cover
Contact Name
Dedi Iskamto
Contact Email
deditaba@gmail.com
Phone
+6285278097380
Journal Mail Official
deditaba@gmail.com
Editorial Address
Jl Tuanku Tambusai Komplek Puri Nangka Sari Lt. II No.C7 Pekanbaru, Riau Province Indonesia 28144
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi
ISSN : -     EISSN : 28097297     DOI : https://doi.org/10.54099/jpma
Focus Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti Nasional di bidang Bisnis dan Teknologi Terapan untuk mempublikasikan artikel asli dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Scope Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah Bisnis dan Teknologi. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi menerima kiriman artikel dari seluruh dunia.
Articles 139 Documents
Workshop Membaca Cepat dengan Metode SQ3R bagi Peserta didik SMA Muhammadiyah 8 Ciputat Amalia, Nur; Susanti Murwitaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i3.1072

Abstract

Workshop ini bertujuan untuk memberikan solusi dari keenganan membaca para pelajar SMA Muhammadiyah 8 Ciputat yang tergolong rendah. Masalah rendahnya minat baca peserta didik dipengaruhi oleh kecenderungan mereka dalam mengandalkan internet/Google untuk memenuhi keingintahuan mereka tentang sesuatu, karena cepat, praktis dan kapan saja dibutuhkan mereka dapat segera mengaksesnya. Padahal informasi yang mereka dapatkan melalui Google tidak semuanya benar, sebagian besar hanya berupa opini. Sementara bila mereka membutuhkan bahan bacaan yang berkualitas mereka membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk membaca buku, sementara buku itu memiliki jumlah halaman yang banyak, tebal, dan menakutkan. Untuk mengatasi masalah ini, metode SQ3R dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami teks bacaan bahasa Indonesia. SQ3R adalah metode membaca yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman melalui pendekatan membaca yang mendalam dan rasional. Melalui metode ini peserta didik dapat membaca lebih cepat dalam waktu yang singkat. Hasil dari kegiatan workshop ini adalah meningkatkan kemampuan membaca cepat peserta didik melalui penggunaan metode SQ3R, meningkatnya aktifitas, kreativitas, dan konsentrasi mereka dalam memahami bacaan.
Penyuluhan Pengenalan Keuangan Islam Dan Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari Puspitasari , Novi; Mufidah , Ana; Wulandari, Novi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1112

Abstract

Keuangan Islam adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Keuangan Islam melandaskan pada syariat Islam, yang berasal dari Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas. Hukum-hukum yang melandasai prosedur transaksi sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat ini tidak diukur dari aspek materil saja, namun juga mempertimbangkan dampak sosial, mental dan spiritual serta dampaknya pada lingkungan. Prinsip prinsip dalam keuangan Islam diantaranya adalah pembagian kepemilikan yang mengedepankan keadilan Artinya, keuntungan yang diperoleh dari aktivitas ekonomi dibagi secara adil. Keuangan Islam hadir sebagai wujud dalam membantu perekonomian para nasabah untuk mendapatkan keuntungan sesuai ajaran Islam. Kekayaan yang diperoleh dari kegiatan ekonomi dapat digunakan untuk zakat, infaq, dan shodaqah sesuai ajaran Islam. Berbagai prinsip yang diajarkan dalam keuangan Islam tentu sangat bermanfaat jika diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Selama ini mayoritas masyarakat Indonesia, khusus nya dalam lingkungan kecil seperti ibu ibu yang berada dalam lingkungan Dasawisma banyak yang belum mengenal dengan baik apa itu keuangan Islam. Untuk itu perlu kiranya dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat guna memberikan pengenalan serta edukasi tentang keuangan Islam dimulai dari unit terkecil dalam kelompok masyarakat yaitu perkumpulan dasawisma.
Pemberdayaan Usaha Sablon Balinese T- Shirt di Banjar Palak, Sukawati Kabupaten Gianyar Yasa, I Made Jamin; Amlayasa , Anak Agung Bagus; Soraya , Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1098

