cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 271 Documents
Perencanaan Pos Jaga Terpadu dan Terintegrasi pada Kawasan Komplek Mandiri Banjarmasin Utara Muhammad Deddy Huzairin; Anna Oktaviana; Dahliani Dahliani; Rudi Hartono
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.833 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3574

Abstract

Keamanan merupakan salah satu hal terpenting dalam suatu lingkungan permukiman, dimana salah satu prasarananya adalah Pos Jaga. Saat ini Pos Jaga difungsikan hanya sebagai pos untuk petugas keamanan, sehingga tidak menyatu dengan fasilitas umum lainnya. Lebih jauh lagi pos jaga pada waktu kosong merupakan bangunan yang tidak produktif karena tidak terpakai. Komplek Mandiri yang terletak di Jl. Sultan Adam Banjarmasin, merupakan lingkungan perumahan unik yang sebagian kawasannya berada di pinggiran Sungai Awang. Komplek ini memiliki pos jaga setiap jalurnya dengan berbagai bentuk dan ukuran yang masing-masing berdiri sendiri dan tidak terintegrasi satu sama lain dan tidak terintegrasi dengan fasilitas umum yang ada. Karenanya komplek perumahan ini perlu bantuan teknis untuk perencanaan secara keseluruhan yang terintegrasi satu sama lain dan terintegrasi pula dengan fasilitas umum lainnya, sehingga didapatkan pos jaga yang efisien, efektif dan integratif.
Peningkatan Kualitas Visual Pasar Bauntung Banjarbaru melalui Desain Penanda dan Penunjuk Arah J. C. Heldiansyah; Naimatul Aufa; Irwan Yudha Hadinata; Bani Noor Muchamad; Muhammad Ibnu Saud; Muhammad Sahdianor Rahman; Riza Azmi Rizaldi; Florensita Puspita Sari; Adi Rahmanto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1547.016 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4092

Abstract

Pasar Bauntung Banjarbaru merupakan salah satu pasar yang dikelola oleh Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru dibawah pengelolaan UPTD Pasar Bauntung. Pasar bauntung baru beroperasi kurang dari satu tahun. Pasar Bauntung pada saat ini menghadapi permasalahan tidak tersedianya penanda dan petunjuk arah yang representatif, hal ini dikarenakan pengelola pasar belum memiliki arahan desain penanda dan petunjuk arah untuk opreasional pasar. Masing-masing pedagang berinisiatif membuat penanda tokonya, sehingga terjadi kekacauan visual. UPTD Pasar Bauntung melalui surat Nomor: 511.2/047/UPTD.PSR.BB berinisiatif untuk mengajak Tim Arsitektur FT ULM untuk bekerjasama melaksanakan kegiatan Peningkatan Kualitas Visual Pasar Bauntung Banjarbaru melalui Desain Penanda & Penunjuk Arah. Fakultas Teknik menyambut baik hal ini dengan menunjuk Tim Arsitek dari Program Studi Arsitektur. Kegiatan dimulai dengan riset sederhana untuk digunakan sebagai dasar merumuskan konsep dan desain penanda & penunjuk arah pasar Bauntung Banajrbaru. Hasil pengabdian ini menghasilkan rancangan yang dipaparkan dan diserahkan ke Kepala Dinas Perdagangan, Kepala UPTD Pasar Bauntung, dan staf pengelola pasar Bauntung Kota Banjarbaru.
Peningkatan Nilai Ekonomi Hasil Perikanan: Pengembangan Bisnis Produk Olahan Berbasis Ikan Lele (Clarias Spp) Leila Ariyani Sofia; Rizmi Yunita
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.19 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3536

Abstract

The purpose of this PKM is to provide knowledge and skills for catfish-based product processing, to know the driving and inhibiting factors for business sustainability, and to analyze the financial value of the business. The activity methods applied are: (1) socialization and theoretical learning, (2) training and mentoring, and (3) evaluation of activities.  The results of the PKM showed that the attitudes and knowledge of Poklahasar members have increased from insufficient to sufficient about catfish-based processing.  Variations in the knowledge and abilities of group members before and after counseling were decreasing or tending to the average score. The driving factor for the success of the activities and the sustainability of their respective businesses is the willingness of the group members to increase the quality and quantity of the processed product. Meanwhile, the inhibiting factor is the uncertainty of market demand so that the group only produces relatively limited quantities. The processing of catfish-based products is financially able to provide decent benefits with payback period is shortly.
Sosialisasi Infografis Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Masa Pandemi di Kelurahan Sungai Ulin Juliyatin Putri Utami; Galuh Dwinta Sari; Haluanry Doane Santoso; Rahmad Arifin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1431.269 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.4093

Abstract

An understanding of the importance of maintaining dental and oral health in this pandemic era will determine the overall health of the community in order to avoid exposure to the Covid-19 virus. Communities are required to be able to overcome their own dental problems. The use of infographics in print and electronic media is the most effective way to attract people to want to read and understand the contents of the Importance of Maintaining Dental and Oral Health during the Covid-19 Pandemic for the Community South Kalimantan. This socialization is in the form of a series of activities carried out to socialize the importance of maintaining dental and oral health during a pandemic by guiding the infographics in 2 languages, namely Indonesian and Banjarese. This activity was carried out at Sungai Ulin Health Center, Sungai Ulin Village, North Banjarbaru District, Banjarbaru City with limited counseling participants namely 20 people. The results of community service supported by questionnaire data illustrated the importance of effective communication media in conveying information about the importance of maintaining oral health during a pandemic. Infographic socialization about the importance of maintaining dental and oral health during a pandemic was needed to support the level of public knowledge in maintaining dental and oral health. The knowledge provided could be the basis to be realized in the behavior of daily life and in checking the dentist during a pandemic.
Penyuluhan dan Edukasi kepada Masyarakat terkait Pengelolaan Sampah Agung - Waskito; Rahayu - Rahayu; Gusti Jauza Meydina; Dina - Fitria; Darma - Nesty; Aniqa Tadzkiya Putri
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.027 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.3911

Abstract

Sampah dapat diartikan sebagai bahan buangan dari hasil kegiatan manusia yang tidak lagi terpakai. Hingga saat ini, kuantitas sampah semakin meningkat dan bahkan melebihi jumlah penduduk. Pengalaman Belajar di Lapangan (PBL) II yang dilaksanakan kelompok 4 secara daring melalui WhatsApp Group dengan peserta sebanyak 14 orang dan dibantu oleh aparat desa. Hal ini bertujuan agar peserta yang masih kurang memahami materi dapat bertanya, sehingga penyuluh dapat membantu menggambarkan hal-hal yang masih belum dipahami. Hasil pre-test dan post-test, pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan dari hasil rata-rata pre-test yaitu 59,82 meningkat menjadi rata-rata post-test 70,10 sedangkan sikap masyarakat mengalami penurunan dari hasil rata-rat  pre-test yaitu 60 menjadi rerata post-test 54,28. Hasil yang didapat melalui uji Wilcoxon pada pre test dan post test mengenai pengetahuan pengelolaan sampah yaitu p-value 0,008 artinya terdpat hubungan yang signifkan, dan untuk hasil sikap pengelolaam sampah yaitu 0,305 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan pada sikap dari hasil pre test dan post test setelah diberi materi.
Penerapan Teknologi Reduksi Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly Di TPA Telang Muhammad Abrar Firdausy; Muhammad Firmansyah; Andy Mizwar; Rizqi Puteri Mahyudin; Puteri Dinda Nur Aurora
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.645 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4455

Abstract

Kemampuan Larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai pereduksi sampah organik dapat meningkatkan jika sampel sampah mengalami penguraian. Proses penguraian sampah dapat dibantu oleh Effective Microorganism 4 (EM4). Pengabdiann ini bertujuan menerapkan teknologi reduksi sampah organik dengan menggunakan larva BSF. Kegiatan ini dilakukan selama 15 hari di TPA Talang Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari penyuluhan dan demonstrasi pengaplikasian teknologi untuk mereduksi sampah oragnik. Kegiatan penyuluhan berupa transfer pengetahuna terhadap mitra. Demonstrasi penerapan teknolgi reduksii menggunakan 8 bak plastic sebagai reactor dan 350 larva BSF. Persentase reduksi sampah terbesar diperoleh pada sampel sampah konsentrasi EM4 12 ml/1,5 kg sampah 20% sayur dan 80% buah dengan 350 larva BSF sebesar 73%, sedangkan persentase reduksi sampah terkecil pada sampel sampah konsentrasi EM4 24 ml/1,5 kg sampah 20% sayur dan 80% buah dengan 350 larva BSF sebesar 65%.
Penerapan Budidaya Melati Berdasarkan Gap di Kawasan Florikultura Jingah Habang Ilir Kabupaten Banjar Hilda Susanti; Indriani Indriani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.866 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3602

Abstract

The community service activity entitled the application of jasmine cultivation based on the gap in the Jingah Habang ilir floriculture area of Banjar district was carried out on September 12, 2019. This activity was carried out in the form of training with lecture methods, discussions/questions and answers, and quizzes. This activity aims to (1) provide knowledge and guidance to farmers regarding jasmine cultivation based on GAP, (2) assist local governments in developing floriculture areas in Banjar Regency. The target audience of this community service activity are jasmine producing farmers in the floriculture area of Jingah Habang Ilir village, Karang Intan district, Banjar district, South Kalimantan. The results of community service were measured descriptively from the responses given during the training activities, as well as from the follow-up carried out by producer farmers after the training. Follow-up by producer farmers is seen from filling out questionnaires carried out by 10 producer farmers in 2021. The level of achievement can be achieved through changes in thinking and attitudes in carrying out jasmine cultivation based on GAP. Based on the findings in this community service activity, it can be seen that the jasmine cultivation that has been carried out by producer farmers only uses empirical science, namely science based on the experience of ancestors, as well as "trial and error" that occurs in the field. The evaluation carried out after 1.5 years of training in 2021 showed that the implementation of the GAP for jasmine cultivation that had been carried out by farmers was 100% having carried out land management both using machines and human power. Farmers have prepared the seeds according to the recommendation, namely 90% have used stem cuttings with a brownish green color. Farmers have provided complete fertilizer containing N, P, and K, of which 40% have fertilized 3 times a year.  Farmers still need assistance to apply GAP to other components of cultivation practices to make the floriculture area in Banjar district sustainable.
Pengenalan Teknik ‘DNA Barcoding’ untuk Mendukung Upaya Konservasi Tumbuhan Langka di Kalimantan Selatan Dindin H Mursyidin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.637 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4185

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan teknis (workshop) tentang aplikasi teknik ‘DNA barcoding’ telah dilakukan untuk mendukung upaya konservasi secara ex-situ tumbuhan langka di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebanyak tujuh orang hadir dalam kegiatan tersebut yang merupakan perwakilan dari empat instansi pemerintah dengan latar belakang keilmuwan yang berbeda, meliputi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK), Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), dan Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), termasuk staf Kebun Raya Banua, Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan tersebut, mayoritas peserta sangat antusias dan merasa sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Persepsi awal mereka tentang analisis molekuler yang berat dan sulit ternyata tidak terjadi. Seluruh peserta begitu menikmati dan dapat melewati semua rangkaian kegiatan workshop dengan mudah, mulai dari ekstraksi DNA, PCR, hingga elektroforesis. Mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai aplikasi penanda molekuler untuk tujuan konservasi. Namun demikian, mereka menyarankan supaya dilaksakanan workshop secara khusus tentang materi bionformatik atau penelusuran database plasma nutfah secara in silico untuk mendukung upaya konservasi di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Bersama Komunitas Eco Enzyme Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan Dian Masita Dewi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1517.392 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3560

Abstract

Eco enzyme is a multifunctional liquid produced from a 3-month fermentation process with simple ingredients, brown sugar/cane drops, waste or organic waste using a 1:3:10 composition. During this eco enzyme fermentation process, it will produce O3 and O2 gases (ozone and oxygen), this is equivalent to that produced by 10 trees. Some of the benefits of Eco Enzyme are that it can clean polluted rivers, such as antiseptics, fertilize the soil and replace daily household chemical products. The objectives of this community service activity are: 1) to introduce an organic waste management program into eco-enzyme. 2) this community service activity will be published in a national journal. This activity will be held from February 21 to May 26, 2021. The target audience involved in this activity is 10 members of the Lambung Mangkurat Eco Enzyme Community Kalimantan. Selection of target audience based on the closest distance. The methods used in the implementation of this activity are lectures, simulations and practices of processing organic waste into environmentally friendly eco enzymes. The conclusion of the program is that all participants are enthusiastic and can produce good quality eco enzymes. Based on the evaluation results indicate that the satisfaction of the participants is very high when viewed from all aspects of the assessment.
Peningkatan Kesejahteraan Barefoot Entrepreneurs Melalui Pemanfaatan Limbah Pasar Di “Pasar Semangat Dalam” Hastin Umi Anisah; Meiske Claudia; Wimby Wandary; Raden Roro Yulianti; Marijati Sangen
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2479.465 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.4115

Abstract

This service activity aims to empower MSMEs, traders associations in the “Semangat Dalam” Market (barefoot entrepreneurs) so that in the end they can improve their welfare. The approach method to achieve the goals of the service activities carried out is to provide counseling to the target audience - through the delivery of discourse to open insights or bring up new ideas in their entrepreneurial activities. The target audience is a handful of market traders located at Jalan Semangat Dalam, Hadil Bhakti. The result of this service activity is the opening of the target audience's insight so that they are willing and able to make more efforts in utilizing market waste that has the potential to increase the variety of trade products, and to be more introspective not to get involved with debt, especially from loan sharks in an effort to increase the variety of their trading products. Keywords: barefoot entrepreneurs, MSME’s, market waste utilization

Page 4 of 28 | Total Record : 271