cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
rintosusilo88@gmail.com
Phone
+6282317004608
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stfmuhammadiyahcirebon.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25412027     EISSN : 25482114     DOI : 10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry
Articles 310 Documents
ANALISIS BIAYA SAKIT PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SEBELAS MARET PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2022: COST ANALYSIS OF STROKE ISCHEMIC PATIENTS AT THE UNIVERSITAS SEBELAS MARET HOSPITAL PERIOD JANUARY-FEBRUARI 2022 Hidayah Apriliawan; Woro Supadmi; Hanindia Riyani
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.410

Abstract

Stroke merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan hilangnya fungsi otak secara akutdandapat menimbulkan kematian. Dilihat dari penanganan penyakit stroke sendiri membutuhkanbiaya yang cukup besar sehingga menjadi beban biaya. Salah satu cara mengetahui bebanbiaya dengan metode Cost Of Illness (COI). Tujuan penelitian adalah mengetahuikarakteristik, rerata biaya COI dan mengetahui korelasi antara Length Of Stay (LOS),komorbid, dan tingkat keparahan) terhadap direct cost, non-direct medical cost dan indirectcost pada pasien stroke rawat inap di RS Universitas Sebelas Maret. Pengambilan datadilakukan secara observasional analisis, pengambilan data secara prospektif melaluiwawancara langsung, rekam medis dan data biaya rumah sakit selama periodeJanuari-Februari2022 dirumah sakit UNS. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisisunivariate dananalisis bivariate. Hasil penelitian secara deskriptif ditemukan komponen cost of illnessmeliputi direct medical cost Rp.7.436.37,-, non direct medical cost Rp.2.743.423,- danditemukan rata–rata biaya indirect medical cost Rp.942.745,-. Terdapat hubungan signifikanantara tingkat keparahan, komorbid dengan direct cost dan non direct medical cost (p<0,05).Namun tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat keparahan dan komorbid denganindirect cost (p>0,05). Kata Kunci : Stroke Iskemik, LOS, komorbid , keparahan , Cost of Ilness
PENGARUH EDUKASI PODCAST TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA MUSLIM TENTANG SKINCARE HALAL DI KOTA MALANG: EFFECT OF PODCAST EDUCATION ON MUSLIM TEENAGER'S KNOWLEDGE AND ATTITUDES ABOUT HALAL SKINCARE IN MALANG Novia Maulina; Hurriyatul Zulfa; Mohammad Alfin Sammah; Cindy Natasya
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.610

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas muslim, maka seyogyanya masyarakat lebih memperhatikan kehalalan produk yang dikonsumsi dan digunakan. Salah satu produk yang wajib memiliki sertifikasi halal adalah skincare yang telah banyak digunakan masyarakat terutama dikalangan remaja. Namun kesadaran masyarakat muslim dalam memperhatikan kehalalan produk skincare masih rendah, sehingga diperlukan edukasi tentang skincare halal melalui media yang bisa meningkatkan pengetahuan dan sikap penggunaan skincare halal. Salah satu media yang efektif untuk menyampaikan informasi adalah podcast karena menarik dan dapat diakses secara mudah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media podcast terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dalam penggunaan skincare halal pada remaja muslim di Kota Malang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pengambilan data secara purposive sampling. Penelitian dilakukan secara online melalui pemberian video podcast dan kuesioner yang melibatkan 100 responden remaja yang berdomisili di Kota Malang. Dilakukan uji normalitas untuk mengetahui data yang diperoleh terdistribusi normal atau tidak. Hasil uji normalitas menunjukkan data sikap terdistribusi normal, sedangkan data pengetahuan tidak terdistribusi normal. Data pengetahuan yang berdistribusi normal kemudian diuji lagi menggunakan uji  paired sample t-test dengan hasil nilai signifikasi kurang dari 0,05. Sedangkan data pengetahuan karena tidak berdistribusi normal maka digunakan uji Wilcoxon dengan hasil nilai signifikasi kurang dari 0,05. Sehingga dinyatakan pemberian edukasi melalui podcast dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap responden. Kesimpulan penelitian menunjukkan pemberian edukasi melalui media podcast dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap penggunaan skincare halal   pada remaja muslim di Kota Malang. Kata kunci: skincare; podcast; halal; remaja; Kota Malang
UJI STABILITAS FISIK FORMULASI SEDIAAN PATCH ANTIACNE KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUAH KURMA SUKKARI (Phoenix dactylifera) DAN MADU MURNI (Honey bee) : PHYSICAL STABILITY TEST FORMULATION OF ANTIACNE PATCH PREPARATIONS COMBINATION OF ETHANOL EXTRACT OF SUKARI DATE FRUIT (Phoenix dactylifera) AND PURE HONEY (Honey bee) Suhartina Hamzah; Nur Indah Yanti; Nurul Isnaini; Nur Rahmi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.625

