cover
Contact Name
ANA WIGUNANTININGSIH
Contact Email
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Phone
+6285642011114
Journal Mail Official
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Kec. Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57722
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Maternal
ISSN : 25413120     EISSN : 25415085     DOI : http://dx.doi.org/10.54877
The Journal of Maternal particularly focuses on the main problems in the development of the vocational health areas as follows: - Basic Midwifery - Midwifery science - Maternal Health - Public Maternal Health - Reproduction Health - Mother and child health - Nutrition
Articles 159 Documents
EFEKTIVITAS EDUKASI VIRTUAL BERBASIS VIDEO TENTANG PENERAPAN PERSONAL HYGIENE SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PENULARAN COVID-19 DI DUKUH TROWANGSAN, COLOMADU, KARANGANYAR Yeni Anggraini; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 5, No 1 (2021): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.104 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v5i1.826

Abstract

The transmission of Covid-19 in the community is still ongoing, this causes Covid-19 cases to continue to grow. One of the steps to be able to solve this extraordinary case, is to socializethe movement of keeping higyene personal when outside the house or as soon as it reachesinside the home environment. This concept is expected to reduce and even break the chain ofCovid-19 infection (Buana, 2020). This study aims to analyze the effectiveness of video-basedvirtual education on the application of personal hygiene as an effort to control the transmissionof Covid-19 in Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar. The type of research used isobservational analytics. Sampling technique used is “Purposive Sampling” with a sample number of 38 respondents and conducted in Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar. The instrument used is questionnaire. The results showed a pretest average score of 1.87 and aposttest average score of 3.47. Thus statistically it can be concluded that there is an increase inthe average value between pretest and posttest. Based on the Independent Samples Test knownsig value (2-tailed) of 0.000 0.05 and t count of 7,535 t table 1,995 (α/2; df = 0.025).Based on the results of statistical tests in the independent test t test declared Ho rejected andHa accepted. Thus it can be concluded that there is a significant difference between the averageresults in the pretest and posttest.Keywords: Level of Knowledge, Higyene Personal, Covid-19ABSTRAKPenularan Covid-19 di masyarakat masih terus berlangsung, hal ini menyebabkan kasus Covid-19 terus ber tam bah. Salah satu langkah untuk dapat menye le saikan kasus luar biasaini, adalah dengan mensosialisasikan gerakan menjaga personal higyene ketika berada di luarrumah mau pun segera setelah sampai di dalam ling kungan rumah. Konsep ini diharapkandapat mengurangi bahkan memutus mata ran tai infeksi Covid-19 (Buana, 2020). Penelitianini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi virtual berbasis video tentang penerapan personal hygiene sebagai upaya pengendalian penularan Covid-19 di Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observational. Tehnikpengambilan sampel yang di gunakan adalah “Purposive Sampling” dengan jumlah sampel38 responden dan dilakukan di Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar. Instrumen yangdigunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menun jukkan nilai rata-rata pretest sebesar 1,87dan nilai rata-rata posttest 3,47. Dengan demikian secara statistik dapat disimpulkan terdapatkenaikan nilai rata-rata antara pretest dan posttest. Berdasarkan Independent Samples Testdiketahui nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 dan t hitung sebesar 7,535 t tabel 1,995(α/2; df = 0,025). Berdasarkan hasil uji statistik dalam uji independent sample t test dinyatakan 31Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yangsignifikan antara rata-rata hasil pada pretest dan posttest. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Personal Higyene, Covid-19
FAKTOR PENYEBAB KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2018 Amin Sukoco; Ana Wigunantiningsih
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 4, No 1 (2020): MATERNAL (JURNAL ILMIAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.902 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v4i1.764

