cover
Contact Name
Nurliana
Contact Email
nurliana@diniyah.ac.id
Phone
+6285271315660
Journal Mail Official
kreatifitas@diniyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
ISSN : 24609870     EISSN : 28071883     DOI : 10.46781
Core Subject : Religion, Education,
Kreatifitas jurnal ilmiah Pendidikan Islam diterbitkan dua kali dalam setiap tahun. Kajian dalam jurnal ini ialah kajian ilmiah hal-hal yang berkaitan tentang pendidikan islam, hasil penelitian seputar pendidikan islam, pengabdian pendidikan islam; seperti pengetahuan ilmiah seputar keislaman, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, manajemen kelas, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan islam baik ilmiah maupun hasil penelitian ataupun pengabdian. Tulisan dalam jurnal ini terbuka untuk akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkaitan tentang pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
MODEL PEMBELAJARAN VIRTUAL LEARNING PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Yusri, Yusnimar; Marzuenda, Marzuenda
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2021): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.558 KB) | DOI: 10.46781/kreatifitas.v10i2.421

Abstract

Pada masa sekarang, model pembelajaran yang diterapkan hampir di semua lembaga pendidikan Islam menggunakan model pembelajaran daring atau yang lebih dikenal dengan istilah virtual learning. Model pembelajaran virtual learning mengarah kepada proses pembelajaran yang terjadi di kelas maya yang berada dalam cyberspace melalui jaringan internet. Penerapan virtual learning bertujuan mengatasi problema terpisahnya jarak antara ruang dan waktu antara pendidik dan peserta didik melalui media Teknologi Informasi dan Komunikasi. Melalui model pembelajaran ini diharapkan kepada seluruh peserta didik mampu melaksanakan proses belajar mengajar secara maksimal. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran virtual learning pada lembaga pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini yaitu deskriptif analisis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwa peran lembaga pendidikan Islam secara khusus, menjadikan guru dan siswa lebih aktif dan kreatif dalam melaksanakan proses pembelajaran. Proses pembelajaran dengan menggunakan jaringan internet yaitu dengan menggunakan model pembelajaran virtual learning. Dengan dilaksanakannya model pembelajaran virtual learning dapat membantu siswa belajar jarak jauh, sebagai penggabungan belajar tatap muka di sekolah. Model pembelajaran virtual learning ini juga dapat membantu pemerintah memutus penyebaran covid-19, sehingga proses pembelajaran tatap muka yang biasanya tetap terlaksana seperti yang diinginkan.
PERAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Nurliana, Nurliana; Ulya, Miftah; Sukiyat, Sukiyat; Nurhasanah, Nurhasanah
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i1.403

Abstract

Keluarga berperan penting terhadap pendidikan anak, membimbing dengan kasih sayang, menjalin keharmonisan keluarga. Keluarga berperan penting dalam prosesing pendidikan, suatu keharusan yang tidak bisa dihindarkan, keluarga berperan penting sebagai lingkungan awal. Sebagai upaya menunjukkan eksistensi keluarga yang peduli terhadap tujuan pendidikan. Fakta dan realitas menunjukkan peran keluarga belum menampilkan usaha maksimal sebagai lembaga pendidikan utama. Tulisan ini bertujuan guna memperoleh esensi dasar tentang peran keluarga terhadap pendidikan anak, dengan harapan bisa memberikan perspektif baru dalam mempresepsikan peran keluarga pada pendidikan anak perspektif hukum Islam. Metode penelitian yang dipakai yaitu penelitian deskrifif kwalitatif dengan tekhnik trianggulasi melalui display data, pensajian data, dan penarikan kesimpulan dan dianalisis melalui konten analisis (conten alayisis). Sebagai conclusi, bahwa peran keluarga dalam pendidikan anak perspektif hukum Islam yaiu keluarga berperan aktif dalam menanamkan pendidikan aqidah terhadap anaknya, mendidik anak-anak agar berbakti kepada kedua orang tua, mengajarkan anak agar muncul kesadaran terhadap adanya pengawasan dari Allah swt. terhadap proses kehidupan umat manusia, dan mendidik anak-anak agar menjaga diri dan keluarganya sehingga terhindar dari azab dunia dan azab akhirat, mengajarkan anak melaksanakan sholat dan berbuat kebaikan dan menjauhkan diri dari kemungkaran, serta melatih anak agar tidak berlaku sombong dalam proses kehidupan.
MANAJEMEN REWARD DAN PUNISHMENT DALAM PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN ANAK STUDI LITERATUR HADIST SHAHIH Siregar, Balo; Siregar, Syahruddin
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i1.521

