cover
Contact Name
Adiyanna Adam
Contact Email
adiyanaadamm@gmail.com
Phone
+6281340137313
Journal Mail Official
juangajurna21@gmail.com
Editorial Address
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAl) BABUSSALAM SULA Jin. Yossudarso KM. 10 Kecamatan Sanana Utara, email :stai.babussalamsula@yahoo.co.id Tip. {0929) 2221135
Location
Kab. kepulauan sula,
Maluku utara
INDONESIA
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 24601381     EISSN : 27977226     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan berisi tentang persoalan agama dan ilmu pengetahuan secara umum diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Persepsi Siswa MAN 2 Kota Tidore Terhadap Materi Perjuangan Islam di Nusantara Dalam Mata Pelajaran SKI Jumati, Rosmina
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, Vol.09 No. 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek di MAN 2 Tidore, menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan melalui tiga siklus intervensi guna mengidentifikasi dan mengatasi kendala yang menyebabkan rendahnya partisipasi dan motivasi siswa. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, sehingga memungkinkan triangulasi data untuk memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi aktif, motivasi belajar, dan pemahaman mendalam terhadap materi Perjuangan Islam di Nusantara. Penerapan metode interaktif seperti diskusi, studi kasus, dan simulasi terbukti efektif dalam mengaitkan teori dengan praktik, sehingga nilai-nilai moral seperti keberanian, kejujuran, dan keadilan dapat diinternalisasi oleh siswa dengan lebih optimal. Melalui penerapan model pembelajaran ini, guru tidak hanya mengubah dinamika kelas, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung diskusi kritis dan kolaborasi. Siswa didorong untuk mengeksplorasi berbagai sumber informasi dan mempresentasikan temuan mereka, yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta kreativitas. Temuan penelitian ini mendukung pengembangan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif, guna mencetak generasi yang unggul secara akademik serta memiliki karakter yang kuat dan etika tinggi.
Kajian Historis Peran Ulama Tidore dalam Perkembangan Islam dan Relevansinya Pada Pembelajaran SKI di MAN 2 Kota Tidore Jumati, Rosmina
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, Vol.10 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran ulama Tidore dalam perkembangan Islam serta relevansinya dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 2 Kota Tidore. Ulama Tidore berperan strategis dalam aspek keagamaan, sosial, politik, dan pendidikan, khususnya dalam membentuk struktur masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan metode sejarah, penelitian ini menganalisis kontribusi ulama melalui studi kepustakaan, wawancara dengan tokoh agama, dan analisis dokumen sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Tidore berperan sebagai pemimpin moral dan pendidik yang mendirikan lembaga pendidikan Islam tradisional seperti halaqah dan pesantren. Kajian ini juga menemukan bahwa sejarah ulama Tidore belum sepenuhnya terintegrasi dalam kurikulum SKI, meskipun memiliki nilai edukatif yang tinggi bagi peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan materi sejarah lokal dalam pembelajaran SKI guna meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap warisan keislaman daerahnya. Integrasi kajian ini diharapkan dapat memperkuat identitas keislaman generasi muda dan melestarikan sejarah Islam lokal di tengah arus globalisasi.
Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Berbasis Digital di MAN 2 Kota Tidore Jumati, Rosmina
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, Vol.10 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 2 Kota Tidore. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran SKI berbasis digital yang efektif, menarik, dan relevan dengan konteks era revolusi industri 4.0. Pendekatan Research and Development (R&D) digunakan untuk merancang, menguji, dan menyempurnakan model melalui tiga siklus intervensi di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model digital secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi Perjuangan Islam di Nusantara. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengaitkan nilai-nilai moral seperti keberanian, kejujuran, dan keadilan dengan konteks sejarah yang mereka pelajari. Peran guru sebagai fasilitator dan pendamping sangat menentukan keberhasilan model pembelajaran ini, terutama dalam membantu siswa beradaptasi dengan metode baru dan memanfaatkan teknologi secara optimal. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis teknologi, sehingga dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital serta mencetak generasi yang unggul secara akademik dan memiliki karakter keislaman yang kuat.
