cover
Contact Name
Danang
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
danang@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. H.R. Bunyamin Blok A 11-12 , Kab. Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, 53121
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU)
ISSN : 28278836     EISSN : 28278844     DOI : https://doi.org/10.55606/sokoguru.v1i3
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) mewadahi artikel karya ilmiah hasil penelitian para dosen, praktisi akademik, guru dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ruang lingkup jurnal ini adalah semua penelitian yang berhubungan dengan pendidikan. Jurnal ini diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu Edisi April, Agustus, dan Desember.
Articles 114 Documents
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIOVISUAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD PERMATA TEGAL ALUR Rahmania Hapfizah Jumiyanti
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i3.789

Abstract

Hasil pengamatan menunjukkan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia kurang baik. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut penulis melaksanakan perbaikan pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada Materi Sistem Pencernaan Manusia dalam Pelajaran IPA menggunakan Video pembelajaran di SD Permata. Perbaikan pembelajaran dilaksanakan di Kelas V semester I tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah sampel 25 siswa terdiri dari 15 siswa perempuan dan 10 siswa laki – laki .Teknik pengumpulan data dilakukan melalui post test dalam bentuk tes tertulis. Setelah guru memperbaiki pembelajaran melalui penggunaan Video Pembelajaran, hasil pengamatan menunjukkan adanya peningkatan dari kegiatan siklus 1 dan siklus 2. Hasil ini ditunjukkan dari penilaian rata - rata para ahli sebesar 90,97% apabila dideskripsikan termasuk kategori sangat baik dan hasil penilaian rata - rata dari uji coba one to one sebesar 92% apabila dideskripsikan termasuk kategori sangat baik.
ANALISIS STANDAR HASIL EVALUASI MELALUI PROSES BELAJAR Yulianti; Winda Cahya Wati; Adiyono
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i2.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui Standar Evaluasi Pembelajaran yang merupakan patokan hal metode, prosedur, serta instrumen evaluasi hasil belajar partisipan dalam pembelajaran. Standar evaluasi oleh pengajar bagi BSNP melingkupi standar biasa, standar pemograman, standar penerapan, standar pengerjaan serta peliputan hasil evaluasi dan standar eksploitasi hasil evaluasi. Tiap- tiap standar ini memiliki prinsip- prinsip serta patokan yang diresmikan oleh BSNP. Sementara itu, penilaian hasil belajar yang dicoba oleh satuan pembelajara mempunyai 2 standar utama yang wajib dicermati, ialah: standar penentuan kenaikan kelas dan standar penentuan kelulusan. Laporan analisis hasil evaluasi disini ada dua cara yaitu laporan kemajuan umum yang diberikan kepada siapa saja yang berminat dengan sasaran utamanya adalah orang tua, peserta didik, dan masyarakat di sekitar sekolah dan laporan kemajuan khusus yang diberikan kepada orang tua dan peserta didik saja. Dari analisis hasil evaluasi ini dapat memberikan banyak manfaat untuk guru atau peserta didik.
POLA INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL (STUDI KASUS DI KELURAHAN MANGASA KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR) Hermansyah; Muhammad Aqil
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i2.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi sosial masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal, juga untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat terjadinya interaksi sosial masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan prosedur analisis yang tidak menggunakan prosedur analisis statistik atau arah kuantifikasi lainnya. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder dan penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Tekhnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif yang ditekankan pada metode analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses interaksi sosial masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal, tidak selalu berjalan dengan semestinya. Hal tersebut diakibatkan karena adanya perbedaan bahasa, kultur sosial budaya masyarakat. Pola interaksi sosial telah terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama bersifat mencair, proses ini tentunya terjadi secara cepat melalui proses adaptasi, sehingga interaksi sosial yang telah terjadi dapat diterima oleh masing-masing masyarakat.
PENERAPAN MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI SMA NEGERI 1 BATU ENGAU opi rohmawati; Poniyah; Zhafirah Dwi Rahayuningtias; adiyono
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i2.1171

