cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026): Februari" : 16 Documents clear
Edupreneurship Bagi Mahasiswa Keperawatan Melalui Pelatihan Khitan Modern Prasetyo, Herry; Handoyo, Handoyo; Hartati, Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.1903

Abstract

ABSTRAK Mahasiswa keperawatan yang bekerja di Rumah Sakit, Puskesmas maupun di klinik mempunyai kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan. Kompetensi atau ketrampilan praktek keperawatan khitan salah satunya merupakan lahan usaha yang perlu diberikan kepada mahasiswa keperawatan pada semester akhir sebelum mereka lulus kuliah. Namun, pada kenyataannya mahasiswa keperawatan belum mendapatkan ketrampilan tersebut selama menjalani masa perkuliahan pada program diploma III keperawatan. Maka tujuan dari kegiatan pengabdian asyarmakat skim program kewirausahaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa keperawatan sebelum lulus kuliah sehingga mereka mempunyai jiwa kewirausahaan untuk memberikan layanan khitan bagi warga masyarakat di wilayah tempat tinggalnya. Adapun, metode yang telah diberikan yaitu melakukan pelatihan khitan modern kepada mahasiswa keperawatan semester akhir sebelum mereka lulus, sehingga dapat dijadikan salah satu solusi untuk menmbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mereka. Pelatihan khitan tidak hanya diberikan secara teori untuk meningkatkan pengetahuan para peserta tetapi juga diberikan kesempatan praktika untuk meningkatkan ketrampilan dibawah pendampingan instruktur yang telah berpengalaman. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan mahasiswa mempunyai pengetahuan yang lebih baik dari nilai rata-rata pre-test 6 menjadi 8 pada post-test pelatihan. Mahasiswa keperawatan perlu mempunyai pengetahuan dan ketrampilan khitan modern sebagai wahana kewirausahaan setelah bekerja nanti. Sehingga mereka dapat melayani warga masyarakat tidak hanya di tempat kerja tetapi juga di lingkungan sosial rumah tempat tinggalnya. Kata kunci: Edupreneurship, pelatihan, khitan, mahasiswa, keperawatan
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Dasar Kesehatan Masyarakat bagi Siswa SDK Wailamung, Kecamatan Talibura Didimus D. K. Moan Wodo; Ode Ilafa; Kanisius Nggala; Astriya Anggraeni; Yanuarius R. Moa; Selviana L. Tapun Bin; Yosef Y. G. Watu; Maria Yohanista
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2045

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah fundamen bagi perwujudan kualitas kesehatan manusia. Oleh karena itu, hal ini mesti diajarkan dan dibiasakan sejak dini. Kebiasaan untuk hidup bersih dan sehat yang dijalankan dari kecil membuat seseorang menjadi terbiasa dan pada akhirnya hal tersebut menjadi gaya hidup hingga usia dewasa. Cara untuk mewujudkan hal ini salah satunya adalah melalui pendidikan di sekolah. Sekolah menjadi salah satu tempat yang berfungsi menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan untuk memelihara hidup bersih dan sehat sejak dini. Maka dari itu, kegiatan sosialisasi pada tingkat pendidikan ini menjadi perlu sebagai bentuk transfer pengetahuan dan kebiasaan hidup yang sehat. Dalam kegiatan sosialisasi ini, fokus materi yang diberikan adalah cara mencuci tangan yang benar, pola makan dan jenis-jenis makanan bergizi serta cara memilah sampah organik dan anorganik secara baik. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam dan komprehensif kepada para peserta didik tentang kesehatan secara umum serta berbagai perilaku yang mesti dilakukan untuk menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan. Hasil observasi selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa para peserta didik menunjukkan respon yang baik terhadap setiap materi yang diberikan. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul selama proses sosialisasi berlangsung menunjukkan semangat dari para siswa dalam mengikuti yang dibawakan. Hal ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam sosialisasi ini efektif untuk membuat peserta didik mengetahui, mengerti dan memahami cara menjalankan hidup yang bersih dan sehat. Selain sebagai upaya preventif terhadap resiko timbulnya berbagai penyakit, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ini juga berkontribusi bagi terbentuknya gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Pengabdian Masyarakat melalui Benchmarking Kapsul Hotel Singapura untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Akomodasi di Indonesia Razak, Muhammad Rais Rahmat; Nilwana, Andi; Ahmad, Jamaluddin; Darmawan, Aman; Ayuh
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2094