Strategi Dakwah Nabi Muhammad Saw Di Makkah Tamima, Rahim
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, Vol.10 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas strategi dakwah Nabi Muhammad Saw. di Makkah, yang terdiri atas dua fase utama: dakwah secara rahasia dan dakwah secara terbuka. Dalam prosesnya, Nabi menerapkan pendekatan personal dengan mengajak keluarga dan sahabat terdekat, pendekatan rasional melalui argumentasi tauhid, serta pendekatan sosial dengan membentuk komunitas Muslim di rumah Al-Arqam. Meskipun menghadapi tantangan berat, dakwah Nabi terus berkembang berkat strategi yang cermat dan penuh kebijaksanaan. Penelitian ini juga mengkaji relevansi strategi dakwah tersebut dalam dunia pendidikan Islam saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan personal dapat diterapkan dalam hubungan guru-siswa, pendekatan rasional dalam metode pembelajaran berbasis analisis kritis, serta pendekatan sosial dalam pembentukan komunitas belajar. Dengan demikian, strategi dakwah Nabi tidak hanya berkontribusi pada penyebaran Islam di masa lalu, tetapi juga memberikan inspirasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang efektif di era modern.
Integrasi Kearifan Lokal Maluku Utara Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Ternate Tamhir, Lukman
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.01 ( 2025 ) Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal Maluku Utara dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Negeri Ternate. Kearifan lokal seperti nilai-nilai Islam dalam budaya Kesultanan Ternate-Tidore, tradisi lisan, dan adat istiadat lokal dijadikan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman dan ketertarikan peserta didik terhadap materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Peneliti juga berperan langsung sebagai guru SKI yang mengimplementasikan integrasi tersebut dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal membuat siswa lebih mudah memahami materi dan merasa terhubung secara emosional dengan sejarah Islam yang diajarkan. Narasi sejarah yang relevan dengan identitas kultural siswa meningkatkan antusiasme dan partisipasi mereka di kelas. FGD dengan guru dan tokoh adat mengungkapkan bahwa metode ini mendukung internalisasi nilai-nilai keislaman secara alami. Namun, keterbatasan bahan ajar berbasis lokal menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui kolaborasi antara pendidik dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan kurikulum tematik berbasis budaya lokal untuk memperkuat pembelajaran SKI yang bermakna
Transformasi Pendidikan Islam dalam Menghadapi Era Disrupsi Sosial: Studi pada STAI Babussalam Sula Takim, Syahrul; Adam, Adiyana; Umasugi, Mohtar; Yakseb, Amirudin
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.01 ( 2025 ) Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana lembaga pendidikan Islam, khususnya STAI Babussalam Sula, merespons tantangan era disrupsi sosial yang ditandai oleh perubahan teknologi, pergeseran nilai sosial, dan kesenjangan akses informasi. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan menghadapi tantangan serius dalam integrasi teknologi, kesiapan sumber daya manusia, serta adaptasi kurikulum. Meskipun infrastruktur digital masih terbatas, STAI Babussalam Sula telah menunjukkan upaya strategis melalui pengembangan kurikulum berbasis teknologi dan nilai keislaman, pemanfaatan media sosial sebagai sarana pembelajaran, serta penguatan pendidikan karakter. Temuan ini dianalisis menggunakan teori disrupsi sosial, pendidikan transformatif, dan pembelajaran abad ke-21. Kesimpulan dari studi ini menyatakan bahwa lembaga pendidikan Islam dapat menjadi aktor penting dalam menjembatani tantangan global dan lokal melalui inovasi berbasis nilai. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pendidikan Islam yang kontekstual dan berkelanjutan di wilayah tertinggal.
Penggunaan Bahasa Ternate di Kalangan Siswa MAN 1 Ternate: Studi Kasus Pemahaman dan Penggunaan Sehari-hari”, Gani, Rusna; Adam, Adiyana
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.01 ( 2025 ) Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal Maluku Utara dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Negeri Ternate. Kearifan lokal seperti nilai-nilai Islam dalam budaya Kesultanan Ternate-Tidore, tradisi lisan, dan adat istiadat lokal dijadikan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman dan ketertarikan peserta didik terhadap materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Peneliti juga berperan langsung sebagai guru SKI yang mengimplementasikan integrasi tersebut dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal membuat siswa lebih mudah memahami materi dan merasa terhubung secara emosional dengan sejarah Islam yang diajarkan. Narasi sejarah yang relevan dengan identitas kultural siswa meningkatkan antusiasme dan partisipasi mereka di kelas. FGD dengan guru dan tokoh adat mengungkapkan bahwa metode ini mendukung internalisasi nilai-nilai keislaman secara alami. Namun, keterbatasan bahan ajar berbasis lokal menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui kolaborasi antara pendidik dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan kurikulum tematik berbasis budaya lokal untuk memperkuat pembelajaran SKI yang bermakna
Epistemologi Pendidikan Islam dalam Masyarakat Multikultural: Membangun Toleransi Melalui Pendekatan Integral Bayani-Burhani-Irfani: Membangun Toleransi Melalui Pendekatan Integral Bayani-Burhani-Irfani Buamona B, Samsudin
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.01 ( 2025 ) Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to analyze how the Islamic epistemological approaches—bayani, burhani, and irfani—can be integrally employed to formulate a tolerant and inclusive Islamic education framework within multicultural societies without falling into value relativism. This qualitative study employs a literature review method, drawing from classical and contemporary works on Islamic epistemology and multicultural education. The findings reveal that bayani provides normative foundations through textual and revelatory sources; burhani fosters critical reasoning based on social reality; while irfani refines spiritual sensitivity and empathy. When integrated methodologically, these three approaches form a comprehensive Islamic educational model that is both value-based and open to dialogue. This integration avoids the pitfalls of epistemological extremism and ethical relativism. An Islamic education based on this integral epistemology offers a new paradigm for transformative, humanistic, and contextual pedagogy amid the complexity of global diversity.
Pendidikan Tinggi dan Budaya Mutu STAI Babussalam Sula Maluku Utara Umasugi, Hamzah; Gorontalo, Rifani
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.01 ( 2025 ) Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to determine the formation of a quality education system and the relationship between higher education and quality culture. The method used is qualitative with a grounded research approach, namely obtaining data directly and then analyzing the data systematically. Some of the results are that in efforts to improve the quality of education, every lecturer is required to write articles/journals every semester. In the learning aspect, lecturers are also required to innovate as an effort to encourage students to create a culture of quality by including and even involving them in improving quality at STAI Babussalam Sula, North Maluku. To improve the quality of education, various academic and non-academic activities are reflected in innovative teaching approaches, and various forms of guidance and coaching to help students achieve success in their studies and prepare them to face challenges in the professional world after graduation. From the financing side, STAI also always strives to meet every unit's needs and can deliver a harmonious financial reporting system from bottom to top.
Menakar Relevansi Pembelajaran Nahwu dan Sharaf dalam Konstruksi Skripsi: Perspektif Mahasiswa Semester Akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ternate Akil, Aslamia; Yainahu, Ersya S.; Jangaopa, Nurmianti; Al-Haddad, Siti Hajar; Hasan, Ummi; Adam, Adiyana; Said, Sayuti Atman
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.01 ( 2025 ) Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menakar relevansi pembelajaran ilmu Nahwu dan Sharaf terhadap konstruksi skripsi mahasiswa semester akhir Program Studi Bahasa Arab di IAIN Ternate. Nahwu dan Sharaf sebagai fondasi dalam memahami struktur dan makna bahasa Arab semestinya menjadi bekal utama mahasiswa dalam menulis karya ilmiah, terutama skripsi. Namun, dalam praktiknya, tidak semua mahasiswa mampu mengaplikasikan dua ilmu tersebut secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 10 mahasiswa semester akhir yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mayoritas mahasiswa menyadari pentingnya Nahwu dan Sharaf, hanya sebagian kecil yang aktif menggunakannya dalam proses penulisan skripsi. Faktor penghambatnya antara lain lemahnya penguasaan lanjutan, kurangnya sumber belajar, serta minimnya perhatian terhadap aspek kebahasaan dalam proses penyusunan. Oleh karena itu, perlu adanya integrasi antara pembelajaran Nahwu-Sharaf dengan praktik penulisan akademik, serta dukungan kurikulum dan bimbingan yang berorientasi pada penerapan kebahasaan secara nyata dalam skripsi.

Page 9 of 11 | Total Record : 104