cover
Contact Name
mohammad wahed
Contact Email
jdep@upnjatim.ac.id
Phone
+6285964160045
Journal Mail Official
jdep@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Program Studi ekonomi pembangunan, fakultas ekonomi dan bisnis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur. Jl. Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya, Indonesia.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
ISSN : -     EISSN : 26142546     DOI : https://doi.org/10.33005/jdep
Core Subject : Economy,
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) has been published since 2018 by the Department of Economics, Faculty of Economics and Business, National Veterans Development University, East Java. This journal is published twice a year in January and July. JDEP focuses on issues related to empirical studies of the national economy. This journal aims to publish and disseminate high quality publications at the national level through a blind review process. The articles published by JDEP focus on economic topics using standard economic analysis tools that focus on the Indonesian economy. The topics cover various fields of economics, including: monetary, fiscal, regional economics, planning economics, urban economics, international trade, environment and natural resources. It is hoped that JDEP can facilitate students, lecturers and researchers to contribute significantly in understanding the Indonesian economy.
Articles 193 Documents
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Investasi Asing, an Jumlah Penduduk Terhadap Pengagguran Terbuka di Indonesia Amanda Devita Sari; Mohammad Wasil
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i1.732

Abstract

ABSTRAKPengangguran tetap menjadi tantangan ekonomi utama di Indonesia, dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi seperti pengeluaran pemerintah, investasi asing, dan pertumbuhan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada periode 2015-2023 dengan menggunakan regresi data panel Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah dan investasi asing tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka, mengindikasikan bahwa belanja publik masih didominasi oleh pengeluaran rutin dan investasi asing lebih banyak mengarah ke sektor padat modal yang minim menyerap tenaga kerja. Sementara itu, pertumbuhan jumlah penduduk berpengaruh signifikan dalam meningkatkan tingkat pengangguran, mencerminkan kesenjangan antara pertumbuhan angkatan kerja dan penciptaan lapangan kerja. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan yang mengoptimalkan pengeluaran pemerintah di sektor produktif, menarik investasi asing yang padat karya, serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran di Indonesia.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi dan ketimpangan Di Provinsi Sulawesi Selatan Reyshi Reshita Pangala; Basri Bado; Abd Rahim; Citra Ayni Kamaruddin; Irwandi
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi terjadi disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti derajat otonomi fiskal daerah, rasional pajak, produktivitas tenga kerja, investasi dan indeks pembangunan manusia Namun, di tengah pertumbuhan ekonomi tersebut, ketimpangan pendapatan masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, termasuk Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang ukuran di mana faktor -faktor ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan ketidakseimbangan dalam distribusi pendapatan antar daerah.Untuk menentukan hal ini, data sekunder dalam format deret waktu dari lima distrik selama periode 2014-2023 dianalisis menggunakan metode analisis jalur menggunakan perangkat lunak SmartPLS.Analisis dilakukan dengan menguji efek langsung dan tidak langsung dari variabel independen terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan bahwa sebagian besar juga mempengaruhi kesetaraan pendapatan, baik melalui pertumbuhan ekonomi sebagai variabel mediasi. Sementara indeks pembangunan manusia dan peningkatan produktivitas tenaga kerja memiliki dampak besar pada pengurangan ketidaksetaraan, otonomi fiskal dan investasi adalah faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi.
Pengaruh Balanja Pemerintah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia: Pengaruh Belanja Pemerintah Sektor Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Perumahan dan Fasilitas Umum dan Perlindungan Sosial Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Teti Omairah; Khairul Amri; Cut Dian Fitri
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh belanja pemerintah pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, perumahan dan fasilitas umum, serta perlindungan sosial terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia, karena efektivitas belanja publik dalam meningkatkan kualitas hidup masih menjadi isu penting. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis menyeluruh terhadap lima kategori belanja sekaligus menggunakan cakupan data provinsi yang lebih luas dan periode terbaru dibandingkan penelitian sebelumnya. Studi ini menggunakan data panel dari 31 provinsi selama 2015–2023 dan dianalisis melalui regresi data panel dengan pemilihan model menggunakan uji Chow dan Hausman, yang menunjukkan bahwa random effect model merupakan model terbaik. Hasil penelitian menemukan bahwa belanja pendidikan dan ekonomi berpengaruh positif signifikan terhadap IPM, sedangkan belanja kesehatan, perumahan dan fasilitas umum, serta perlindungan sosial berpengaruh negatif signifikan. Nilai R² sebesar 0,52 menunjukkan bahwa separuh variasi IPM dijelaskan oleh model. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan anggaran yang lebih efektif untuk memperkuat pembangunan manusia di Indonesia.
Spesifikasi Model Regresi Linier dan Nonlinier dalam Mengestimasi Kontribusi Perempuan terhadap IPG Jawa Timur (2024) Tengku Alfaisal Hardian; Shelfi Ayu Yontiani; Afry Dearny Sinaga; Arisman Adnan
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh rata-rata lama sekolah (RLS) dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan terhadap Indeks Pembangunan Gender (IPG) di 38 kabupaten/kota Jawa Timur tahun 2024. Analisis ini menggunakan data BPS dengan membandingkan tiga model (linier, kuadratik, kubik) dengan kriteria AIC, R², adjusted R², MSE, dan MAE. Hasilnya, model kubik terpilih sebagai terbaik dengan AIC terendah (63,054), adjusted R² tertinggi (0,684), serta MSE (3,450) dan MAE (1,573) terendah, serta memenuhi asumsi klasik. Penelitian menemukan bahwa RLS tidak signifikan secara individual, namun interaksinya dengan TPAK berpengaruh positif signifikan (p=0,027). TPAK berpengaruh signifikan dengan pola non-linier (kuadrat p=0,023; kubik p=0,021). Secara simultan, semua variabel berpengaruh signifikan (F=12,47; p=2,29×10⁻⁷). Oleh karena itu, diperlukan adanya perluasan akses pendidikan di wilayah RLS rendah, peningkatan serapan kerja formal di wilayah TPAK rendah, dan evaluasi kualitas pekerjaan di wilayah TPAK tinggi namun IPG rendah.
Determinan Pertumbuhan Ekonomi di Berbagai Wilayah di Indonesia: Pendekatan Data Panel dan Analisis Jalur ananda_ainahs Mutiara Saing; Abd. Rahim; Muhammad Syafri; Abdul Rajab; Sri Astuty
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i2.1099