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan daya saing usaha kapsul hotel di Indonesia melalui studi benchmarking ke Singapura. Pertumbuhan sektor pariwisata yang pesat mendorong kebutuhan akan penginapan yang efisien, terjangkau, dan berbasis teknologi. Singapura telah berhasil mengimplementasikan model bisnis kapsul hotel dengan regulasi jelas, infrastruktur maju, dan penerapan teknologi canggih seperti sistem check-in otomatis, smart room technology, dan pemasaran berbasis big data. Program pengabdian ini melibatkan kolaborasi akademisi dan mahasiswa pascasarjana dengan mitra usaha di Indonesia dan Singapura menggunakan pendekatan metode campuran meliputi studi literatur, benchmarking, survei, wawancara mendalam, pelatihan, pendampingan, serta implementasi teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Singapura unggul dalam integrasi KTP elektronik, paspor biometrik, facial recognition, chatbot AI, dan aplikasi mobile yang memungkinkan efisiensi operasional tinggi. Mitra usaha di Indonesia berhasil meningkatkan efisiensi operasional 30 persen dan okupansi 15 persen setelah mengikuti program pelatihan dan pendampingan. Rekomendasi yang diusulkan meliputi penguatan infrastruktur digital, kolaborasi dengan pemerintah dalam pengembangan regulasi, edukasi pelanggan, integrasi teknologi keamanan dan AI, serta peningkatan strategi pemasaran digital berbasis data. Program ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi dalam meningkatkan relevansi lulusan dengan dunia industri serta pemberdayaan masyarakat.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Pesisir di Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan Muntiari, Novita Ranti; Fathul Khair Tabri; syamsiah; Muhammad Aris; Muliady; Asma; Lily Herawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2109

Abstract

Waste management issues remain a significant environmental challenge, particularly in urban and coastal areas, due to population growth, changes in lifestyle, and limitations in effective waste management systems. These conditions contribute to environmental degradation, increased health risks, and threats to coastal ecosystems caused by the accumulation of domestic waste. Selumit Pantai Subdistrict in Tarakan City, as a densely populated coastal area, faces similar problems, which are characterized by low levels of waste segregation and management practices among the community. In response to this condition, the D-IV Health Promotion Study Program of Politeknik Kaltara conducted a community service program through educational and community empowerment approaches in managing household and coastal waste. This activity aimed to enhance community knowledge, awareness, and active participation in implementing environmentally friendly waste management practices. The results indicated an improvement in community understanding and involvement in maintaining environmental cleanliness, which is expected to support the realization of a clean, healthy, and sustainable coastal environment.
Air Bersih, Hidup Sehat : Edukasi Sanitasi Untuk Masyarakat Sehat di Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan Muntiari, Novita Ranti; Fathul Khair Tabri; Syamsiah; Muhammad Aris; Muliady; Asma; Lily Herawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2111

Abstract

Access to safe water and adequate sanitation is a crucial factor in maintaining public health, particularly in coastal areas with high population density such as Selumit Pantai Subdistrict, Tarakan City. Various challenges, including environmental conditions, limited supporting infrastructure, and suboptimal sanitation practices among the community, have the potential to increase the risk of environment-related diseases. In response to these conditions, this Community Service activity was conducted as an educational effort through the provision of information and assistance related to clean water and sanitation. The activity involved resource persons from the Tarakan City Water Supply Company (PDAM) and Health Promotion lecturers, who delivered materials on water quality and utilization, clean and healthy living behaviors, and the prevention of environmental-based diseases. The implementation employed an interactive approach through lectures, discussions, and question-and-answer sessions to ensure the material was easily understood by the community. The objective of this activity was to improve community knowledge, awareness, and attitudes regarding the importance of proper clean water management and sanitation, thereby encouraging the sustainable adoption of healthy behaviors. Through synergy between practitioners and academics, this activity is expected to support improvements in the health status of coastal communities and contribute to health development in Tarakan City
Optimalisasi Perlindungan Merek Dagang bagi UMKM pada Era Kecerdasan Buatan di Wilayah Banyumas Ruhtiani, Maya; Teguh Setiyanta, Pentadi; Puspa Dewi, Monica
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2137

Abstract

Trademark protection plays a crucial role in supporting the sustainability and competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in responding to developments in digital technology and artificial intelligence. This community service program was conducted to enhance the legal awareness and technical skills of MSMEs in Banyumas in the process of trademark registration and digital monitoring. The implementation methods included preliminary observation, problem identification, legal counseling, technical training on electronic registration through the Directorate General of Intellectual Property, and the introduction of digital-based trademark monitoring tools. The results indicate an increase in participants' understanding of the importance of trademark protection, their ability to prepare administrative documents, and their capacity to utilize technology for independent monitoring. The discussion demonstrates that an experience-based educational approach combined with structured mentoring effectively promotes MSME engagement in legal processes. This program contributes to strengthening the legal and digital capacity of MSMEs in addressing legal challenges within the context of digital transformation.
Pendampingan Partisipatif Digital Marketing pada UMKM Keripik Berbasis Biopreneur di Desa Celawan sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Ekonomi Desa Yusliandi, Rifaldy; Sabilla, Bunga Sausan; Fathiha, Herly Febri; Rahmadhini, Nur Azmi; Idami, Zahratul
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2140