Abstract

ABSTRAKRencana Strategis Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015 – 2019 menyatakan bahwa Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama yaitu paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional. Pilar penguatan pelayanan kesehatan menggunakan pendekatan continum of care dan intervensi berbasis resiko, dimana ibu dan anak merupakan kelompok rentan karena merupakan kelompok dengan resiko terhadap kesakitan dan kematian. AKB di Indonesia pada tahun 2006 sebesar 26 per 1000 KH mengalami kenaikan tahun 2012 sebesar 32 per 1000 KH. Angka Kematian Bayi di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2016 mencapai 9,99 per 1000 kelahiran hidup sedangkan AKB di Kabupaten Karanganyar sebesar 12,7 per 1000 KH pada tahun 2017 termasuk 6 tertinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain di daerah Jawa Tengah dimana faktor penyebab AKB adalah BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bersifat retrospektif. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor penyebab kematian bayi. Data penelitian merupakan data sekunder yang diambil dari data aplikasi pencatatan laporan kematian ibu dan anak di Kabupaten Karanganyar tahun 2018 dan penelusuran berbagai jurnal dan sumber literasi lainnya. Hasil penelitian diperoleh jumlah kematian neonatal tahun 2018 di Kabupaten Karanganyar sebanyak 61 kasus, dengan penyebab terbanyak adalah BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) yaitu sebanyak 29 kasus (47,4%), diikuti oleh asfeksia sebanyak 14 kasus (23%), Sepsis dan kelainan masing-masing 4 kasus dan penyebab lain sebanyak 10 kasus (16,4%).Simpulan: Penyebab kematian tertinggi adalah BBLR sebanyak 47,4%. Kata kunci : Penyebab, Kematian, Bayi ABSTRACTThe National Medium-Term Development Strategic Plan for 2015 - 2019 states that the Healthy Indonesia Program is implemented with 3 main pillars namely the healthy paradigm, strengthening health services and national health insurance. The pillar of strengthening health services uses the continum of care approach and risk-based interventions, where mothers and children are a vulnerable group because it is a group with risks to illness and death. IMR in Indonesia in 2006 was 26 per 1000 KH, increasing in 2012 by 32 per 1000 KH. Infant Mortality Rate in Central Java Province in 2016 reached 9.99 per 1000 live births while IMR in Karanganyar Regency was 12.7 per 1000 KH in 2017 including the 6 highest compared to other districts in Central Java where the factor causing IMR is LBW This research uses a descriptive method that is retrospective. The variable in this study is a factor causing infant death. The research data is secondary data taken from the application data for recording maternal and child mortality reports in the Karanganyar district in 2018 and searching various journals and other literacy sources. The results obtained by the number of neonatal deaths in 2018 in Karanganyar district were 61 cases, with the most causes being LBW (Low Birth Weight Babies) as many as 29 cases (47.4%), followed by asfeksia as many as 14 cases (23%), Sepsis and abnormalities in 4 cases and other causes in 10 cases (16.4%).Conclusion: The highest cause of death is LBW as much as 47.4%. Key words: Causes, Death, Babies
PERBANDINGAN PENGGUNAAN MINYAK LAVENDER DAN MINYAK JAHE PADA MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN Dwi Astuti; Supardi -; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 2, No 2 (2017): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.611 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v2i2.559