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai keberhasilan pembangunan suatuwilayah. Namun, pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih menunjukkan disparitas antar wilayah yangdipengaruhi oleh berbagai faktor struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhdesentralisasi fiskal dan ketimpangan wilayah terhadap pertumbuhan ekonomi dengan IndeksPembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan data panel dari limaprovinsi di Indonesia yaitu DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, danPapua selama periode 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan analisisjalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal berpengaruh positifterhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan ketimpangan wilayah berpengaruh negatif. Namun, IPM tidakmampu memediasi hubungan tersebut secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatankapasitas fiskal daerah belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan kualitas pembangunan manusia yangberdampak pada pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih terintegrasiantara pengelolaan fiskal dan pembangunan sumber daya manusia.
Determinan Pengangguran di ASEAN: Studi Data Panel Mengenai Peran FDI, Modal Manusia, dan Inflasi Zyahla Mutia Ardanie; Siti Aisyah
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), human capital,inflasi, dan tingkat partisipasi angkatan kerja terhadap tingkat pengangguran di negara-negara ASEAN.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel pada sepuluh negara ASEANselama periode 2014–2023. Data diperoleh dari World Development Indicators World Bank dan PennWorld Table 9.0. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel, dengan pendekatan FixedEffect Model. Hasil penelitian menemukan FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran,sedangkan human capital berpengaruh positif dan signifikan. Inflasi berpengaruh negatif terhadappengangguran pada taraf signifikansi 10%, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja berpengaruhnegatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penurunan pengangguran di ASEAN perludiarahkan pada penciptaan lapangan kerja produktif, penyesuaian keterampilan tenaga kerja dengankebutuhan industri, serta penguatan pendidikan dan pelatihan kerja.
Do ICT and Green Energy Policies Reduce Environmental Degradation? A Panel Analysis of Developing Nations Basri _; Herianti
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i1.808

Abstract

Purpose – The issue of environmental degradation remains a pressing challenge for developing countries, hindering their efforts to achieve sustainable development. This study aims to measure the influence of energy policies, the green economy, and technological development to uncover their collective impact on environmental degradation. Method – This study uses static panel data with Fixed Effect Model (FEM) estimation and a research range of 2012-2021, involving 119 developing countries based on the World Bank. Findings – The findings reveal that renewable energy, fossil fuels, and electricity positively impact carbon emissions. Conversely, government expenditure, tax revenue, and industrial activity negatively affect carbon emissions. Additionally, green economy policies, labor intensity, the Human Development Index (HDI), and forest cover are associated with an increase in carbon emissions. Technology also exhibits a positive relationship with carbon emissions. Implications – This study underlines the importance of improving energy efficiency as a strategic step to reduce carbon emissions, while encouraging significant investment in the renewable energy sector in order to realize environmental sustainability in developing countries.Originality – This study encourages the application of the green growth model as a comprehensive global policy framework with substantial potential to reduce environmental degradation in a sustainable manner. This approach not only seeks to minimize environmental impacts but also promotes synergies between economic growth and ecosystem conservation?.
Dampak Ekspansi Pertanian terhadap Emisi Karbon Nasional: Studi Empiris Indonesia Putri Patria Kusuma; Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti; Amelia Choya Tia Rosalia; Bintang Satrio Wibowo; Annisa Wulandari
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i2.934

