cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@gmail.com
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
mauriduna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157 Sukabumi, Indonesia
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Mauriduna : Journal of Islamic studies
ISSN : -     EISSN : 27970876     DOI : 10.37274
Core Subject : Religion, Education,
Mauriduna merupakan Jurnal Kajian Islam yang terbit dua kali dalam setahun, publikasi ilmiah ini dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Bahasa Arab Ar-Raayah (STIBA) Sukabumi. Jurnal ini berfokus pada kajian Islam, berupa Hasil Penelitian, Ide, Teori, Metode dan Masalah Aktual lainnya yang Berkaitan dengan kajian Islam. Jurnal ini secara terbuka menerima kontribusi para ahli untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Mauriduna Jurnal Ilmu Islam mempunyai fokus dalam kajian ilmu Islam, dengan scope sebagai berikut : Teologi Islam, Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Filsafat dan pemikiran Islam, Hadis, Fiqh, Ilmu Dakwah, Bahasa dan sastra sangat disambut baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
Eksistensi Nilai Budaya dan Religi dalam Tembang “Lir Ilir” Perspektif Relativitas Bahasa dan Budaya Pangestu, Puji Sumeh; Djuarni S.N., Anissa; Royani, Ahmad
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1291

Abstract

Bahasa menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan manusia dan juga salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan pikiran serta budaya dalam suatu masyarakat. Penelitian ini mengkaji tentang hubungan bahasa, pikiran dan budaya. Yang kemudian erat kaitannya dengan relativitas bahasa dan relativitas budaya. Kemudian objek penelitian kali ini adalah tembang dolanan lir ilir yang diciptakan serta dipopulerkan oleh sunan kalijaga sebagai media dakwah beliau untuk menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Penulis memiliki keyakinan bahwa ada keterkaitan antara lirik tembang tersebut dengan potrait budaya Jawa pada masa itu jika dilihat dari sisi kehidupan dan sisi religi. Metode penelitian kali ini menggunakan studi pustaka (library research) dengan menggunakan teknik analisis isi. Teknik analisis isi yang digunakan peneliti merupakan adaptasi dari analisis isi Klauss Krippendorff. Hasil dari penelitian ini adalah penulis menemukan bahwa terdapat nilai budaya masyarakat Jawa serta nilai religi yang ingin disampaikan yang tersirat dalam lirik tembang “Lir Ilir” oleh sunan kalijaga. Hubungan keterkaitan antara bahasa, pikiran dan budaya yang termuat dalam tembang lir ilir dalam lirik-liriknya yang menggambarkan budaya pada masyarakat Jawa.
Transformasi Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Memperkuat Nilai-nilai Islami Hadziq, Muhamad; Ayu Havifah, Dian; Badriyah, Labiebatul
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1293

Abstract

Transformasi pendidikan agama Islam (PAI) di era digital mendorong integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran AI dalam memperkuat nilai-nilai Islami melalui pembelajaran yang lebih personal, efektif, dan adaptif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji manfaat, tantangan, dan implikasi etis dari penggunaan AI dalam PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan personalisasi pembelajaran, mempercepat evaluasi otomatis, dan menyediakan materi ajar interaktif yang relevan dengan kebutuhan siswa. Selain itu, AI berperan dalam memperkuat nilai-nilai Islami melalui konten pembelajaran yang kontekstual dan berbasis karakter. Kendati demikian, tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur, serta kekhawatiran etis terkait privasi dan bias algoritma. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital bagi guru, pengembangan kebijakan etis, dan pengadaan infrastruktur teknologi yang memadai. Dengan pengelolaan yang tepat, AI berpotensi menjadi alat pendukung yang efektif dalam menciptakan pembelajaran PAI yang relevan, adaptif, dan berbasis nilai-nilai keislaman. The transformation of Islamic religious education (PAI) in the digital era encourages the integration of artificial intelligence (AI) in the learning process. This research aims to explore the role of AI in strengthening Islamic values through more personalized, effective, and adaptive learning. Using a descriptive qualitative approach, this study examines the benefits, challenges, and ethical implications of using AI in PAI. The results show that AI is able to improve learning personalization, accelerate automatic evaluation, and provide interactive teaching materials relevant to students' needs. In addition, AI plays a role in strengthening Islamic values through contextualized and character-based learning content. However, challenges include teachers' digital literacy gap, infrastructure limitations, and ethical concerns regarding privacy and algorithm bias. Therefore, this study recommends strengthening digital literacy for teachers, developing ethical policies, and procuring adequate technological infrastructure. With proper management, AI has the potential to be an effective supporting tool in creating PAI learning that is relevant, adaptive, and based on Islamic values.
Inovasi Produk Berbasis Akad dalam Meningkatkan Inklusi Pasar Modal Syariah Aditya; Rostiani, Helda; Arsyad, Kamaruddin
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1294

