cover
Contact Name
Ita Prihantika
Contact Email
seandanan@fisip.unila.ac.id
Phone
+62721-704626
Journal Mail Official
seandanan@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jln. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27980537     EISSN : 27980529     DOI : DOI : 10.23960
Seandanan: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh FISIP Unila sebagai menjadi media publikasi ilmiah hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini dipublikasi pertama kali pada tahun 2021 dan direncanakan akan terbit secara berkala dua kali selama setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Seandanan dalam wujud kearifan lokal di Provinsi Lampung memiliki arti saling menasehati, saling membantu, bergotong royong dan saling mengurusi. Filosofi mulia ini dianggap sangat relevan dengan tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dari adanya jurnal ini guna menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam ruang lingkup sosial politik. Hasil penerapan inovasi berupa teknologi, model maupun kebijakan yang diperkenalkan dan diterapkan dalam kegiatan pengabdian oleh akademisi di Indonesia yang bermanfaat untuk mengatasi persoalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas untuk dipublikasikan melalui jurnal ini.
Articles 58 Documents
Upaya Meningkatkan Pemahaman Keluarga (Caregiver) tentang Range of Motion (ROM) pada Pasien Post-stroke di Kelurahan Ganjar Agung, Kota Metro Ludiana Ludiana; Senja Atika Sari; Nury Lutfiatil Fitri; Uswatun Hasanah; Sri Nurhayati
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.40

Abstract

Perawatan pasca stroke merupakan perawatan yang tersulit dan terlama sehingga membutuhkan kesabaran dan ketenangan pasien dan keluarga pasien. Keluarga terutama caregiver perlu mendukung keterbatasan perawatan diri pasien, perubahan gaya hidup dan kemampuan pasien untuk meningkatkan kemandirian. Keluarga harus terlibat secara aktif dalam proses rehabilitasi stroke secara menyeluruh. Keyakinan yang diterima keluarga adalah hal yang penting bagi pasien untuk menumbuhkan kepatuhan pasien menjalani program medis (Smeltzer & Bare, 2013). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masayarakat ini adalah pendidikan kesehatan dan Demontrasi graaaakan ROM (Range of Motion).  Pengabdian masyarakat dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini peserta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang penyakit stroke khususnya terkait dengan perawatan post stroke dan mampu melakukan Latihan ROM secara mandiri. Petugas Kesehatan diharapkan dapat melakukan pendampingan palaksanaan latihan ROM oleh care giver kepada pasien post stroke untuk memastikan latihan yang dilakukan sudah benar.
Upaya Dukungan Keluarga terhadap Pencegahan Penyakit Covid-19 di Wilayah Puskesmas Banjarsari Kota Metro Anik Inayati; Nia Risa Dewi; Immawati Immawati; Sapti Ayubbana; Supardi Supardi
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.41

Abstract

Tragedi akhir tahun 2019 karena munculnya virus corona yang misterius keberadaannya, berasal dari kota Wuhan Cina terus berlanjut hingga beberapa negara di dunia. Penyebaran virus covid 19 menjadi wabah yang sangat meresahkan masyarakat menimbulkan infeksi saluran pernafasan. Provinsi Lampung melaporkan data terkonfirmasi kasus 7.348, sembuh 5.088, meninggal 355 kasus. Sedangkan di Kota Metro untuk saat ini masuk Zona Merah dengan angka terkonfirmasi 345 kasus. Peran tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya pencegahan covid-19 diprogramkan pemerintah dengan melibatkan pihak pelayanan kesehatan baik dipuskesmas, pendidikan, dinas kesehatan, rumah sakit, dalam memperluas pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam pencegahan covid-19. Pelaksanaan pendidikan kesehatan dengan upaya melibatkan dukungan keluarga dan masyarakat terhadap pencegahan covid-19 bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menerapkan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir ataupun handsanitiser. Tehnik mencuci tangan yang benar merupakan salah satu tindakan dalam mencegah resiko penyakit covid-19, serta meningkatkan pola hidup sehat masyarakat yang ditekankan di unit terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga. Metode yang dilakukan dalam pencegahan penyakit covid-19 adalah pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan, demonstrasi, dan role play. Hasil pengabdian masyarakat dalam upaya meningkatkan dukungan keluarga terhadap pencegahan penyakit covid-19 dapat terserap dan diterima oleh keluarga dan masyarakat di wilayah kerja puskesmas Banjarsari Kota Metro dengan kemampuan psikomotor demontrasi mencuci tangan mencapai 85% peserta dapat mengulang kembali cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Kegiatan pengabdian ini dapat ditingkatkan oleh pihak puskesmas dengan adanya dukungan keluarga dan masyarakat.
Dampak Pernikahan Usia Dini Bagi Santriwati Pondok Pesantren Al-Hikmah Eka Deviani; Marlia Eka Putri; Rodhatul Nasikhin
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.42

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman akan bahaya pelaksanaan pernikahan dini khsusunya bagi kalangan santriwati di pondok pesantren. Hal ini terkait hingga sampai saat ini pelaksanaan pernikahan dini masih banyak dilaksanakan. Berdasarkan riset yang telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan bahwa diantara perempuan usia 10-54 tahun, 2,6% menikah pertama kali pada umur kurang dari 15 tahun, dan 23,9% menikah pada umur 15-19 tahun. Ini berarti sekitar 26% perempuan dibawah umur telah menikah sebelum fungsi-fungsi organ reproduksinya berkembang dengan optimal. Fenomena minimnya kualitas pendidikan baik umum maupun agama berakibat salah menafsirkan sebuah doktrin keagamaan menyebabkan kerugian pada orang lain khususnya kaum wanita dan anak-anak. hal ini banyak menimpa kalangan santriwati di pondok pesantren yang notebene banyak tinggal di daerah pedesaan. Padahal berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan telah menyebutkan bahwa usia ideal untuk menikah bagi laki-laki adalah 25 tahun sedangkan bagi perempuan adalah 21 tahun. Namun karena kemiskinan dan tingkat pendidikan yang rendah berakibat pada pelaksanaan pernikahan dini banyak dilakukan oleh para orang tua sebagai jalan pintas mengentaskan kemiskinan bagi anak-anak mereka
Program Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan pada Kelompok Sadar Wisata Panbo Beach, Kampar, Riau Helly Aroza Siregar; M. Hasmil Adiya; Suroyo Suroyo
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.43

Abstract

Panbo Beach merupakan suatu tempat wisata baru di Kabupaten Kampar, Riau. Usaha ini masih belum memiliki laporan keuangan, dimana pencatatan transaksi keuangan masih dilakukan dengan cara yang sederhana. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pedoman dalam membuat laporan keuangan dan melakukan pendampingan serta pelatihan dalam pembuatan laporan keuangan. Metode yang digunakan adalah, yang pertama analisis situasi dan kebutuhan mitra dengan melakukan FGD. Yang kedua adalah dengan menyusun dan menerbitkan suatu buku panduan dalam penyusunan laporan keuangan. Kemudian yang terakhir adalah melakukan pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan laporan keuangan. Hasil pelaksanaan pengabdian adalah memberikan suatu Buku Panduan Akuntansi Pariwisata yang mana kasus-kasus di dalam buku tersebut sesuai dengan kondisi transaksi keuangan yang terjadi di Panbo Beach. Tahap pelaksanaan berikutnya adalah dengan melaksanakan pendampingan kepada mitra Panbo Beach untuk mendiskusikan dan memberikan pemahaman mengenai laporan keuangan dan pada akhirnya menghasilkan suatu laporan keuangan yang terdiri dari Laporan Laba/Rugi, Laporan Perubahan Modal dan Neraca. Setelah laporan keuangan tersebut dirancang, dilaksanakan pelatihan dalam pembuatan laporan keuangan.
Pengembangan Usaha Tepung Fried Chicken Melalui Penerapan IPTEK untuk Meningkatkan Efisiensi Waktu, Kuantitas dan Kualitas Produksi Tianur; Putri Madhona; Anggy Trisnadoli
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.45

Abstract

Tepung ayam goreng atau lebih dikenal dengan tepung fried chicken merupakan bahan utama dalam pembuatan ayam goreng geprek yang merupakan salah satu kuliner yang digemari oleh masyarakat saat ini. Banyaknya masyarakat yang menggemari kuliner ini menyebabkan menu ini menjamur di rumah makan, restoran, warung serta penjualan secara online. Hal ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan tepung fried chicken yang siap pakai untuk meningkatkan proses pembuatan ayam geprek. Salah satu usaha pembuatan tepung fried chicken ini masih menjalankan usahanya dengan cara yang sederhana. Pencampuran tepung dan bumbu masih dilakukan dengan cara manual yaitu diaduk menggunakan tangan. Proses seperti ini menyebabkan waktu produksi sangat lambat dan tidak efisien. Oleh karena itu usaha pembuatan tepung fried chicken ini membutuhkan bantuan untuk meningkatkan produksi dan efisiensi dalam pembuatan tepung fried chicken. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu memberikan bantuan berupa mesin yang dapat berguna untuk meningkatkan produksi dan efisiensi dalam proses pembuatan tepung fried chicken, diantaranya mesin pengaduk tepung, mesin penepung bumbu dan mesin sealer. Awalnya mitra membutuhkan waktu 10 menit bahkan lebih untuk mengaduk 10kg bumbu dan tepung. Setelah menggunakan mesin pengaduk, dalam 10 menit dapat mengaduk bumbu dan tepung sebanyak 50kg. Dari proses produksi yang dilakukan menggunakan mesin tersebut, proses produksi meningkat 5 kali lebih cepat dari ketika tidak menggunakan mesin tersebut. Saat mesin melakukan proses pengadukan tepung, mitra dapat melakukan kegiatan lain secara bersamaan/paralel seperti membuat bumbu, menimbang tepung atau packing. Ini menunjukan bahwa mesin tersebut benar-benar bermanfaat dan sangat membatu dalam proses produksi.
Membangun Team Learning Pengurus Yayasan Membangun Insan (YASMIN) Kota Bandar Lampung untuk Mewujudkan Produktivitas Vina Karmilasari; Rahayu Sulistiowati; Ani Puspawati
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.47

Abstract

Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas pengurus Yayasan Membangun Insan (YASMIN) Kota Bandar Lampung melalui team learning dengan tujuan: 1) Meningkatkan partisipasi/keaktifan pengurus daerah dan anggota Yasmin Kota Bandar Lampung; 2) Meningkatkan efektivitas program kerja sehingga dapat berjalan dengan baik; dan. 3) Membentuk sinergitas program antara pengurus cabang dan pengurus daerah. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga tahap: a) Tahap Analisis Situasi dilakukan melalui penelusuran penelitian dan kajian tema yang berkaitan; b) Tahap Intervensi Objek dengan ceramah, focus group discussion, dan pendampingan selama 2 bulan dengan mengangkat tema ceramah yaitu 1) Partisipasi (teori dan praktik), 2) Mental model dan personal mastery, dan 3) Shared vision, team learning; c) Tapah Evaluasi dan Refleksi yang dilakukan dengan pre dan post test sebagai metode pengukuran kuantitatif terhadap perubahan kognisi sebelum dan setelah pelaksanaan. Refleksi dilakukan diakhir kegiatan bertujuan memperkuat komitmen, kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan learning organization.  Lokasi kegiatan bertempat di SMP Widyatama Kota Bandar Lampung. Peserta dalam kegiatan PKm ini adalah seluruh Pengurus dan anggota Yayasan Membangun Insan dengan jumlah peserta sebanyak 45 orang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini secara kognitif mampu memberikan dampak positif terhadap pengetahuan pengurus dan anggota organisasi yayasan membangun insan.
Pendampingan Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Analisis SWOT Di Desa Sirnajaya Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor Anan Sutisna; Henny Herawati Boru Dalimunthe; Elsa Fitri Ana
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.48

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah melakuan pendampingan kepada desa Sirnajaya sebagai salah satu desa yang berada di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor. Secara geografis berada dibelakang hutan lindung Mega Mendung Kabupaten Bogor. Sebagai wilayah yang baru dimekarkan dari Kecamatan Jonggol Kecamatan Sukamakmur terus berbenah menanggali berbagai potensi sumber daya alam yang ada di daerahnya untuk dijadikan aset pengembangan pariwisata agar dapat menaikkan pendapatan perkapita masyarakatnya. Metode dalam kegiatan ini dengan pendampingan dan pelatihan dalam pengembangan wisata alam di Desa Sirnajaya Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor adalah Rawa Gede yang belum banyak dikunjungi wisatawan. Selain Situ Rawa Gede keindahan desa ini tidak diragukan lagi karena letaknya yang berada di tengah perbukitan, dikelilingi pemandangan hamparan sawah dan padi menghijau sungguh sangat menawan. Desa ini juga memiliki curug yang asri, sehingga memiliki daya tarik bagi para wisatawan baik dari Bogor maupun daerah lainnya. Dalam mempersiapkan upaya mengembangkan menjadi sebuah desa wisata maka Desa Sirnajaya, maka perlu pendampingan dalam strategi pengembangan desa wisata, sehingga memiliki perencanaan pembangunan berdasarkan kondisi di lapangan. Dengan menggunakan metode Analisis Strength, Weakness, Opportunity &Threat (SWOT) maka dapat diidentifikasi secara umum bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi Desa Sirnajaya untuk menjadi sebuah desa wisata, sehingga nantinya dapat dirumuskan dan diperkirakan strategi yang tepat untuk melakukan pengembangan terhadap potensi Desa Sirnajaya untuk menjadi sebuah Desa Wisata.
Sosialisasi Pembuatan Jamu Fermentasi untuk Ikan Bersama Kelompok Perikanan Angkasa Fishery di Desa Koto Mesjid Henni Syawal; Nuraini Nuraini; Irwan Effendi; Yetti Elfina
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.49

Abstract

Desa Koto Mesjid terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar Provinsi Riau, memiliki kolam kurang lebih 776 unit dengan produksi ikan patin 5-7 ton/hari. Adapun tujuan kegiatan pengabdian di desa ini adalah 1. memberikan pengetahuan dan praktek tentang pembuatan jamu fermentasi, 2. menjelaskan manfaat dari jamu fermentasi tersebut dalam meningkatkan produksi ikan budidaya. Kegiatan ini bermitra dengan kelompok Perikanan Angkasa Fishery, yang merupakan salah satu kelompok pembudidaya ikan patin yang ada di desa tersebut. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah menyampaikan materi secara ceramah dan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan jamu fermentasi serta cara pemberian pakan ditambah jamu fermentasi ke ikan. Kegiatan pemeliharaan ikan selama dua bulan dilakukan bersama anggota Perikanan Angkasa Fishery. Pemeliharaan benih ikan patin berukuran rata-rata berat 8-11gram untuk percontohan dilakukan dalam keramba jarring berukuran 1,5 x 1 x 1m yang ditancapkan dalam kolam sebanyak 4 unit, masing-masing unit dimasukan 150 ekor. Ikan diberi pakan pellet yang ditambahkan jamu fermentasi sebanyak 200mL/kg pakan, pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari sebanyak 10% dari berat populasi. Hasil kegiatan ini didapatkan informasi bahwa anggota kelompok rata-rata berpendidikan SMA dan rata-rata berusia 35,4th. Selama satu bulan pemeliharaan ikan sudah menunjukkan peningkatan pertumbuhan yang tinggi, yakni dengan berat rata-rata 50-60/ekor atau telah mencapai berat mutlak 50gram, sedangkan pada ikan yang tidak diberi jamu fermentasi dengan masa pemeliharaan yang sama baru mencapai 30-40g.
Memaksimalkan Kualitas Hidup dengan Komunikasi Terapeutik pada Lansia di Panti Jompo Tresna Werdha Natar, Lampung Selatan Tina Kartika; Sarwoko; Ibrahim Besar; Bangun Suharti; Fri Rejeki Noviera
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v3i1.50

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Panti Jompo Tresna Werdha Natar Lampung Selatan, dengan topik memaksimalkan kualitas hidup lansia dengan komunikasi terapeutik. Hal ini berguna bagi kehidupan lansia untuk mendukung kehidupan sehari-hari mereka yang jauh dari keluarga. Orang-orang yang ada di panti jompo ini dapat menggantikan keberadaan keluarga mereka. Untuk lebih mendekatkan diri satu sama lain baik para panti jompo maupun para karyawan memerlukan kesadaran dan teknik komunikasi terapeutik agar saling dan bersosialisasi. Komunikasi terapeutik berfungsi untuk menurunkan derajat kecamasan pada lansia. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memaksimalkan teknik komunikasi terapeutik para pegawai dan para peserta, serta para lansia dan para lansia di panti jumpo Tresna Werdah. Peserta pengabdian terdiri dari 21 orang pegawai panti jumpo tersebut dan 80 orang lansia. Dengan metode ceramah, diskusi kelompok dan bernyanyi bersama dapat menurunkan derajat kecemasan para lansia. Dengan sosialisasi yang dilakukan maka didapatkan menambahan pemahaman para pegawai tentang teknik komunikasi terapeutik para pegawai di panti jompo Tresna Werdha Natar Lampung Selatan.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan Berwirausaha dalam Menumbuhkan Soft Skill pada Siswa SMK N 5 Sukoharjo Chandra Wisnu Utomo; Dela Puspita; Kharisma Aulia Insani
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v3i1.52

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan skill para siswa SMK N 5 Sukoharjo untuk lebih mengimplementasikan beberapa softskill dari jiwa wirausaha untuk dapat nantinya di implementasikan kedalam dunia kerja dan mampu meningkatkan kualitas dari sumbersaya manusia yang dimiliki oleh para siswa. Metode yang diberikan adalah pengarahan, presentasi, diskusi, studi kasus dan evaluasi akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penguasaan soft skill untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peserta yang hadir dalam sosialisasi serta pendampingan ini sebanyak 50 siswa dari SMK N 5 Sukoharjo. Hasil dari kegiatan ini menyimpulkan bahwa kegiatan ini sangat membantu peserta dalam peningkatan berwirausaha dan pemahaman serta kesadaran mereka dalam peningkatan soft skil.