cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 396 Documents
Pengaruh Tekanan Operasi Pada Unit Pengolahan Air Minum Kapasitas 100 Gallon Per Hari Berbasis Double Membran Silvertec Febriyanti; Yuniar; Yuliati, Selastia; Tahdid
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23829

Abstract

Air merupakan elemen penting dalam berbagai sektor industri dan harus memenuhi standar baku mutu sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air hasil olahan sistem reverse osmosis (RO) berbasis double membran Silvertec serta mengevaluasi pengaruh variasi tekanan operasi terhadap fluks permeat dan efisiensi rejeksi. Parameter yang diuji meliputi TDS, Fe²⁺, Mn²⁺, Cl⁻, dan NO₂⁻, mengacu pada standar baku mutu air minum. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Energi Politeknik Negeri Sriwijaya menggunakan air PDAM sebagai bahan baku, dengan variasi tekanan 3–8 bar. Hasil menunjukkan air olahan memenuhi standar pada tekanan optimal 6 bar, dengan TDS 23 mg/L, Fe²⁺ 0,0054 mg/L, dan Mn²⁺ 0,0018 mg/L. Fluks maksimum 23,8 L/m²·menit tercapai pada 8 bar, sedangkan efisiensi rejeksi tertinggi pada 6 bar untuk Fe²⁺ (97,2%), Cl⁻ (92%), Mn²⁺ (92%), NO₂⁻ (98,4%), dan TDS (92,3%). Sistem RO efektif memproduksi air minum layak konsumsi.
Pengaruh Rasio Bahan Baku Sekam Padi dan Batubara Dalam Proses Gasifikasi Updraft Terhadap Karateristik Syngas Fikriansyah, Muhammad Deva; Zurohaina, Zurohaina; Isnandar Yunanto
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23844

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia mendorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah biomassa. Salah satu teknologi yang berkembang adalah gasifikasi, yaitu proses termokimia yang mengonversi bahan bakar padat seperti sekam padi dan batubara menjadi gas sintetik (syngas). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio campuran sekam padi dan batubara terhadap karakteristik syngas yang dihasilkan menggunakan reaktor gasifikasi tipe updraft. Udara digunakan sebagai agen gasifikasi tanpa proses pemurnian tambahan. Variasi rasio bahan baku dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas syngas, efisiensi termal, dan potensi penggunaan langsung dalam sistem pembangkitan listrik skala kecil. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan proporsi sekam padi dalam campuran meningkatkan kandungan gas mampu bakar seperti CH₄ dan H₂, serta nilai kalor syngas. Rasio optimal ditemukan pada komposisi 50:50, yang memberikan syngas paling efisien dan stabil. Penelitian ini mendukung pemanfaatan limbah biomassa dan batubara berkualitas rendah sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
Optimasi Proses Pengolahan Serat Batang Kunyit (Curcuma Longa) Menggunakan Alat Dekortikator untuk Bahan Baku Tekstil Wijaya, Olvie Zahroh; Dewi, Erwana; Yuniar
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23855

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber serat alami yang ramah lingkungan, salah satunya batang kunyit (Curcuma longa). Serat batang kunyit mengandung selulosa yang cukup tinggi, sehingga berpeluang menggantikan serat sintetis dalam industri tekstil. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses pengolahan serat batang kunyit menggunakan alat dekortikator dan perendaman larutan NaOH (Natrium Hidroksida) dengan variasi konsentrasi dan waktu perendaman. Proses meliputi pengambilan serat, perendaman kimia (alkalisasi), bleaching, pengeringan, dan pemintalan serat menjadi benang dengan menggunakan alat pintal tradisional charkha. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi NaOH 5% dengan waktu perendaman 4 jam. Kondisi tersebut menghasilkan serat dengan kadar selulosa tertinggi sebesar 36,04%, kadar hemiselulosa terendah 10,46%, kekuatan tarik mencapai 1,56 MPa, dan tingkat kehalusan serat sebesar 9,81 tex. Proses ini terbukti dapat meningkatkan kualitas serat batang kunyit, sehingga layak digunakan sebagai bahan baku tekstil ramah lingkungan.
Pengaruh Kapasitas Panel Surya dan Sudut Kemiringan Terhadap Kinerja Sistem PLTS Off GRID 12 Volt Yorlanda, Risma Leticia; Tahdid; Alfarizi , M. Daffa; Apriana, Age; Zurohaina; Manggala, Agus
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23905