Abstract

Balinese T-Shirt merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang industri sablon yang berlokasi pada Banjar Palak Desa Sukawati Gianyar dan selanjutnya menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini. Usaha ini dirintis oleh Bapak Wayan Asta Suarya sebagai pemilik pada tahun 2009, seiring dengan berkembangnya usaha sampai saat ini beliau dibantu oleh 5-6 orang pekerja. Usaha ini melakukan produksi atas dasar harian untuk dikirim sebagai souvenir di pasar seni, pesanan saat hari tertentu seperti misalnya tahun ajaran baru atau saat ada pawai ogoh-ogoh di Hari Nyepi. Hasil observasi menemukan beberapa permasalahan yang terjadi di mitra. Mitra belum memiliki pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan usaha, dimana kondisi keuangan usaha masih belum tertata dengan baik, serta pemasaran produknya masih dari mulut ke mulut. Solusi yang dapat diberikan ialah 1) pendampingan di bidang manajemen pemasaran 2) pelatihan membuat pembukuan (buku kas, buku pembelian, buku penjualan 3) pendampingan menghitung harga pokok dan tingkat laba. 4) pendampingan/praktek langsung menghitung harga pokok dan menetapkan harga jual. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah mengembangkan rencana pemasaran yang lebih sistematis, termasuk segmentasi pasar, penetapan target, dan strategi promosi. Memberikan pelatihan mengenai cara mencatat transaksi keuangan dengan benar, termasuk buku kas untuk pencatatan transaksi tunai, buku pembelian untuk mencatat pembelian barang, dan buku penjualan untuk mencatat penjualan produk. Memberikan pelatihan dan pembimbingan lanjutan setelah implementasi awal, serta memantau dan mengevaluasi perkembangan usaha secara berkala. Pendampingan yang berkelanjutan akan membantu mitra menyesuaikan strategi sesuai dengan perubahan kondisi pasar dan kebutuhan usaha.. Kata kunci: Pembukuan, pemasaran, UMKM, Gianyar
Literasi Keuangan: Mewaspadai Investasi Illegal Mahardika, Dewa; Suzan, Leny; Mulia, Teodora Winda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1142

Abstract

Usaha kecil dan mikro (UKM) sering menghadapi kendala dalam mengelola masalah keuangan. Salah satu sebab kendala tersebut adalah rendahnya tingkat literasi pengelola UKM terhadap instrumen keuangan. Kondisi tersebut menyebabkan pengelolaan keuangan UKM menjadi tidak optimal dan bahkan dapat menyebabkan penurunan aset usaha. Guna meningkatkan literasi keuangan kepada pengelola UKM salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan memberikan sosiliasi dan pelatihan kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema literasi keuangan diharapkan pengelola UKM dapat mengenal beragam instrumen keuangan dan secara bijak memilih instrumen yang sesuai dengan kebutuhan. Kondisi akan berimplikasi bahwa pengelola UKM dapat terhindar dari pemilihan instrumen keuangan illegal yang dapat merugikan pengelola UKM yang berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha.
Harmoni Alam Dan Budaya: Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan Melalui Tri Hita Karana Di Desa Adat Bali Putra, I Made Endra Lesmana; Pramuki, Ni Made Wisni Arie; Purwaningrat, Putu Atim; Diputra, Gde Indra Surya; Apsaridewi, Komang Indra; Arthadana, Made Gede
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1156

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan prinsip Tri Hita Karana dalam konteks pariwisata berkelanjutan di desa adat Bali. Dengan mengedepankan keseimbangan antara aspek spiritual, sosial, dan lingkungan, program ini memberikan pelatihan dan workshop yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola pariwisata serta masyarakat lokal. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab dan sesuai dengan nilai-nilai budaya lokal. Praktik berkelanjutan, seperti pengelolaan limbah yang lebih efisien dan pemanfaatan produk lokal, mulai diterapkan secara luas di berbagai lokasi wisata. Selain itu, kolaborasi yang terjalin antara desa adat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menghasilkan jaringan kerja yang kuat, memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan pariwisata. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan budaya, seperti festival seni dan ritual adat, tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan tetapi juga membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab di kalangan warga. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi model pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dapat direplikasi di daerah lain, menjaga keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan budaya demi kesejahteraan generasi mendatang.
Penyuluhan Dan Pendampingan Aspek Akuntansi Pada Kelompok Kerajinan Citra Kara Gianyar Pramuki, Ni Made Wisni Arie; Kusumawati, Ni Putu Ayu; Pratiwi, Ni Putu Trisna Windika; Putri, Ni Made Yuli Cantika; Putri, Ni Made Rika Liana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1157

