cover
Contact Name
Irene Puspa Dewi
Contact Email
irene.puspadewi@yahoo.com
Phone
+6285293806879
Journal Mail Official
lp2makfarprayoga@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jendral Sudirman No 50. Padang. Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JAFP (Jurnal Akademi Farmasi Prayoga)
ISSN : -     EISSN : 2548141X     DOI : https://doi.relawanjurnal.id/doi
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga (JAFP) merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi D3 Farmasi Akademi Farmasi Prayoga Padang. JAFP terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November setiap tahunnya. JAFP menerima naskah penelitian (research article) dan review (review article) dalam bidang seputar kefarmasian, baik mengenai sains farmasi maupun farmasi komunitas. Cakupan dalam bidang sains farmasi yaitu Biologi Farmasi dan Farmakognosi, Kimia Farmasi, Farmasetika, Farmakologi dan Toksikologi, dan juga Bioteknologi. Cakupan dalam bidang farmasi komunitas yaitu Farmasi Rumah Sakit, Farmasi Klinis, Farmasi Komunitas, Manajemen Farmasi, dan Farmasi Sosial.
Articles 73 Documents
UJI SIFAT FISIK SABUN PADAT TRANSPARAN DARI MINYAK ASTIRI JERUK KALAMANSI (Citrus microcarpa) Elmitra Elmitra; Yuska Noviyanti
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Padang
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.636 KB)

Abstract

Minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrus microcarpa) memiliki kandungan limonene dan Vitamin C sebagai zat pereduksi kuat yang dapat bertindak sebagai antibakteri dan antioksidan yang efektif dalam mengatasi radikal bebas yang dapat merusak sel atau jaringan. Formulasi sediaan dibuat dalam bentuk sabun padat transparan karena sabun padat transparan lebih menarik dan menghasilkan busa yang lebih lembut dibandingkan dengan sabun yang lainnya. Proses pembuatan sabun padat transparan dari minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrus microcarpa) menggunakan minyak kelapa (VCO) sebagai basis, serta penambahan variasi konsentrasi minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrus microcarpa) 0,8%, 1%, 1,2%. Parameter yang diamati diantaranya adalah uji organoleptis, uji pH, ujitinggi busa, uji kadar air dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukan bahwa minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrus microcarpa) dapat di buat sebagai sediaan sabun padat transparan dan perbedaan konsentrasi mempengaruhi sifat fisik sediaan sabun padat transparan yang meliputi konsistensi dan bau dari sabun tersebut. Dari keempat formula (F0, F1, F2, F3) yang telah dilakukan evaluasi menunjukan sediaan yang paling baik adalah F3 dengan konsentrasi Minyak Astiri Jeruk Kalamansi (Citrus microcarpa) 1,2%.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN INFUSA DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2picrylhydrazyl) Irene Puspa Dewi; Hendri Gunawan Sakoikoi; Verawaty Verawaty
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Padang
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.609 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui kemampuan antioksidan Infusa Daun Kersen (Muntingia calabura L.) dalam menghambat radikal bebas dengan menggunakan metode DPPH(11-diphenyl-2-picrylhydrazil). Daun kersen mengandung senyawa flavonoid, saponin, polifenol dan tanin sehingga dapat digunakan sebagai antioksidan Antioksidan merupakan senyawa pendonor elektron atau yang dapat menangkal dampak negatif dari oksidan. Penelitian ini membandingkan kemampuan antioksidan daun kersen (Muntingia calabura L.) dengan konsentrasi 10 % dan 20 % dengan metode infusa dalam menghambat radikal bebas. Masing-masing ekstrak diuji aktivitas antioksidannya dengan menggunakan metode DPPH sebagai radikal bebas. Dilakukan uji aktivitas antioksidan secara kuantitatif untuk memperoleh IC50 dari masing-masing ekstrak menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan infusa daun kersen dengan konsentrasi 10% memiliki daya antioksiadan kategori sedang dengan IC50 105,65 µg/mL sedangkan dengan konsentrasi 20% memiliki daya antioksidan kategori sedang dengan IC50 104,84 µg/mL.
GAMBARAN RESEP OBAT OFF LABEL PASIEN BALITA DI SALAH SATU APOTEK SWASTA PADANG PERIODE JANUARI-APRIL 2017 Tuty Taslim; Talitha Rhinarda; Reny Salim
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Padang
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.915 KB)

Abstract

Resep off label adalah obat-obat yang dituliskan oleh dokter yang tidak sesuai dengan ketentuan izin penjualan dari marketing authorisation (MA). Peresepan obat off label dapat dikatakan tidak legal, tetapi jelas merupakan masalah yang perlu diperbaiki berkaitan dengan dosis, rute pemberian, indikasi dan kontraindikasi. Anak balita merupakan kelompok usia yang mempunyai daya metabolisme yang berbeda dengan daya metabolisme pada orang dewasa sehingga kemungkinan pemberian obat yang sama pada anak akan menimbulkan respon yang berbeda. Untuk itu dilakukan penelitian tentang gambaran resep obat off label pada pasien balita di salah satu apotek swasta di Padang pada periode Januari-April 2017 dengan metode observasional secara retrospektif. Tujuanpenelitian adalah untuk mengetahui gambaran peresepan obat off label pada pasien balita berdasarkan brosur obat, PIO (Pelayanan Informasi Obat), ISO (Informasi Spesialite Obat), MIMS (The Monthly Index of Medical Specialities). Gambaran obat off label akan diamati berdasarkan kriteria dosis dan umur. Dari 122 lembar sampel yang dianalisis terkandung 633 jenis item obat dimana obat off label tertinggi adalah Dexamethason tablet sebesar 11%, sedangkan persentase penggunaan obat off label pada kriteria dosis sebesar 36,1% dan pada kriteria usia sebesar 9,8%.
FORMULASI SEDIAAN EYESHADOW CREAM MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) SEBAGAI PEWARNA Noni Rahayu Putri; Diana Agustin; Cania Mela Putri
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vo.5 No.2 Tahun 2020
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.424 KB)

Abstract

ABSTRAK Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu jenis ubi jalar yang mengandung antosianin yang tinggi sehingga sangat baik digunakan sebagai pewarna pada sediaan kosmetika. Tujuan penelitian ini memformulasi sediaan eyeshadow cream dengan menggunakan ekstrak etanol ubi jalar ungu sebagai pewarna dan mengetahui formula eyeshadow cream yang paling disukai. Konsentrasi ubi jalar ungu yang digunakan adalah F0: 0%, F1: 8%, F2: 12% dan F3: 16%. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu metode maserasi. Evaluasi sediaan yang dilakukan yaitu pemeriksaan organoleptis, homogenitas, uji oles, uji stabilitas, pH, tipe krim, iritasi kulit, uji kesukaan dengan metode Kruskall- Wallis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tipe krim air dalam minyak (a/m), uji oles baik, stabil, sifat fisik semua formula eyeshadow cream berbentuk setengah padat, warna merah muda, bau minyak mawar, homogen, pH rata-rata dari 4,94 sampai 6,07 ,tidak menyebabkan iritasi. Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa sediaan eyeshadow cream yang paling disukai adalah F3. Ekstrak etanol ubi jalar ungu ( Ipomoea batatas L.) dapat digunakan sebagai pewarna dalam sediaan eyeshadow cream dan formula yang paling disukai oleh panelis yaitu F3.
DETEKSI CEMARAN GEN BABI PADA PRODUK BAKSO SAPI KEMASAN DI KOTA PADANG MENGGUNAKAN METODE PCR (Polymerase Chain Reaction) Irwandi Irwandi; Epri Supri Wardi; Sentisan Dova
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vo.5 No.2 Tahun 2020
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.401 KB)

Abstract

ABSTRAK Produk makanan dengan bahan dasar daging beresiko terhadap pencampuran dengan daging lain, dimana pencampuran tersebut sulit untuk dideteksi dengan mata. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi cemaran daging babi yang ada dalam produk bakso sapi kemasan. Sampel diambil secara acak dari salah satu mallyang ada dikota Padang yaitu mall X di Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. Dari beberapa merk diambil 3 merk produk bakso sapi kemasan yang diberi kode sampel A, sampel B, dan sampel C. Ketiga sampel tersebut dianalisa menggunakan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction) dan dilakukan verifikasi hasil elektroforesis produk PCR sampel dengan metode sekuensing. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa sampel B dan C terdeteksi positif mengandung DNA babi, dilihat dari hasil PCR dan elektroforesis dimana terdapat pita dengan ukuran 130 bp. Sampel B yang positif mengandung DNA babi diverifikasi dengan metode sekuensing. Hasil sekuensing menunjukan bahwa pita yang terbentuk dari produk PCR dengan primer pork memiliki kemiripan 100% dengan spesies Susscrofa (babi hutan).
POLA KEPEKAAN BAKTERI PENYEBAB ULKUS DIABETIKUM TERHADAP ANTIBIOTIKA DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG PERIODE 2018 DAN PERIODE 2019 Diza Sartika; Tisa Mandala Sari; Irfan Hardiansyah
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vo.5 No.2 Tahun 2020
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.172 KB)

Abstract

ABSTRAK Ulkus diabetikum adalah luka terbuka yang ada dipermukaan kulit atau selaput lendir yang dapat diinvasi oleh kuman sehingga menimbulkan infeksi dan memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Beberapa bakteri seringkali dapat merubah struktur kimianya sehingga antibiotik tidak lagi efektif menghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri (resisten). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola bakteri penginfeksi ulkus diabetikum dan pola kepekaan bakteri terhadap antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2018 dan 2019. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan data retrospektif. Teknik pengambilan sampel adalah secara total sampling. Sampel yang didapatkan berjumlah 60 orang penderita ulkus diabetikum yang dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2018 sebanyak 33 orang dan 2019 sebanyak 27 orang. Bakteri Proteus mirabilis dan Klebsiella sp adalah bakteri dengan persentase tertinggi pada tahun 2018 dan Staphylococcus aureus adalah bakteri dengan persentase tertinggi pada 2019. Antibiotik di tahun 2018 yang masih sensitif adalah Meropenem, Amikacin, Fosfomicin dan antibiotik yang sudah resistensi adalah Ampicilin, Cefriaxone, Ciprofloxacin, Eritromicin, Sulfamethroxazole+Trimethroprime, Cefazolin, Cefepime, Amikacin. Di Tahun 2019 antibiotik yang masih sensitif adalah Meropenem, Gentamycin dan yangtelah resisten adalah Ampicilin, Tetracyclin, Sulfamethroxazole+Trimethroprime, Amoxillin Cluvalanikacid, Cefriaxone.
ANALISIS DAYA ANTIOKSIDAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK ETANOL DAUN SURIAN (Toona sinensis(Juss) M.Roem) Tuty Taslim; Riyandi H Pratama
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vo.5 No.2 Tahun 2020
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.766 KB)

Abstract

ABSTRAK Pohon surian atau Toona sinensis adalah salah satu spesies dari keluarga mahoni yang dikenal sebagaimahoni Indonesia yang memiliki berbagai khasiat.Bagian-bagian tanaman surian seperti daun, akar,dan kulit memiliki banyak komponen bioaktif yang dapat berperan sebagai antioksidan, antikanker,dan anti diabetes. Penelitian sejenis tentang aktifitas kandungan metabolit sekunder dari kulit kayudan ekstrak daun surian Toona sinensis (Juss.) M.Roem yang telah dilakukan adalah dengan caramaserasi dengan etanol 70% dan maserasi menggunakan pelarut metanol yang dilanjutkan denganfraksinasi dengan dietil eter, tetapi pada penelitian ini ekstrak daun surian dilakukan dengan metodesokletasi menggunakan pelarut etanol 70%. Dari hasil uji fitokimia kandungan yang terdapat dalam daun surian adalah alkaloid, flavonoid, polifenol dan terpenoid. Sedangkan intensitas kekuatanantioksidan yang berpotensi untuk menghambat radikal bebas DPPH(1,1-difenil-2-pikrilhidrzil)diukur kemampuan peredamannya dengan menggunakan alat spektrofotometer UV visible.Didapatkan nilai IC50 ekstrak daun surian sebesar 10,45 µg/mL yang termasuk pada kategoriintensitas kekuatan anti oksidan yang sangat kuat, meskipun relatif tidak sekuat vitamin C yangmempunyai nilai IC50 sebesar1,71 µg/mL.
PENGARUH AROMATHERAPY KAYU MANIS TERHADAP DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI Ida Mariana S
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vo.5 No.2 Tahun 2020
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.687 KB)

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan menjadi seorang remaja putri pada saat usia 10-19 Tahun disertai juga dengan pengalaman menstruasi pertama (menarche). Tetapi menstruasi para remaja putri terkadang selalu disertai nyeri dan kram yang disebut Dismenore. Pemberian Aromatherapy kayu manis secara Inhalasi merupakan salahsatu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk mengatasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Aromatherapy kayu manis terhadap nyeri Dismenore Primer pada siswi remaja putri di SMA N 9 Sijunjung Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Quasy Experiment dengan Pre Post Test Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan simple random sampling sebanyak 22 orang kelompok eksperimen dan 22 orang kelompok pembanding. Hasil penelitian menunjukkan dari 22 orang kelompok eksperimen 22 yang mengalami dismenore primer, 22 orang atau 100% tersebut mengalami tingkat nyeri yang ringan setelah diberikan Aromatherapy kayumanis.
IDENTIFIKASI DAN UJI RESISTENSI BAKTERI DARI SWAB (USAP) TENGGOROKAN PENYEBAB PNEUMONIA PADA PASIEN YANG DI RAWAT INAP BANGSAL PARU RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Ringga Novelni; Ifmaily Ifmaily; Alamsyah Hanafiah
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vo.5 No.2 Tahun 2020
Publisher : Jurnal Akademi Farmasi Prayoga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.373 KB)

Abstract

ABSTRAK Pneumonia merupakan salah satu masalah kesehatan penyebab kematian tertinggi. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien pneumonia di Bangsal Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan Februari- April 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain prospektif. Identifikasi bakteri penyebab pneumonia dari swab tenggorokan 10 orang pasien pneumonia di Bangsal paru RSUP Dr. M. Djamil Padang diawali dengan isolasi bakteri dengan penanaman sampel pada media Agar Darah dan media Mac Conkey. Selanjutnya dilakukan identifikasi dengan pewarnaan gram dan uji biokimia. Dari hasil uji identifikasi bakteri didapatkan 7 jenis bakteri penyebab pneumonia, yaitu 1 kultur Enterobacter aerogenes (10%), 2 kultur Pseudomonas aeruginosa (20%), 3 kultur Klebsiella pneumoniae (30%), 1 kultur Staphylococcus aureus (10%), 1 kultur Streptococcus pneumoniae (10%), 1 kultur Staphylococcusepidermidis (10%), dan 1 kultur Proteus mirabilis (10%). Uji resistensi bakteri hasil isolasi dilakukan terhadap 5 antibiotik yaitu amoksisilin, cefotaxim, kloramfenikol, gentamisin dan eritromisin. Hasil uji resintensi bakteri didapatkan resistensi tertinggi terhadap antibiotik amoksisilin, sedangkan hasil sensitivitas tertinggi terhadap antibiotik gentamisin.
FORMULASI PASTA GIGI EKSTRAK ETANOL DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DAN UJI STABILITAS DENGAN METODE Freeze and Thaw Yahdian Rasyadi; Diza Sartika; Athiyah Erza Sasmi; Selvi Merwanta; Dini Hanifa
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Akademi Farmasi Prayoga Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.782 KB)

Abstract

Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan salah satu tumbuhan obat tradisional secara ilmiah dipercaya memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasi pasta gigi dari ekstrak etanol daun mengkudu dengan variasi konsentrasi 4% (F1), 8% (F2) dan 12% (F3) serta menguji stabilitas fisiknya. Evaluasi dari sediaan pasta gigi yang dibuat meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya busa, uji viskositas, dan uji stabilitas. Hasil uji organoleptis dan homogenitas menunjukkan ketiga formula (F1, F2, F3) berbentuk pasta, warna coklat muda, bau mint khas mengkudu dan homogen untuk semua formula. Hasil pengujian pH sediaan pasta gigi F1(7,6), F2(7,3), F3(7,2); tinggi busa F1(1,7 cm), F2(1,5 cm), F3(1,4 cm); viskositas F1(2436 cP), F2(2446 cP), F3(2146 cP). Hasil uji stabilitas menunjukkan untuk F1, F2, F3 tidak memisah dan stabil selama penyimpanan 6 minggu. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun mengkudu 4% (F1), ekstrak etanol daun mengkudu 8% (F2), ekstrak etanol 12% (F3) dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan pasta gigi gel dan stabil selama masa penyimpanan.