Abstract

ABSTRACT Labor is a physiological thing for all women. Labor pain may affect uterine contractions through increased secretion of catecholamia and cardiac levels. Moreover, consequently it ef- fects the duration of Labor. Manual therapy that is massage, is a non-farmalogical method that is without the use of drugs, safer, simpler and no side effects and refer to maternal care. Nonpharmacological methods can also increase satisfaction during labor. Because the mother can control her feelings and strengths. Therefore, it can help the mother to be more relaxed and comfortable during labor. This study aims to compare the effectiveness of ginger oil and lavender oil on the back massage to reduce labor pain during the active phase I. The design of this study was comparative analytic with quasi experimental design with two group comparison pretest-posttest design approach, prospective time approach, ie data retrieval at the beginning of the active phase (opening more than 3 cm in the cervix) then observed until complete open- ing (10 cm). The results showed that there was a significant difference of labor pain between before and after done back massage with lavender oil with value (p 0,049 0.05), While there was no significant difference of labor pain between before and after done back massage with ginger oil (p 0,082 0,05). Based on the results of this study can be concluded that it still needs to socialize and teach back massage technique by using aromatherapy lavender and ginger oil to the mother who want to give birth through counseling activity, health counseling or through training. Keywords: ginger oil, lavender oil, back massage, labor pain  ABSTRAK Persalinan merupakan suatu hal fisiologis bagi seluruh wanita. Nyeri persalinan da- pat mempengaruhi kontraksi uterus melalui sekresi kadar katekolamia dan kartisol yang me naikkan dan akibatnya mempengaruhi durasi persalinan.Terapi manual yang dimaksud ada- lah massage, merupakan metode non-farmalogik yaitu tanpa menggunakan obat-obatan, lebih aman, sederhana dan tidak menimbulkan efek samping serta mengacu kepada asuhan sayang ibu. Metode nonfarmakologi juga dapat meningkatkan kepuasan selama persalinan, karena ibu dapat mengontrol perasaannya dan kekuatannya, sehingga membantu ibu lebih rileks dan nyaman selama persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas minyakjahe dan minyak lavender pada masase punggung untuk menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Rancangan penelitian ini adalah analitik komparatif dengan desain quasi eksperi- men dengan pendekatan  two  group  comparison pretest-postest  design,  pendekatan waktu dengan prospektif, yaitu pengambilan data di mulai kala I fase aktif (pembukaan lebih dari 3 cm pada serviks) kemudian diobservasi sampai pembukaan lengkap (10 cm). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan nyeri persalinan antara sebelum dan setelah dilakukan massage punggung dengan minyak lavender dengan nilai (p 0,049 0.05), Sedang- kan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nyeri persalinan antara sebelum dan setelah di- lakukan massage punggung dengan minyak jahe (p 0,082 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan masih perlunya mensosialisasikan   dan mengajarkan teknik massage pada punggung dengan menggunakan aromaterapi lavender dan minyak jahe kepada ibu bersalin melalui kegiatan konseling, penyuluhan kesehatan maupun melalui pelatihan. Kata Kunci: Minyak jahe; minyak lavender; massase punggung; nyeri
ANALISIS KORELASI ANEMIA DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI DI SMU I MUHAMMADIYAH KARANGANYAR Ana Wigunantiningsih; Luluk Nur Fakhidah
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 4, No 2 (2020): Maternal (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.066 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v4i2.799

Abstract

ABSTRAKAngka kejadian dismenore sangat besar. Di indonesia, angka kejadian dismenore mencapai 50% dari seluruh wanita yang mengalami mentruasi. Intensitas nyeri dismenore setiap wanita berbeda. Perbedaan rasa nyeri ini diakibatkan oleh berbagai hal antara lain kadar prostaglandin dalam tubuh, kelainan posisi rahim, kondisi psikologis wanita saat mesntruasi, adanya penyakit menahun dan anemia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan cara peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data primer. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kadar hemoglobin dan variabel terikatnya adalah kejadian disminore Responden yang digunakan adalah siswi kelas X yang berjumlah 60 orang. Taraf kesalahan yang ditentukan dalam penelitian ini adalah 5%. Berdasarkan hasil analisa menggunakan rumus chi square didapatkan interpretasi hasil X² hitung 9.491 X² tabel dan nilai p=0.023,  yang artinya ada hubungan antara anemia dengan kejadian disminore di SMA Muhamadiyah I Karanganyar. Dengan keeratan hubungan kurang kuat. Kesimpulan dari penelitian ini kondisi anemia dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya disminore atau ada hubungan yang bermakna antara anemia dengan tingkat disminore di SMA Muhammadiyah I Karanganyar Kata Kunci: Anemia, Dismenore ABSTRACTThe incidence of dysmenorrhea is very large. In Indonesia, the incidence of dysmenorrhea reaches 50% of all women who experience menstruation. The pain intensity of dysmenorrhea for each woman is different. The difference in pain is caused by various things, including prostaglandin levels in the body, abnormal position of the uterus, the psychological condition of women during menstruation, the presence of chronic disease and anemia. This study used an analytic observational research design in which the researcher went directly to the field to collect primary data. The independent variable in this study was the hemoglobin level and the dependent variable was the incidence of dysminorrhea. The respondent used were student of 10th grade class as many as 60 people. The error rate determined in this study is 5%. Based on the results of the analysis using the chi square formula, the interpretation of the results of X ² count is 9,491 X ² table, p = 0.023, which means tgere is relationship between anemia and incidence of dysminorrhea in Senior High School Muhamadiyah I Karanganyar. With the relationship less strong. The conclusion of this study is that anemia can be a factor in the occurrence of dysminorrhea or there is a significant relationship between anemia and the level of dysminorrhea in Senior High School Muhammadiyah I Karanganyar.  Keywords: Anemia, Dysmenorrhea
KORELASI ANTARA PARITAS IBU DENGAN INSIDENSI LASERASI PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK FAMILIA KARANGANYAR Anindhita Yudha Cahyaningtyas; Suwarnisih -
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 2, No 2 (2017): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.837 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v2i2.565