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi. Salah satu solusi yang banyak dikembangkan adalah pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kapasitas panel surya dan sudut kemiringan terhadap kinerja sistem PLTS off-grid 12 volt, yang ditinjau dari efisiensi panel, efisiensi Maximum Power Point Tracking (MPPT), efisiensi keseluruhan sistem, serta kestabilan kapasitas baterai dalam menyuplai beban. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan panel surya monokristalin berkapasitas 100–400 Wp, variasi sudut kemiringan 0°–40°, dan beban tetap sebesar 400 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas panel yang lebih besar dan sudut kemiringan optimal secara signifikan meningkatkan efisiensi sistem. Panel berkapasitas 400 Wp dengan sudut 0° menghasilkan efisiensi tertinggi 93,21% serta mempertahankan kapasitas baterai lebih stabil, sedangkan efisiensi MPPT tertinggi mencapai 98,54% pada konfigurasi yang sama. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan kapasitas panel dan sudut kemiringan yang tepat berperan penting dalam meningkatkan kinerja, keandalan, dan keberlanjutan sistem PLTS untuk memenuhi kebutuhan listrik, khususnya di daerah terpencil.
Pembuatan Biobriket dari Sabut Kelapa (Cocos Nucifera) Menggunakan Perekat Tepung Kanji Seriani Annisa; Lukman Hakim; Suryati; Zainuddin Ginting; Novi Sylvia
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23915

Abstract

Biobriket adalah bahan bakar padat yang terbuat dari limbah biologis yang telah dipadatkan dan ditambahkan lem. Serat kelapa merupakan bahan bakar yang baik karena memiliki nilai kalor yang tinggi. Hal ini menjadikannya pilihan yang baik untuk memanfaatkan energi fosil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana komposisi serat kelapa memengaruhi biobriket yang dihasilkan, bagaimana perekat memengaruhi komposisi serat kelapa menurut SNI, dan bagaimana uji proksimat dan nilai kalor memengaruhi kualitas biobriket yang terbuat dari campuran limbah serat kelapa. Untuk membuat biobriket dari serat kelapa, serat digiling menggunakan crusher dan kemudian diayak melalui saringan berukuran 50, 100, 150, 200, dan dicampur dengan lem pati dengan konsentrasi lem 10%, 15%, 20%, dan 25%. Kemudian, briket diuji kadar air, abu, zat volatil, karbon tetap, dan nilai kalornya. Studi ini menemukan bahwa biobriket terbaik memiliki kadar air 4,94%, kadar abu 6,45%, kadar zat volatil 111,9%, kadar karbon tetap 76,41%, dan nilai kalor yang memenuhi standar SNI 01-6235-2000, yaitu 5.328,45 kal/gr pada mesh 100 dan perekat 10%. Briket ini memenuhi standar SNI 01-6235-2000, yang menyatakan bahwa nilai kalornya minimal 5.000 kal/gr . Kata Kunci: Kadar Air, Kadar Abu, Zat Terbang, Karbon Tetap, dan Nilai Kalor
Kinerja Unggul Ceramic Raschig Ring dalam Peningkatan Kualitas Biogas Pome melalui Metode Absorpsi Kimia Menggunakan KOH Najwa, Cholida; Bow, Yohandri; Lety, Trisnaliani
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23933

