cover
Contact Name
Fadil Abdullah
Contact Email
fadil@politeknikmeta.ac.id
Phone
+6281324123128
Journal Mail Official
lppm@politeknikmeta.ac.id
Editorial Address
Jln. Inti 1 Blok C1 no 7 Lippo Cikarang/Bekasi 1755
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inkofar
ISSN : -     EISSN : 25812920     DOI : https://doi.org/10.46846/jurnalinkofar.v9i1
Inkofar adalah jurnal ilmiah multidisipliner yang memublikasikan hasil riset, tinjauan pustaka, studi kasus, dan komunikasi singkat pada ranah Teknik Industri, Ilmu Komputer/Teknologi Informasi, dan Ilmu Farmasi beserta irisan di antaranya
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 7 Documents clear
IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK MENENTUKAN KARYAWAN TELADAN DI PT SMART SOLUTION BEKASI Manase Sahat H Simarangkir; Cepi Cahyadi
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.311 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.129

Abstract

PT Smart Solution memiliki banyak karyawan yang berprestasi, tetapi ketika melakukan proses seleksi karyawan teladan sangat sulit, karena setiap karyawan memiliki kemampuan yang berbeda-beda, Pengambilan keputusan untuk memilih karyawan teladan melainkan atas dasar subyektifitas kepalabagian departemen yang terkait yang berbeda-beda. Sehingga banyak yang mengajukan komplain tentang keputusan terpilihnya karyawan teladan yang kurang tepat sasaran. Dengan permasalahan yang ada maka peneliti mencoba merubah sistem yang lama dengan menerapkan sistem pendukungkeputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting. Konsep dasar metode Simple Additive Weighting adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut.Kriteria yang menjadi penentuan karyawan teladan di PT Smart Solutionadalah penilaiankinerja, masa kerja dan Sikap. Nilai yang lebih besar akan mengindikasikan bahwa alternative lebih terpilih. Pada kasus penentuan Karyawan teladan di PT Smart Solution hasil dari penilaian menggunakan metode Simple Additive Weighting dengan menggunakan penilaian yang sebelumnya akan terlihat perbedaannya pada saat proses perangkingan.
APLIKASI E-KATALOG YUDISIUM BUKTI PENGAMBILAN IJAZAH DAN TRANSKRIP NILAI Rina Firliana; Rini Indriati; Intan Nur Farida; Ratih Kumalasari Niswatin
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.23 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.126

Abstract

Dunia kerja dalam Biro Kemahasiswaan sering mengalami kesulitan dalam memeriksa data ijazah dan transkrip nilai mahasiswa yang sudah atau belum diambil. Data tersebut jumlanya tidak hanya puluhan tapi ribuan sehingga kesulitan dalam pengecekkannya. Oleh karena biro kemahasiswaan sangat  membutuhkan suatu media komputer yang dapat mengarsipkan ribuan data mahasiswa. Khususnya yang diperlukan untuk mencatat atau menyimpan data ijazah dan  transkrip nilai yang sudah diambil.  Dengan menggunakan sebuah aplikasi yang terintegrasi dan suatu media komputer yang dapat digunakan dengan mudah, aman dan tepat di Aplikasi e-KatalogYudisium Bukti Pengambilan Ijazah dan Tanskrip Nilai dapat mengoputerisasikan data-data mahasiswa serta mencatat bukti-bukti yang valid dalam pengambilan Ijazah dan Tanskrip Nilai. Peneliti melakukan metodologi penelitian sebagai berikut pertama peneliti melakukan analisa dengan wawancara dengan  pihak yang bersangkutan sesuai sistem pengambilan bukti ijazah dan transkrip ke Biro Kemahasiswaan, selanjutanya melakukan perancangan dengan menggunakan Data Flow Diagram (DFD), dan implementasi program dengan menggunakan PHP. Dengan melakukan tahapan-tahapan tersebut maka menghasilkan penelitian yang berkaitan dengan pengambilan bukti ijasah dan transkrip nilai, dimana 1). Mahasiswa dan admin bisa langsung menginputkan data mahasiswa yudisium untuk bukti pengambilan ijasah dan transkrip secara online. Dan 2). Admin bisa menyimpan data tersebut sehingga apabila mahasiswa tersebut mengambil maka disitu sistem untuk ijazah dan transkrip dinyatakan ada apabila belum diambil sedangkan kalau sudah diambil maka sistem terambil sehingga admin sudah terbantu dalam hal membuktikan bahwa ijazah dan transkrip nilai mahasiswa dinyatakan masih ada atau belum terambil. Jadi dengan membangun suatu aplikasi tersebut dapat memudahkan instansi Biro Kemahasiswaan dalam Memberikan suatu informasi kepada mahasiswa dengan cepat, jelas dan benar dalam proses pengambilan Ijazah dan Transkrip Nilai.
ANALISIS KEGIATAN PENGELOLAAN SEDIAN FARMASI, ALAT KESEHATAN DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI BERDASARKAN PERMENKES RI NOMOR 72 TAHUN 2016 DI RS X KABUPATEN BEKASI Tisa Amalia; Dicky Kurnia Ramadhan
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.519 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.105

