cover
Contact Name
Irfan Prasetia
Contact Email
iprasetia@ulm.ac.id
Phone
+628115017165
Journal Mail Official
jtb@ulm.ac.id
Editorial Address
Kampus Fakultas Teknik Banjarmasin Jl. Brigjen H. Hasan Basri Jl. Kayu Tangi, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknologi Berkelanjutan
ISSN : 23028394     EISSN : 26209276     DOI : https://doi.org/10.20527/jtb.v7i01.110
Jurnal Teknologi Berkelanjutan (JTB) is available free of charge (open access) for all readers. The articles in JTB are the results of scientific research, contributions of ideas, and solutions offered for existing problems. JTB focuses on publishing scientific articles in the fields of civil and environmental engineering.
Articles 196 Documents
COMPETITION SELECTION MODES BETWEEN MOBIL TRAVEL (MINIBUS) WITH AIRCRAFT THESE TANJUNG – SYAMSUDIN NOOR AIRPORT BANJARMASIN Eko Fiftadi
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 5 No 02 (2016): Vol 05 No 02
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.52 KB)

Abstract

Asal dan Tujuan yang sama antara moda travel (minibus) dengan pesawat udara yaitu Tanjung ke Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dan sebaliknya menyebabkan terjadinya kompetisi antara kedua moda yang dipengaruhi oleh karakteristik pelaku perjalanan dan karakteristik moda dalam pemilihan moda. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja dari karakteristik pelaku perjalanan yang mempengaruhi pemilihan moda dan memperoleh suatu model pemilihan yang dapat menjelaskan probabilitas pelaku perjalanan serta sensitifitas model tersebut dalam memilih moda antara travel (minibus) dan pesawat udara. Studi dilakukan dengan pendekatan model binomial logit. Data primer yang dibutuhkan untuk analisis didapat dengan cara wawancara dengan melibatkan sebanyak 100 responden dengan menggunakan Teknik Stated Preferences dengan Skala Rating. Selanjutnya data primer dianalisis dengan bantuan Program SPSS. Penelitian menghasilkan model pemilihan moda untuk moda travel (minibus) dan pesawat udara dengan persamaan UMB-UPU = 0,515 - 0,008x1 - 0,477x2. Dengan faktor-faktor yang dipertimbangkan adalah selisih utilitas biaya perjalanan (x1) dan waktu tempuh perjalanan (x2). Dari uji sensitifitas, diketahui bahwa kecendrungan memilih travel (minibus) lebih besar jika selisih biaya travel (minibus) dengan pesawat udara lebih besar dari Rp 250.000 dan jika selisih waktu perjalanan travel (minibus) dengan pesawat udara lebih kecil dari 5 jam.
THE STRATEGY OF RENTAL FLAT MANAGEMENT ON PALANGKA RAYA CITY Giris Ngini
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 5 No 02 (2016): Vol 05 No 02
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.073 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tentang kondisi flat sewa di Palangka Raya dengan Studi Kasus Sesep madu. Ketidaknyamanan muncul disebabkan karena kondisi Rusunawa Sesep Madu yang telah 4 tahun dihuni mulai menunjukkan kualitas hunian yang buruk. Tingkat hunian Rusunawa Sesep Madu ini terbilang rendah akibat kualitas bangunan yang rendah, diantaranya di lihat dari adanya kebocoran air, paving block banyak yang rusak, rolling door macet, cat mengelupas dan sebagainya. Begitu pula terhadap sistem kebersihan lingkungan, sistem keamanan serta sistem pemeliharaan dan perbaikan kerusakan bangunan dinilai kurang memadai. Hal ini sangat berpengaruh terhadap minat masyarakat untuk tinggal dan menyewa di bangunan rusunawa tersebut yang di nilai sangat kurang.Serangkaian survei dilakukan. Data dikumpulkan dengan cara observasi pada kondisi fisik rusunawa dan melalui wawancara dengan penyewa. Kondisi termasuk yang berkaitan dengan lokasi, unit hunian, dan fasilitas pendukung. Pendekatan yang diambil untuk menjawab pertanyaan penelitian adalah dengan melalui persepsi. Persepsi yang di maksud adalah persepsi dari pengguna rusunawa. Hal tersebut dapat ditempuh dengan penelitian bahwa respon dan harapan dari penghuni di dalam menggunakan atau memilih menggunakan fasilitas yang dimaksud di indikasikan oleh persepsi.Pengolahan data dan analisis dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut: Analisis Deskriptif. Analisa deskriptif Analisa deskriptif digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi eksisting rusunawa dan pihak yang terkait dengan rusunawa termasuk penghuni dan pengelola rusunawa dan Importance Performance Analysis (IPA), Analisis persepsi dan harapan penghuni terhadap kondisi yang ada menggunakan data dari kuesioner. Kuesioner yang diajukan kepada responden diberikan pilihan jawaban dengan menggunakan skala lima tingkat (Semantik Diferensial).Persepsi penghuni adalah bahwa terdapat beberapa kondisi fasilitas rusunawa yang masih jauh dari harapan, yaitu kelancaran akses jalan di sekitar lingkungan rusunawa, luasan unit hunian rusunawa, fasilitas jemuran pakaian rusunawa, fasilitas air bersih rusunawa, sarana pembuangan air limbah rusunawa, sarana tempat pembuangan sampah rusunawa, pelayanan dari pengelola dalam hal operasional dan pengelolaan fasilitas rusunawa dan peran serta pemerintah daerah dalam hal pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas rusunawa. Oleh karena itu Perlunya studi lanjutan tentang dampak yang muncul dari kesenjangan antara persepsi dan harapan penghuni rusunawa dari sudut pandang ekonomi dan sosial, serta dari aspek finansial pengelolaan fasilitas yang bersangkutan.
ANALYSIS OF FARMER PERCEPTION TO OPERATION AND EXPLOITATION RAINFED RICE FIELD IN THE PULAU LAUT TIMUR KOTABARU Irwan Azhar
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 5 No 02 (2016): Vol 05 No 02
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1658.046 KB)