Abstract

Biopreneur-based MSME chip producers in Celawan Village utilize local food resources such as bananas and cassava as their main sources of production, but their economic potential has not been optimized due to weak business identity, low digital marketing literacy, and limited market access. This community service activity aims to describe participatory digital marketing assistance as an effort to optimize the economic potential of the village by strengthening bio-entrepreneur-based MSME chips. The method used is a participatory approach through field observation, direct assistance, and contextual education according to the needs of MSME actors. The assistance focuses on creating a business brand, improving hygienic food product packaging, digitizing business locations through Google Maps, and utilizing simple digital media as a marketing tool. The results of the activity showed an increase in MSME actors' awareness of the importance of business identity, product quality, and digital marketing in increasing the added value of local food products. This mentoring was considered capable of expanding business visibility and supporting the optimization of village economic potential in a sustainable manner.
Pendampingan Digitalisasi Operasional Toko Naungan Lembaga Ekonomi Ansor Kreatif Kecamatan Gunungpati Rifka Uzma Wardati; Slamet; Naya Yasinta Ramadhanti; Gita Hindrawati; Dheanda Maurizta Chairunnisa; Alya Hasna Fauziyyah; Linda Aprillianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2156

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya pada aspek operasional dan pemasaran berbasis platform daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital Toko Green LEAK sebagai unit usaha binaan Lembaga Ekonomi Ansor Kreatif (LEAK) Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis capacity building melalui tahapan survei kebutuhan, pelatihan literasi digital, pendampingan teknis pembuatan dan optimasi akun e-commerce, penguatan konten promosi digital, serta implementasi pencatatan operasional berbasis platform. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola toko online, peningkatan kualitas konten promosi, serta perubahan awal pada efisiensi operasional dan jangkauan pemasaran. Program ini berkontribusi pada penguatan daya saing UMKM lokal dan mendukung keberlanjutan transformasi digital berbasis komunitas.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Implementasi Sistem Pembayaran QRIS Berbasis Biometrik dan AI-IoT di Kabupaten Sukoharjo Apriliyanto, Erwin; Romi Iriandi Putra; Wakhid Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2161

Abstract

Digital transformation in payment systems plays a crucial role in promoting financial inclusion. The implementation of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) has expanded cashless transactions; however, challenges related to digital literacy and user trust remain. This community service program aimed to empower communities through the implementation of a QRIS-based payment system integrated with biometric authentication and Artificial Intelligence–Internet of Things (AI-IoT) technology. The program was conducted through needs assessment, system design, training and socialization, implementation, and evaluation. The results indicate an increase in community understanding of QRIS from 45% to 87%, as well as an improvement in QRIS adoption for daily transactions from 38% to 82%. In terms of security, 90% of participants reported feeling more secure when conducting transactions after the implementation of biometric authentication, while 85% perceived the system as easy to use. This program contributes to enhancing digital financial literacy and trust, supporting secure and sustainable technology-based financial inclusion.
Edukasi Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja di MAN 2 Kota Banjarmasin Nur Lathiifah; Mi'rajunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2177

Abstract

Anemia remains a health problem among adolescents, especially adolescent girls, partly due to low knowledge and compliance with Iron Supplement Tablets (IST). This community service activity aims to increase students' knowledge about anemia and the importance of consuming IST through health education interventions. The activity was carried out at MAN 2 Banjarmasin with a pre-test and post-test design, involving 35 students selected purposively. The intervention was delivered in the form of lectures, PowerPoint presentations, and leaflets containing information about anemia, risks in adolescents, and how to consume TTD. The pre-test results showed that most students were in the low knowledge category (57%), while only 14% were in the good category. After the intervention, the post-test results showed a significant increase, with 94% of students in the good knowledge category and no students in the poor knowledge category. Improvements were also seen in all question indicators, such as understanding of anemia, which increased from 34% to 97%, and knowledge of TTD consumption times, which increased from 20% to 80%. This activity shows that health education through lectures, PowerPoint presentations, and leaflets is ef ective in increasing students' knowledge about anemia and TTD consumption, thereby potentially supporting ef orts to prevent anemia in school-age adolescents.

Page 1 of 2 | Total Record : 16