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hadist Nabi Muhammad saw. yang berkaitan dengan reward dan punishment sebagai dasar-dasar pendidikan dalam hadist. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis hadist-hadist yang berkaitan dengan reward dan punishment. Hadist-hadist nabi menjadi data primer dan buku yang berkaitan dengan judul menjadi data skunder.Hasil yang didapat adalah Rasulullah saw. sering memberikan hadiah dan menjanjikan ujrah bagi sahabat yang melaksanakan ajaran agama dengan baik dan benar. Sebaliknya beliau juga sering menyampaikan hukuman bagi sahabat yang melanggar syariat Nabi Allah swt. Namun hukuman yang diberikan kepada anak-anak tidak boleh sampai menyakiti.
POLA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ERA NEW NORMAL DI SMP IT AL-IKHLAS PEKANBARU Trimono, Trimono; Syukri, Syukri; Yuliza, Eva
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i1.522

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui pola pembelajaran pendidikan agama islam era new normal di SMP Al-Ikhlas Pekanbaru, secara teori ada berbagai macam pola yang dapat diterapkan di sekolah terutama pada era new normal diantaranya pola pembelajaran daring, balanded learning,door to door, luring, Shift, distance learning dan lainnya, yang semuanya itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penelitian ini termasuk kedalam peenelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan fakta dan data secara benar dengan mengikuti kaidah penelitian yang sesuai. Dari hasil penelitian yang telah disajikan terkait pola pembelajaran pendidikan agama islam era new normal di SMP Al-Ikhlas Pekanbaru menerapka tiga pola. Pertama menerpakan pola daring yakni dengan memakai platform Google Meet, Classroom dan WA Grup. Kedua dengan pola luring yakni pola pembelajaran tugas dengan teknik siswa atau orang tua yang mewakili menjemput LKS ke sekolah untuk diselesaikan selama satu minggu begitu seterusnya dan yang Ketiga Home Visit pola ini guru mendatangi siswa atau sebaliknya untuk memberikan pengajaran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua pola yang diterakan memiliki faktor pendukung dan penghambat yang semua itu bisa diatasi oleh sekolah sehingga pembelajaran tetap berjalan dengan lancar.
PENDIDIKAN ISLAM DAN TEORI KONSTRUKTIVISME DALAM PENGUATAN KEAGAMAAN Kusdani, Kusdani
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i1.532

Abstract

Kemajuan teknologi informasi, transportasi dan tourism yang menjadi arus deras seakan menantang “arus dalam” (nilai agama, adat budaya lokal) yang ditransformasikan pada pendidikan selama ini. Kebenaran nilai Islam, keimanan yang dianut seakan menantang pendidikan Islam dan cenderung tergoyahkan. Nilai agama dianggap budaya tanpa arti, adat bisa menjadi adopsi kolot, budaya bisa tercerabut dari akarnya yang semula menjadi identitas bangsa. Maka pendidikan Islam menjadi suatu tantangan tersendiri khususnya bagi umat Islam dalam mengajarkan dan memahami nilai-nilai pendidikan untuk diimplemantasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengkaji lebih jauh bagaimana konsep pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan kehidupan yang selalu berubah seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman, tawaran pembahasan yaitu pendidikan Islam dan Teori Konstruktivisma dalam penguatan keagamaan. Temuan penelitian bahwa pendidikan Islam sebagai dasar ilmu pengetahuan Islam yang menggiring kehidupan umat Islam ke arah pemahaman dan implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan. Teori konstruktivisme bagian dari upaya pembentukan personality dalam mempola struktur tatanan kehidupan umat Islam sejalan dengan implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Dua hal ini merupakan sesuatu yang saling menguatkan dan tidak terpisahkan. Jika pendidikan Islam sekedar pemahaman saja tanpa penguatan personality dalam mengimplemantasikan nilai Islam maka kehidupan umat Islam bebas dari nilai Islam. Namun harus di seiring sejalankan sehingga kehidupan umat Islam saling menguatkan.
PENDIDIKAN MULTUKULTURAL BERDASARKAN AL-QURAN DAN AL-HADIST DI PESANTREN Muzayin Shofwan, Arif; Farantika, Dessy
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i1.533