Abstract

Biogas dari Palm Oil Mill Effluent (POME) memiliki potensi besar, namun kualitasnya rendah akibat impuritas korosif seperti CO2​ dan H2​S. Penelitian ini bertujuan memurnikan biogas (CH₄ awal 53,02%) melalui absorpsi kimia dengan larutan Kalium Hidroksida (KOH). Kinerja dua media isian, Kaldness (polimer) dan Ceramic Raschig Ring (keramik), dievaluasi dalam kolom absorber dengan memvariasikan konsentrasi KOH (1,5–2,5 M) dan laju alir (1,0–1,4 L/menit). Hasilnya secara konsisten menunjukkan Ceramic Raschig Ring lebih unggul. Konfigurasi optimal dicapai pada konsentrasi KOH 2,5 M dan laju alir 1,4 L/menit, yang meningkatkan kadar CH₄ menjadi 78,20% (efektivitas 47,49%), serta menurunkan CO2​ dan H2​S masing-masing sebesar 67,88% dan 78,83%. Disimpulkan bahwa keunggulan Ceramic Raschig Ring disebabkan oleh sifat permukaannya yang hidrofilik dan kasar, yang meningkatkan transfer massa secara signifikan dibandingkan Kaldness yang hidrofobik, membuktikan efektivitas metode ini untuk produksi biometana.
Pembuatan Briket dari Tempurung Kelapa dan Serbuk Gergaji Kayu dengan Perekat Tepung Tapioka sebagai Bahan Bakar Alternatif Mei Yuni, Rafika; Faisal; Nurlaila, Rizka; ulfa, raudhatul; fibarzi, wiza ulfa
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23949

Abstract

Tempurung kelapa dan serbuk gergaji dapat dijadikan bahan utama dalam pembuatan briket yang berpotensi menjadi bahan bakar pengganti. Briket merupakan arang yang dibuat dengan cara ditekan bersama perekat tertentu sehingga berbentuk padat. Pemakaian briket sebagai bahan bakar mampu memberikan energi panas dengan jumlah asap yang rendah. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang menjadi pembeda dari penelitian sebelumnya adalah Jenis Perekat yang digunakan yaitu Getah Pinus dan Perbandingan Bahan Baku. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh perbandingan arang tempurung kelapa dan arang serbuk gergaji pada karakteristik briket. Variabel yang dianalisis yaitu perbandingan arang tempurung kelapa terhadap arang serbuk gergaji. (30:70, 40:60, 50:50, 60:40 dan 70:30) Dalam penelitian ini, perekat yang digunakan adalah tepung tapioka. Proses pembuatan briket meliputi tahap persiapan bahan, proses karbonisasi, pencetakan briket, serta pengujian akhir. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa briket dengan kualitas terbaik terdapat pada perbandingan (50:50) dengan perekat 20%. Briket yang dihasilkan menunjukkan nilai kadar air sebesar 4,37%, kadar abu 6,43%, zat menguap 29,40%, karbon terikat 59,78% dan nilai kalor tertinggi 6039,91 kal/gr. Dan hasil nilai kalor paling rendah ditemukan diperbandingan (30:70) dengan perekat 20%, yaitu sebesar 5755,97 kal/gr.
Pengaruh Waktu Fermentasi dan Massa Ragi Terhadap Bioetanol dari Tongkol Jagung dan Kulit Singkong Melalui Proses SSF Putri, Sabina; Jafriani, Sindy; Leila Kalsum; Mustain Zamhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.24031

