cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 134 Documents
Plastik Biodegradable Bahan Dasar Pati Singkong (Manihot esculenta) dengan Campuran Selulosa Safiah Safiah
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.521

Abstract

Plastik merupakan bahan pengemas yang banyak digunakan dan berkembang luas di seluruh negeri, tidak hanya di bidang industri, kemasan plastik juga banyak digunakan oleh retail, pedagang tradisional, dan rumah tangga. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah sampah plastik yaitu dengan membuat plastik yang dapat didegradasi oleh alam atau yang lebih dikenal dengan plastik biodegradable yang dapat terurai oleh aktivitas mikro organisme menjadi air dan karbon dioksida setelah habis terpakai dan dibuang ke lingkungan. Plastik biodegradable biasanya terbuat berbahan dasar pati yang merupakan karbohidrat sederhana polimer glukosa yang terdiri dari amilosa dan amilopektin. Sedangkan bahan tambahan lainnya yaitu selulosa yang dihasilkan dari Nata de Coco. Campuran pati dan selulosa diduga dapat meningkatkan karakteristik dari plastik biodegradable yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapakan plastik biodegradable yang optimal dengan penambahan selulosa dari nata de coco. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yang diteliti. Faktor pertama adalah rasio pati singkong dan nata de coco yang terdiri dari 3 taraf yaitu S1=6%, S2=8%, S3=10%. Faktor kedua adalah persentase selulosa nata de coco yang terdiri dari 3 taraf yaitu N1= 2%, N2=4%, N3=6%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaaan. Pengamatan yang dilakukan terdiri uji kadar air, uji daya serap air, uji kuat tarik dan elongasi serta uji biodegrasi. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi pati singkong 8% dengan konsentrasi nata de coco 4% (P2N2) yang menghasilkan plastik biodegradable yaitu kadar air 27,41%, daya serap air 23,23 %, kuat tarik 8.04 Mpa.
Aplikasi Arsip Digital (E-Arsip) Data Pegawai : Studi Kasus: PT. Bukit Asam Kreatif Febie Elfaladonna
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.533

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi yang semakin tidak mengenal waktu, perusahaan khususnya sudah harus bisa mengembangkan suatu sistem berbasis teknologi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan performanya. Apalagi seperti yang diketahui, perusahaan pasti akan selalu berhubungan dengan data baik itu yang berbentuk berkas, maupun yang sudah di komputerisasikan dengan sistem yang biasa saja seperti data yang hanya disimpan di dalam folder komputer. Hal ini akan memungkinkan terjadinya kehilangan data jika komputer tiba-tiba rusak, dan lain sebagainya. Arsip digital mempunyai kelebihan dalam proses pencarian informasi yang lebih cepat serta terdapatnya salinan arsip dalam bentuk elektronik dan memudahkan dalam pengaksesan. Dimana arsip dapat di input dan di simpan ke dalam media penyimpanan elektronik disertai pendataan menggunakan sistem informasi. Pembuatan arsip digital pada perusahaan PT. Bukit Asam Kreatif sangat dibutuhkan dikarenakan pengelolaan arsip akan menjadi lebih mudah, efektif serta efisien. Terdapat beberapa jenis perancangan yang digunakan pada penelitian ini, yaitu diagram konteks, DFD, dan ERD
Evaluasi Pelayanan Angkutan Penyeberangan Kapal KMP. Aceh Hebat I Lintas Penyeberangan Sinabang-Calang Febrina Dian Kurniasari; Dedek Ariansyah; M. Ardian Savila
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.549