Abstract

Pesantren merupakan lembaga yang dinilai mampu membawa peserta didik menjadi insan yang berkarakter multikultural berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadist. Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan ini akan mengulas hal tersebut. Analisis datanya adalah content analisis dengan memilah-milah data yang sesuai. Pertama, pendidikan multikultural dalam konteks pesantren dapat diartikan sebagai bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian yang multikultural menurut ukuran-ukuran Islam, yaitu Al-Quran dan Al-Hadist. Kedua, pendidikan multikultural dalam konteks pesantren berupa nilai mengembangkan kemampuan saling mengenal, menerima, menghargai, dan merayakan keragaman kultural, signifikan dengan Al-Quran berikut: QS. Al-Baqarah: 256, QS. Al-Kafirun: 6, QS. Yunus: 99, QS. Al-Syura: 15, dan lainnya. Ketiga, pendidikan multikultural dalam konteks pesantren berupa nilai pengajaran & pembelajaran yang diarahkan pada nilai demokratis, signifikan dengan Al-Quran berikut: QS. Ali Imran: 159, QS. Al-Syura: 38, dan lainnya. Keempat, pendidikan multikultural dalam konteks pesantren berupa nilai pembelajaran yang bebas dari rasisme, seksisme, bentuk dominasi sosial, bentuk intoleran lainnya; pendidikan yang melibatkan lebih satu budaya yang meliputi bahasa, etnis, dan ras; serta pendidikan yang diaplikasikan pada semua mata pelajaran dengan menggunakan perbedaan kultur, meliputi perbedaan agama, etnis, bahasa, gender, kelas sosial, kemampuan, dan usia, signifikan dengan Al-Quran berikut: QS. Al-Hujurat: 13, QS. Al-Rum: 22, QS. Al-Kafirun: 6, dan lainnya.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM MASA REFORMASI Marzuenda, Marzuenda; Usman, Usman
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i1.535

Abstract

Perkembangan lembaga pendidikan Islam di masa reformasi masih mengalami kelemahan di antaranya kelemahan sumber daya manusia, lembaga pendidikan Islam belum mampu mewujudkan cita-cita idealnya dan masih kurangnya minat masyarakat dengan pendidikan Islam, di era reformasi pendidikan agama berhenti pada simbol tanpa tahu menjalankan aturan dan perintah agama. Dalam kebijakan pendidikan Islam ada beberapa faktor yang mempengaruhinya diantaranya faktor agama, faktor ideologi negara, faktor perkembangan masyarakat, faktor perkembangan ilmu pengetahuan. Dari faktor tersebut lembaga pendidikan Islam perlu perhatian untuk meningkatkan kebijakan dalam kemajuan dunia pendidikan Islam. Hal ini terlihat dari perkembangan dunia pendidikan Islam di masa reformasi masih banyak kekurangan diantaranya suri tauladan yang tidak memberikan contoh yang baik kepada pendidik, mata pelajaran pendidikan Islam tidak mata pelajaran wajid padahal kita tau untuk menjalani ibadah dan akhlak sehari-hari dari pelajaran agama, pemerintah setengah-setengah dalam memberikan kebijakan pendidikan Islam, perlunya pembinaan untuk guru pendidikan Islam dalam menyatukan visi dan misi pendidikan Islam.
Manajemen Target Pencapaian Pendidikan Agama Islam Siregar, Balo
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i2.557

Abstract

Suatu program yang telah dirumuskan harus dievaluasi sudah sejauh mana tingkat keberhasilannya. Target pencapaian PAI menjadi tolak ukur keberhasilan. Menjadi landasan yang sangat penting karena dapat memajukan peserta didik kedepannya dan memperbaiki akhlaknya. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah cara mengungkap dan mengkaji data-data dari buku, artikel offline dan online dan sumber lainnya, sehingga peneliti dapat menarik suatu data penting dan menuliskannya dalam artikel ini. Adapun hasil penelitian yaitu PAI memiliki target pencapaian yang sesuai dengan undang-undang pendidikan Republik Indonesia. Pertama, PAI harus direncanakan dan diupayakan agar memiliki suasana belajar yang baik. Kedua, mengaktifkan peserta didik. Ketiga, mengembangkan potensi peserta didik. Keempat, memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Kelima, mampu mengendalikan diri. Keenam, memiliki kepribadian. Ketujuh, memiliki kecerdasan. Kedelapan, memiliki akhlak mulia. Kesembilan, memiliki keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
METODE PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN DAN HADIS Wijaya, Subur; Rahmatussaidah, Rahmatussaidah
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2020): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang terus dinamis telah disikapi oleh al-Qur’an ditandai dengan dihadapkannya pada kehidupan manusia yang selalu berubah dan berkembang, dengan hal itu universalitas dan fleksibilitas kandungan al-Quran juga semakin terasa. Demikian juga hadis yang mengandung banyak pesan-pesan dan nilai-nilai kependidikan. Bagaimana metode Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan hadis kepada para sahabatnya, apa yang beliau sampaikan, semuanya merupakan bagian dari pendidikan dan di dalamnya terdapat nilai-nilai kependidikan. Metode pendidikan dalam Islam adalah prosedur umum dalam penyampaian materi untuk mencapai tujuan pendidikan didasarkan atas asumsi tertentu tentang hakikat Islam sebagai supra system, dan ini merupakan salah satu cara menunjang keberhasilan tujuan pendidikan. Metode dalam hal ini mempunyai peranan yang besar karena pendidikan tanpa metode dalam penyampaiannya akan mengalami kesulitan. Tulisan ini membahas permasalahan yang berkaitan dengan metode pendidikan yang dilihat dari perspektif al-Quran dan hadis. Bagaimana kedua sumber itu ditafsirkan mampu memberikan solusi untuk membantu memecahkan persoalan pendidikan dan kependidikan.
Keberhasilan Pendidikan Anak dalam Islam Nurhasanah, Nurhasanah; Junaidi, Junaidi; Kusdani, Kusdani
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2022): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v11i2.628

Abstract

Peran pendidikan Islam begitu berpengaruh terhadap kemajuan suatu bangsa dalam membentuk peradaban umat manusia. Ppendidikan dan masyarakat mencakup sosial, tatanan ekonomi, politik dan negara. Keberhasilan pendidikan anak dipandang sebagai keberhasilan suatu bangsa, sehingga proses pendidikan harus memiliki orientasi terhadap kemajuan peradaban di masyarakat. Lingkungan memberikan peluang dan kesempatan untuk meningkatkan potensi yang dimiliki setiap anak dalam mengaktualisasikan nilai-nilai yang dimiliki. Pendidikan bersifat aktif penuh tanggung jawab dan mengarahkan perkembangan individu ke suatu tujuan tertentu. Anak yang mendapatkan pembinaan sejak dini dalam kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, berdampak baik pada peningkatan prestasi belajar, etos kerja dan produktivitas. Melalui bekal pembinaan yang direalisasikan pada usia anak-anak berpengaruh baik terhadap perkembangan anak dalam proses pembelajaran dan sosial bermasyarakat.