Abstract

Studi ini berusaha menelaah kembali implementasi akad dalam industri keuangan pasar modal syariah. Isu ini di angkat dikarenakan Pasar Modal Syariah telah tumbuh signifikan dengan peningkatan nilai aset pada instrumen keuangan syariah seperti sukuk dan saham syariah. Sukuk menjadi motor pembiayaan proyek sesuai prinsip syariah, menciptakan sumber pendanaan berkelanjutan dan iklim bisnis. Hal ini menjadi penting sebab roadmap yang di rancang untuk pasar modal syariah salah satunya meningkatkan inklusi. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan studi Pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang sangat erat antara inovasi produk dalam menarik minat masyarakat. Karena dalam meningkatkan inklusi pasar modal syariah tidak cukup hanya pada pembenahan infrastruktur tetapi dari segi inovasi produk berbasis akad juga perlu menjadi perhatian. This study seeks to re-examine the implementation of contracts in the Islamic capital market financial industry. This issue is raised because the Islamic capital market has grown significantly with an increase in the value of assets in Islamic financial instruments such as sukuk and Islamic stocks. Sukuk has become the motor of project financing in accordance with sharia principles, creating a sustainable source of funding and a business climate. This is important because the roadmap designed for the Islamic capital market is one of increasing inclusion. So this research was conducted with a literature study. The results of this study show a very close relationship between product innovation and attracting public interest. Because in increasing the inclusion of the Islamic capital market, it is not enough just to improve the infrastructure, but in terms of contract-based product innovation, it also needs attention.
Konvergensi Epistemologi Barat dalam Tafsir Ibnu Asyur Rahman, Ali
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 1 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, May 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i1.1295

Abstract

Tafsir Al-Qur'an penting sekali karena menjadi jalan untuk memahami kalamullah, atau Al-Qur'an, sebagai pedoman hidup manusia. Tafsir Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan, di antaranya: membantu memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an, membantu memahami hikmah dan pesan yang terkandung dalam Al-Qur'an, membantu mengambil pelajaran dan inspirasi dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan, membantu memperdalam pemahaman tentang kehidupan Rasulullah SAW dan para sahabat, dan lain-lain. Tafsir Al-Qur'an merupakan alat untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an. Secara harfiah, tafsir artinya menerangkan. Setiap ayat Al-Qur'an memiliki tafsir tersendiri, sehingga tidak semua terjemahan ayat Al-Qur'an dapat dipahami secara langsung. Salah seorang mufassir di abad modern tahun 1960 an berasal dari Tunisia yaitu Ibnu Asyur, beliau adalah seorang ulama ahlussunnah wal jamaah yang berakidah mengikuti akidah Abu Hasan Al-Asy'ari. Kitab tafsirnya yang berjudul al-Tahrir wa al-Tanwir dianggap sebagai ensiklopedi tafsir yang penting untuk dikaji. Ibnu Asyur menggunakan corak ilmiah dalam menjelaskan makna ayat Al-Qur'an, beliau menggunakan teori-teori ilmiah kontemporer untuk menjelaskan ayat Al-Qur'an, namun tidak memaksakan teori tersebut, hal yang baru dibandingkan dengan tafsir-tafsir yang ada sebelumnya. Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir dipandang dipengaruhi oleh epistemologi barat, maka penulis dalam penelitiannya ini bermaksud untuk menggali lebih dalam konvergensi epistemologi barat dalam tafsir Ibnu Asyur yang atau tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir.
Dampak Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Supangat, Slamet; Sugiyanto; Khamdi
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Pendekatan yang diambil dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk menjelaskan pengaruh pemakaian kecerdasan buatan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sumber utama yang dijadikan referensi dalam artikel ini meliputi buku, jurnal penelitian, dan berita daring yang relevan dengan isu yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca, menganalisis, dan mencatat berbagai sumber seperti buku, jurnal penelitian, dan berita daring yang berkaitan dengan topik yang dibahas, kemudian disaring dan disusun dalam kerangka pemikiran secara teoritis agar dapat diambil kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dampak pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pembelajaran pendidikan agama Islam memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran agama tersebut. Namun, juga ada sisi negatif yang terkait dengan efek penggunaan AI dalam proses belajar. Dalam jangka waktu yang lebih lama, AI bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk membantu pembelajaran pendidikan agama Islam, selama digunakan dengan bijaksana dan diintegrasikan dengan baik dalam sistem pembelajaran. The purpose of this study is to outline the effects of artificial intelligence (AI) on Islamic religious education instruction. Descriptive qualitative research methodology was employed in this study. The impact of applying artificial intelligence to Islamic religious education is explained using this approach. This article's primary sources are found in online news about research issues, scientific journals, and literature. Various literary materials, scientific journals, and internet news that are relevant to the topic of discussion are read, reviewed, and recorded as part of the data collecting procedure. These resources are then filtered and placed into a theoretical framework so that a conclusion can be made. The findings of the study show that applying artificial intelligence (AI) to Islamic religious education has the potential to significantly improve learning effectiveness and efficiency. Nevertheless, there are drawbacks to the application of AI in educational activities as well. As long as AI is properly applied and incorporated into the educational system, it has the potential to be a very useful instrument for promoting Islamic religious education learning in the long run.
Optimalisasi Artificial Intelegence Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama Islam di Indonesia Nasih, Roziqin; Mirza; Saerozi
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1297