Abstract

Kelompok kerajinan Citra Kara merupakan kelompok kerajinan penghasil tapel dan patung yang beralamat desa Batuan Gianyar. Identifikasi masalah yang ada di Kube sari jaya ialah mitra belum memahami aspek akuntansi yang meliputi pencatatan transaksi keuangan, analisis keuangan yang dapat digunakan mitra dalam pengambilan keputusan terkait dengan pengembangan usahanya. Hal ini tentu akan berdampak kepada kurangnya kemampuan mitra dalam melakukan analisis usaha dan dalam pengambilan keputusan keuangan. Solusi yang dapat diberikan terhadap permasalahan mitra adalah dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan aspek akuntansi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada mitra, betapa pentingnya akuntansi dalam menjalankan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan mengenai akuntansi dan pendampingan untuk pelatihan pencatatan akuntansi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menghasilkan beberapa pencapaian signifikan yaitu peningkatan pengetahuan tentang dasar-dasar akuntansi, mitra memiliki sistem pembukuan yang teratur, mampu membuat laporan keuangan sederhana serta mampu meningkatkan kesadaran mitra tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Hal ini tentu memberikan kontribusi positif bagi mitra dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih informatif dan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Ekonomi Pelaku Usaha Di Pasar Seni Sukawati Gianyar Ayu, Ni Putu Citta; Yuliantari, Ni Putu Yeni; Suputra, Gusti Alit; Asih, Gusti Ayu Made Suwarini; Ritayani, Ni Made Nia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1158

Abstract

Literasi keuangan ialah kebutuhan dasar untuk organisasi ataupun individu. Literasi keuangan adalah kecakapan dalam melaksanakan perencanaan serta melaksanakan pengelolaan untuk keuangannya. Berdasarkan perspektif organisasi, literasi keuangan dimanfaatkan supaya organisasi diharapkan tidak mendapatkan permasalahan dengan pengelolaan keuangannya. Literasi keuangan bagi pengusaha juga dapat digunakan untuk pengelolaan utang dengan lebih baik serta mengurangi risiko dalam diversifikasi aset. UMKM perlu memeroleh pemahaman tentang literasi keuangan supaya mampu mengelola keuangan dengan baik. UMKM tersebut tidak mampu melaksanakan pengambilan keputusan yang tepat apabila UMKM tersebut tidak memiliki literasi keuangan yang baik. Pengelolaan keuangan menjadi suatu masalah. Masih rendahnya literasi keuangan para pedagang membuat mereka hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari, dimana uang hasil jualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan mereka tidak menganggarkan untuk kepentingan usaha. Begitu dengan Bapak Agus yang merupakan pedagang lukisan mengatakan kesusahan dalam pengajuan pinjaman modal di Lembaga keuangan karena selalu diminta laporan keuangan usaha, karena terkendala hal inilah, sering kali mereka enggan untuk menambah modal usaha (dianggap terlalu ribet dengan prosedur yang ada). Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan sebagai upaya untuk dapat membantu para pedagang di pasar seni Sukawati mendapatkan pengetahuan serta pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan usaha, dalam bentuk literasi keuangan.
Pendampingan Berkelanjutan untuk Keberlanjutan IRT-UM: Sinergi Inovasi, Teknologi, dan Manajemen Millanyani, Heppy; Andiani, Linahtadiya; Rusdinar, Angga; Iwut Tritoasmoro, Iwan; Sidiq Adi Prabowo, Fajar; Aherliwan Rudawan, Rikman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1174