Abstract

Angkutan penyeberangan merupakan salah satu moda transportasi yang menjadi penghubung bagi wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh jalur darat, karena terputus oleh adanya perairan dan belum adanya jalur darat yang memadai untuk dilalui. Oleh karena itu, keberadaan angkutan penyeberangan harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai bagi pengguna jasa agar dalam pelaksanaannya para pengguna jasa merasa terlayani dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah tingkat pelayanan minimal pada angkutan penyeberangan kapal KMP. Aceh Hebat I telah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 62 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan. Metode yang digunakan adalah metode IPA (Importance Peformance Analysis) dengan menggunakan Teknik Performance Analysis dan perhitungan persentase terhadap nilai kesesuaian fasilitas yang meliputi pelayanan penumpang, pemuatan kendaraan, dan operasional kapal serta didapatkan nilai standar pelayanan minimal dari kapal KMP. Aceh Hebat 1. Hasil yang dicapai pada penelitian ini adalah didapat tingkat persentase yang sesuai dengan standar pelayanan minimal (SPM) kapal penyeberangan untuk KMP Aceh Hebat I lintas Sinabang-Calang adalah sebesar 90,9% sedangkan yang tidak sesuai dengan SPM adalah 9,1% dan dapat dinyatakan bahwa kapal KMP Aceh Hebat I telah memenuhi standar pelayananan minimal angkutan penyeberangan untuk lintas Sinabang-Calang sesuai Peraturan Menteri Nomor 62 Tahun 2019.
Implementasi Implementasi Metode AHP pada Pemilihan Supplier di CV. Mahreem Jaya : SPK, AHP, Supplier Hafidz Yusuf Hafidz; Dwi Mei Riya Ristanti; Suparno Suparno
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.553

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk analisis masalah diperusahaan CV. Mahrem Jaya yang berkaitan dengan pemilihan supplier. Pengumpulan data dilaksankan dengan cara observasi dan wawancara. Diharapkan dengan analisis ini CV. Mahreem Jaya berhasil menentukan supplier yang menjadi prioritas dan terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memakai metode AHP. Dari perolehan perhitungan memakai metode AHP didapatkan bahwa supplier CV. A mendapatkan nilai akhir 0.4853 dan menempati peringkat pertama, kemudian supplier CV. D mendapatkan nilai akhir 0.3739 dan menempati peringkat kedua sedangkan supplier CV. K mendapatkan nilai akhir sebesar 0.1404. Berdasarkan perhitungan maka yang menjadi prioritas supplier dari CV. Mahrem Jaya adalah CV.strategi pemasaran bagi perusahaan CV. A sebesar 0.4853.
Klasterisasi Pola Penjualan Menggunakan Metode K-Means Clustering : Study Kasus Penjualan di Toko Ponsel Kota Langsa Ginda M.A.Siregar
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.554

Abstract

Data Mining adalah proses pencarian atau penggalian informasi yang dilakukan dalam data yang besar. Clustering adalah salah satu metode yang digunakan dalam proses Data Mining. Pengelompokan yang terjadi adalah pengelompokan penjualan handphone. Atribut yang digunakan dalam pengelompokan ini adalah total penjualan selama tiga bulan dan harga handphone. Pengelompokan ini dilakukan agar pihak toko dapat mengetahui jenis penjualan handphone apa saja yang laku dan tidak laku selama tiga bulan sehingga tidak terjadi penumpukan barang di gudang. Dalam clustering terdapat beberapa metode, salah satunya adalah metode K-means. K-means adalah salah satu proses metode pengelompokan non-hierarkis yang bekerja dengan cara membagi data menjadi satu atau beberapa cluster. Dari hasil penerapan K-means dalam pengelompokan pada 2 jenis cluster yang dibuat yaitu Penjualan Paling Laris (Best Selling) dan Penjualan Laris (Good Selling). Berdasarkan hasil pengkelompokan tersebut, terdapat 28 nama handphone dan aksesoris termasuk kedalam cluster Paling Laris dan 13 jenis lain termasuk cluster Laris. Akurasi Kategori penjualan tertinggi dan pemberi keuntungan terbesar masing-masing kelas memberikan keputusan bahwa kategori penjualan tinggi dan memberikan keuntungan yang banyak, sehingga di butuhkan stok banyak untuk memenuhi permintaan.
Strategi Penyediaan Air Bersih Secara Kontinuitas dengan Menggunakan Analisis SWOT pada Gampong Lambhuk Kota Banda Aceh Akmal Akmal
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.556

