cover
Contact Name
Gesnita Nugraheni
Contact Email
gesnita@gmail.com
Phone
+6281357351183
Journal Mail Official
editorjfk@ff.unair.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia 60115
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Farmasi Komunitas
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 23555912     EISSN : 23555912     DOI : https://doi.org/10.20473/jfk.v9i1.24085
Core Subject : Health,
The aim of Jurnal Farmasi Komunitas (JFK) is to publish exciting, empirical research, recent science development, and high-quality science that addresses fundamental questions in pharmacy practice. JFK publishes articles in pharmacy practice area including: 1. Clinical and Community Pharmacy 2. Public Health 3. Psychology 4. Medicine, and other health related topics.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS" : 15 Documents clear
Analisis Pengelolaan Obat pada Tahap Seleksi, Pengadaan dan Distribusi di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2021 Erlangga, Juan; Tri Wijayanti; Ganet Eko Pramukantoro
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.45866

Abstract

Siklus manajemen obat mencakup empat tahap yaitu: 1) selection (seleksi), 2) procurement (pengadaan), 3) distribution (distribusi), dan 4) use (penggunaan). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tahap seleksi, pengadaan dan distribusi di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2021 agar manajemen pengelolaan obat yang dikelola tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga tepat dan baik yang berkelanjutan sesuai standar Kemenkes RI. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif non eksperimental dan analisis data deskriptif dengan indikator Kemenkes RI dan JICA 2010. Data dikumpulkan secara retrospektif berupa data sekunder. Pengambilan berupa data rekap laporan persediaan obat, data pengadaan obat, data obat Expired date dan data Lembar Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) tahun 2021. Pengelolaan obat berdasarkan indikator Kemenkes RI dan JICA ialah kesesuaian item obat yang tersedia dengan DOEN sebesar 78%; ketepatan perencanaan obat sebesar 466%; ketersediaan obat sesuai dengan kebutuhan sebesar 90%; pengadaan obat generik sebesar 95%; persentase dan nilai obat kedaluwarsa sebesar 15,3%; persentase dan nilai obat rusak sebesar 0%; ketepatan distribusi obat sebesar 88,2%; tingkat ketersediaan obat sebesar 100%; dan rata-rata waktu kekosongan obat sebesar 0%. Kesimpulan penelitian ini adalah pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2021 pada tahap seleksi dan perencanaan menggunakan metode konsumsi. Tahap pengadaan menggunakan cara e-katalog dan katalog dengan menggunakan metode e-purchasing, sedangkan obat yang tidak ada di katalog dapat dipesan langsung ke PBF dan dengan cara Tender. sedangkan tahap distribusi menggunakan metode bottom-up. Pengelolaan obat pada tahap seleksi di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Surakarta belum sesuai standar, sedangkan pengelolaan obat pada tahap pengadaan dan distribusi telah sesuai standar berdasarkan indikator pengelolaan obat Kemenkes RI dan JICA 2010.
Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Penggunaan Immunomodulator Herbal pada Pandemi COVID- 19 di Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo Priyoherianto, Andri; Fitriany, Erna; Zuanta Pangestuti; Supomo
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.48196

Abstract

Penggunaan immunomodulator untuk tetap menjaga daya tahan tubuh adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah luasnya penyebaran kasus COVID-19. Penggunaan immunomodulator herbal berhubungan erat dengan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo terhadap penggunaan immunomodulator herbal pada masa pandemic COVID-19. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel yang diambil memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 86 orang dengan teknik purposive  sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Responden dengan pengetahuan tergolong baik sebesar 12,8%, cukup sebesar 51,2%, dan kurang baik sebesar 36,0%. Sikap masyarakat termasuk berkategori baik sebesar 37,2% dan kurang sebesar 27,9%. Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa pengetahuan, sikap dan penggunaan immuniherbal sudah cukup baik. Meskipun demikian, perlunya peningkatan edukasi guna memperkuat konsistensi antara pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap penggunaan imunomodulator herbal dalam upaya menjaga daya tahan tubuh selama pandemi.
Analisis Biaya Angka Kesakitan pada Pasien Tuberkulosis Rawat Inap dari Perspektif Pemberi Layanan Kesehatan Fahamsya, Arifina; Nurhidayati, Lailiana Garna; Dhinta, Chiara
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.50056