Abstract

Industri Rumah Tangga-Usaha Mikro (IRT-UM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, mencakup lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) dan menciptakan jutaan lapangan kerja. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal, rendahnya akses terhadap teknologi, kurangnya legalitas usaha, serta pasar yang terbatas sering menjadi hambatan utama bagi keberlanjutan dan pertumbuhan sektor ini. Untuk menjawab tantangan tersebut, Universitas Telkom melalui program pendampingan memberikan solusi berbasis inovasi dan manajemen kepada dua IRT-UM, yaitu Lunar Interactive, startup di bidang teknologi pendidikan, dan Handai Coffee, produsen minuman berbasis rumah tangga. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai elemen kunci, termasuk penguatan legalitas melalui pendaftaran hak cipta dan sertifikasi produk, peningkatan kapasitas produksi dengan pelatihan teknis dan pengadaan peralatan, integrasi teknologi untuk efisiensi operasional, serta pengembangan strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mitra secara signifikan, yang tercermin dari peningkatan omzet, efisiensi, dan kepercayaan pasar. Studi ini menyimpulkan bahwa model pendampingan serupa dapat diadopsi secara luas untuk memberdayakan sektor IRT-UM lainnya di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengembangan Pusat Literasi Juara Jawa Barat (Salira) Rijadi, Safara Cathasa Riverinda; Mukti, Iqbal Yulizar; Ramadani, Luthfi; Dwianti, Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1176

Abstract

Peningkatan literasi di Jawa Barat menjadi fokus utama pemerintah daerah melalui Dispusipda Jabar. Meski demikian, indeks literasi provinsi dari 2020 hingga 2023 belum menunjukkan peningkatan signifikan. Untuk mengatasi masalah ini, Dispusipda Jabar meluncurkan portal Salira, sebuah website one-stop-service untuk mempermudah akses masyarakat terhadap informasi dan program literasi. Namun, tantangan utama adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan Salira serta keterbatasan aplikasi dalam memenuhi kebutuhan pegiat literasi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu mengatasi tantangan tersebut melalui penyuluhan penggunaan Salira, pendampingan komunitas, dan pengumpulan kebutuhan dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Kegiatan mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil survei menunjukkan nilai rata-rata perceived usefulness sebesar 3.7 dari 5, menandakan manfaat platform belum optimal. Nilai perceived ease of use kurang dari 0.8 menunjukkan antarmuka dan pengalaman pengguna yang perlu ditingkatkan. Sementara itu, nilai intention to use sebesar 3.45 mengindikasikan minat merekomendasikan Salira masih rendah. FGD menghasilkan rekomendasi utama, yakni meningkatkan kemudahan akses dan fitur Salira untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat.
Pemberdayaan Industri Tedung Bali Di Banjar Serangan, Mengwi Kabupaten Badung Azis, Ita Sylvia Azita; Meitri, Ida Ayu Sri; Riasning, Ni Putu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i4.1178

Abstract

Adat, budaya, tradisi, dan upakara keagamaannya merupakan beberapa ciri khas yang membuat masyarakat Hindu Bali dikenal. Diperlukan berbagai bentuk dan jenis produk sarana upakara dengan segala fungsinya untuk mendukung berbagai upakara yang diadakan masyarakat Hindu di Bali. Salah satu contoh sarana upakara keagamaan menjadi identitas budaya Hindu di Bali adalah Tedung. Tedung merupakan salah satu jenis sarana upakara keagamaan khususnya di Bali, memiliki beberapa bentuk, ukuran, warna, fungsi dan istilah yang beragam. Meningkatnya kebutuhan dan daya tarik terhadap tedung baik untuk masyarakat lokal maupun wisatawan membuka peluang untuk para pengrajin tedung dalam mengembangkan usaha serta kreativitas menciptakan karya baru yang lebih artistik dan menarik. Mitra pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah Bapak I Putu Anom Kartana yang merupakan pemilik UKM Wahdar Tedung Bali yang beralamat di Br. Serangan, Mengwi, Badung. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah masih menggunakan jasa pihak ketiga untuk menjahit kain tedung karena mesin jahit sudah tua serta lama waktu produksi karena terdapat mesin yang rusak serta pemasaran masih berpatokan secara offline Mengacu pada kendala yang dihadapi tersebut, maka akan dilakukan kegiatan pemberian alat bantu produksi berupa mesin jahit dan mesin bor sehingga produksi bisa dilakukan lebih cepat dan dikelola sepenuhnya oleh mitra serta pelatihan pembuatan dan penggunaan media sosial Instagram untuk pemesanan online.

Page 10 of 14 | Total Record : 139