Abstract

ABSTRACT Rupture of the perineum is lacerated of the perineum when the baby is born. This lacera- tion is traumatic because is not strong to tolerate when the baby through the passage. Perineum rupture experienced by 85% of women who give birth vaginally. The purpose of this study was to determine the correlation between maternal parity with the incidence of perineal lacerations in labour mother Familia Clinic, Karanganyar. This type of this research is analytic with co- hort study approach. The study was conducted at the Familia clinic Tasikmadu, Karanganyar. The population in this study were all women giving birth in 2015, the sampling technique that used is total sampling with 69 mother. Data analysis that used is Chi Square. The results of this research show the value of Chi-Square count is greater than the value of Chi-Square table, ie25.812 11.070 and p-value less than ά (0.000 0.05). From the above statement can be con- cluded that in this study the hypothesis was accepted at the 95% confidence level and ά 0.05, there is a significant correlation between the parity with the incidence of perineum rupture The conclusions of this research is there is a correlation between the parity with incidence of perineal lacerations in labour mothers. From the calculation obtained that primigravida more experienced rupture of perineum than multigravida. Keywords : parity, incidence of perineum laserations  ABSTRAK Ruptur perineum adalah robeknya perineum pada saat janin lahir. Robekan ini sifatnya traumatik karena perineum tidak kuat menahan regangan pada saat janin lewat. Ruptur perine- um dialami oleh 85% wanita yang melahirkan pervaginam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya korelasi antara paritas ibu dengan insidensi laserasi perineum pada ibu bersalin di Klinik Familia, Karanganyar. Jenis penelitian  yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan study kohort. Penelitian dilakukan di klinik Familia Tasikmadu, Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin pada tahun 2015, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan responden sebanyak69 ibu. Analisis data menggunakan Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai Chi- Square hitung lebih besar dari nilai Chi-Square tabel, yaitu 25,812 11,070 dan p-value lebih kecil dari ά (0,000 0,05). Dari kedua pernyataan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa pada penelitian ini hipotesis diterima pada tingkat kepercayaan 95% dan ά 0,05, terdapat korelasi yang signifikan antara paritas dengan insidensi ruptur perineum. Simpulan dari penelitian iniyaitu terdapat korelasi antara paritas dengan insidensi laserasi perineum pada ibu bersalin. Dari hasil perhitungan didapatkan hasil ibu primigravida lebih banyak mengalami insidensi ruptur perineum dibandingkan dengan ibu multigravida Kata Kunci: paritas, insidensi laserasi perineum
EFEKTIVITAS KONSUMSI TABLET KALSIUM DAN KONSELING GIZI TERHADAP KADAR KALSIUM DARAH BAGI IBU HAMIL Wijayanti -; Arista Apriani
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 2, No 4 (2018): MATERNAL (JURNAL ILMIAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.378 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v2i4.702