Abstract

Pendidikan agama Islam di Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi optimalisasi Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengadaptasi metode pembelajaran yang lebih efektif dan relevan bagi generasi muda, terutama di daerah terpencil dengan akses pendidikan yang terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur untuk mengidentifikasi peran AI dalam personalisasi pembelajaran, pengembangan konten interaktif, dan peningkatan kompetensi pendidik. Temuan menunjukkan bahwa AI dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan adaptif, serta membantu pendidik dalam menyusun materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil dan pembahasan menyoroti tantangan yang dihadapi, termasuk infrastruktur teknologi yang tidak merata dan kesiapan sumber daya manusia. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pengembang teknologi untuk mengimplementasikan AI secara efektif, serta perlunya pelatihan bagi pendidik untuk memanfaatkan teknologi ini dalam proses belajar-mengajar. Dengan penerapan yang bijaksana, AI berpotensi membawa pendidikan agama Islam ke era yang lebih modern tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional yang menjadi fondasinya Islamic religious education in Indonesia faces significant challenges due to globalisation and rapid technological development. In this context, this research aims to explore the optimisation of Artificial Intelligence (AI) in improving the quality of Islamic religious education. The urgency of this research lies in the need to adapt more effective and relevant learning methods for the younger generation, especially in remote areas with limited access to education. This research uses a qualitative approach with literature analysis to identify the role of AI in learning personalisation, interactive content development, and educator competency enhancement. The findings show that AI can create a more engaging and adaptive learning experience, as well as assist educators in developing materials that suit students' needs. The results and discussion highlight the challenges faced, including uneven technological infrastructure and human resource readiness. The conclusions of this study emphasise the importance of collaboration between the government, educational institutions, and technology developers to implement AI effectively, as well as the need for training for educators to utilise this technology in the teaching-learning process. With judicious implementation, AI has the potential to bring Islamic religious education into a more modern era without setting aside the traditional values that underpin it.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Teknologi Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Interaksi Siswa Fahrudin, Rifqi; Sollikhin, Riyadi; Masruroh, Anis
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 1 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, May 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i1.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI), dengan fokus pada peningkatan interaksi siswa. Dalam era digital saat ini, penggunaan AI dalam pendidikan menawarkan peluang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan personal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi pustaka dan wawancara dengan pendidik serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI, seperti penggunaan chatbot edukasi dan platform pembelajaran adaptif, dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mempercepat umpan balik, dan memfasilitasi komunikasi yang lebih efektif antara siswa dan guru. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan perlunya pelatihan bagi guru juga diidentifikasi sebagai faktor yang perlu diperhatikan untuk memastikan keberhasilan implementasi AI dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi AI untuk meningkatkan interaksi siswa dalam pembelajaran PAI. This research aims to explore innovation in Islamic Religious Education (PAI) learning through the application of Artificial Intelligence (AI) technology, with a focus on increasing student interaction. In today's digital era, the use of AI in education offers opportunities to create more interactive and personalized learning experiences. The method used in this research is a qualitative approach using literature study analysis and interviews with educators and students. The research results show that AI integration, such as the use of educational chatbots and adaptive learning platforms, can increase student engagement, speed up feedback, and facilitate more effective communication between students and teachers. However, challenges such as limited technological infrastructure and the need for teacher training were also identified as factors that need to be considered to ensure the successful implementation of AI in Islamic religious education. It is hoped that this research can provide insight for educators and policy makers in optimizing the use of AI technology to increase student interaction in PAI learning.
Peningkatan Keterampilan Menyimak dan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Penggunaan Video Animasi Bahasa Arab Hasyim, Ainun; Syafei, Isof
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1299

