cover
Contact Name
Irene Puspa Dewi
Contact Email
irene.puspadewi@yahoo.com
Phone
+6285293806879
Journal Mail Official
lp2makfarprayoga@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jendral Sudirman No 50. Padang. Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JAFP (Jurnal Akademi Farmasi Prayoga)
ISSN : -     EISSN : 2548141X     DOI : https://doi.relawanjurnal.id/doi
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga (JAFP) merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi D3 Farmasi Akademi Farmasi Prayoga Padang. JAFP terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November setiap tahunnya. JAFP menerima naskah penelitian (research article) dan review (review article) dalam bidang seputar kefarmasian, baik mengenai sains farmasi maupun farmasi komunitas. Cakupan dalam bidang sains farmasi yaitu Biologi Farmasi dan Farmakognosi, Kimia Farmasi, Farmasetika, Farmakologi dan Toksikologi, dan juga Bioteknologi. Cakupan dalam bidang farmasi komunitas yaitu Farmasi Rumah Sakit, Farmasi Klinis, Farmasi Komunitas, Manajemen Farmasi, dan Farmasi Sosial.
Articles 73 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI AIR PERASAN JERUK SIAM (Citrus nobilis, L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli Suzana Devi; Mayang Sari Umar
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.32 KB)

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu permasalahan dalam bidang kesehatan yang dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan dan menjadi penyebab utama penyakit di masyarakat terutama pada daerah tropis. Salah satu bakteri yang menyebabkan infeksi yg sering ditemukan adalah Eschericia coli yang merupakan bakteri patogen pada manusia. Beberapa tahun terakhir diketahui beberapa bakteri menunjukkan resistensi terhadap antibakteri yang sudah beredar dipasaran, maka diperlukan suatu pengembangan baru mengenai terapi alternatif yang memanfaatkan antibakteri alami sebagai antibiotik salah satunya adalah jeruk Siam (Citrus nobilis L) yang didalamnya mengandung minyak atsiri yang disusun oleh beberapa senyawa salah satunya flavonoid yang terbukti memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perasan jeruk Siam (Citrus nobilis L) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli. Jenis penelitian yang digunakan adalah True Experimental Metode disc diffusion menggunakan kertas cakram. bakteri Eschericia coli yang ditanam dalam media NA (Nutrien Agar), yang kemudian diberi perlakuan dengan air perasan jeruk Siam (Citrus nobilis L) dengan beberapa konsentrasi. Konsentrasi larutan uji yang digunakan adalah perasan jeruk Siam (Citrus nobilis L) dengan konsentrasi 50% dan 100% sedangkan kontrol negatif adalah aquadest steril dan kontrol positif adalah suspensi Ampisilin. Data yang diperoleh adalah diameter zona hambat pertumbuhan bakteri E. coli pada media NA tiap konsentrasi 50% dan 100% yaitu 1,05 cm dan 1,08 cm.
OPTIMASI FORMULASI GEL ANTISEPTIK TANGAN HASIL DARI DESIGN EXPERT KOMBINASI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN MIMBA DIATAS 50% DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH DIATAS 50% Elmitra Sepriani Elmitra; Agung Giri Samudra
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.021 KB)