Abstract

Ketersediaan sumber daya energi fosil seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara semakin menipis serta tidak dapat diperbarui, sehingga pengembangan energi terbarukan menjadi solusi penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji produksi bioetanol dari dua jenis biomassa lignoselulosa, yaitu tongkol jagung dan kulit singkong, melalui proses Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) dengan penambahan Aspergillus niger. Variabel bebas yang digunakan adalah waktu fermentasi (3–7 hari) dan massa ragi (2% dan 4% m/v). Hasil fermentasi dimurnikan melalui proses distilasi, kemudian dianalisis menggunakan refraktometer dan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengetahui kadar etanol yang dihasilkan. Hasil terbaik dari tongkol jagung diperoleh pada indeks bias sebesar 1,3498 dengan kadar etanol 52% (refraktometer) dan 66,02% (GC-MS). Sementara itu, kulit singkong menghasilkan indeks bias tertinggi sebesar 1,3510 dengan kadar etanol 56% (refraktometer) dan 48,41% (GC-MS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik tongkol jagung maupun kulit singkong memiliki potensi sebagai bahan baku bioetanol, dengan variasi waktu fermentasi dan massa ragi yang berpengaruh terhadap kualitas bioetanol yang dihasilkan.
Pengaruh Suhu dan Kecepatan Pengadukan Terhadap Reaksi Pembentukan Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO) M. Mar’ie Rizqi Ganisha; Abu Hasan; Yuniar
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.24095

Abstract

Energi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, khususnya bahan bajar minyak (BBM) yang hingga kini sebagian besar masih berasal dari sumber fosil yang tidak dapat diperbaharui. Salah satu alternatif energi terbarukan yang berpotensi adalah biodiesel berbahan baku Crude Palm Oil (CPO). Namun, CPO masih mengandung Free Fatty Acid (FFA) dalam jumlah signifikan. Kandungan FFA yang tinggi tidak diinginkan karena dapat menimbulkan kerusakan pada mesin diesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju reaksi koversi CPO menjadi biodiesel dengan memvariasikan parameter proses, meliputi waktu reaksi, temperatur, dan kecepatan pengadukan. Parameter yang digunakan meliputi suhu 55℃ dan 60℃ dan kecepatan pengadukan 400 rpm dan 500 rpm dengan variasi waktu yang diberikan dari setiap sampel adalah 30 menit, 60 menit, 90 menit dan 120 menit. Penambahan katalis dilakukan sebesar 1% dari berat CPO, rasio CPO terhadap metanol 6:1. Penelitian ini difokuskan pada pengamatan proses pembentukan biodiesel melalui tahap esterifikasi, dan transesterifikasi, serta beberapa analisis yang dilakukan terhadap sampel. Pada variasi suhu 60℃ dan kecepatan pengadukan 500 rpm mencapai konversi maksimal dengan memperhatikan hasil analisa yang dilakukan.
In Situ Besi (Fe) Sebagai Donor Hidrogen Dalam Proses Hydrotreating Minyak Jelantah Untuk Meningkatkan Nilai Kalor Green Diesel Ramadhan, M. bagus; Cindy Romah Dika; Alfina Ersanti; Tahdid; Ahmad Zikri; Isnandar Yunanto
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.24101

Abstract

Kebutuhan energi yang terus meningkat dan keterbatasan sumber fosil mendorong pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku alternatif melalui proses hydrotreating untuk menghasilkan green diesel. Penelitian ini mengkaji penggunaan besi (Fe) sebagai donor hidrogen in situ tanpa suplai hidrogen eksternal, dengan variasi konsentrasi Fe dan temperatur menggunakan katalis NiMo/γ-Al₂O₃. Hasil terbaik diperoleh pada Fe 10% dan temperatur 340°C dengan yield green diesel 32,05%, nilai kalor 44,01 MJ/kg, densitas 791,5 kg/m³, dan viskositas 2.9 cSt. Dibandingkan penelitian Zurohaina et al. (2021) yang menggunakan hidrogen eksternal (42,13 MJ/kg pada 430°C), pendekatan ini terbukti lebih efisien pada temperatur lebih rendah. Nilai cetane number mencapai 53,0, masih di bawah standar EN 15940 (≥70), menunjukkan perlunya optimalisasi lebih lanjut. Metode in situ hydrogen donation berbasis Fe terbukti efektif dan ekonomis dalam menghasilkan green diesel berkualitas tinggi secara berkelanjutan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026 Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue