cover
Contact Name
Rinaldi Rizal Putra
Contact Email
rinaldi.rizalputra@unsil.ac.id
Phone
+628112344989
Journal Mail Official
biosper@unsil.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Siliwangi Jalan Siliwangi No. 24 Kota Tasikmalaya 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
SN-Biosper
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 28284615     DOI : -
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN Biosper) merupakan kegiatan forum ilmiah yang diselenggarakan setiap tahun (annual) oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk kolaborasi dan integrasi para pakar dalam bidang biologi, saintek, dan pembelajarannya. Cakupan bidang yang dimuat antara lain inovasi pembelajaran biologi, inovasi bidang biologi, sains, dan teknologi, integrasi biologi, sains, teknologi, dan pembelajaran dengan dunia kerja
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Zulfa Zaida Muslimawati; Endang Surahman; Dani Ramdani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dari suatu proses pembelajaran dipengaruhi oleh bagaimana proses belajar yang dialami peserta didik. Pencapaian tujuan pembelajaran salah satunya dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar peserta didik di kelas XI MIPA salah satu SMA Negeri di Tasikmalaya pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019 sampai bulan Juni 2019. Metode penelitian menggunakan true experiment dengan populasi seluruh kelas XI MIPA salah satu SMA Negeri di Tasikmalaya tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 5 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 169 orang. Desain penelitian menggunakan posttest only control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar yang dilakukan sesudah kegiatan proses pembelajaran berlangsung. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar sebanyak 30 soal pilihan ganda pada materi sistem ekskresi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Independent Sample t Test. Hasil uji menunjukkan angka signifikansi 0,000 dengan probabilitas sebesar α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem ekskresi di kelas XI MIPA salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri di Tasikmalaya.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI Ari Kusnandar Maulana; Suharsono Suharsono; Popo Musthofa Kamil
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik pada abad ke-21 ini adalah keterampilan pengambilan keputusan. Keterampilan pengambilan keputusan ini dikatakan penting karena sebenarnya manusia itu selalu mengambil keputusan selama hidupnya. Bahkan sebenarnya manusia adalah makhluk pembuat keputusan. Keterampilan pengambilan keputusan ini bisa ditingkatkan dengan menggunakan model problem based learning. Walaupun demikian berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di SMA Cihaurbeuti belum pernah ada penelitian mengenai keterampilan pengambilan keputusan khususnya pada materi sistem reproduksi manusia menggunakan model problem based learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model problem based learning terhadap keterampilan pengambilan keputusan pada materi sistem reproduksi di kelas XI SMA Negeri Cihaurbeuti tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Juli 2019. Metode penelitian menggunakan true experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design dengan populasi seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri Cihaurbeuti sebanyak 6 kelas dengan jumlah 204 peserta didik. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model problem based learning dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol menggunakan model discovery learning. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan pengambilan keputusan yang mempunyai 5 indikator sebagai berikut; membuat pertanyaan apa yang diputuskan, mengumpulkan informasi, menentukan pilihan-pilihan, daftar pro dan kontra dan membuat kesimpulan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model problem based learning terhadap keterampilan pengambilan keputusan pada materi sistem reproduksi manusia di kelas XI MIPA SMA Negeri Cihaurbeuti tahun ajaran 2018/2019.
PENGARUH METODE PEER LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA Fifit Puspita Dewi; Edi Hernawan; Rita Fitriani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode peer learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Sistem Reproduksi Manusia di Kelas XI IPA SMA Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019 sampai dengan bulan Mei 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperiment dengan populasi seluruh kelas XI IPA SMA, sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 70 orang. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yang diambil dengan menggunakan teknik prosedur sampling jenuh yaitu kelas XI IPA 1 yang dijadikan kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 yang dijadikan sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berjumlah 35 butir soal yang berbentuk pilihan ganda dengan lima option. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dan uji t deskriptif dengan taraf signifikan (α) = 5%.Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan, dan analisis data, menunjukan terdapat pengaruh metode peer learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Sistem Reproduksi Manusia di Kelas XI IPA SMA Tahun Ajaran 2018/2019.
PERBEDAAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA SUB KONSEP VERTEBRATA (Studi Eksperimen di Kelas X MIA MA Negeri 2 Kota Tasikmalaya) Deastie Maulidia; Suharsono Suharsono; Mufti Ali
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan model pembelajaran langsung pada sub konsep Vertebrata di kelas X MIA MA Negeri 2 Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai bulan Juni 2019. Metode penelitian menggunakan pre-experimental dengan populasi seluruh kelas X MIA MA Negeri 2 Kota Tasikmalaya, 3 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 111 orang dan sampel yang digunakan siswa sebanyak 2 kelas yang diambil secara purvosive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains peserta didik pada sub konsep vertebrata. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikan (α) = 5%. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis dapat disimpulkan ada perbedaan keterampilan proses sains peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan model pembelajaran langsung pada sub konsep Vertebrata di kelas X MIA MA Negeri 2 Kota Tasikmalaya Tahun ajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM INDERA Iis Siti Rahmawati; Suharsono Suharsono; Vita Meylani
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang terdapat disekolah bermula pada penerapan kurikulum 2013, yaitu peserta didik diminta untuk mengambil mata pelajaran lintas minat, terkhusus pada kelas IPS yang mengambil mata pelajaran biologi, namun minat belajar peserta didik terhadap biologi dapat dikatakan masih rendah sehingga dapat memengaruhi hasil belajar peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka peniliti tertarik untuk berupaya membuat suasana belajar dikelas pada mata pelajaran biologi menjadi diminati peserta didik, dengan cara menumbuhkan kebermaknaan pembelajaran melalui model MID. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem indera. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai dengan bulan Juli 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperime, dengan desain control group design dan populasi seluruh kelas XI SMA Negeri  Kota Tasikmalaya, sebanyak 4 kelas dengan jumlah peserta didik 322 orang. Sampil diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 2 kelas, yaitu kelas XI IPS 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik, digunakan instrumen hasil belajar berupa pilihan majemuk berjumlah 28 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji ANCOVA dengan α 0,05. Berdasarkan pengolahan data menggunakan uji ANCOVA diperoleh signifikansi corrected model sebesar 0,000< 0,05 sehingga Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap hasil belajar, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem indera di kelas XI IPS SMA Negeri Kota Tasikmalaya, tahun ajaran 2018/2019.
PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Refi Fauziyati Thaharputri; Edi Hernawan; Mufti Ali
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah salah satu aset untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. lewat pendidikan bermutu, bangsa dan negara akan memiliki martabat yang tinggi di tingkatinternasional. Di negara maju, komitmen untuk meningkatkan cara berpikir tingkat tinggi (high order thinking) telah meningkat. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia karena peserta didik masih kesulitan jika menghadapi soal yang ranahnya memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi sehingga menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir. Salah satu langkah dalam mengembangkan kemampuan berpikir tinggi peserta didik adalah dengan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiada tidaknyapengaruhmodel Group Investigationterhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 7 Kota Tasikmalaya pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah trueexperiment, dengan desain penelitianPost-Test-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA yang terdiri atas kelas MIPA 1 sampai MIPA 5. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas dengan menggunakan clusterrandom samplingyaitu kelas XI MIPA-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA-2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis menggunakan soal uraian dan kemampuan pemecahan masalah menggunakan soal uraian pada materi sistem ekskresi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji ancova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Group Investigationterhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik di kelas XI MIPA SMA Negeri 7 Kota Tasikmalaya.
PENGARUH MODEL ARGUMENT-DRIVEN INQUIRY (ADI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM KOORDINASI Imas Deby Cahya Komarawati; Endang Surahman; Egi Nuryadin
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi pembelajaran yang diperlukan di abad ke-21 yaitu “The 4Cs” - communication, collaboration, critical thinking, and creativity. Kompetensi-kompetensi tersebut penting diajarkan kepada siswa dalam konteks bidang studi inti dan tema abad ke-21. Selain itu, berdasarkan paparan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia kompetensi masa depan seperti keterampilan berkomunikasi, dan keterampilan berpikir jernih dan kritis merupakan 2 dari 10 alasan pengembangan kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 menginginkan peserta didik mampu memiliki sumber daya dalam membangun kerangka berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMAN 6 Tasikmalaya terhadap materi sistem koordinasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 hingga Juli 2019 di SMAN 6 Tasikmalaya. Metode penelitian adalah Quasi Experiment dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI MIA SMAN 6 Tasikmalaya sebanyak 7 kelas yang terdiri dari 252 siswa dan sampel yang digunakan dalam 2 kelas diambil menggunakan teknik pupossive sampling, yaitu kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 7 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan berpikir kritis dalam bentuk esai 20 pertanyaan dan hasil belajar dalam bentuk pertanyaan pilihan ganda sebanyak 30 pertanyaan. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan uji ancova dengan tingkat signifikan () = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMAN 6 Tasikmalaya pada materi sistem koordinasi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP SIKAP ILMIAH Yulia Rosdiana; Edi Hernawan; Dea Diella
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap sikap ilmiah peserta didik pada sub materi psikotropika di kelas XI MIPA. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan Juli 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment serta desain penelitian yang digunakannya adalah Posttest Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 7 Tasikmalaya sebanyak 5 kelas yang terdiri dari 181 peserta didik dan sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas diambil dengan menggunakan teknik cluster ramdom sampling yaitu kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah non tes yang berupa angket sikap ilmiah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji prasyarat normalitas kolmogorov-smirnov dan homogenitas levene’s test. Uji hipotesis menggunakan uji independent t dengan bantuan software SPSS for windows versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap sikap ilmiah peserta didik pada sub materi psikotropika di kelas XI MIPA.
HUBUNGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP PSIKOTROPIKA Euis Roswati; Edi Hernawan; Ryan Ardiansyah
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik pada sub konsep Psikotropika di Kelas XI SMA Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini di laksankan pada bulan Oktober 2018 sampai Mei 2019 di SMA Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI SMA di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 2 kelas dengan jumlah peserta didik 60. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah sampling jenuh dimana semua populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian yang digunakan ialah berpikir kritis dan hasil belajar pada sub konsep Psikotropika. Teknik analisis data yang digunakan ialah Korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik dengan kontribusi keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar peserta didik sebesar 38,2% sehingga semakin tinggi tingkat berpikir kritis peserta didik maka semakin besar hubungan fungsional terhadap hasil belajar.
PERBEDAAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) DAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Mery Kristin; Edi Hernawan; Liah Badriah
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang merupakan kompetensi di kurikulum 2013 adalah keterampilan pemecahan masalah. Namun, dalam proses pembelajaran guru belum memberdayakan keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keterampilan pemecahan masalah peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Search Solve Create and Share (SSCS) dan model pembelajaran Discovery Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri di Tasikmalaya sebanyak 8 kelas yang terdiri dari 288 peserta didik dan sampel yang digunakan 2 kelas diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas model pembelajaran Search Solve Create and Share (SSCS) dan model pembelajaran Discovery Learning. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan pemecahan masalah dengan bentuk tes berupa soal uraian. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikan (α) = 0,05. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis didapat kesimpulan bahwa terdapat perbedaan keterampilan pemecahan masalah peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Search Solve Create and Share (SSCS) dan model pembelajaran Discovery Learning.

Page 4 of 10 | Total Record : 93