cover
Contact Name
Yuli Rahmawati Mutiah
Contact Email
yulirahmawatimutiah@isimupacitan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attajdid.isimu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gadjahmada No. 20 Baleharjo, Pacitan 63512
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah
ISSN : 20899165     EISSN : 2477295X     DOI : https://doi.org/10.52640/tajdid.v11i1.252
Core Subject : Religion, Education,
At Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah is a scientific journal in Islamic Education under Institut Studi Islam Muhammadyah Pacitan, Indonesia. This journal is focused on education development, especially Islamic Education through the publication of articles and research reports. The scopes of the journals are Theory of Education; Curriculum of Education; History of Education; Management of Education; and Anthropology of Education.
Articles 170 Documents
Manajemen Kinerja Dalam Meningkatkan Competitive Advantage Pada Lembaga Pendidikan Islam Hasan Baharun
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 5 No 2 (2016): July 2016
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.127 KB)

Abstract

Entering the era of globalization , the Islamic educational institutions have a huge responsibility in responding to various demands of society , especially in improving the quality of education by improving the quality of human resources in it . Performance management is one of the alternatives that can be used by Islamic educational institutions to improve the quality of human resources in order to achieve its objective of institutional accordance with market demand. Through performance management applied to the Islamic education institutions, is expected to create a climate and atmosphere -oriented organization of quality (quality culture) and has keungulan compete ( competitive advantage) with other educational institutions .
Effective Learning Methods Post Covid 19: A Literature Review Eko Suhendro
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2022): January 2022
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.741 KB) | DOI: 10.52640/tajdid.v11i1.251

Abstract

The COVID-19 pandemic in Indonesia has had a significant impact on education. Post-covid-19 learning requires face-to-face learning with a Health protocol system, meaning that permits have been issued, but the patterns and nuances of education are different. Student-teacher interaction is still limited. Learning and attitude models must include a rigorous process for safety. By 2022, every teacher must have an effective lesson plan that meets limited face-to-face learning health standards. This study describes the appropriate learning methods used after the COVID-19 pandemic. The research method used is qualitative with descriptive analysis and literature study. Lessons from Indonesian language teachers were used to collect data. The data used comes from the post-pandemic design and learning methods. The research findings show that various relevant learning methods are used after the covid-19 pandemic.
المنهج الوصفي في كتاب جامع الدروس العربية لمصطفى الغلاييني: الرأية التعليمية Ahmadi Ahmadi
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 1 (2018): January 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.698 KB)

Abstract

:Bahasa Arab memiliki banyak peranan yang sangat urgen untuk kehidupan manusia, lebih khusus bagi umat Islam. Secara global peranannya dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian besar, yaitu: peranannya dalam bidang agama, peranannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan peranannya dalam bidang interaksi sosial. Sementara itu dalam upaya penerapannya, khususnya para pemula baik orang Arab apalagi non Arab (Ghairun An-Nathiqin) merasa kesulitan dalam mempelajari ilmu gramatika bahasa (nahwu wa sharf), dan terutama ilmu nahwu yang disebabkan karena begitu komplek dan mendalam kaidah-kaidahnya. Untuk orang Indonesia merasa sangat kesulitan, sebab kaidah nahwu sangat berbeda jauh dengan tata bahasa Indonesia. Artikel ini membahas beberapa catatan penting tentang Kitab Jami’ud Durus karangan Syaikh Musthafa Ghalayaini, yang dalam sudut pandang penulis ada beberapa poin penting, diantaranya bahwa ilmu Nahwu sangat urgen untuk dipelajari karena fungsinya sebagai pengontrol kesalahan-kesalahan dalam berkomunikasi bahasa Arab, walaupun ada problematika pengajaran nahwu yaitu sulitnya materi nahwu itu sendiri (sangat filosofis) dan perbedaan struktur tata bahasa Arab yang cukup signifikan dibanding bahasa Indonesia. Upaya menyederhanakan nahwu bagi penutur selain Arab meliputi; Mereformulasi pembagian bab pembahasan nahwu, Reorientasi analisa kata (I’rab) yang kurang efisien dalam menunjang kemampuan berbicara, Redefinisi sebagian topik-topik pembahasan Materi Nahwu, Menyederhanakan topic-topik tambahan yang bersifat furu’ dan Penambahan topic yang berkontribusi lebih.
Metode Pengajaran Dalam QS. An-Nahl (16) : 125 Mazro’atus Sa’adah
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 5 No 1 (2016): January 2016
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1210.823 KB)