Abstract

Bahasa Arab sebagai mata pelajaran asing yang dipelajari di lembaga-lembaga Pendidikan Indonesia memiliki setidaknya ada keterampilan bahasa yaitu empat standar kompetensi yakni kemampuan menyimak/mendengar (maharah al-istima’), berbicara (maharah al-kalam), membaca (maharah al-qira’ah), dan menulis (maharah al-kitabah). Untuk mencapai standar tersebut banyak cara yang dapat dilakukan oleh guru diantaranya adalah dengan menggunakan media audiovisual seperti penggunaan video animasi Bahasa Arab. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana penggunaan video animasi Bahasa Arab dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Arab khususnya menyimak dan berbicara siswa kelas VII SMP Lazuardi Global School Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berupa metode kuasi-eksperimen yang membandingkan kelas eksperimen yang menggunakan video animasi dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan media video animasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat suatu peningkatan signifikan dalam kemampuan menyimak dan berbicara pada kelas eksperimen, dengan nilai post-test rata-rata 87,2 dibandingkan 80,0 di kelas kontrol. Analisis uji-t mengkonfirmasi bahwa penggunaan video animasi berbahasa Arab berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan tersebut pada siswa. Arabic as a foreign language subject taught in Indonesian educational institutions encompasses at least four core language skills, namely, listening comprehension (maharah al-istima’), speaking (maharah al-kalam), reading (maharah al-qira’ah), and writing (maharah al-kitabah). To achieve these standards, teachers can employ various strategies, one of which is using audiovisual media, such as animated Arabic language videos. This study aims to determine the extent to which the use of animated Arabic videos can enhance Arabic language skills, particularly listening and speaking, among seventh-grade students at Lazuardi Global School Purwakarta. The research employs a quantitative approach using a quasi-experimental method, comparing an experimental class using animated videos with a control class that does not utilize this media. The findings indicate a significant improvement in listening and speaking skills in the experimental class, with an average post-test score of 87.2 compared to 80.0 in the control class. The t-test analysis confirms that the use of animated Arabic videos positively impacts the improvement of these skills in students.
Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi Islam Rafifah Abu, Rahmah; Rahmaniar; Ambo Masse, Rahman
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 1 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, May 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i1.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran prinsip ekonomi Islam dalam menciptakan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan menggunakan metode kajian pustaka deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip utama ekonomi Islam, seperti keadilan, keseimbangan, tanggung jawab sosial, dan distribusi kekayaan yang adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam menawarkan solusi atas berbagai tantangan ekonomi modern, seperti ketimpangan, eksploitasi, dan ketidakadilan, melalui pendekatan yang lebih etis dan berlandaskan nilai-nilai spiritual. Dukungan kebijakan, peningkatan literasi, dan inovasi dalam sistem ekonomi Islam diperlukan agar potensi ini dapat dioptimalkan untuk menciptakan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan. This research aims to analyze the role of Islamic economic principles in creating equitable prosperity for all levels of society. Using a descriptive literature review method, this research identifies the main principles of Islamic economics, such as justice, balance, social responsibility and fair distribution of wealth. The research results show that Islamic economics offers solutions to various modern economic challenges, such as inequality, exploitation and injustice, through a more ethical approach and based on spiritual values. Policy support, increased literacy and innovation in the Islamic economic system are needed so that this potential can be optimized to create inclusive and sustainable prosperity.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SMP Tahfizhul Qur'an Amanah Ummah Arcamanik Kota Bandung Hidayat, Ara; Nur Fadhilah, Euisy Dwi; Nabilah Mumtaz, Hasna; Zahroh, Ismatu
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 1 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, May 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i1.1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembiayaan pendidikan di SMP Tahfizhul Qur’an Amanah Ummah Arcamanik Kota Bandung sebagai upaya mendukung keberlanjutan dan peningkatan mutu Pendidikan. Manajemen pembiayaan pendidikan meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, untuk memastikan penggunaan dana yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini penganggaran dilakukan berdasarkan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang telah disusun berdasarkan hasil musyawarah. Pelaksanaan anggaran sangat berfokus pada kebutuhan prioritas gaji guru, fasilitas belajar, dan sekolah, serta kegiatan ekstrakurikuler. Pengelolaan dana BOS di SMP Tahfizhul Qur'an Amanah Ummah telah dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait dengan pengelolaan dana yayasan, kebijakan terhadap santri yang tidak mampu membayar iuran pendidikan dan pencapaian kriteria BOS Kinerja. Pengelolaan pembiayaan pendidikan di SMP Tahfizhul Qur’an Amanah Ummah Arcamanik Kota Bandung dilakukan sesuai dengan empat fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.