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang mematikan di dunia. Tuberkulosis disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis. Kasus tuberkulosis pada tahun 2022 yaitu 824.000 dan angka kematian 93.000 per tahun. Penyakit tuberkosis yang disebabkan oleh terapi pengobatan jangka panjang dan merupakan penyakit yang masuk dalam kode ICD-10 biaya jaminan kesehatan nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui biaya sakit akibat akibat tuberkulosis menurut healthcare perspective dan untuk mengetahui variabel-variabel yang berhubungan dengan biaya sakit tuberkulosis di RSUD dr. Soeselo Slawi pada tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan observasional dengan desain penelitian cross sectional pada 82 data pasien, Metode analisis deksriptif untuk mengetahui estimasi biaya dan metode statistic untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi total biaya sakit pasien tuberkulosis. Berdasarkan penelitian menunjukkan biaya pelayanan merupakan komponen biaya yang paling tinggi dibandingkan komponen biaya lainnya. Rata-rata biaya pemeriksaan penunjang sebesar Rp. 753.827,00; biaya pelayanan sebesar Rp. 2.133.809,00; dan biaya farmasi sebesar Rp. 1.873.449,00. Rata-rata biaya sakit pasien tuberkulosis dari healthcare perspective sebesar Rp. 4.761.085,00. Komponen biaya sakit terbesar adalah biaya pelayanan. Variabel yang signifikan (p˂ 0.05) berhubungan dengan besarnya total biaya kesakitan adalah kelas perawatan, length of stay, biaya pemeriksaan penunjang, biaya pelayanan, dan biaya farmasi.
Analisis Hubungan Pengetahuan dengan Praktik Penggunaan Pil KB di Kelurahan Pacar Keling Surabaya Fany Zumrotul Faizah; Sugiarto, Jennifer Angeline; Dalfa, Dela; Awahita, Bahira Aisyah; Fatmawati, Anjar; Nababan, Evan Gabriel; Azzahro, Sabrina Aulia; Hamdri, Apta Amalia; Ar Rayyan, Muhammad Zhafir; Hayuningtyas, Eka Putri; Sabila, Bilqis Rif'atus; Lesmana, Anindya Nadine; Wijaya, I Nyoman
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.52739

Abstract

Indonesia menduduki peringkat keempat penduduk terbanyak di dunia sehingga diperlukan penekanan laju pertumbuhan penduduk dengan penggunaan kontrasepsi. Kurangnya pengetahuan masyarakat terkait penggunaan kontrasepsi menyebabkan peningkatan kegagalan pil KB dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan praktik penggunaan pil KB. Jenis penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan waktu pengambilan data secara cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Pacar Keling Surabaya terhadap 120 responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu rumah tangga yang sedang menggunakan pil KB dan berumur 20-50 tahun. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara yang dianalisis dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 31-40 (43,3%), tingkat pendidikan SMA/sederajat (76,7%), pekerjaan ibu rumah tangga (76,7%), dan jenis pil KB paling banyak digunakan Microgynon (57,5%). Selain itu, sebanyak 92,5% tingkat pengetahuan dan 55,0% tingkat praktik penggunaan pil KB responden tergolong kategori sedang. Hasil uji spearman menunjukkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), menandakan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan praktik penggunaan pil KB di Kelurahan Pacar Keling Surabaya. Dengan demikian diperlukan peningkatan program edukasi mengenai kontrasepsi pil KB khususnya faktor penyebab kegagalan metode tersebut serta pengkajian lebih lanjut terkait akses terhadap pelayanan KB dan dukungan sosial untuk mendukung keberhasilan program KB.
Pengetahuan dan Praktik Masyarakat Surabaya Timur dalam Pengelolaan Antibiotik Ibnu Nur Al Madury, Abdulloh; Fahmi Rizaldy, Alif; Aulia Rahma Putri Wahyudi, Ade; Putri Maharani, Chika; Mahardhika, Clarinna; Afwan Pratama, Erpram; Rasyida Aditiyas Warsan, Ghiffari; Butar Butar, Gracesela; Yuliana, Khalifah; Syafiqa Atthaliyah, Naura; Sulistyarini, Arie
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.53203