Abstract

Berdasarkan Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru tahun 2016, produksi terbesar padi dihasilkan dari sawah tadah hujan yang tersebar dibeberapa wilayah di Kecamatan Pulau Laut Timur. Dengan adanya OP pada sawah tadah hujan diharapkan meningkatkan pelayanan kepada petani setempat. Untuk mengevaluasi OP tersebut dapat diukur dengan mengukur dimensinya yang berupa: 1) Sarana / prasarana fisik, 2) Sarana penunjang, 3) Organisasi, 4) Dokumentasi, kondisi kelembagaan, dan 5) Produktivitas tanam. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat persepsi petani terhadap kegiatan OP, kemudian memberikan rekomendasi untuk prioritas pengembangan dan perbaikan pengelolaan OP. Dengan menggunakan metode penyebaran kuis untuk persepsi dan harapan petani di Kecamatan Pulau Laut Timur.Data diolah dengan analisis deskriptif kuantitatif, analisis tingkat kesesuaian TKi, analisis kuadran untuk menentukan urutan prioritas perbaikan OP, dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas (independen) terhadap variabel tetap (dependen) pada OP sawah tadah hujan. Adapun hasil dari 1) Analisis tingkat kesesuaian petani berada pada kategori tidak puas, dengan persentase TKi ≤ 100%. 2) Analisis kuadran menunjukan prioritas perbaikan utama pada kuadran IV (empat), yakni berada dalam prioritas rendah, variabelnya terdapat pada (X3,4), dimana kondisi ini tidak sesuai dengan harapan petani. 3) Analisis dengan uji Mann-Whitney diperoleh nilai negatif (-), dimana variabel independen tidak memberikan pengaruh yang kuat terhadap variabel dependen, hal ini ditujukan pada dimensi sarana / prasarana fisik dan fasilitas kegiatan OP.Rekomendasi perbaikanya dengan cara meningkatkan kesadaran petani menjaga dan merawat saluran. Perlunya pembangunan infrasruktur irigasi teknis/setengah teknis sehingga menujang kesuksesan kegiatan pertanian.
Studi Kasus Analisis Kerusakan Abutmen Jembatan Sungai Bahalang Kalimantan Tengah Gawit Hidayat
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13800.079 KB)