Abstract

Pelayanan yang ada di rumah sakit salah satunya yaitu pelayanan kefarmasian. Pelayanan kefarmasian harus dilakukan sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian rumah sakit. Menurut Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit disebutkan bahwa Standar Pelayanan Kefarmasian adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat termasuk pelayanan farmasi klinik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai berdasarkan Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 di RS X Kabupaten Bekasi. Penelitian Analisa Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai menggunakan pendekatan yang bersifat yuridis normatif, yaitu dengan mengkaji atau menganalisa data sekunder yang berupa bahan-bahan hukum terutama bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dengan memahami hukum sebagai seperangkat peraturan atau norma-norma positif di dalam sistem perundang-undangan yang mengatur mengenai kehidupan manusia dan didukung dengan kenyataan di lapangan. Hasil penelitian ini yaitu kegiatan pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai di RS X Kabupaten Bekasi sudah sesuai dengan Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit yaitu mulai dari kegiatan pemilihan, perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai, pengendalian dan administrasi.
SISTEM PAKAR DETEKSI GIZI BURUK BALITA DENGAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER Anita Sindar RM Sinaga; Dewi Simanjuntak
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.486 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.110

Abstract

Penyakit gizi buruk merupakan penyakit dengan jumlah penderita yang terus meningkat tiap tahunnya di Indonesia. Presentasi angka gizi buruk yang ada di Indonesia berkisar 3,4%. Ciri-ciri gizi buruk menunjukkan pertumbuhan yang tidak maksimal, perkembangan intelektual tidak maksimal, munculnya gangguan penglihatan, mudah lelah, tidak memiliki nafsu makan, bentuk tulang yang tidak normal, mudah sakit. Terbatasnya jumlah tenaga medis dapat dibantu dengan aplikasi sistem pakar tanpa bermaksud menggantikan Pakar. Sistem pakar yaitu sistem (mesin pengetahuan) yang mampu menggantikan fungsi kepakaran. Penelitian ini bertujuan mendeteksi penyakit gizi buruk pada usia 1-3 tahun (balita). menggunakan algoritma Naïve Bayes Clasifier. Dalam penelitian ini diketahui 3 jenis penyakit berdasarkan gejalanya yaitu Kwarshiorkor (P1), Marasmik-Kwarshiorkor (P2), Marasmus (P3) dengan 24 gejala gizi buruk. Hasil penelitian menunjukkan hasil perkalian tertinggi dari klasifikasi naive bayes merupakan jenis penyakit gizi buruk yang diderita pasien. Hasil deteksi dapat dimanfaatkan sebagai informasi awal deteksi gizi buruk.
ANALISIS KADAR NATRIUM DAN KALIUM PADA SEDIAAN INFUS ELEKTROLIT MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA) Sudrajat Sugiharta; Jubaedah -
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.32 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.133

Abstract

Spesifikasi produk sediaan steril harus memenuhi diantaranya adalah nilai pH, penetapan kadar logam serta penampilan. Pengujian kadar logam natrium dan kalium diterima sebagai penanda jaminan kualitas produk sediaan infus dimana penetapannya menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA),Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar natrium dan kalium dalam sediaan infus elektrolit (Tutofusin OPS) telah memenuhi spesifikasi atau tidak sebagai bagian dari kualifikasi released produk, metode penelitian yang dilakukan secara eksperimental penentuan kadar logam natrium dan kalium, pemeriksaan pH, serta penampilan dari tiga nomor bets yang berbeda.Dari hasil pengukuran kadar natrium (mEq/L) didapatkan bets nomor X001 yaitu 96.1 ± 0.35 lebih rendah dari nomor bets X002 yaitu 96.72 ± 0.91, sedangkan nilai tertinggi yaitu pada nomor bets X003 sebesar 97.35 ± 0.32, ketiga nomor bets tersebut telah memenuhi spesifikasi yaitu 93.00 – 107.00 mEq/L. Kadar kalium (mEq/L) pada nomor bets X003 yaitu 17.23 ± 0.12 lebih rendah dari nomor bets X002 yaitu 17.90 ± 0.18, dan bets X001 17.82 ± 0.01, ketiga bets tersebut telah memenuhi spesifikasi yaitu 16.74– 9.26 mEq/L. Pada  nilai pH dari tiap bets didapatkan hasil bets nomor X001 yaitu 6.63 lebih rendah dari nomor bets X002 yaitu 6.73, sedangkan nilai tertinggi pada nomor bets X003 sebesar 6.74. ketiga bets telah memenuhi spesifikasi yaitu 6.60 – 7.00. Sedangkan untuk hasil penampilan dari tiga bets yang berbeda didapatkan larutan jernih tidak berwarna serta bebas partikel.Penelitian ini menyimpulkan bahwa  ketiga parameter tersebut menunjukkan kadar natrium dan kalium, nilai pH serta penampilan pada sediaan infus elektrolit tersebut telah memenuhi spesifikasi. 
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SARUNG TANGAN GOLF DENGAN METODE SIX SIGMA DALAM UPAYA MENGURANGI KECACATAN PRODUK (Studi Kasus di PT. Adi Satria Abadi, Yogyakarta) Hana Silvia Dwi Putri
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.133 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.130

