SN-Biosper
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN Biosper) merupakan kegiatan forum ilmiah yang diselenggarakan setiap tahun (annual) oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk kolaborasi dan integrasi para pakar dalam bidang biologi, saintek, dan pembelajarannya. Cakupan bidang yang dimuat antara lain inovasi pembelajaran biologi, inovasi bidang biologi, sains, dan teknologi, integrasi biologi, sains, teknologi, dan pembelajaran dengan dunia kerja
Articles
93 Documents
PENGARUH PENERAPAN AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
Rika Yunitasari;
Dani Ramdani;
Suharsono Suharsono
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi yang semakin canggih berdampak pada keberagaman media yang dipakai pada proses pembelajaran. Salah satu media tersebut adalah augmented reality. Media tersebut dapat membantu meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media augmented reality terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi manusia di kelas XI MIA SMA Negeri di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai dengan bulan Juni 2019. Metode Penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA SMA Negeri di Kota Tasikmalaya sebanyak 7 kelas dan sampel yang digunakan 2 kelas diambil dengan teknik cluster random sampling yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 5 sebagai XI MIA 5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes tertulis berbentuk multiple choice sebanyak 41 soal dengan 5 option. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan 5 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media augmented reality terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi manusia di kelas XI MIA SMA Negeri di Kota Tasikmalaya tahun pelajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM INDERA
Merlinda Permatasari;
Suharsono Suharsono;
Vita Meylani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan permasalahan yang terdapat disekolah bahwa hasil belajar peserta didik masih rendah karena masih banyak peserta didik yang nilainya berada dibawah KKM dan pada proses pembelajaran belum sepenuhnya menggunakan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem indera. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri di Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september 2018 sampai bulan juni 2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode true experiment.Desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Cihaurbeuti sebanyak 6 kelas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik sebanyak 2 kelas yang diambil dari populasi dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran guided inquiry dan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran direct instruction. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pilihan ganda dengan lima option yang digunakan untuk mengukur pengaruh hasil belajar peserta didik pada materi sistem indera. Hasil analisis data didapat dari skor gain kelas eksperimen dan skor gain kelas kontrol dengan α = 0,05 dan diperoleh harga thitung sebesar 2,12 dan ttabel sebesar 0,07. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data, dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran guided inquiry terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem indera di kelas XI MIPA SMAN 1 Cihaurbeuti.
PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA KOKAMI DENGAN MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISTEM PERTAHANAN TUBUH
Bella Widya Utami;
Edi Hernawan;
Vita Meylani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media kokami dengan media power point terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem pertahanan tubuh manusia di kelas XI SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai bulan April 2019 di SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Tasikmalaya sebanyak 5 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 173 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu, kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dengan proses pembelajaran menggunakan media kokami dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dengan proses pembelajaran menggunakan media power point yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kognitif hasil belajar 29 butir soal pilihan majemuk sebelum dan sesudah proses pembelajaran berlangsung pada materi sistem pertahanan tubuh manusia. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikan (α) = 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan media kokami mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yang signifikan, artinya dapat disimpulkan terdapat perbedaan penggunaan media kokami dengan media power point terhadap hasil belajar pada materi sistem pertahanan tubuh di kelas XI SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya.
IMPLEMENTASI METODE OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KONSEP INTERAKSI ANTARA MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA
Siti Hansah;
Endang Surahman;
Diana Hernawati
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode outdoor study terhadap hasil belajar peserta didik pada materi interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan di kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Juli 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dan desain penelitiannya menggunakan nonequivalent control group design dalam bentuk pretest - posttest, dengan populasi kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di salah satu Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 5 kelas dengan jumlah peserta didik 157 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 2 kelas, yaitu satu kelas untuk kelas eksperimen dan satu kelas untuk kelas kontrol. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik, digunakan instrumen berupa tes pilihan majemuk berjumlah 30 butir soal. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan taraf nyata α 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode outdoor study terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya.
KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK BERBASIS PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) PADA MATERI SISTEM EKSKRESI
Syahrul Haz;
Purwati Kuswarini Suprapto;
Rinaldi Rizal Putra
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada tahun 2015 Indonesia ditempatkan pada posisi keenam dari bawah dari 72 Negara dalam segi kompetensi literasi sainsnya. Cara untuk meningkatkan kemampuan literasi sains harus diiringi dengan peran aktif serta kesadaran akan tanggung jawab peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran melalui pembentukan sikap ilmiah. Model discovery learning adalah model pembelajaran yang menitik beratkan terhadap peran aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah peserta didik yang menggunakan model discovery learning pada materi sistem ekskresi di kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai dengan bulan Juli 2019 di SMA Negeri 9 Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and posttest control group design dan populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri Tasikmalaya sebanyak 4 kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 134 peserta didik. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Untuk mengukur kemampuan literasi sains peserta didik digunakan instrumen berupa tes kemampuan literasi sains berjumlah 20 butir soal pilihan ganda dan angket berjumlah 18 butir pernyataan untuk mengukur sikap ilmiah peserta didik. Peningkatan kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah diperoleh melalui pretest dan posttest kemudian dihitung N-Gainnya. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah yang menggunakan model discovery learning, dimana kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah mengalami peningkatan dengan kategori sedang.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI PLANTAE
Solihatussa'diah Solihatussa'diah;
Purwati Kuswarini Suprapto;
Dea Diella
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini yaitu pembelajaran biologi yang dilakukan selama ini hanya berorientasi pada kemampuan kognitif saja belum menekankan pada keterampilan proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan jelajah alam sekitar terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada materi Plantae. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2019 di salah satu SMA Negeri di kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Experiment. Populasi penelitian ini adalah kelas X MIPA pada tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 9 kelas dan sampel yang digunakan adalah 2 kelas yang diambil dengan cara sampling purposive. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains peserta didik pada materi Plantae. Tes ini berupa soal uraian dengan 6 indikator yang diuji yaitu observasi, klasifikasi, interpretasi, komunikasi, mengajukan pertanyaan dan menerapkan konsep. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian didapatkan pengaruh sebesar 55,5% dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan jelajah alam sekitar berpengaruh sedang terhadap keterampilan proses sains peserta didik, dengan Indikator yang paling tinggi peningkatannya yaitu observasi, komunikasi, dan menerapkan konsep.