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat termasuk di Gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Kurangnya ketersediaan air bersih di Gampong Lambhuk. Air bersih tidak mengalir secara kontinuitas, namun hanya mengalir tengah malam dengan debit yang kecil. Selain itu air bersih dengan debit yang kecil tersebut juga tampak kurang berkualitas, terkadang air berwarna keruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta strategi penyediaan sumber air bersih secara kontinuitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara serta metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Narasumber dan responden ditujukan kepada kepada pihak perangkat gampong sebanyak 4 orang, warga/pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy sebanyak 23 orang, Bagian Umum PDAM Tirta Daroy sebanyak 3 orang. Analisis data digunakan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Hasil penelitian diperoleh faktor internal untuk strength (kekuatan) dengan rating tertinggi sebesar 3,40 adalah faktor team work pekerja yang relatif baik. Faktor internal untuk weakness (kelemahan) dengan rating tertinggi sebesar 3,33 adalah kewenangan atau kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi unit kerja dan struktur organisasi masih belum memadai. Faktor eksternal untuk opportunity (peluang) dengan rating tertinggi sebesar 3,47 adalah adanya kerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi swasta serta potensi jenis sumber air baku yang digunakan. Faktor eksternal untuk threats (ancaman) dengan rating tertinggi sebesar 3,43 adalah masyarakat menggunakan sumur bor. Strategi penyediaan air bersih secara kontinuitas berdasarkan diagram SWOT berada di Kuadran I dengan nilai S-W adalah 0,30 dan nilai O-T adalah 0,20 sehingga strategi yang dapat diterapkan untuk penyediaan air bersih secara kontinuitas adalah dengan menggabungkan kekuatan yang ada dengan peluang (Strategi S-O) dan menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan
Analisa Lapis Pondasi Dengan Metode Sand Cone Annas Fahlevi isma
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.562

Abstract

Jalan adalah suatu prasarana transportasi darat yang melayani perpindahan orang dan barang secara aman, nyaman, dan ekonomis dari satu tempat ke tempat lain. Perkembangan pertumbuhan penduduk menyebabkan berkurangnya jaringan jalan akibat pertambahan jumlah kendaraan yang terus bertambah setiap tahunnya dari 10% menjadi 55% per tahun, tidak sebanding dengan pertambahan panjangnya. Dari jalan. hanya sekitar 1,9% per tahun, agar pembutan jalan sesuai dengan ketentuan dan agar jalan yang baru dibangun tidak mudah rusak dengan test kepadatan pada lapisan pondasi jalan,metode yang digunakan adalah sandcone adalah metode uji kepadatan dilapangan dengan cara menggunakan Pasir Ottawa untuk menjadi parameter dari kepadatan tanah tersebut. Pasir ini memiliki sifat bersih, kering, keras dan dapat mengalir bebas ke sela-sela karena tidak mengandung zat pengikat. Pasir Ottawa yang di gunakan untuk pengujian ini adalah pasir yang lolos pada saringan nomor 10 dan bertahan pada saringan nomor 200. Pengujian yang di uraikan butiran tanah serta batuan diameternya kurang dari 5 cm. Yang sesuai pada kepadatan lapangan adalah berat kering persatuan isi,Kepadatan yang di peroleh dari setiap titik harus memenuhi syarat yaitu > 100 % ,juga kadar air harus terpenuhi yaitu 6,0% – 6,4% yang dimana kadar air minimal adalah 6,0% dan maximal 6,5%, Agar didapatkan kepadatan yang sesuai dengan ketentuan AASHTO T 191-96
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin Noviyan Aji Sampurna; Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.566