Abstract

ABSTRACTRequirement of Calcium maternal mount at pregnancy early days and however mounting bear. Various efforthave been done to prevent problem lacking of calcium at pregnant mother. Result of research 1 the last year provethat gift of calcium tablet have an effect on to pregnant mother blood calcium rate, but optimal to be more themake-up of the blood calcium rate hence giving of calcium tablet need is also accompanied with gizi konseling.Gizi Konseling expected can motivate mother to consume the more the source of calcium from food besides givensuplemen. Target of this research to analyse effectiveness consume calcium tablet and gizi konseling to bloodcalcium rate to pregnant mother. This research represent eksperimental quasi type with design group control withposttest and pretest desain. Subjek at this research counted 30 people, intake of sampel by consecutive sampling.Result from research which have been done, to be got by the existence of difference of blood calcium rate beforeand after intervention at dose calcium tablet consumption 500 gizi konseling and mg during 14 day with signifikansivalue smaller than p neglect value 0,000 ( p 0,05) from result of data analysis use t-test sample paired test hencecan be concluded that there are difference of effectiveness consume calcium tablet and gizi konseling to bloodcalcium rate to pregnant mother.Key Words: tablet calcium, konseling gizi, rate calcium blood, pregnant motherABSTRAKKebutuhan kalsium maternal meningkat pada masa awal kehamilan dan tetap meningkat sampai melahirkan. Berbagaiupaya telah dilakukan untuk mencegah masalah kekurangan kalsium pada ibu hamil. Hasil penelitian 1 tahunterakhir membuktikan bahwa pemberian tablet kalsium berpengaruh terhadap kadar kalsium darah ibu hamil,tetapi untuk lebih mengoptimalkan peningkatan kadar kalsium darah tersebut maka pemberian tablet kalsium perlupula disertai dengan konseling gizi. Konseling gizi diharapkan dapat memotivasi ibu untuk mengkonsumsi lebihbanyak sumber kalsium dari makanan selain suplemen yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisisefektivitas konsumsi tablet kalsium dan konseling gizi terhadap kadar kalsium darah bagi ibu hamil. Penelitian inimerupakan jenis quasi eksperimental dengan desain pretest and posttest with control group design. Subjek padapenelitian ini sebanyak 30 orang, pengambilan sampel secara consecutive sampling. Hasil dari penelitian yangtelah dilakukan, didapatkan adanya perbedaan kadar kalsium darah sebelum dan sesudah intervensi pada konsumsitablet kalsium dosis 500 mg dan konseling gizi selama 14 hari dengan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai alpap  0,000 (p 0,05) dari hasil analisis data menggunakan uji paired sample t-test maka dapat disimpulkan bahwaterdapat perbedaan efektivitas konsumsi tablet kalsium dan konseling gizi terhadap kadar kalsium darah bagi ibuhamil.Kata Kunci: tablet kalsium, konseling gizi, kadar kalsium, ibu hamil
ANALISIS REGRESI DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI DESA KRAGILAN, KECAMATAN MOJOLABAN, KABUPATEN SUKOHARJO Fitria Hayu Palupi; Ana Wigunantiningsi; Luluk Nur Fakhidah; Siskana Dewi Rosita; Dewi Arradhini
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 4, No 1 (2020): MATERNAL (JURNAL ILMIAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.526 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v4i1.767

Abstract

ABSTRACT          Growth and development monitoring in Kragilan Village is still not optimal, this is due to the presence of toddlers who do not monitor growth and development. The presence of infants / toddlers to monitor growth and development, certainly can not be separated from family support and parental participation to find out the growth and development carried out at the posyandu. Family support in the form of honing, caring for and educating children will support the growth and development of toddlers as an optimal effort to meet the needs of toddlers based on compassion. This research is located in Kragilan Village, Sukoharjo district, Central Java . A sample of 115 mothers with infants/ toddlers aged 1-60 months was selected by using multistage cluster sampling method.The dependent variable in this study is growth and development of infants, while the independent variable is family support. Analysis of the data used is regression. From the analysis of the data it is known that the significant value is 0,000 (0.00 0.05) and the value of Fcount is 13.951. When compared with Ftable with dk the denominator m-1 and the denominator N-m is for 5% 3,087 and for 1% 4,824, the conclusion of the result is 13,951 3,087 4,824 which means that simultaneous family support variables significantly influence the growth of infants / toddlers.Variable family support simultaneously significantly influence the growth of infants / toddlers.  ABSTRAK          Pemantauan tumbuh kembang di Desa Kragilan masih kurang optimal, hal ini disebabkan masih terdapatnya balita yang tidak melakukan pemantauan tumbuh kembang. Kehadiran bayi/balita untuk pemantauan tumbuh kembang, tentu tidak terlepas dari dukungan keluarga dan partisipasi orang tua untuk mengetahui tumbuh kembang yang dilaksanakan di posyandu. Dukungan keluarga berupa mengasah, mengasuh dan mendidik anak akan mendukung tumbuh kembang balita sebagai upaya optimal untuk memenuhi kebutuhan balita dengan didasari oleh kasih sayang.Penelitian ini bertempat di Desa Kragilan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dengan responden ibu dengan balita usia 1-60 bulan sejumlah 115 bayi/balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan probability sampling dengan menggunakan multistage cluster sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pertumbuhan dan perkembangan balita, sedangkan variabel independen adalah dukungan keluarga. Analisa data yang digunakan adalah regresi.Dari hasil Analisa data diketahui bahwa nilai signifikan adalah 0,000 (0,000,05) dan nilai Fhitung 13,951. Bila dibandingkan dengan Ftabel dengan dk penyebut m-1 dan penyebut N-m yaitu untuk 5% 3,087 dan untuk 1% 4,824 maka kesimpulan hasil yaitu Fhitung Ftabel. Yaitu 13,951 3,087 4,824 yang artinya bahwa variable dukungan keluarga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tumbuh kembang bayi/balita.Variable dukungan keluarga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tumbuh kembang bayi/balita. Kata kunci: Dukungan keluarga, Tumbuh kembang
HUBUNGAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS (LLA) IBU DAN PENINGKATAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI KABUPATEN KARANGANYAR N. Kadek Sri Eka Putri; Hastutik -
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 2, No 1 (2017): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.019 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v2i1.574