Abstract

Peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) menjadi isu krusial dalam konteks pembangunan berkelanjutan, terutama di negara agraris seperti Indonesia. Aktivitas pertanian yang semakin intensif berpotensi meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap total emisi nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara kegiatan produksi pertanian dan emisi karbon di Indonesia selama periode 1990–2022. Dengan menggunakan model ECM untuk melihat bagaiamana dampak dalam jangka panjang dan pendek. studi ini memanfaatkan variabel luas lahan pertanian, penggunaan pupuk, konsumsi bahan bakar, dan ternak sebagai faktor penjelas terhadap emisi CO₂. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam jangka pendek memiliki kointegrasi atau terdapat hubungan penyesuaian dalam jangka pendek ke jangka panjang, adapun variabel yang berpengaruh dalam jangka pendek adalah jumlah ternak yang digunakan dalam pertanian. Sedangkan dalam jangka panjang terdapat pengaruh dari dua variabel yakni perluasan lahan pertanian dan juga ternak (livestock) berpengaruh positif terhadap emisi karbon (CO2). Oleh karena itu, strategi mitigasi perlu diarahkan pada efisiensi energi, inovasi teknologi ramah lingkungan, dan praktik pertanian rendah karbon sebagai bagian dari upaya mencapai ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.
Prioritas Strategi Pengembangan Usahatani Durian Berkelanjutan di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang Aqilah; Deky Aji Suseno
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i1.969

Abstract

Durian merupakan komoditas hortikultura unggulan yang berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah. Namun, usahatani durian di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang, masih dikelola secara tradisional dan belum sepenuhnya memenuhi prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting, potensi dan permasalahan serta merumuskan prioritas strategi pengembangan usahatani durian berkelanjutan. Pendekatan deskriptif kualitatif dikombinasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi alternatif strategi berdasarkan tiga aspek utama yaitu sumber daya manusia, budidaya, dan pascapanen. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta kuesioner kepada petani dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan manajemen usahatani merupakan strategi dengan prioritas tertinggi, disusul penyuluhan pemupukan berimbang dan ramah lingkungan, serta optimalisasi program petani milenial. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mewujudkan usahatani durian yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Desa Brongkol. Kata Kunci: Usahatani Durian, Strategi Pengembangan, Keberlanjutan, AHP
Pengaruh Faktor Ekonomi dan Sosial terhadap IPM di Eks Karesidenan Kediri Linda Ayu Tivani; Kukuh Arisetyawan
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdep.v9i1.1024

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Tingkat Kemiskinan, Akses Kesehatan, dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Eks-Karesidenan Kediri periode 2019–2023. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data panel dan perangkat lunak Stata 14. Hasil menunjukkan bahwa UMK dan Akses Kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan TPT, kemiskinan, dan APS tidak signifikan secara parsial. Secara simultan, variabel independen memengaruhi IPM secara signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan yang meningkatkan produktivitas, kesejahteraan masyarakat, akses pendidikan dan kesehatan, pelatihan keterampilan, serta penciptaan lapangan kerja. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan IPM yang merata sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. Kata Kunci: IPM, UMK, Faktor Sosial Ekonomi, Kesehatan, Partisipasi Pendidikan

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2026): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 8 No. 1 (2025): Vol. 8 No. 1 (2025): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 8 No. 2 (2025): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 7 No. 2 (2024): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 7 No. 1 (2024): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 6 No. 2 (2023): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 6 No. 1 (2023): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 5 No 2 (2022): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 5 No. 2 (2022): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 5 No. 1 (2022): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 4 No. 2 (2021): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 4 No 2 (2021): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 4 No 1 (2021): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 4 No. 1 (2021): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 3 No. 2 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 3 No 2 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 3 No 1 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 3 No. 1 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 2 No. 2 (2019): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 2 No 2 (2019): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 2 No 1 (2019): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 2 No. 1 (2019): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 1 No. 2 (2018): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 1 No 2 (2018): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 1 No 1 (2018): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 1 No. 1 (2018): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) More Issue