Abstract

Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilkan telur asin matang. Proses pengasinan dengan adonan meliputi beberapa hal seperti sortasi telur itik mentah, pencucian, membuat adonan pemeraman telur asin, pemberian garam, melumuri telur dengan adonan pemeraman, telur diperam selama beberapa hari, pengupasan adonan, mencuci telur kembali, merebus telur, penirisan, memberikan cap pada telur kemudian dilakukan pengemasan. Tahap pencucian telur ini sangat penting karena menentukan kualitas telur asin, pencucian telur asin secara manual dilakukan dua kali sebelum diasinkan dan setelah diasinkan. proses pencucian telur asin secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga karena harus menggosok kulit telur dengan spon kasar atau sikat, sampai pori-pori kulit telur membuka dan bersih agar memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu diperlukan inovasi agar proses pencucian telor asin menjadi lebih efisien sehingga produktifitas bisa ditingkatkan. Mesin pencuci telur yang dibuat menggunakan motor listrik 2 phase, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan daya listrik rumahan agar pengoprasianya lebih mudah dan perawatan relatif murah dan terjangkau. Dari hasil pengujian diperoleh selisih waktu sebesar 22.42 detik antara proses pencucian dengan menggunakan mesin dan dengan proses secara manual. Ada kenaikan prosuktifitas sebesar 44.70% dan hanya memerlukan satu orang tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin ini.
Analisis Aktualisasi Penggunaan Material Plesteran Terhadap Koefisien AHSP Pada Proyek Pembangunan Rumah Maguwoharjo
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.574

Abstract

Penggunaan material dan pengaplikasian yang tidak sesuai dengan koefisien AHSP yang sudah ditetapkan, merupakan salah satu faktor yang menjadi kendala dalam pengerjaan plesteran dinding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ketebalan plesteran yang direalisasikan di lapangan dengan jumlah yang seharusnya terpakai sesuai koefisien AHSP 2016 pada proyek pembangunan rumah Maguwoharjo. Pengumpulan data adalah metode sistematis untuk mengumpulkan dan mengukur data yang dikumpulkan dari berbagai sumber informasi untuk mencapai tujuan penelitian. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pekerjaan pembangunan Rumah Maguwoharjo ketebalan plesteran yang direalisasikan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya terpakai sesuai koefisien AHSP 2016. Plesteran yang terealisasi memiliki ketebalan yang lebih tebal dan ada juga yang lebih rendah. Material semen dan pasir yang digunakan untuk pengerjaan plesteran Rumah Maguwoharjo adalah sebanyak 3.465,19 kg dan 28.53m3 , sedangkan menurut AHSP 2016 material semen dan pasir yang harusnya terpakai adalah sebanyak 3.036,76 kg dan 11.68m3 . Selisih material yang pada pengerjaan plesteran Rumah Maguwoharjo adalah sebanyak 12% semen dan 59% pasir.
Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Penjadwalan Pembangunan Gedung Paud di Kelurahan Kalirejo Dandi Pramono Payungan; Sely Novita Sari; anggi hermawan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.575

Abstract

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pembanguna menjadi pemicu semakin pesatnya perkembangan pembangunan di berbagai sektor. Salah satu sektor pembangunan yang terus dilakukan berada di bidang pendidikan khususnya pembangunan gedung paud. Faktor biaya dan estimasi waktu pembangunan juga menjadi bahan pertimbangan utama dimana menyangkut keberhasilan suatu proyek dan meminimalisir adanya resiko kegagalan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yaitu dengan mewawancarai langsung pihak bersangkutan dan juga data yang diperoleh dari observasi langsung di lapangan. Dilakukan juga beberapa studi literatur dengan memanfaatkan analisa yang lebih mendalan yang diwujudkan dengan pengolahan data yang lebih fokus serta menyeluruh. Berdasarkan analisa rencana anggara biaya dan penjadwalan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung paud di Kelurahan Kalirejo adalah Rp. 255,563,000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Rupiah) dan memerlukan waktu 91 hari kerja dengan waktu awal pengerjaan 1 April 2024 dan waktu penyelesaian 29 Juni 2024.

Page 7 of 14 | Total Record : 134