Abstract

ABSTRACTBody weight of infant can be estimated from the assessment of maternal nutritional status during pregnancy. Assessment of maternal nutritional status during pregnancy can also be done with anthropometric measures most often used are maternal weight increasing and Upper Arm Circumference (LLA) (Proverawati and Siti, 2009). The purpose of this study to analyze the relationship between maternals LLA and maternal weight increasing with body weight infants in the District Karanganyar. Metode research used analytic observational retrospective approach, implemented in Karanganyar in October to December 2016. The study population is mothers who gave birth in Karanganyar district with accidental sampling technique as much as 44 respondents. Instruments of maternals LLA, maternal weight increasing and body weight of infants can used with health mother and child book secondary data. The results were analyzed by chi-squared shows that the first hypothesis is the result c2observation 4.519 3.84 and a probability value 0.034 0.05 so that there is a positive and significant relationship between maternals LLA and body weight of infants. Contingency coefficient obtained a value of 0.305 so that the level of closeness of relationship included in the low category. The second hypothesis is the result c2observation 0.004 3.84 and 0.951 probability value 0.05 so that there is no relationship between  maternal weight increasing with body weight of infants. The conclusions obtained are positive and significant relationship between maternals LLA with body weight of infants and there is no relationship between  maternal weight increasing with body weight of infants.  Key Words: LLA, Weight Mother, Body Weight of Infants        ABSTRAK Berat badan bayi lahir dapat diperkirakan dari penilaian status gizi ibu selama hamil. Penilaian status gizi ibu hamil dapat juga dilakukan dengan pengukuran antropometri yang paling sering digunakan adalah kenaikan berat badan ibu hamil dan ukuran Lingkar Lengan Atas (LLA) (Proverawati dan Siti, 2009). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan ukuran LLA ibu dan peningkatan berat badan selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi di Kabupaten Karanganyar.Metode penelitian yang digunakan observasional analitik dengan pendekatan retrospektif, dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar pada bulan Oktober sampai Desember 2016. Populasi penelitian ibu-ibu yang melahirkan di pelayanan kesehatan wilayah Kabupaten Karanganyar dengan teknik accidental sampling sebanyak 44 responden. Instrumen untuk LLA ibu, peningkatan berat badan selama hamil dan berat badan lahir bayi menggunakan data sekunder melalui buku KIA ibu. Hasil penelitian dianalisis dengan chi kuadrat menunjukkan bahwa hipotesis pertama hasil c2hitung  adalah 4,519 3,84 dan nilai probabilitas 0,034 0,05 sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara LLA ibu dengan berat badan lahir bayi. Koefisien kontingensi diperoleh nilai sebesar 0,305 sehingga tingkat keeratan hubungan termasuk dalam kategori rendah. Hipotesis kedua hasil c2hitung  adalah 0,004 3,84 dan nilai probabilitas 0,951 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan peningkatan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi. Simpulan yang diperoleh terdapat hubungan positif dan signifikan antara LLA ibu dengan berat badan lahir bayi dan  tidak terdapat hubungan peningkatan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan lahir bayi.  Kata kunci: LLA, Berat Badan Ibu, Berat Badan Bayi Lahir
RELATIONSHIP BETWEEN PARITAS PREGNANT WOMAN WITH WEIGHT ADDITIONAL DURING PREGNANCY Danik Riawati; Lilik Hanifah
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.891 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v2i3.634

Abstract

ABSTRAKKehamilan merupakan masa kehidupan yang penting untuk mempersiapkan diri supaya ibu sehat dan melahirkan bayi yang sehat, Ibu hamil perlu memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali selama kehamilan. Pelayanan antenatal yang diberikan sesuai dengan standart 10 T. salah satu contohnya timbang berat badan setiap kali periksa kehamilan dapat  mendeteksi dini kehamilan resiko tinggi dan dapat menggetahui adanya gangguan pertumbuhan janin. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa dari trimester I-III di BPM Sri S Musuk Boyolali pada bulan Juli-Desember 2017. Tenik analisa data menggunakan rumus che sqaure.  Hasil analisis bivariat dengan taraf kesalahan 5% didapatkan bahwa nilai signifikansi 0,2520,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara paritas ibu hamil dengan penambahan BB selama kehamilan. Kata kunci: paritas, berat badan selama kehamilan
PENGARUH PERAN KADER TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI DESA KRAGILAN Uji Utami; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 3, No 1 (2019): MATERNAL (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.766 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v3i1.734

Abstract

ABSTRAKProsentase lansia di Indonesia tahun 2015, Jawa Tengah menduduki peringkat ketiga untuk jumlah lansia terbanyak di Indonesia yaitu sebanyak 11,8 % dari total jumlah lansia diseluruh Indonesia (Datin, 2016). Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 139 menyebutkan bahwa pemerintah wajib menjamin ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan memfasilitasi kelompok lanjut usia untuk dapat tetap hidup mandiri dan produktif secara sosial dan ekonomis, oleh karena itu diperlukan upaya pelayanan kesehatan terhadap lansia dengan membentuk pos pelayanan terpadu usia lanjut. Survei yang telah dilakukan pada bulan November 2018 di Posyandu Lansia Di Desa Kragilan terjadi penurunan kunjungan posyandu lansia dari 60 lansia hanya 44 lansia yang aktif mengikuti posyandu lansia setiap bulannya, dan dari 44 lansia tersebut hanya 45% lansia yang tahu tentang manfaat posyandu lansia bagi kehidupan lansia.Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan rancangan penelitian observasional analitik. Penelitian dilakukan di Posyandu Lansia Desa Kragilan, pada bulan November s/d Desember 2018. Populasi dari penelitian ini adalah semua lansia aktif yang ada di Posyandu Lansia Desa Kragilan sebanyak 44 lansia, Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling dengan kriteria lansia yang hadir pada saat pelaksanaan posyandu lansia dan bersedia menjadi responden. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah peran kader. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemanfaatan posyandu lansia. Data yang telah terkumpul akan dilakukan analisis Chi-Square.Hasil penelitian dan pembahasan tentang pemanfaatan Posyandu Lansia Desa Kragilan Tahun 2018 dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut peran kader mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia di desa kragilan dengan nilai p-value sebesar 0,045 (p0,05) dan nilai Exp (B) = 0,080. Kata kunci: kader, posyandu, lansia ABSTRACTThe percentage of elderliesis in Indonesia in 2015, Central Java was ranked third for the largest number of elderly population in Indonesia, which amounted to 11.8% of the total number of elderliesis throughout Indonesia (Datin, 2016). Law No. 36 of 2009 concerning Health Article 139 states that the government is obliged to guarantee the availability of health service facilities and facilitate the elderly to be able to live independently and productively socially and economically, therefore efforts for health services are needed for the elderly by forming neighborhood health centers (Posyandu) for elderliesis. The survey conducted in November 2018 at the Posyandu for elderliesis in Kragilan village has seen a decline in posyanduvisiting  throughout 2018, out of 60 elderliesis, only 44 are actively participating in the posyandu each month, and of the 44 elderly only 45% know about benefits of elderly posyandu for the life of the elderly.The research used was quantitative research with cross sectional approach with analytic observational research design. The study was conducted at the Posyandu for elderliesis in Kragilan, in November to December 2018. The population of this study were all active elderly in the Posyandu as many as 44 elderly. The sampling technique used was purposive sampling with the criteria of the elderly who were present at implementation of posyandu for the elderly and willing to become respondents. The independent variable in this study is the role of cadres. The dependent variable in this study is the use of elderly posyandu. The collected data will be analyzed by Chi-Square.The results of the study and discussion on the utilization of the Kragilan Village Elderly Posyandu in 2018 can be concluded as follows: the role of cadres affects the utilization of the elderly posyandu in the rural village with a p-value of 0.045 (p 0.05) and Exp value (B) = 0.080. Keywords: cadres, posyandu, elderly

Page 2 of 16 | Total Record : 159