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional seperti pembelian antibiotik tanpa indikasi dapat menimbulkan resistensi bakteri. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengetahuan dan praktik masyarakat Surabaya Timur dalam mengelola antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dan pengambilan data secara cross-sectional dengan menggunakan kuesioner. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling. Kriteria inklusi responden dari penelitian ini yaitu berumur minimal 18 tahun, pernah menggunakan antibiotik, dan bersedia menjadi responden. Jumlah responden yang berpartisipasi sebanyak 136 orang, dengan median (IQR) skor pengetahuan adalah 7,00. Persentase responden memiliki pengetahuan tentang pengelolaan antibiotik berkategori 'kurang'; 'cukup'; dan 'baik' berturut-turut adalah 42,6%; 46,3%; 11,0%. Sedangkan persentase responden berkategori praktik 'kurang'; 'cukup'; dan 'baik' berturut-turut adalah 17,6%; 69,9%; 12,5%. Skor pengetahuan berhubungan signifikan dengan jenis kelamin (p=0,029). Skor praktik berhubungan secara signifikan dengan jenis kelamin (p=0,032) dan tingkat pendidikan (p=0,010). Secara signifikan skor pengetahuan berkorelasi dengan skor praktik (p=0,000) di mana semakin tinggi skor pengetahuan maka semakin tinggi juga skor praktik. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan dan praktik pengelolaan antibiotik berkategori cukup namun hanya sedikit dari mereka yang berada pada kriteria baik. Oleh karena itu, kegiatan edukasi terkait praktik pengelolaan antibiotik pada masyarakat Surabaya Timur perlu dilakukan untuk memperbaiki pengetahuan dan praktik ini.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dismenore, Pengetahuan dan Tindakan untuk Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Universitas Airlangga Dewi Mustikoningrum; Kristin, Alnike; Yuliana Rachmawati; Gazza Ayu Eka Prabowo; Putri, Rahmania Nabillah; Amelia Amanda Putri; Ariska Dwi Ramadhani; Rayya Afifah Ikhsani; Najmi Kinanti; Safitri, Zolfa; Mutiara Putri Pramesti; Gusti Noorrizka Veronika Achmad
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.55205

Abstract

Dismenore merupakan suatu fenomena simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram, dan sakit punggung sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa faktor yang mempengaruhi dismenore yaitu usia menarke, ekonomi, lama menstruasi, riwayat keluarga, junk food, pengetahuan terkait dismenore, konsumsi kopi, status merokok, frekuensi olahraga, dan tingkat stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dismenore, tingkat pengetahuan dismenore, dan penanganan dismenore mahasiswi Universitas Airlangga. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif yang didasarkan pada analisis numerikal untuk mengukur hubungan antar variabel yang terjadi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Responden adalah 111 mahasiswi Universitas Airlangga yang sedang menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara faktor yang diteliti dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Universitas Airlangga (p>0,05). Pengetahuan mahasiswi Universitas Airlangga tentang dismenore sudah cukup baik (92% dapat menjawab >5 pertanyaan dengan tepat; n=102), namun terdapat pengetahuan responden yang masih kurang terkait dismenore, yaitu mengenai jamu kunyit asam yang dapat digunakan untuk membantu meringankan nyeri dismenore. Sebagian besar mahasiswi (68,5%, n=76) mengatasi dismenore dengan mengompres bagian perut bawah dengan air hangat (48,6%, n=37). Hanya sebagian kecil mahasiswi yang melakukan terapi farmakologi (17,1%, n=13) dimana sebagian besarnya menggunakan parasetamol.
Pengetahuan Masyarakat Mengenai Demam Berdarah dan Pemanfaatan Bahan Alam Sebagai Upaya Pencegahan Rahmaningtyas, Erika; Tarissa Salma Ayu Laishanda; Edbert Rafael Tjandra; Naila Rahardian; Fidelia Septa Elsandi; Puteri Aisyah; Christofer Ardin Purnomo; Syahna Kumala Martiza; Made Putriradhika Prabandari; Nilam Amanatus Sholihah; Azel Maulidzan Athallah; Jihan Amira Istiqomah; Ana Yuda
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.63392