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena pada kegiatan penelitian ini bersifat deskripisi dengan cara mengumpulkan informasi dan data seperti hasil penelitian sebelumnya yang sejenis, serta berbagai jurnal yang berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan. Didalam kurikulum terdapat model yang digunakan untuk mengembangkan sebuah kurikulum. Model-model tersebut memegang peranan penting dalam kegiatan pengembangan kurikulum. Salah satunya adalah model demonstrasi. Model ini merupakan model yang digunakan di SMA Negeri 1 Batu Engau karena model ini, guru dan pihak sekolah sangat berperan penting dalam pengembangan kurikulum tersebut. Karena itu, guru dan pihak sekolah yang mengetahui tata cara dan fungsi kurikulum yang diterapkan di sekolah. Evaluasi pengembangan kurikulum pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Batu Engau dilakukan pada program dan pelaksanaan kurikulum dengan menitikberatkan pada komponen- komponen pengembangan kurikulum untuk disesuaikan dengan visi-misi, tujuan pendidikan nasional, dan standar kelulusan SMA Negeri 1 Batu Engau.
KARAKTERISTIK DESAIN KURIKULUM HOMESCHOOLING TUNGGAL “SOLO HOMESCHOOLING” STUDI KASUS: SOLO HOMESCHOOLING SURAKARTA Siti Shofiyatun; Septi Aprilia
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i3.1181

Abstract

In Solo, there are 4 families that have organized homeschooling, one of is Mr. Hidayat's family . Their children previously could not enjoy their study, after switching to homeschooling their children are happier when learning, critical, creative and have high curiosity. How is the curriculum design applied in single homeschooling "Solo Homeschooling" . The purpose of this study is to find out how the characteristics of the single homeschooling curriculum design "Solo Homeschooling". This study is qualitative research. Data was collected through interviews, observation and documentation. The data validity was obtained through data triangulation. The analytical used is an interactive analysis that consists of reduction and display data, then verification. The curriculum applied is correlated and integrated curriculum. Parents combine one subject to another, because the goal is not score but educational enlightenment, besides that it also integrates subject with problems that they see, hear and feel that are happening around them.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DENGAN STRATEGI 5E1C (ENGAGEMENT, EXPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, CONFIRMATION, DAN EVALUATION) PADA SISWA KELAS VIII MTs MUHAMMADIYAH LEMPANGANG Andi Fatmawati
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): April: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i1.1226

Abstract

Fakta yang ditemukan di lapangan yaitu pembelajaran IPA masih bersifat konvensional sehingga proses pembelajaran terkesan membosankan. Bahan ajar IPA yang diajarkan tidak sesuai dengan kondisi atau fakta di lapangan. Kesempatan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya juga masih belum terlihat. Sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran IPA, peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan efektivitas metode pembelajaran Guided Discovery dengan strategi 5E1C (Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Confirmation, dan Evaluation) dalam meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar IPA siswa Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2020-2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penilaian daya serap klasikal terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa pada Siklus I, II, dan III sebesar 67,33%; 79,08%; dan 86,17%. Hasil penilaian daya serap klasikal terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada Siklus I, II, dan III sebesar 64,65%; 76,61%; dan 85,71%. Selain itu juga, ketuntasan belajar klasikal terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa pada Siklus I, II, dan III sebesar 0,00%; 73,33%; dan 93,33%. Hasil penilaian ketuntasan belajar klasikal terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada Siklus I, II, dan III sebesar 60,00%; 73,33%; dan 93,33%. Hasil penilaian daya serap individu terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa pada Siklus I, II, dan III sebanyak 0 siswa, 22 siswa, dan 28 siswa. Dan hasil penilaian daya serap individu terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada Siklus I, II, dan III sebanyak 18 siswa, 22 siswa, dan 28 siswa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran Guided Discovery dengan strategi 5E1C (Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Confirmation, dan Evaluation) sangat efektif dan dapat diterapkan dalam meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar IPA siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun 2020-2021.
The Silent Way Method in Learning Arabic Budi Santoso Wibowo; Nurhabibah Harahap
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i3.1233

Abstract

The Silent Way method (al-tharīqah al-Shāmitah) was discovered by a language learning expert named Caleb Gattegno (1972), who applied philosophy and cognitivism principles in his learning. This study aims to determine the extent to which the Silent Way method can be used in learning Arabic. This research was conducted by library research by collecting some empirical documents. The results of this study reveal that in using the Silent Way method, an educator must speak a little during the learning process in class. But that does not mean not doing anything during the learning process. Using various learning media, this method is based on a rule that educators should be silent so that students can express their opinions as widely as possible.
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PENERAPAN SUPERVISI KLINIS BERKELANJUTAN PADA MIS GUPPI AL KHAERAT SIMBANG Haedar Haedar
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i2.1310

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, ditemukan bahwa kreativitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran masih kurang, guru hanya memperhatikan aspek kognitif saja, guru sebagai central pembelajaran sehingga siswa pasif dan kurang bersemangat dalam belajar, penilaian dan evaluasi yang dilakukan masih kurang. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti sebagai kepala madrasah melakukan suatu penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi klinis berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pada MIS GUPPI Al Khaerat Simbang Kec. Tombolopao Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2021-2022. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kompetensi pedagogik guru terhadap daya serap kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,86%; 76,32%; dan 86,60%. Sedangkan peningkatan kompetensi pedagogik guru terhadap ketuntasan kelompok pada siklus I, II, dan III masing-masing sebesar 37,50%; 62,50%; dan 100,00%. Dan peningkatan kompetensi pedagogik guru terhadap daya serap individu pada siklus I, II, dan III masing-masing sebanyak 3, 5, dan 8 guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi klinis berkelanjutan memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN LAYANAN WHATSAPP DI SMP MUHAMMADIYAH 1 PROGRAM KHUSUS BOYOLALI jokotriyanto; Yuli Siyamto
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i1.1312

Abstract

Pada proses kegiatan beajar dan mengajar (KBM), guru tidak cukup sebatas memakai lisan utuk menyampaikann pelajaran. Namun juga memerlukan alat atau sarana sebagai penyambung pesan dari pemaparan guru, yang dapat disebut dengan media pembelajaran. Tanpa hadirnya media, guru mengalami kesukaran dan banyak memerlukan tenaga ekstra untuk menyampaikan mata pelajaran. Maka dari itu diperlukan alat atau media untuk membantu dalam proses KBM. Whatsap ialah solusi media pembelajaran berbasis media social yang di pergunakan bagi guru, siswa dan orang tua siswa. Whatsapp memiliki beberapa fitur yang berguna seperti WA grub, voice note, pengiriman chatt, video, gambar dan lain sebaginya. Keunggulan Whatsapp ialah menyediakan fasilitas yang mempermudah dalam mengembangkan kelas sesuai dengan kebutuhan. Dengan fasilitas Whatsapp memberi kesempatan komunikasi langsug melalui jaringan media sosial bagi guru, siswa, dan orang tua siswa baik secara grub maupun personal.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Simon Paulus Olak Wuwur, Erwin
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v3i1.1417

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah konsep kurikulum yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 2021. Konsep ini memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menentukan materi pembelajaran yang akan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan siswa serta konteks lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi atau langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dan memastikan bahwa tujuan Kurikulum Merdeka dapat tercapai dengan baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru-guru menghadapi tantangan dan kendala yang signifikan dalam mengimplemntasikan Kurikulum Merdeka dalam tahap perencanaan, pelaksanaan di dalam kelas dan evaluasi. Kendala-kendala tersebut antara lain terkait dengan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengaplikasikan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif, kondisi lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia yang tersedia. Namun adanya upaya untuk menghadapi kendala-kendala tersebut yaitu, pelatihan dan pengembangan kompetensi guru dan staf pendidikan, peningkatan dukungan dari orang tua dan masyarakat, peningkatan fasilitas dan sarana prasarana, peningkatan pengawasan dan monitoring, pengembangan kerjasama antar stakeholder pendidikan, dan dorongan untuk mengikuti program guru penggerak.

Page 6 of 12 | Total Record : 114