Abstract

Masalah kulit yang sering yang banyak dialami dan sering dikeluhkan oleh banyak orang adalah jerawat atau disebut juga acne vulgaris. Sekitar 80-85% masyarakat di Indonesia mengalami masalah kulit ini. Salah satu penyebab dari acne vulgaris adalah bakteri Propionibacterium acne. Telah dilakukan penelitian yang berjudul Formulasi Sediaan Patch Antiacne Kombinasi Ekstrak Etanol Buah Kurma Sukkari (Phoenix dactylifera) Dan Madu Murni (Honey bee) terhadap Pertumbuhan Propionibacterium Acnes.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dimana dibuat 5 formula sediaan patch yang terdiri dari patch dengan konsentrasi zat aktif ekstrak kurma sukari (Phoenix dactylifera) dan madu murni (Honey bee) dengan perbandingan 1:1 dibuat dalam konsentrasi 10%, 20%, 30%, kontrol negatif (tanpa zat aktif) dan kontrol positif (Oxy® Antibacterial Acne Patch) sebagai pembanding, kemudian dilakukan evaluasi sediaan patch meliputi uji organoleptik, uji pH, uji keseragaman bobot, uji ketebalan patch, uji daya serap kelembaban serta cycling test. Hasil yang diperoleh adalah kombinasi ekstrak etanol Buah Kurma Sukkari (Phoenix dactylifera) Dan Madu Murni (Honey bee) dapat diformulasikan menjadi sediaan patch anti acne yang stabil secara kimia dan fisika. Kata kunci : Patch, Acne vulgaris, Buah Kurma, Madu.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PENGOBATAN TUBERKULOSIS TAHAP INTENSIF PADA PASIEN GERIATRI DI RSUP SURAKARTA: IDENTIFICATION OF DRUG- RELATED PROBLEMS (DRPs) IN THE INTENSIVE PHASES OF TUBERCULOSIS TREATMENT IN GERIATRIC PATIENTS AT RSUP SURAKARTA Khusnul Khotimah; EM Sutrisna
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.750

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB pada geriatri harus mendapatkan perhatian lebih dikarenakan pada geriatri mengalami perubahan farmakokinetika dan farmakodinamika yang yang berhubungan signifikan terhadap terjadinya drug related problems (DRPs). DRPs merupakan suatu peristiwa atau keadaan dimana terapi obat berpotensi atau secara nyata dapat mempengaruhi hasil terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya DRPs pengobatan tuberkulosis pada pasien geriatri. Jenis penelitian ini deskriptif non eksperimental dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan data secara retrospektif melaluipenelusuran rekam medik pasien TB geriatri di RSUP Surakarta. Identifikasi DRPs mengikuti klasifikasi DRPs Cipolle 2012. Hasil identifikasi DRPs yaitu terapi obat yang tidak diperlukan 0%, memerlukan terapi tambahan 12,02%, obat yang tidak efektif  0%, dosis obat terlalu rendah 2,73%, reaksi obat yang merugikan (efek samping obat 42,08% dan interaksi obat 38,80%), dosis obat terlalu tinggi 2,73% dan ketidakpatuhan 1,64%. Farmasis berkontribusi dalam pencegahan dan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan manajemen terapi tuberkulosis pada pasien geriatri sehingga pengobatan menjadi optimal. Kata kunci: Drug related problems, DRPs, Geriatri, Tuberkulosis
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI DAN DAUN MANGGA ARUMANIS TERHADAP S. AUREUS: ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF THE COMBINATION OF ETHANOL EXTRACT OF GUA VA AND ARUMANIS MANGO LEAVES AGAINST STAPHYLOCOCCUS. AUREUS Tri Cahyani Widiastuti; Laeli Fitriati; Nurlaela Rahmawati; Siska Kumalasari; Fadila Amalina Putri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.753