Abstract

PT Adi Satria Abadi adalah perusahaan yang memproduksi sarung tangan salah satunya adalah sarung tangan golf untuk tujuan ekspor. Dalam proses produksi masih terdapat banyak produk cacat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan perbaikan kualitas. Salah satu model perbaikan peningkatan kualitas untuk mengurangi produk cacat adalah program Six Sigma dengan metode DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control).Penelitian ini mengkaji data atribut dan data variabel berupa panjang keseluruhan jari dan lebar telapak tangan. Pada tahap define dilakukan identifikasi suatu permasalahan menggunakan diagram SIPOC dan Peta Aliran Proses. Tahap measure yaitu tahap pengukuran proses produksi dengan menentukan Critical To Quality (CTQ) dan menghitung nilai DPMO dan tingkat sigma. Tahap analyze yaitu menganalisis kapabilitas proses produksi, stabilitas proses dengan uji hipotesis chi kuadrat, dan keterkendalian proses dengan peta kendali p dan peta kendali rata-rata. Analisis cacat terbesar menggunakan diagram Pareto dan akar penyebab dikaji menggunakan diagram Fishbone. Tahap improve dilakukan dengan metode 5W dan 1H.Hasil menunjukkan bahwa kapabilitas proses produksi cukup baik akan tetapi kondisi proses belum stabil. Tingkat sigma yang dihasilkan sebesar 3,77 dengan DPMO sebanyak 11509,99. Berdasarkan diagram Pareto, cacat meleset merupakan cacat yang sering terjadi pada produk sarung tangan golf dan akar penyebabnya adalah faktor manusia yaitu lelah, metode yaitu SOP tidak dilakukan dengan baik dan lingkungan yaitu bising. Berdasarkan metode Six Sigma, usulan perbaikan bagi perusahaan untuk mengurangi kecacatan produk sarung tangan golf yaitu dengan melakukan pengkajian ulang mengenai penambahan jam kerja/waktu lembur yaitu sebaiknya jam kerja ditambah pada hari libur kerja sehingga waktu bekerja menjadi 6 hari kerja, perlu melakukan pengarahan dan pengawasan secara intensif terhadap karyawan terkait pelaksanaan SOP dan mengevaluasi tata letak ruang kerja terutama letak mesin dan perlu pengadaan peredam suara untuk meredam dan mengatasi kebisingan.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN GABUNGAN EKSTRAK ETANOL KULIT PETAI DAN BIJI PETAI (Parkia speciosa Hassk.) DENGAN METODE DPPH Eka Dipta; Febri Hidayat; Okta Sari Naimah
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.332 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.104

Abstract

Tanaman petai (Parkia speciosa Hassk.) memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari gabungan ekstrak etanol kulit petai dan biji petai. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian ekstrak dilakukan identifikasi golongan senyawa kimia. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dengan senyawa pembanding vitamin C. Kemampuan antioksidan diukur berdasarkan penurunan absorbansi DPPH pada panjang gelombang 517 nm setelah penambahan ekstrak dengan menggunakan spektrofotometri UV-Visible. Identifikasi golongan senyawa kimia pada ekstrak etanol biji petai mengandung flavonoid,alkaloid, trepenoid, tannin, glikosid, fenol. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit petai memiliki IC50 10,413 mg/ml dan hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji petai memiliki IC50 339,741mg/ml. Gabungan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit petai dan biji petai adalah sebesar 27,254mg/ml. Sedangkan Vitamin C memiliki IC50 6,37mg/ml. Kesimpulannya gabungan ekstrak etanol kulit dan biji petai memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7