunakan model pembelajaran yang lebih berpusat pada guru dan bahan pelajaran. Pendekatan yang digunakan juga masih menggunakan pendekatan konseptual. Hal ini menyebabkan kurang terlatihnya peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan dan belum mampu membangun sendiri konsep yang dipelajari karena mereka terkesan bergantung pada apa yang disampaikan oleh guru dan pemahaman mereka tentang biologi tidak berkembang secara maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) pada pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) terhadap hasil belajar peserta didik pada sub konsep spermatophyta kelas X IPA SMA Negeri Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019 sampai dengan bulan Mei 2019 di SMA Negeri Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah True Experiment dengan desain penelitian control group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas X IPA SMA Negeri Jatinunggal Kabupaten Sumedang sebanyak empat kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 143 orang. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen sebanyak 36 peserta didik dan kelas X IPA 4 sebagai kelas kontrol sebanyak 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes dan observasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar pada sub konsep spermatophyta. Tes ini berupa pilihan majemuk sebanyak 30 butir soal dengan lima option. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α)=5%. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan, dan analisis data, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) pada pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) terhadap hasil belajar peserta didik di kelas X IPA SMAN Jatinunggal Kabupaten Sumedang pada sub konsep spermatophyta.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Rifal Fauzi Ramdani;
Endang Surahman
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Orientasi evaluasi dalam pendidikan kita masih fokus pada pencapaian hasil belajar dan belum pernah dilakukan pengukuran motivasi belajar di mana motivasi belajar adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruh hasil belajar. Selain itu, model pembelajaran yang digunakan masih belum variatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik pada konsep ekosistem di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Singaparna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Juli 2019 di SMA Negeri 1 Singaparna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode true eksperiment dengan populasi seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 1 Singaparna, sebanyak 8 kelas dengan jumlah peserta didik 284 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik, digunakan instrument berupa tes hasil belajar berjumlah 30 butir soal yang berbentuk pilihan ganda dan untuk mengukur motivasi peserta didik digunakan instrumen berupa angket buatan John M. Keller berjumlah 36 pernyataan yang menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANCOVA (Analysis of Covariance). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik pada konsep ekosistem di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Singaparna serta ada hubungan linear antara motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Semakin tinggi motivasi belajar peserta didik maka akan berdampak pada hasil belajar peserta didik menjadi lebih baik.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP INVERTEBRATA
Trisa Siti Nur Barokah;
Edi Hernawan;
Popo Musthofa Kamil
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hasil belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran. Permasalahan yang terjadi di kelas X SMA Negeri Jatiwaras yaitu hasil belajar peserta didik rendah. Hal ini disebabkan karena peserta didik menganggap media pembelajaran yang digunakan cenderung kurang menarik sehingga peserta didik pasif dalam proses pembelajaran dan kurang mampu membangun konsep secara mandiri, hal tersebut mengakibatkan hasil belajar rendah. Oleh karena itu, diperlukan adanya suatu media pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik salah satunya adalah mind mapping. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh media pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada sub konsep Invertebrata di kelas X SMA Negeri Jatiwaras tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Juli 2019 di SMA Negeri Jatiwaras. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah true eksperiment. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri Jatiwaras sebanyak 4 kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 136 orang dan sampel yang digunakan adalah 2 kelas diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berupa pilihan majemuk sebanyak 32 butir soal. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji t. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada sub konsep Invertebrata di kelas X SMA Negeri Jatiwaras tahun ajaran 2018/2019.
PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI STRATEGI RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERRING (REACT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA
Gita Baskara Putri;
Suharsono Suharsono;
Egi Nuryadin
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan pemecahan masalah peserta didik yang belajar menggunakan strategi REACT. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan Juni 2019 di SMA Negeri 10 Tasikmlaya. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMAN Negeri 10 Tasikmalaya sebanyak 4 kelas. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan pemecahan masalah yang dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan proses pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan pemecahan masalah pada materi sistem reproduksi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan keterampilan pemecahan masalah peserta didik menggunakan strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT).
PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING LEARNIG (PPL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Siti Nina Ilmayuni;
Edi Hernawan;
Liah Badriah
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada abad 21 sumberdaya manusia dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi, diantaranya yaitu kemampuan berpikir kritis. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa dalam pembelajaran di SMA Islam peserta didik hanya mampu mencapai level intermediate yang mengukur kemampuan sampai applying. Sedangkan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik harus memenuhi sampai level analyzing, evaluate, dan create. Sehingga berpikir kritis peserta didik masih rendah. Sehingga perlunya penerapan model Group Investigation dengan pendekatan Problem Posing Learning (PPL) untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model group investigation dengan pendekatan problem posing learning (PPL) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi psikotropika di kelas XI MIPA SMA Islam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai dengan bulan Mei 2019 di SMA Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperimental dengan desain pretest-posttest control group desain, populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas XI MIPA SMA Islam Cipasung sebanyak lima kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 155 peserta didik. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas XI MIPA 3 sebanyak 32 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebanyak 32 peserta didik sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik digunakan instrumen berupa tes kemampuan berpikir kritis dengan lima indicator dari Ennis yang berjumlah 16 butir soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α) = 5%. Hasil penelitian menunjukkan thitung berada di daerah penolakan H0. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model group investigation dengan pendekatan problem posing learning (PPL) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi psikotropika di kelas XI MIPA SMA Islam Cipasung.