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. DBD termasuk salah satu ancaman kesehatan global karena peningkatan kasus DBD yang signifikan di seluruh dunia. Dalam mengurangi angka kasus DBD di Indonesia, perlu dilakukan upaya pencegahan. Salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan bahan alam, seperti serai, sirih, dan lavender sebagai tanaman pengusir nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terkait DBD serta pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pencegahan DBD. Metode penelitian yang digunakan merupakan analitik observasional, dengan rancangan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dan pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 76,40% responden memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai DBD dan 84,64% responden memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai pemanfaatan bahan alam. Namun, terdapat beberapa responden yang salah pada pernyataan terkait tempat hinggap nyamuk DBD dan penggunaan daun sirih sebagai insektisida. Berdasarkan hasil uji normalitas, distribusi data yang diperoleh tidak normal sehingga dilakukan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antara kedua variabel yaitu pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pencegahan. Pada hasil uji korelasi Spearman didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,833, hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan masyarakat mengenai DBD dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya penanganan DBD. Dengan demikian, perlu dilakukan edukasi dan peningkatan upaya promotif kepada masyarakat mengenai DBD dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pencegahan DBD.
Tingkat Pengetahuan dan Pengalaman Orang Tua di Surabaya Timur tentang Penyakit Atopik Dermatitis pada Anak Woronegoro, Ambarsari; Gerriandi, Aqila Aqhnia Fayza; Al-Faizah, Dinda Elyana; Anrizki, Dio Aden; Sugianto, Michelle Angelina; Ridho, Muhammad Rosyid; Nabila, Mutiara; Cahyaningsih, Toti; Takiya, Trisya Nadita; Pratiwi, Yayan Shanty Ratna; Sukorini, Anila Impian
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.52593

Abstract

Dermatitis Atopik (DA) merupakan penyakit kulit kronis yang sering ditemukan pada anak dan memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan pengalaman orang tua mengenai DA pada anak-anak di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling dengan sampelnya adalah orang tua yang memiliki anak berusia 5-12 tahun. Karakteristik responden yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara deskriptif. Dari 100 responden, mayoritas adalah perempuan (85%) dan berusia 20-40 tahun (66%). Sebanyak 13 orang memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi, mayoritas sebanyak 53 orang (53%) memiliki tingkat pengetahuan yang sedang. Berdasarkan hasil penelitian, hanya 5 orang responden yang anaknya pernah mengalami DA. Dari sebagian besar responden yang mengalami DA, tidak semua memberikan penanganan dan perawatan kulit yang tepat. Mayoritas orang tua di Surabaya Timur memiliki pengetahuan dan pengalaman yang kurang memadai tentang DA pada anak. Upaya edukasi dan intervensi diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mencegah dan mengelola DA, sehingga dapat mengurangi risiko kekambuhan dan dampak negatif pada anak.
Pengetahuan, Kesadaran, dan Perilaku Pengunjung Tempat Wisata di Surabaya Terkait Pemilihan serta Penggunaan Sunscreen dan Sun Protection Arindie Provellia, Clarissa; Aiman Zumaroh Ummi Robihah; Maria Carmelita Ayunda Ardiadne; Lasmaria Sopaheluwakan; Yasmin Azzahra; Fawwaz Syarifaturrohmah; Fathimah Haura; Yusilah; Rheyta Safira Maulidia; Rahmada Lovita; Kendra Anindya Gantari Putri; Elida Zairina
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.52650

Abstract

Pola hidup sehat, yaitu menggunakan sunscreen dan sun protection perlu dilakukan untuk mengurangi resiko paparan sinar UV yang dapat memunculkan berbagai penyakit serius, seperti kanker kulit, penuaan dini, kerusakan mata, dan melasma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pengunjung tempat wisata di Surabaya serta hubungan ketiga parameter tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian analitik, berupa cross sectional dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner  (self-administrated questionnaire) yang sebelumnya telah divaliditas rupa. Sebanyak 110 pengunjung wisata di Surabaya dengan usia minimal 18 tahun berpartisipasi pada penelitian ini. Berdasarkan data demografi, sebagian besar responden adalah wanita, berusia 18-25 tahun, berdomisili di Jawa Timur, berstatus mahasiswa/pelajar, dan merupakan pengguna sunscreen dan sun protection. Hasil analisis data dengan uji spearman correlation, menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara skor pengetahuan dan skor kesadaran (p = 0,000; r = 0,347), skor pengetahuan dan skor perilaku (p= 0,000; r = 0,537), serta skor kesadaran dan skor perilaku (p = 0,000; r = 0,447). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan, kesadaran, dan perilaku yang baik. Dengan demikian, dapat dilakukan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat terkait penggunaan sunscreen dan sun protection, terutama pada variabel pengetahuan yang sebagian respondennya masih termasuk dalam kategori pengetahuan cukup dan kurang.
Profil Penggunaan Obat Herbal di Kelurahan Mojo, Kota Surabaya Iman, Evelin Nicole; Vanessa Emas Permata Sari; Qanita Afrannajla; Norine Nitya Ardiningrum; Athayya Indy Nasywa; Farhan Hanang Ichsanto; Daniel Emmanuel Wijaya; Madona Dwi Fitriani; Diana Putri Lestari; Brandon; Einarel Yusufrizky Wibisono; I Nyoman Wijaya
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.52652

Abstract

Penggunaan obat herbal yang semakin meningkat di kalangan masyarakat mendorong dilakukannya penelitian mengenai profil penggunaan obat herbal di Kelurahan Mojo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross-sectional dengan pengambilan data melalui wawancara secara door to door. Responden pada penelitian ini adalah 113 warga Kelurahan Mojo yang menggunakan obat herbal, berusia diatas 18 tahun, dan menggunakan obat herbal selama minimal 21 hari. Hasil yang diperoleh berupa pengguna obat herbal mayoritas perempuan 73,0% dibanding laki-laki 23,0%; responden didominasi lansia awal 61,9%, diikuti dewasa akhir 22,1%, lansia akhir 13.3%, dan dewasa awal 2,7%. Jenis herbal yang digunakan yaitu tanaman herbal (64,6%), jamu (31,9%), OHT (2,7%), dan fitofarmaka  (0,9%). Responden pengguna yang tidak sehat sejumlah 74,3% dan yang sehat sejumlah 25,7%. Penggunaannya bertujuan untuk kuratif (59,3%), promotif (22,1%) dan preventif (18,6%).  Sumber informasi tentang obat herbal didapatkan responden dari masyarakat umum (92,0%),  tenaga kesehatan (6,2%), dan  literatur (1,8%). Obat herbal diperoleh dengan meracik sendiri (53,1%) sedangkan 8,0% melalui apotek. Penggunaan obat herbal didominasi oleh ramuan mandiri dengan hipertensi sebagai keluhan utama. Kunyit (Curcuma longa) dan sereh (Cymbopogon citratus) merupakan tanaman paling banyak dimanfaatkan untuk penanganan hipertensi dalam studi ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 15