Abstract

Bahalang Bridge is a Class B truss bridge crossing the Bahalang River in Ampah (Central Kalimantan). Itwas built to connect roads for coal transportation. The bridge structure has a problem, namely an abutment failure in itseast-side abutment. There has been a 30-degree rotation that the back side of abutment has moved about 2 metersdownward and slipped from its place about 1 meter to the river. The purpose of this study is to study the behavior of thesoil layers around the abutment and to find out the main cause of failure. The analysis is based on approximatecalculation using Plaxis and Xstabl computer packages. Two options of calculation are considered. In the first option awater level of29.5 m is used. Xstabl shows an SFmin of 0.764 and Plaxis shows a total displacement of 64.5 m. In thesecond one the water level of the river is assummed to be 27.4 m. Xstabl shows an SFmin of 0.807 and Plaxis shows atotal displacement of 4.15 m. The results suggest that the collapse already took place during the backfill activity on theeast-side approach road. During that process the backfill material consisting of sand was laid too rapidly by directdumping from truck and spreading by excavator.s. The total displacement is 6.45 m. The pile bending moments aerfound to be above the allowable value, that is 57.81 kNm in front of the piles, and 63.90 kNm on the back. It can beconcluded that the failure is due to excessive displacement that has. the potential to damage the piles.
Kajian Penggunaan Batu Riam dari Desa Gunung Karasik Kabupaten Barito Timur pada Campuran Laston Lapis Aus Desriantomy Desriantomy; Hudan Rahmani
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10840.491 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi transportasi, pembangunan dan peningkatan jalan diKalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Barito Timur juga meningkat. Hal ini membawa pada kebutuhan akanbahan/material yang semakin besar. Selanjutnya, diharapkan pula adanya material alternatif yang memenuhi standarmutu yang ditetapkan Bina Marga serta memenuhi pertimbangan dari segi ekonomis, kontinuitas suplai dan kelancarandistribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah batu riam dari Desa Gunung Karasik Kabupaten BaritoTimur dapat memenuhi persyaratan/spesifikasi yang telah ditetapkan dan dapat digunakan sebagai agregat padacampuran pembentuk Laston Lapis Aus (AC-WC). Berdasarkan hasil pemeriksaan sifat-sifat fisik agregat, batu riamdari Desa Gunung Karasik Kabupaten Barito Timur memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Perencanaan campuranmenggunakan metode Asphalt Institute sedangkan pembuatan benda uji serta pengujian mutu hasil percobaanmenggunakan cara Marshall. Untuk mengetahui pengaruh pemakaian batu pecah yang berasal dari batu riam tersebutterhadap campuran, dibuat 3 (tiga) komposisi campuran dengan masing-masing 5 (lima) variasi kadar aspal. Komposisicampuran yang direncanakan terdiri dari Komposisi A (Batu Pecah 49%, Pasir 15%, Abu Batu 36%), Komposisi B(Batu Pecah 48%, Pasir 15%, Abu Batu 37%) dan Komposisi C (Batu Pecah 47%; Pasir 15%, Abu Batu 38%), denganvariasi kadar aspal 5%; 5,5%; 6%; 6,5% dan 7%. Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini menunjukkan bahwabatu pecah yang berasal dari batu riam Desa Gunung Karasik Kabupaten Barito Timur dapat digunakan sebagai bahanperkerasan jalan ditinjau dari sifat-sifat fisiknya. Berdasarkan hasil tes Marshall diperoleh nilai stabilitas tertinggi padaKomposisi A dengan kadar aspal 5% (1253,070 kg) dan flow tertinggi terjadi pada Komposisi C dengan kadar aspal 7%(2,74 mm). Nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) untuk Komposisi A sebesar 6,7%, Komposisi B sebesar 6,55%,Komposisi C sebesar 6,8% sedangkan nilai stabilitas tertinggi pada KAO adalah untuk Komposisi A, yaitu sebesar I 025kg dan flow sebesar 2,65 mm.
Pengoptimalan Pelayanan Lalu Lintas di Persimpangan Sessi Muya Baret Rev
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13765.641 KB)

Abstract

Persimpangan Jalan A. Yani dan Gatot Sobroto Banjarmasin merupakan bagian dari ruas jalan arteri yangdirencanakan akan menjadi persimpangan berbentuk palang (simpang empat). Hal ini dilakukan karena tingkatkemacetan yang tinggi di Jalan Gatot Subroto yang merupakan jalan altematif di Kota Banjarmasin, sekalipun jalantersebut sudah sering mengalami pelebaran. Perlu dilakukan peningkatan pengaturan sistem lalu lintas agar kondisi lalulintas tetap terjaga lancar dan jumlah kemacetan dapat ditekan sekecil mungkin. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana sistem manajemen simpang Jalan A. Yani dan Gatot Subroto Banjarmasin dapat dioptimalkansehingga memungkinkan pemecahan masalah pelayanan arus lalu lintas di persimpangan tersebut. Altematif I adalahmeningkatkan pelayanan melalui pelebaran Jalan A. Yani dari dalam kota dan pelebaran Jalan Gatot Subroto pada sisikanan jalan dari arah menuju Jalan A. Yani. Sedangkan AltematifII adalah pembuatan.fly over pada Jalan A. Yani daridalam kota. Hasil penelitian menunjukkan nilai tundaan rata-rata persimpangan A. Yani dan Gatot Subroto pada kondisiyang ada adalah sebesar 34,83 det/smp dengan tingkat pelayanan D untuk untuk jam puncak pagi hari, sebesar 29, 11det/smp dengan tingkat pelayanan D untuk jam puncak siang hari, dan 46,19 det/smp dengan tingkat pelayanan E untukjam puncak sore hari. Altematif I dengan 3 fase memberikan nilai tundaan sebesar 22, 44 det/smp dengan tingkatpelayanan C untuk jam puncak pagi hari, sebesar 20,45 det/smp dengan tingkat pelayanan C untuk jam puncak sianghari, dan sebesar 24,45 det/smp dengan tingkat pelayanan C untuk jam puncak sore. Altematif II dengan 2 fasememberikan nilai tundaan sebesar 6,11 det/smp dengan tingkat pelayanan B untuk jam puncak pagi hari, sebesar 6,10det/smp dengan tingkat pelayanan B untuk jam puncak siang hari, dan sebesar 6,03 det/smp dengan tingkat pelayanan Buntuk jam puncak sore. Altematif II, yaitu pembuatan.fly over pada Jalan A. Yani menuju luar kota, merupakan caraterbaik dalam mengoptimalkan tingkat pelayanan pada Jalan A. Yani dan Gatot Subroto.
An Approach to Information Retrieval from Construction Images Aqli Mursadin
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10193.331 KB)

Abstract

Construction images are potentially valuable sources of information. However, there are several problemsrelated to its retrieval mainly relating to understanding of the semantics of the corresponding content. Additionally, theinformation is. very much unstructured in nature. These problems have been solved by the development of conceptsenabling the content to be represented in structured form. The framework proposed for this is described. It is based onthe use of domain-specific concepts to retrieve image content and contextual information to improve contentunderstanding. A mathematical framework is also developed based on a Bayesian approach to make the implementationpossible for construction image classification. This robust framework enables fusion of related domain knowledge withnew information in a versatile manner. An example demonstrates how it is possible to combine information from bothavailable image data and domain knowledge to understand construction image content.
Sistem Aplikasi Kontrol Bangunan untuk Kota Banjarmasin Rusdi HA
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9929.138 KB)

Abstract

Pembangunan rumah toko (ruko) di Bartjarrnasin demikian pesatnya. Kontrol dalam pemberian izinmendirikan bangunan (1MB) terkesan kurang baik karena ruko terlihat dibangun hampir disetiap pelosok kota.Perangkat kerja untuk keperluan pemberian IMB dan izin usaha saat ini menggunakan lembaran-lembaran peta dan datayang ditulis secara manual atau suatu database yang terpisah. Perangkat kerja seperti ini mempersulit proses pemberian1MB karena kelayakan izin pada suatu zona sulit dikontrol. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengelolaanbangunan yaitu dengan mengembangkan suatu model Sistem Aplikasi Kontrol Bangunan (Building Control Systemdiberinama BCS), yang dapat memberikan masukan kepada pembuat keputusan dalam pemberian IMB. BCS dibuatmemakai paket grafis dan database. Paket grafis digunakan untuk menggambar peta dan menyimpan ruko berupaobyek. Paket database digunakan untuk menyimpan data alfanumerik dari obyek. Kedua paket ini disatukan oleh userinterface, membentuk suatu sistem. Ruka barn digambarkan melalui paket gratis. Kemudian data non grafisnyadimasukkan ke paket database. Bila ruko tersebut masih memenuhi persyaratan kelayakan bangun, maka akan munculpemyataan layak bangun. Sistem ini dibuat memakai AutoCAD dan Excel dan terbukti dapat berjalan normal.
Kajian Sistem Pasokan Berbasis Lean Construction pada Proyekproyek Konstruksi di Balikpapan Hikmah Maya Sari
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13507.191 KB)