Abstract

Daun mangga arummanis (Mangifera indica L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava. L) terbukti memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur. Staphylococcus aureus merupakan jenis bakteri patogen opportunistik yang dapat menyebabkan penyakit infeksi. Maserasi ekstrak dilakukan untuk menghilangkan adanya zat yang tidak dapat menghasilkan efek terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga arumanis dan daun jambu biji terhadap bakteri Staphylococcus aureus, serta kandungan senyawa flavonoid dengan metode KLT. Serbuk daun mangga arumanis dan serbuk daun jambu bji diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dengan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram terhadap bakteri uji dengan seri konsentrasi 6,25%; 12,5%; dan 25% menggunakan perbandingan (1:1); (1:2); dan (2:1). Fase diam yang digunakan pada uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT) adalah plat silika gel GF254 dengan fase gerak yang digunakan yaitu etil asetat : n-heksana (7:3) dengan pembanding senyawa flavonoid yang digunakan yaitu kuersetin dan untuk tannin dengan pembanding asam tanat. Analisis data yang diperoleh berupa diameter zona hambat, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan One Way Anova. Hasil skrining fitokimia kombinasi ekstrak etanol daun jambu biji dan daun mangga arumanis mengandung senyawa metabolit sekunder berupa fenol, flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan triterpenoid terkandung dalam daun mangga arumanis.
MOUTHWASH SPRAY KOMBINASI EKSTRAK DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DAN RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb) UNTUK MENGATASI HALITOSIS: MOUTHWASH SPRAY COMBINATION OF NONI LEAVES (Morinda citrifolia L.) AND CURCUMIN RHIZOME (Curcuma xanthorrhiza Roxb) EXTRACT FOR HALITOSIS Nuri Utami; Ahmad Farras Musyayaf; Zakiyatul Fadhilah; Peni Indrayudha
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.783

Abstract

Bau mulut atau halitosis akibat bakteri anaerob dalam mulut harus dicegah, salah satunya dengan spray antibakteri seperti mouthwash spray. Daun mengkudu memiliki senyawa aktif fenol dan flavonoid berfungsi sebagai antibakteri yang dikombinasi dengan temulawak karena mengandung minyak atsiri dan terdapat gugus fungsi hidroksil dan karbonil untuk melisiskan dinding sel pada bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan melakukan uji aktivitas antibakteri mouthwash spray yang memiliki kandungan daun mengkudu dan temulawak. Daun mengkudu dan rimpang temulawak diekstraksi menggunakan metode ekstraksi maserasi. Evaluasi pada sediaan mouthwash spray dilakukan dengan uji organoleptik berupa warna, aroma dan rasa, uji pH dengan kertas pH, uji viskositas dengan viskosimeter dan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi disk sumuran melalui pengukuran zona hambat. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa mouthwash spray yang berbentuk cairan memiliki bau khas dan berwarna kuning hingga hijau pekat, homogen, dengan nilai pH pada kontrol negatif, F1, F2 dan F3 yaitu 5,0; 5,0; 5,0 dan 5,0. Uji viskositas pada kontrol negatif, F1, F2 dan F3 yaitu 7,2 cPoises; 7,2 cPoises; 8 cPoises dan 9,6 cPoises. Uji antibakteri diperoleh zona hambat pada kontrol negatif, F1, F2, F3 dan kontrol positif yaitu 0 mm; 4,25 mm, 10,7 mm,12,5 mm dan 13 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa mouthwash spray memiliki formula yang aman sebagai sediaan oral dan memiliki aktivitas antibakteri. Kata kunci : daun mengkudu, rimpang temulawak, mouthwash spray, antibakteri  
ANALYTICAL METHOD VALIDATION OF CYCLAMATE IN RED SYRUP IN NORTH BANJARMASIN USING UV-VIS SPECTROPHOTOMETER Rahmawati; Andika; Rusmina Aulia Hasanah; Dhania Novitasari
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.794

Abstract

Cyclamate is an artificial sweetener that is not allowed for public consumption, because it isspecifically permitted for diabetics and consumers with low-calorie diets. Syrup usuallyadded as a flavor enhancer (sweetener), color, and aroma. The purpose of adding artificialsweeteners to syrup is to reduce production costs because cyclamates have a highersweetness and lower price than sugar. The purpose of this study was to determine the contentand levels of cyclamate in syrup sold in various stalls and street sellers in the NorthBanjarmasin area, and to determine the data validation method with linearity, precision,accuracy, LOD, and LOQ. The results of the qualitative test showed that 4 of the 9 positivesamples contained cyclamate (samples A, C, E, and I). The results of the method validationparameter test for linearity at 20, 40, 60, 80, 100, and 120 ppm gave a value of thecorrelation coefficient (r ) of 0.9987 with an LOD value of 6.4307 ppm, LOQ of 21.4359ppm,d precision value of 0.74%, and an accuracy value of 89.5126%. The results of thequantitative tests were carried out on four samples, namely samples A, C, E, and I, withcyclamate levels of 12.9423, 31.9833, 23.4166, and 115.6469 mg/kg, respectively. Keywords: Cyclamate, Syrup, Precipitation, Validation Method, UV-Vis Spectrophotometry
PREPARATION AND CHARACTERIZATION PHISICOCHEMICAL PROPERTIES OF MULTI COMPONENT KETOPROFEN WITH CO-FORMER GLUTAMINE Helen Sonita; Erizal Zaini; Salman Umar
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.799

Abstract

Ketoprofen is a non-steroidal anti-inflammatory compound (NSAID) which has low solubility in water. This study aimed to increase the dissolution rate of ketoprofen by forming multicomponent ketoprofen-glutamine in ratios of 1:1, 1:2, and 2:1 using the solid-state grinding method. The samples were characterized using Powder X-Ray Diffractometry (PXRD), Differential Scanning Calorimetry (DSC), Fourier Transform Infrared (FTIR) Spectroscopy, Scanning Electron Microscope (SEM), solubility, dissolution rate, and stability tests. These results indicated the formation of a eutectic mixture of ketoprofen-glutamine. From the study of the ketoprofen–glutamine eutectic mixture, the eutectic point at a ratio of 1:1 was obtained at 95.51°C. The PXRD spectra did not show new crystal habits; the solubility test of the eutectic mixture of ketoprofen-glutamine showed increases of 2.450, 2.518, and 2.374 times, respectively. The eutectic mixture of ketoprofen–glutamine had rod-like crystal particles that formed and aggregated. The samples showed an increased dissolution rate of ketoprofen. The stability test showed that ketoprofen-glutamine was stable during storage at 75% relative humidity (RH) and 40 °C for 6 months; there was only a decrease in intensity, as seen from the PXRD spectrum. Keywords: eutectic mixture, ketoprofen, glutamine, solubility, dissolution rate, stability
PHYSICAL EVALUATION OF CURCUMA RHIZOME EXTRACT (Curcuma xanthorrhiza) FORMULATION IN ANTI ACNE LOOSE POWDER Marini Marini; Haty Latifah Priatni; Azmi Darotulmutmainnah; Dea Safitri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.811

Abstract

When Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermis are isolated from acne-proneskin, the essential oil and curcuminoids in curcumin (Curcuma zanthorrhiza Roxb) exhibitantibacterial activity against blemished skin. The purpose of this study was to create an antiacne loose powder using Curcuma rhizome extract and to determine which formulationsmeet the best test requirements. Extraction was carried out using the maceration methodwith 96% ethanol solvent. The powder formulation consisted of alba bolus, magnesiumcarbonate, magnesium stearate, zinc oxide, oleum rosae, and talc, developed withtemulawak rhizome extract at concentrations of F0 (0%), F1 (8%), F2 (10%), and F3 (12%).The evaluation of the powder preparation was organoleptic, humidity, powder flow rate,specific gravity, and pH.. The results indicated that the F1 formulation's humidity test resultsof less than 10%, the speed of the powder flow evaluation test results was 15.6%, the angleof repose test result was 26.6°, and the measurement of pH showed that the result of 6fulfilled the requirements. Based on a physical test of the anti-acne loose powder, theCurcuma rhizome extract in the FI formulation with an 8% concentration produced optimalresults. Keywords: anti acne, physical evaluation, loose powder, curcuma
GREEN SYNTHESIS OF SILVER NANOPARTICLES (AgNPS) CONTAINING COMBINATION OF AQUEOUS EXTRACT OF Capsicum annuum L. AND SAFFRON: BIOSYNTHESIS, CHARACTERIZATION, AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY Erna Fitriany; Andri Priyoherianto; Masfah Raudlotus S.; Indah Tri Lestari; Fahmi Ardianti Purnawiranita
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.802

Abstract

Silver nanoparticles or Ag-Nanoparticles (AgNPs), which exhibit antimicrobial and biomedical activities, have many benefits in the health sector. AgNPs can be prepared using chemicals such as sodium borohydride (NaBH4). The green synthesis of AgNPs is an environmentally friendly alternative and is cost-effective. Capsicum annuum L. combined with saffron extract was used to synthesize the AgNPs. The biosynthesis, characterization, and antibacterial activity of AgNPs were studied in this study. The synthesized AgNPs were characterized by UV-visible (UV-Vis) spectroscopy, Fourier-transform Infrared Spectroscopy (FTIR), and particle size analysis (PSA). The formation of AgNPs was confirmed by optical performance using UV-VIS spectroscopy, which showed a peak of AgNPs at 407 nm. Capsicum annuum L. combined with saffron extract containing C-H, C-N, and C=O groups. Particle size was characterized using PSA, measuring 37.74 nm with an average SD ±22.10. Capsicum annuum L. combined with the saffron extract showed effective antibacterial activity.  Keywords: Green Synthesis, AgNPs, Capsicum annuum L, Saffron