Abstract

Gel saat digunakan mempunyai efek pendingin, tampilan yang jernih, dan mudah dicuci dengan air. Masyarakat kita menggunakan daun mimba (Azadirachta indica A. Juss )sebagai antibakteri dan daun sirih merah (Piper crocatum )digunakan sebagai antiseptik. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat formula gel antiseptik kombinasi ekstrak daun sirih merah dan daun mimba. Tujuannya untuk mengetahui gel mempunyai kemampuan sebagai antiseptik tangan dan mengetahui konsentrasi formula optimal berdasarkan design expert. Gel diformulasikan menjadi 4 formula (F0, F1, F2, F3) dengan kombinasi ekstrak daun mimba dan daun sirih merah, menggunakan basis Na. CMC, gliserin, nipagin. Dilakukan evaluasi gel meliputi organoleptis, homogenitas, uji daya sebar, uji pH, uji jumlah koloni dengan metode replikasi pada aplikasi design expert. Hasil penelitian kombinasi ekstrak daun mimba dan ekstrak daun sirih merah dapat dibuat dalam bentuk sediaan gel dan mempunyai kemampuan sebagai antiseptik tangan. Konsentrasi formula optimal yang didapatkan berdasarkan hasil prediksi design expert pada formula ekstra daun mimba diatas 50% dan ekstra daun sirih merah dibawah 50%.
UJI EFEK ANALGETIK EKSTRAK ETANOL MENIRAN (Phyllanthus niruri L. ) PADA MENCIT PUTIH JANTAN Irwandi Irwandi; Sanubari Rela Tobat; Prastika Purnama Sari
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.054 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek analgetik ekstrak etanol meniran (Phyllanthus niruri L.) terhadap mencit putih jantan yang diinduksi asam asetat 1% secara intraperitonial. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I diberi suspensi Na.CMC 0,5% sebagai kontrol, kelompok II diberi ekstrak etanol meniran dosis 50 mg/kg BB, kelompok III diberi ekstrak etanol meniran dosis 100 mg/kg BB, kelompok IV diberi ekstrak etanol meniran dosis 200 mg/kg BB dan kelompok V diberi asetosal dosis 65 mg/kg BB sebagai pembanding. Paremeter yang diukur pada metode uji geliat adalah menghitung jumlah geliat mencit setiap 5 menit selama 30 menit. Dari analisa statistik menggunakan uji ANOVA dua arahmenunjukkan bahwa ekstrak etanol meniran mempunyai efek analgetik yang ditandai dengan nilai signifikan P < 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Ekstrak etanol meniran yang mempunyai efek analgetik paling baik adalah ekstrak etanol meniran pada dosis 200 mg/kg BB yang hasilnya mendekati pembanding. Waktu paling efektif uji efek analgetik pada metode uji geliat pada menit ke30.
FORMULASI OBAT KUMUR EKSTRAK ETANOL BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill. ) Urb)dan UJI EFEKTIVITAS ANTI JAMUR TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans Noni Rahayu Putri; Ria Afrianti; Zulfa Desinta
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.806 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang formulasi obat kumur ekstrak etanol bawang dayak dan uji aktivitas antijamur terhadap jamur Candida albicans. Ekstrak etanol bawang dayak mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder, dimana yang berperan sebagai antijamur adalah alkaloid, flavonoid dan fenolik. Obat kumur ekstrak etanol bawang dayak dibuat menjadi empat formula yaitu F0 (basis), F1 (ekstrak etanol bawang dayak 2,5% ), F2 (ekstrak etanol bawang dayak 5% ) dan F3 (ekstrak etanol bawang dayak 10% ). Evaluasi obat kumur meliputi pemeriksaan organoleptis, pH, stabilitas dan viskositas. Uji aktivitas antijamur sediaan obat kumur dilakukan dengan metode difusi agar dan dianalisis menggunakan ANOVA satu arah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sifat fisik sediaan obat kumur memberikan hasil yang baik dan memenuhi syarat sediaan obat kumur. Hasil uji aktivitas antijamur sediaan obat kumur memberikan diameter rata – rata daya hambat sebesar F0 (11,75 mm), F1 (17,62 mm), F2 (21,8 3 mm ) dan F3 (22,33 mm).
IDENTIFIKASI DRP PASIEN GERIATRI YANG MENERIMA RESEP POLIFARMASI PADA PENYAKIT STROKE DI RS. STROKE NASIONAL BUKITTINGGI Diza Sartika; Sanubari Rela Tobat
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.403 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya DRP pada pasien geriatrik yang mendapat resep polifarmasi pada pasien stroke di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi. Penelitian dilakukan pada bulan November 2017. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif dengan data yang disajikan secara deskriptif. Data diperoleh dari catatan medis, kartu informasi obat dan wawancara pasien. Hasil dari penelitian ini adalah 41 pasien yang digunakan sebagai subjek. Ada 3 orang (7,32%) mengalami DRP dan 38 orang (92,68%) tidak mengalami DRP. Dari tujuh kategori DRP hanya ada 2 kategori DRP yang didirikan, ada 1 kategori terapi obatbawaan yang tidak terlokalisasi (2,44%) dan 2 kategori insiden dosis terlalu tinggi (4,88%).
UJI EFEK ANTIHIPERTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN SELEDRI (Apium graveolens L. ) PADA TIKUS PUTIH JANTAN DIINDUKSI PREDNISON DAN NaCl Nessa Nessa; Sanubari Rela Tobat; M Husni Mukhtar; Sufi Auliya Muztika
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.08 KB)

Abstract

This study used celery ethanol extract (Apium graveolens L. ) which is expected to reduce blood pressure in rat body previously induced with prednisone 1.5 mg / kgBW and 2.5% NaCl. The test animals were divided into 6 groups, each group consisting of 3 male white rats. Group 1 is a negative control group given susension Na CMC 0,5%. Group 2 was a positive control group given prednisone 1.5 mg / kgBW and 2.5% NaCl. Group 3, 4, 5 were treated with ethanol extract of celery leaves with 3 dose variations (100; 200 and 400) mg / kgBW. Group 6 was the comparison group given Captopril 2.5 mg / kgBB. Treatment was performed for 10 days, observed on day 7 and 10 using a CODA Non-Invasive blood pressure gauge. From the research done in get the result of blood pressure group leverage 1: (121,85 / 99,21 mmHg). Group 2:(159,85 / 136,25 mmHg). Group 3:(120,35 / 94,71mmHg). Group 4:(109.335 / 82.51 mmHg). Group 5:(107.59 / 74.94 mmHg)and Group 6:(117.19 / 95.94 mmHg). The results of this study showed that ethanol extract of celery leaves can lower blood pressure to normal at doses of 100 mg / KgBW compared to other doses. Based on statistical test of variance analysis using ANOVA one way, it was found that ethanol extract of celery leaves significantly affected blood pressure (P <0,05).
PENGARUH CARA EKSTRAKSI TERHADAP PEROLEHAN KADAR EKSTRAK, KADAR SENYAWA FENOLAT TOTAL DAN DAYA ANTIOKSIDAN DAUN DEWA (Gynura pseudochina (Lour). DC ) Fita Selonni; Harrizul Rivai; B A Martinus
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.278 KB)