Abstract

This article discusses the teaching methods in the QS. An-Nahl (16): 125 (study of tafseer). As we know that the success of a teaching depends on the method used to deliver it. In the QS. An-Nahl (16): 125 is explained there are three ways of preaching (teaching) that are tailored to the subject being taught, namely wisdom, mau'idhoh hasanah, and jidal. Interpretation of the study stated that the way of preaching (teaching) with wisdom intended for people who already have knowledge (scholars) that dialogue with the wise words according to their skill level, how to preach (teaching) with mau'idhoh hasanah intended for the general public by providing advice that is simple, while the means of preaching (teaching) with jidal used for highly educated people who have mastered the various sciences and being able to argue with the right arguments, separated from the fine rhetoric of violence and expletives. That ways if related by education, in presenting the material, the teacher should pay attention to the ability of the students, whether the student is suitable if the material is conveyed only by his lectures alone or listening to a story, or students able to be consulted in ways that better? It is important for teachers to material success conveys.
Implementasi Gaya Belajar Mahasiswa Semester Satu Program Studi PAI UIN Sunan Ampel Surabaya Mariyatul qibthiyah qibthiyah
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 10 No 1 (2021): At Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.819 KB) | DOI: 10.52640/tajdid.v10i1.186

Abstract

Pembelajaran adalah suatu korelasi antara kegiatan belajar dan mengajar yang di dalamnya memuat unsur pentransfer ilmu dan penerima ilmu. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan seringkali tidak memberikan efek yang begitu maksimal bagi pengembangan bakat dan minat yang menjadi potensi awal dalam diri mahasiswa karena kurang tepat nya pengimpelemtasian gaya belajar yang digunakan. Sedangkan potensi itu dapat berkembang maksimal apabila adanya suatu cara pengaplikasian yang tepat sesuai potensi yang dimiliki. dari situlah mengapa implementasi gaya belajar itu sangat penting dan diperlukan dalam proses jalannya pembelajaran. Implementasi sendiri adalah suatu penerapan atas bagaimana cara belajar dapat diterapkan dengan kondusif supaya mahasiswa merasa nyaman selama proses pembelajaran berlangsung dan bagaimana agar pembelajaran tersebut terasa menyenangkan serta jauh dari rasa jenuh dan bosan. Implementasi gaya belajar ini sangat penting mengingat manfaat dan dampak yang luar biasa positif bagi keefektifan dan kemaksimalan hasil akhir capaian belajar yang mahasiswa tempuh. Sebaliknya apabila pengimplementasian gaya belajar yang dilakukan tidak tepat akan melahirkan dampak yang kurang baik bagi perkembangan minat dan bakat yang mahasiswa miliki. Minat dan potensi yang ada tentunya membutuhkan suatu wadah bagaimana itu semua dapat berjalan dengan baik dan menelurkan hasil maksimal salah satunya adalah dengan pengimplementasian gaya belajar yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Pencapaian Indikator Penilaian Hasil Belajar Keterampilan Pada Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadis Materi Hukum Bacaan Idghom Dede Ramdani; Chaerul Rochman; Dindin Jamaludidin
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 9 No 1 (2020): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.928 KB)

Abstract

Abstrak: The aims of these study to analyze the achievement of assessment indicators in the domain of psychomotor on basic competencies in applying the idghom in reading the Al-Qur’an. The method used in this study is descriptive qualitative with the instrument of data collection through a tryout of the problems. The result of the study shows that the results of psychomotor degrees of students are at good level with an average value of 74,00. While the average achievement on each indicator is at good level with average mark 2,96. The higher proportion is contributed by third problems indicator with 22% from five instrument has been trying to the student. Considering that every aspect of learning objectives and influencing each other, it is necessary to develop an instrument for evaluating the psychomotor domain, so that the student can apply the concepts in a new situation, also the educators must begin to apply process judgments in reaching or evaluating the domain of psychomotor.
Peran Guru Dalam Menanggulangi Perilaku Bullying Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Klangon Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta Tahun Pelajaran 2018/2019 Juni Arifin Hidayat
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 2 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.081 KB)

Abstract

Salah satu cara guru dalam menanggulangi perilaku bullying siswa MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo. Dimana pada tulisan ini dipaparrakan tentang jenis –jenis bullying yang sudah terjadi pada Madrasah. Dengan diuraikan beberapa jenis bullying dapat ditemukan upaya guru dalam mengatasinya secara sistematis dan periodik. Perilaku bullying di Madrasah memang sudah sering dilakukan oleh beberapa siswa, namun peran guru dalam mengatasinya masih kurang maksimal, sehingga perilaku tersebut masih belum bisa hilang dari tradisi dan perilaku siswa di Madarsah. Maka penanggulangan terhadap perilaku bullying oleh para guru merupakan suatu keniscayaan yang harus di lakukan secara intensif dan konsekwen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis –jenis bullying yang telah terjadi di MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo tahun 2018, bagaimana peran guru dalam menanggulanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research yang bersifat deskriptif kualitatif, jenis metode lapangan yang menguraikan hasil dari data lapangan yang dilakukan secara langsung. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut diinterpretasikan dan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan. Pertama, jenis jenis bullying yang telah terjadi di MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo terdiri dari dua bentuk, yaitu pertama bentuk bullying fisik yang meliputi : menindih, pukul –pukulan, bermain hantu-hantuan, menyipratkan air, dorong-dorongan disaat salat. Sedangakan yang kedua adalah bentuk bullying non fisik berupa kata-kata verbal dan non verbal, seperti perkataan jelek yang disampaikan kepada temannya, dan juga perilaku yang membahayakan teman lainya. . Kedua Peran guru dalam menanggulangi perilaku bullying di MI Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo terbagi dalam tiga tahapan. Pertama terhadap perilaku bullying yang bersifat fisik, para guru langsung memanggilnya dan memberikan hukuman langsung sesuai dengan tingkat perilaku bullying yang dilakukan dengan pantauan secara intensif. Kedua terhadap perilku bullying yang bersifat non fisik para guru langsung memberikan teguran dan nasehat yang benar agar tidak melakukan perbuatan bullying karena perbuatan tersebut membahayakan baik bagi dirinya, sekolah maupun orang tuanya dan masyarakat luas. Sedangkan tahapan yang ketiga adalah merupakan bullying dilakukan secata rutin dan terus menerus dengan memanggil orang tuanya dan bersamanya memberikan terapi, perhatian dan tuntunan yang sangat intensif, sistematis dan kebersamaan sampai siswa tersebut berhenti untuk melakukan perikalu bullying. Hal ini sesuai dengan peran guru sebagai mediator dan fasilitator, dan juga sebagai penasehat.
Efektivitas Blended Learning Menggunakan Aplikasi Telegram Kawakibul Qamar; Selamet Riyadi
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 1 (2018): January 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.474 KB)

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of Blended Learning using Telegram applications in Basic Mathematics lectures. Blended Learning is a learning that combines offline sessions (face-to-face) with online sessions (internet). The research design used field research with qualitative approach. Participants of this research are students of Universitas Kanjuruhan Malang who are taking Basic Mathematics course with 31 students. Activity of participants during the learning process is active, the response of participants in general has good acceptance level and Mastery of concept of participant in Basic Mathematics lecture with Blended Learning using Telegram application categorized well.
Program Komite Madrasah Dalam Menunjang Pengembangan Mutu Madrasah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bantul Yogyakarta Laelatul Badriah; Agus Haryadi
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 8 No 1 (2019): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.61 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah World Bank mencatat salah satu faktor yang menyebabkan manajemen madrasah tidak efektif yaitu rendahnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan madrasah. Tanpa dukungan dan partisipasi dari masyarakat, lembaga pendidikan akan menjadi sulit dan terhambat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikannya. Dalam meningkatkan mutu madrasah harus dimulai dengan komitmen yang tinggi dari seluruh civitas akademik lembaga pendidikan dan didukung oleh masyarakat pengguna pendidikan. Oleh sebab itu diperlukan wadah yang bisa dipakai oleh masyarakat untuk mengemban amanat tersebut yang bernama komite madrasah. Komite madrasah yang menjalankan perannya akan dapat menunjang pengembangan mutu madrasah. Penelitian ini bertujuan: Pertama, mendeskripsikan implementasi program komite madrasah di MIN 1 Bantul. Kedua, mendeskripsikan keterkaitan antara program komite madrasah dengan pengembangan mutu madrasah di MIN 1 Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian tentang program komite madrasah untuk meningkatkan mutu madrasah, dengan kepala madrasah, pengurus komite madrasah, orang tua siswa, dan guru sebagai subjek penelitian. Data yang telah terkumpul dianalisis melalui tiga cara, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite madrasah memiliki program yang dilaksanakan di MIN 1 Bantul dalam rangka meningkatkan mutu madrasah antara lain: program peningkatan mutu manajemen madrasah, program pengembangan program komite madrasah, program mujahadah dan sima’an AlQur’an, program paguyuban, program patembayan, program infaq pendirian musholla, program santunan anak yatim, program bantuan subsidi silang, program madrasah sehat, program madrasah adiwiyata, program pendampingan dan program gemar menabung. Dengan adanya program komite madrasah, komite madrasah berkontribusi dalam pengembangan kapasitas bidang manajemen madrasah, budaya madrasah, pengembangan lingkungan pembelajaran, kemitraan antara madrasah dengan masyarakat dan pengembangan madrasah sehat.Program komite madrasah MIN 1 Bantul telah membantu dalam pengembangan mutu madrasah di MIN 1 Bantul.dengan demikian, MIN 1 Bantul telah berhasil memenuhi satu karakteristik untuk menjadi madrasah bermutu yaitu tinggi dalam melibatkan masyarakat untuk ikut serta mengelola madrasah.
Pengaruh Tahfidz Qur'an Terhadap Psycological Well Being Pada Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Ulfiah Ulfiah; Tarsono Tarsono
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 6 No 2 (2017): July 2017
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.195 KB)

Abstract

This study aims to see the influence of Qur'anic tahfidz on improving Psychological Well Being. Ellison and Levin (1998), Ellison el.at. (2001), Koenig (2004), Krause and Ellison (2003) found a positive relationship between religiosity and Psychological Well Being. One dimension of religiosity is religious ritual, tahfidz Al-Qur'an is one of religious ritual in Islam religion. This study intends to find out whether the Qur'anic tahfidz can affect one's Psychological Well Being. Research design used in this research is quasi experiment. Type of research design used is Nonequivalent Control Group Design. The sample of this research is students of UIN Sunan Gunung Djati Bandung who have memorized Al-Qur'an juz 30. The subjek of research amounted to 40 students divided into two groups. Measurements were made using Psychological Well Being Scale. Data were analyzed by using parametric statistic t test. The mean score of the Psychological Well Being score in the experimental group before treatment was 474.55, whereas after the treatment was 502.2. Whereas the mean gain of the subjects in the control group before treatment was 497.6 and after treatment 507.85. These mean values ​​indicate that there is a difference in mean values ​​between experimental and control groups on conditions before and after treatment. This shows that tahfidz Al Qur'an affects the increase of Psychological Well Being.

Page 6 of 17 | Total Record : 170