KEMAMPUAN PROSES SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Lessy Suchi;
Suharsono Suharsono;
Diana Hernawati
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses pembelajaran biologi dirasa belum mencapai hasil yang memuaskan sesuai dengan tuntunan pembelajaran abad 21, dan kurangnya kesadaran peserta didik dalam proses ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan proses sains peserta didik melalui pembelajaran problem based learning pada materi perubahan lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai bulan Juli 2019. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dan desain penelitian ini menggunakan pretest dan posttest contol grup design, dengan populasi seluruh kelas X MIPA SMA Negeri di kabupaten Tasikmalaya sebanyak 6 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 215 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang diambil secara purposive sampling yaitu kelas X MIPA-4 sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA-3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berbentuk uraian pada materi perubahan lingkungan yang berjumlah 18 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t independen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kemampuan proses sains peserta didik melalui pembelajaran problem based learning pada materi perubahan lingkungan di kelas X SMA Negeri di kabupaten Tasikmalaya tahun pelajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAPPING GROUP INVESTIGATION (REMAP GI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP SISTEM ENDOKRIN
Sophya Latansya Amaliah;
Purwati Kuswarini Suprapto;
Rita Fitriani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh jarangnya penerapan indikator berpikir kritis pada proses pembelajaran dan penilaian berpikir kritis karena masih dilakukan penerapan model konvensional di beberapa sekolah, sehingga sulit untuk mengetahui tinggi rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari penerapan model pembelajaran Reading Concept Mapping Group Investigation (Remap GI) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada sub konsep sistem endokrin di kelas XI SMA Negeri di Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september 2019 sampai dengan bulan Mei 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA sebanyak delapan kelas yang terdiri dari 288 peserta didik dan sampel yang digunakan 2 kelas diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas Remap GI sebagai kelas eksperimen dan direct interaction sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari lima indikator yaitu membangun penjelasan dasar, membangun keterampilan dasar, membuat inferensi, membuat penjelasan lebih lanjut, mengatur strategi dan taktik, dimana tes tersebut dilakukan sesudah kegiatan pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis pada sub konsep sistem endokrin sebanyak 15 soal uraian. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan uji ancova dengan taraf signifikan (α) = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Remap GI terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas XI MIA SMA Negeri di Tasikmalaya.
HUBUNGAN PENGUASAAN KONSEP DENGAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP KELAINAN RESPIRASI MANUSIA
Nissa Apriliani;
Suharsono Suharsono;
Dea Diella
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu aspek yang cukup penting dalam proses pembelajaran sains, khususnya pada proses pembelajaran biologi adalah aspek mengkomunikasikan. Aspek ini berhubungan dengan kemampuan berkomunikasi peserta didik khususnya argumentasi. Akan tetapi, peserta didik belum memiliki kemampuan argumentasi yang baik. Hal ini dapat disebabkan peserta didik belum terlatih untuk mengemukakan argumennya. Selain itu, lemahnya kemampuan argumentasi peserta didik juga diduga karena kurangnya penguasaan konsep peserta didik, sehingga peserta didik masih mengalami kesulitan saat mengemukakan argumennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan penguasaan konsep dengan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada sub konsep kelainan respirasi manusia. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 salah satu SMA Islam di Tasikmalaya dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode penelitian ini adalah metode penelitian korelasional dengan teknik pengumpulan data berupa tes. Tes ini digunakan untuk mengukur penguasaan konsep dan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik. Instrumen yang digunakan untuk mengukur penguasaan konsep berupa soal pilihan majemuk sebanyak 22 soal. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan argumentasi ilmiah berupa soal uraian sebanyak 15 soal. Berdasarkan uji korelasi yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara penguasaan konsep dengan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,419 dan nilai sig 0,007. Berdasarkan nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh, dapat diketahui bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut berada pada kategori sedang. Rata-rata skor tertinggi untuk kemampuan argumentasi berada pada indikator claim. Sedangkan rata-rata skor terendah berada pada indikator justification.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MELALUI HYPERMEDIA
Lussi Larasati;
Suharsono Suharsono;
Dani Ramdani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan IPTEK saat ini sudah berkembang sangat pesat, dan dunia pendidikan dituntut untuk mampu menciptakan generasi penerus bangsa yang memiliki keterampilan abad 21. Namun pembelajaran di kelas masih terbiasa tanpa menggunakan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui hypermedia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan April 2019. Metode yang digunakan adalah True Experimental. Dengan desain penelitian Pretest – Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas X MIPA SMA Negeri di Tasikmalaya sebanyak 8 kelas, dengan jumlah siswa sebanyak 288 orang. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Dengan hasil kelas X MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik, digunakan instrumen hasil belajar berupa soal pilihan ganda berjumlah 32 butir soal. Sedangkan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, digunakan instrumen berupa soal uraian berjumlah 14 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji ANCOVA dengan α 0,05. Berdasarkan pengolahan data menggunakan uji ANCOVA diperoleh signifikansi corrected model sebesar 0,002< 0,05 sehingga H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis melalui hypermedia pada konsep ekosistem di kelas X IPA SMA Negeri di Tasikmalaya.