Abstract

Kelancaran aliran infonnasi dan sumber daya di dalam suatu rantai pasokan tergantung pada sistem pasokanyang terjadi. Sistem pasokan yang tidak efektif akan sangat berpengaruh terhadap proses produksi sehingga berakibatpada meningkatnya waktu penyelesaian proyek. Pada proyek-proyek konstruksi di Balikpapan, berdasarkan pengamatandi lapangan, terdapat masalah-masalah yang berhubungan dengan ketidaklancaran sistem pasokan. Masalah-masalah iniberupa terjaclinya kelangkaan material berupa semen clan kayu sehingga kebutuhan akan keclua material tersebut ticlakdapat terpenuhi, keterlambatan pasokan besi, sering terjadinya perubahan desain dan desain struktur yang belumlengkap, perencanaan terhadap aliran pekerjaan yang kurang baik, masalah dalam negosiasi pekerjaan,dengan pemilik,dan terdapatnya cacat produk sehingga diperlukan pekerjaan tambahan untuk memperbaikinya. Hal ini dapat dipandangsebagai rangkaian indikasi dari sistem pasokan yang tidak efektif. Karena itu diperlukan suatu strategi untukmengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem pasokan yang ada pada sampel proyek konstruksiyang diambil di Balikpapan, mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam sistem pasokan yang diterapkan selama ini,dan mengkaji pelaksanaan sistem pasokan yang ada dengan strategi yang berbasis pada prinsip dan teknik leanconstruction. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kualitatif dan kuantitatif, denganmelakukan langkah-langkah identifikasi sistem pasokan yang terjadi pada objek penelitian, identifikasi masalah yangdihadapi dalam sistem pasokan yang ada, penyelidikan terhadap penyebab dari masalah yang terjadi, penyelidikanterhadap upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, dan pengkajian terhadap sistem pasokan yangterjadi clengan prinsip dan teknik lean construction. Berdasarkan kajian ini dapat dilihat tingkat kesesuaian sistempasokan yang acla clengan strategi sistem pasokan berbasis lean construction. Hasil analisis yang clilakukanmenunjukkan bahwa pola sistem pasokan yang terjadi pada proyek pembangunan mall dan condotel Pasar Baru Squareclan Balikpapan Trade Center membentuk pola umum, seclangkan pola khusus terjadi pada proyek pembangunan HotelB-Square Bandara Sepinggan. Sistem pasokan yang ada pada proyek konstruksi yang dipelajari sudah hampir efektif,walaupun masih ada masalah yang terjadi yaitu ketidaklancaran sistem pasokan. Tingkat kesesuaian rata-rata yangdidapat adalah 1,28 (63,92%) dalam skala O - 2 yang digunakan, artinya tingkat kesesuaian penerapan strategi sistempasokan yang ada sudah agak sesuai dengan prinsip-prinsip lean construction.
Studi Pemahaman dan Penerapan Standard Kompetensi Keterampilan Kerja Tenaga Kerja pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi Candra Yuliana
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8916.083 KB)

Abstract

Kepala tukang dan tukang merupakan penggerak dan pelaksana utama dalam pelaksanaan suatu proyekkonstruksi. Seiring terns berkembang dan bertambahnya proyek konstruksi di Banjarmasin, maka kepala tukang dantukang harus memiliki keahlian yang sesuai dengan standar yang ada. Hal ini di dukung dengan adanya StandarKompetensi Keterampilan Nasional Indonesia yang dikeluarkan dan ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umumuntuk bidang keterampilan kepala tukang dan tukang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman kepalatukang dan tukang terhadap standar kompetensi keterampilan kerja dan untuk mengetahui penerapannya pada proyekproyekkonstruksi di Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah uji validitas,uji reliabilitias, dan analisis deskriptif(nilai rata-rata). Berdasarkan hasil analisa data survey berupa kuisioner dan wawancara dari 7 proyek konstruksi (90tukang dan 7 kepala tukang) yang sedang dilaksanakan di Banjarmasin, diperoleh persentase pemahaman sebesar79,63% (tukang batu), 88,15% (tukang kayu), dan 88,75% (tukang besi/beton) 90,47% (kepala tukang batu), 95,92%(kepala tukang kayu), dan 92,86% (kepala tukang besi/beton). Untuk penerapan standar kompetensi keterampilan kerjakepala tukang dan tukang pada proyek konstruksi persentase penerapan sebesar 33,7% (tukang batu), 30,37% (tukangkayu), 27,09% (tukang besi/beton) 14,28% (kepala tukang batu), 20,41% (kepala tukang kayu), dan 26,19% (kepalatukang besi/beton). Pada proyek konstruksi sebagian besar kepala tukang dan tukang memahami standar kompetensiketerampilan kerja akan tetapi tidak diikuti dengan penerapannya.

Page 7 of 20 | Total Record : 196