Abstract

Effect of extraction methods on recovery of phenolic compounds and antioxidant activity of Gynura pseudochina (Lour ). DC ). have been evaluated. The determination of phenolic compounds was carried out accourding to Folin Ciocalteu method and antioxidant activity was evaluated by DPPH method, calculated as gallic acid equivalent (GAE). The result of research indicate that acquirement of four way extract rate of extraction maceration, soxhletation, percolation, reflux as follow 16.54%, 12.01%, 8,20%, 15,04% and the determination of phenolic compound showed the result for maceration, soxhletation, percolation, reflux as follow 26.0095 mg/g, 23.6149 mg/g, 13.86515 mg/g, 10.6792 mg/g respectively. Their antioxidant activities were 1.892 µg/ml, 2.052 µg/ml, 2.607 µg/ml, 2.325 µg/ml, respectively. The result of research indicate of acquirement, the determination of phenolic compound and antioxidant activities of four way extract is maceration.
Perbandingan Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L. ) dan Ekstrak Etanol Daun Sawo (Manilkara zapota L. ) Terhadap Bakteri Escherichia coli Irene Puspa Dewi
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.109 KB)

Abstract

Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan frekuensi yang tidak normal (meningkat) dan konsetrasi tinja yang lebih lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam juga disertai dengan nyeri di bagian bawah perut. Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan penyakit diare. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan daun sawo biasa digunakan untuk mengobati diare karena mengandung senyawa-senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri seperti fenol, tanin, kumarin, antrakuinon, saponin, alkaloid, dan masih banyak yang lainnya. Penelitian ini ditujukan untukmembandingkan daya antibakteri ekstrak etanol daun jambu biji dengan ekstrak etanol daun sawo terhadap bakteri Escherichia coli. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara daya hambat ekstrak etanol daun jambu biji (Psidiumguajava L.) dibandingkan ekstrak etanol daun sawo (Manilkara zapota L.) terhadap bakteriEscherichia coli. Daya hambat ekstrak etanol daun sawo (Manilkara zapota L.) terhadap bakteri Escherichia coli lebih baik dibandingkan ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.).
ANALISIS KADAR PROTEIN TEMPE KEMASAN PLASTIK DAN DAUN PISANG Reny Salim; Intan Sri Rahayu
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.737 KB)

Abstract

Tempe merupakan makanan favorit bangsa Indonesia. Tempe yang disukai atau telah biasa dikonsumsi adalah salah satu jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai kuning. Kacang kedelai ini difermentasikan dengan menggunakan kapang Rhizopus oligosporus. Hasil fermentasi ini mengandung protein yang mudah dicerna oleh tubuh manusia sehingga menjadikan tempe sebagai salah satu makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi dalam rangka pemenuhan gizi setiap individu. Namun proses fermentasi ini tidak begitu mudah saja terjadi, perlu kondisi tertentu. Hal ini yang sering terabaikan, sehingga perlu dilakukan kegiatan penelitian yang bertujuan menganalisis kadar protein pada kemasan yang berbeda. Kegiatan analisis kadar protein ini menggunakan metode biuret dilengkapi spektrofotometri UV-Vis dengan larutan standar protein yang digunakan adalah larutan BSA (Bovine Serum Albumin). Kegiatan pengukuran yang dilakukan memberikan informasi kadar protein tempe kemasan plastik sebesar 3,739 µg/mL dan tempe kemasan daun pisangsebesar 4,912 µg/mL.
UJI DAYA HAMBAT INFUSA TANAMAN AKAR KUCING (Acalypha indica L. ) TERHADAP JAMUR Candida albicans Suzana Devi
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.387 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji daya hambat tanaman akar kucing yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun akar kucing(Acalypha indica L. )terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium yang menggunakan biakan jamur Candida albicans yang diperoleh dari Laboratorium Mikrobiologi Kopertis WILAYAH X PADANG. Penelitian ini menggunakan mediaPotato Dextrosa Agar(PDA)sebagai mediabiakan jamur Candida albicans. Uji statistik menggunakan uji One Way ANOVAdengan menggunakan SPSS 15.0 for Windows. Uji One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan rata-rata diameter zona hambatan antara semua konsentrasi infusa daun akarkucing (AcalyphaindicaL.) yang signifikan (α< 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa daun akarkucing (Acalypha indicaL. )pada konsentrasi 20 %, 40 %, 60 % mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans.